Jumat, November 15News That Matters

Bulan: Mei 2018

“PENGLAMAAN” YANG TERUKUR DAN DIPERSIAPKAN (Tinta Emas Sejarah Para Penakluk)

“PENGLAMAAN” YANG TERUKUR DAN DIPERSIAPKAN (Tinta Emas Sejarah Para Penakluk)

Tsaqofah
"PENGLAMAAN" YANG TERUKUR DAN DIPERSIAPKAN (Tinta Emas Sejarah Para Penakluk) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Lahirnya generasi pemimpin, bukanlah sebuah kelahiran yang tiba-tiba. Kemunculannya merupakan rentetan sanad perjalanan dari zaman yang satu ke zaman lainnya. Dalam perjalanannya ada ruuhul jihad yang satu sama lain bertemu dan senyawa mengkristal menjadi satu kekuatan yang saling berkesinambungan. Ada pengalaman sejarah yang mengajarkan, betapa "penglamaan" waktu tanpa terasa mengajak kita untuk berbuat sesuatu yang terukur dan benar-benar dipersiapkan, yaitu kaderisasi pemimpin masa depan yang tidak boleh terputus. Ada langkah yang mesti dikayuh, ada tujuan yang mesti ditempuh. Walau terhalang zaman terhijab saat, ruh baik bertemu kembali dengan ruh baik yang sali...
“MEMBATASI” RUANG DA’WAH MELANGGAR KEWAJIBAN ASASI MANUSIA (KAM)

“MEMBATASI” RUANG DA’WAH MELANGGAR KEWAJIBAN ASASI MANUSIA (KAM)

AKHBAR NEWS!
"MEMBATASI" RUANG DA'WAH MELANGGAR KEWAJIBAN ASASI MANUSIA (KAM) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Da'wah merupakan aktivitas seruan atau ajakan untuk menuju jalan Allah, kewajibannya berlaku sejak zaman para Nabi dan Rasul hingga hari qiamat kelak. Dengan beragam tantangan yang dialami setiap zaman, da'wah tetap wajib dijalankan sesuai dengan kemampuannya. Tidak ada yang sia-sia dari suatu amal da'wah, tidak ada yang perlu disesali dari sebuah proses menuju keberhasilannya. Karena memang, da'wah tidak mempertanyakan sebuah hasil, melainkan mempertanyakan proses menuju hasil. Dengan berbagai tingkatan populasi ummat, baik ummat ijaabah atau ummat da'wah, keduanya membutuhkan perhatian yang adil/ seimbang. Ummat ijaabah, adalah mereka yang telah menerima kebebaran Islam, namu...
KULIAH ‘AQIEDAH DAN MANHAJ; MENUJU TAUHIED YANG MENGGERAKKAN

KULIAH ‘AQIEDAH DAN MANHAJ; MENUJU TAUHIED YANG MENGGERAKKAN

Aqidah, Manhaj
KULIAH 'AQIEDAH DAN MANHAJ; MENUJU TAUHIED YANG MENGGERAKKAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Madrasah Ghazwul Fikri Pusat Kajian Dewan Da'wah, hari selasa, tertanggal 29 Sya'ban 1439 H./ 15 Mei 2018 kembali menyuguhkan sajiannya menyongsong Pra Ramadhan 1439 H berupa bedah buku karya aktivisnya. Paparan ringkas (mulakhash) yang diberi judul Kuliah 'Aqiedah dan Manhaj ini terdiri dari 27 materi bahasan yang menitik beratkan pada permasalahan teologis dan kaitannya dengan persoalan kontemporer (mu'aashirah) yang terjadi saat ini. Sebagaimana disampaikan dalam pengantar, penulisan ini dilakukan guna menghidupkan kembali tradisi intektual yang pernah dirintis generasi sebelumnya, di mana "babad alas" yang telah dilakukan mereka, tidak terputus di tengah jalan dan redup, bahkan mati tidak ...
“PIAGAM AL-AZHAR”; DARI ALIANSI UMMAT ISLAM KOTA PATRIOT UNTUK UMMAT

“PIAGAM AL-AZHAR”; DARI ALIANSI UMMAT ISLAM KOTA PATRIOT UNTUK UMMAT

AKHBAR NEWS!
"PIAGAM AL-AZHAR"; DARI ALIANSI UMMAT ISLAM KOTA PATRIOT UNTUK UMMAT Bertepatan hari senin, 14 Mei 2018, masjid Agung Al-Azhar Jaka Permai Kalimalang Bekasi menjadi tempat sejarah bagi perjuangan ummat di kota ini. Pasalnya, Aliansi Ummat Islam Kota Bekasi menyelenggarakan "Mudzakarah Ulama, Habaaib, Kyai, Asatidz dan Asatidzah Se-Bekasi Raya" guna menyongsong kepemimpinan baru ummat Islam kota Bekasi dan Propinsi Jawa Barat 2018 serta kepenimpinan nasional 2019. Tampak hadir beberapa tokoh senior; KH. Ishomuddin Muchtar, Ustadzah Hj. 'Athifah Hassan, KH. Syuhada Bahri, KH. Muhammad Khathat, KH. Sulaiman Zachawerus, KH. Salimin Dani, H. Hans Muntahar, H. Zulfi Syukur dan tokoh lainnya. Dari kalangan muda, tampak hadir KH. Bukhari Muslim, Lc., MA., Habib Al-Musawa', Ustadz Ahmad Syah...
HADIRILAH KAJIAN UMUM: “BEDAH BUKU KULIAH AQIDAH DAN MANHAJ”

HADIRILAH KAJIAN UMUM: “BEDAH BUKU KULIAH AQIDAH DAN MANHAJ”

Jadwal Kajian
πŸ“© UNDANGAN Majlis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Da'wah Madrasah Ghazwul Fikri Pra-Ramadhan 1439 H Salam Ta'ziem. Semoga kita dalam keadaan sehat wal afiat. Laksana gayung bersambut kata berkait, sambung bersambung berkelindan; dari suatu generasi ke generasi lain, dari suatu karya ke karya lainnya. Walaupun berbeda karakteristiknya, namun mengemban misi yang sama, yaitu merawat nilai-nilai agama; mengukuhkan 'aqidah dan meluruskan manhaj. Maka dalam rangka hal tersebut di atas, dan menyambut bulan suci Ramadhan 1439 H, Majlis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Da'wah Bidang Kajian Ghazwul Fikri dan Harakah Haddamah, mengundang kepada para aktifis & ikhwatu iman utk dapat hadir pada : πŸ“Ž Madrasah Ghazwul Fikri Pra-Ramadhan 1439 H Bedah Buku "Kuliah 'Aqidah dan Manhaj"

Hadirilah Kajian Malam Jumat: “Ramadhan di Tahun Politik; Tadarrus Theistic Democracy Sinergi Membangun Negeri”

Uncategorized
β”πŸ“— ο·½ πŸ“—β”“ HADIRILAH KAJIAN MALAM JUM'AT β”—πŸ“•πŸ“–πŸ“—β”› In Syaa Alloh; πŸŽ™ BERSAMA: UST. H.T. Romly Qomaruddien, MA. πŸ“š Tema Kajian: "Ramadhan di Tahun Politik; Tadarrus Theistic Democracy Sinergi Membangun Negeri" πŸ“† WAKTU: Kamis, 10 Mei 2018 ⏰ PUKUL: 19.30 - 22.00 Wib πŸ•Œ TEMPAT : Aula PW. Persis DKI Jakarta Jl. Johar Baru I/22 Jakarta Pusat Makalah dapat dibaca pada www.madrasahabi-umi.com _________________________ ✍ Dimohon kehadiran Ikhwatu Iman Para Muballigh beserta anggota dan simpatisan PW. Persis DKI Jakarta πŸ₯€πŸŒ™πŸ•‹πŸ•ŒπŸ“šπŸΉπŸ‡²πŸ‡¨πŸŒΎ
DAHSYATNYA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH ‘AZZA WA JALLA

DAHSYATNYA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH ‘AZZA WA JALLA

Tarbiyah
DAHSYATNYA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH 'AZZA WA JALLA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Secara berurutan, Allah 'azza wa jalla membentangkan gugusan ayat-ayatNya. Diawali dengan kalimat wa min aayaatihi; "dan di antara tanda-tanda kebesaranNya", juga diakhiri dengan kalimat inna fie dzaalika la-ayaatin; "sesungguhna dalam hal itu, ada tanda-tanda besar ...". Namun ayat pertama dan akhir, tidak menggunakan dengan kalimat serupa, melainkan bersifat penegasan informasi saja. (Lihat QS. Ar-Ruum/30 : 20 - 25). Sungguh keenam ayat mulia ini, menunjukkan betapa bukti-bukti kebesaran Allah yang terdapat di alam semesta begitu sangat menakjubkan dan "menggedor" ruang kesadaran ummat manusia untuk dapat mengambil pelajaran sebaik-baiknya dengan penuh bijak dengan mengerahkan segala kemampuan...
INDAHNYA REMBULAN CANTIKNYA BINTANG

INDAHNYA REMBULAN CANTIKNYA BINTANG

Hikmah, Tarbiyah
INDAHNYA REMBULAN CANTIKNYA BINTANG Oleh: Teten Romly Qomatuddien Gelapnya langit dan bertaburannya benda jagat raya kian menambah eloknya pemandangan malam. Dengan penuh ketundukkan dan kepatuhan akan perintah Penciptanya, mereka berputar sesuai garis edar menurut qadarNya. Timbul tenggelam kadang kita melihatnya, menunjukkan bahwa semua berjalan seiring iradahNya. Berjuta-juta makhluq angkasa menunjukkan keagunganNya, terdiri dari galaksi bima sakti dan andromeda yang tak terhitung jumlahnya. Di antara semua; ada matahari yang selalu setia menemani dengan cahaya terang di waktu siang, ada rembulan dengan pantulan sinarnya terangi malam dan ada gugusan bintang gemintang dengan kelap kelipnya, semakin hiasi indahnya langit di waktu malam. Setiap waktu mereka muncul datang...
MENDUDUKKAN DEMOKRASI; ANTARA FIQIH HUKUM DAN FIQIH REALITA

MENDUDUKKAN DEMOKRASI; ANTARA FIQIH HUKUM DAN FIQIH REALITA

Kebangsaan
MENDUDUKKAN DEMOKRASI; ANTARA FIQIH HUKUM DAN FIQIH REALITA Oleh; H.T. Romly Qomaruddien, MA. Dalam pandangan sebahagian pemikir Barat, Samuel P. Huntington dan Francis Fukuyama misalnya, beranggapan bahwa demokrasi lebih tepat dipraktekkan di negara-negara sekuler ketimbang di negeri-negeri Muslim, bahkan menurut mereka Islam bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Berbeda dengan Robert N. Bellah atau Ernest Gallner yang menemukan, justeru prinsip-prinsip persamaan (egaliter) dan keterlibatan masyarakat (partisipatif) ada dalam pemerintahan Islam sejak awal berdiri negara Madinah (622 M) yang ditandai dengan "Piagam Madinah" (mietsaq madienah, medina charter). Bahkan mereka menyebut, daulah Madinah sebagai sebuah sistem pemerintahan yang teramat modern untuk ukuran zamannya. S...
PERSATUAN UMMAT SEBUAH KENISCAYAAN

PERSATUAN UMMAT SEBUAH KENISCAYAAN

Kebangsaan
PERSATUAN UMMAT SEBUAH KENISCAYAAN; Allaahu yarhamh Mohammad Natsir pernah menggoreskan kata-katanya. Banyaknya organisasi dan kelompok Muslimin bukanlah penyebab perpecahan ummat, namun menurutnya perpecahan ummat lebih disebabkan karena "hati".   Hati yang bersih, sekalipun banyak kelompoknya tetap tidak akan mampu mengoyak persatuan. Sebaliknya, hati yang kotor sekalipun ada dalam satu kelompok, sangat mudah melahirkan perpecahan. Ketika upaya menyatukan seluruh komponen bangsa dengan "mossi integral" yang mampu meluruhkan semua hati yang berkepentingan, beliau mengajarkan agar anak bangsa mampu memanage jiwa untuk "jujur dalam perbedaan". Ketika beliau berikhtiar meyakinkan teman juangnya Imam SM. Kartosuwiryo agar kembali ke pangkuan negerinya. Sekalipun akhirnya ...

This site is protected by wp-copyrightpro.com