Jumat, November 15News That Matters

Bulan: Juni 2018

MENSYUKURI NIKMAT FITHRAH

MENSYUKURI NIKMAT FITHRAH

Tarbiyah
MENSYUKURI NIKMAT FITHRAH Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Di antara sekian nikmat yang Rabbul 'Aalamien anugerahkan kepada manusia adalah nikmat diberikannya fithrah. Walau selain manusia pun mendapatkannya, namun yang diterima manusia jauh lebih besar dari makhluk lainnya. Fithrah menurut kitab-kitab kamus beragam maknanya; bersih, suci, asal kejadian, awal penciptaan, tabiat asli dan lain-lain. Semua itu benar, mengingat kata "fithrah" di dalam al-Qur'an tidak kurang dari 20 kata dengan segala varian yang beragam maknanya. Terkait dengan manusia, Allah 'azza wa jalla ungkapkan dalam firmannya: "Maka hadapkanlah wajahmu dengan lurus kepada agama [Allah]; Tetaplah atas fithrah Allah yang telah menciptakan manusia menurut fithrah itu. Tidak ada perubahan pada fithrah Allah, itu...

DARI PANGGUNG HAFLAH DAN MIMBAR SEMINAR KEBANGSAAN

Fiqih Kontemporer
DARI PANGGUNG HAFLAH DAN MIMBAR SEMINAR KEBANGSAAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Edukasi tentang pemahaman politik Islam (siyasah syar'iyyah) dan wawasan kebangsaan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan beragama, berbangsa dan bernegara. Mencermati dan merasakan kenyataan yang ada, merupakan kurikulum kehidupan yang sudah menjadi taqdir sejarah yang tidak bisa dihindari. Hal ini pula, para pelajar Islam di sekolah-sekolah, santriwan-santriwati di pondok-pondok pesantren dan majelis ilmu di masjid-masjid masyarakat dan lingkungan kampus tidak dapat memandang lagi dengan sebelah mata, di mana memahami itu semua merupakan bagian yang tidak bisa dianggap kecil dalam upaya pencerdasan ummat. Memanpaatkan momentum Haflah Imtihan dan Shilaturrahim Syawwal 1439 H., te...
IFTITAH SYAWWAL 1439 H DARI MADRASAH GHAZWUL FIKRI

IFTITAH SYAWWAL 1439 H DARI MADRASAH GHAZWUL FIKRI

AKHBAR NEWS!
IFTITAH SYAWWAL 1439 H DARI MADRASAH GHAZWUL FIKRI; Mengawali aktivitas kajiannya, in syaa Allah Madrasah Ghazwul Fikri akan menghaturkan pembahasan populernya. Nutrisi ilmiah ini akan mengetengahkan tiga tulisan sebagai bahan kajiannya: 1) Islam dan Terorisme, 2) Petaka Akhir Zaman; Bencana Global, Pergolakkan Negeri Syam, Hingga Internasionalisasi Haramain, dan 3) Dari Madrasah Ghazwul Fikri Untuk Ummat. Seyogyanya bahasan kitab kecil ini (kutaibat), diselenggarakan Ramadhan kemaren. Karena alasan teknis, perhelatannya dimundurkan pasca shaum. Kupasan pertama, lebih kepada bagaimana Islam memandang terorisme. Kupasan kedua, lebih kepada paparan khabari yang berkaitan dengan pergolakkan dunia Islam saat ini. Sedangkan kupasan ketiga, lebih kepada fiqhul waaqie terkait dengan tantangan ...
Daftar Karya Tulis Ustadz K.H. Teten Romly Qomaruddien, M.A

Daftar Karya Tulis Ustadz K.H. Teten Romly Qomaruddien, M.A

Buku
Karya Tulis Ustadz H. Teten Romly Qomaruddien, M.A Permasalahan Metodologis dalam, Kontelasi Da’wah (Pusdiklat tahun 2003) Karakteristik dan Metode Da’wah Ibnu Taimiyyah (Pusdiklat tahun 2003) Metode Da’wah Ibnu Taimiyyah dalam Gerakan Reformasi Keagamaan (Skripsi S1 di Publistik Thawalib Jakarta tahun 2003) Konsepsi Al-Jama’ah dan Al-Firqah dalam Pandangan Ibnu Taimiyyah (Tesis S2 Pemikiran Islam di UID Jakarta tahun 2008) Wahai Umat Islam Cintailah Al-Qura’an (terj. Al-Qur’an ya Ummatal Qur’an karya Muhammad Ar-Rukban) (terbit tahun 2006) Meretas Jalan Sunnah Menuju Kemenangan Ummat (terbit tahun 2006) Ya Ukhti Kenalilah Dirimu (terbit tahun 2007) Memahami Al-Jama’ah dalam Islam (Al-Bahr Press tahun 2008) Memahami Al-Firqah dalam Islam (Al-Bahr Press tahun

DARI “CAHAYA HAFLAH IMTIHAN” PESANTREN PERSATUAN ISLAM NO 81 CIBATU GARUT

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
DARI "CAHAYA HAFLAH IMTIHAN" PESANTREN PERSATUAN ISLAM NO 81 CIBATU GARUT; Mengakhiri agenda akhir tahun pelajaran, sekaligus shilaturrahim 'iedul fithri, PPI No 81 Cibatu Garut menggelar "pesta rakyat" yang sudah menjadi rutinitasnya. Beberapa acara pun digelar sebagai perwujudan semangat ke-Islaman dan ke-Indonesiaan, mulai dari Seminar Kebangsaan, Tabligh Akbar, Festival Nasyid, Pentas Kreasi Seni dan Budaya, Aneka Lomba Rakyat dan Wisuda Semua Angkatan. Di samping kearifan lokal yang baik dan sudah menjadi ciri khas tahunan PPI, Haflah ini pun menjadi pertanda betapa Pesantren merupakan simbol keramahan terhadap lingkungan, senyawa dengan kebudayaan, menjunjung tinggi peradaban dan intelektual. Dalam sambutan iftitahnya, Al-Mudierul 'Am menyampaikan pesannya: "Pesantren adalah amanah,
SHAUM SYAWWAL DAN “LEBARAN KETUPAT”

SHAUM SYAWWAL DAN “LEBARAN KETUPAT”

Tarbiyah
SHAUM SYAWWAL DAN "LEBARAN KETUPAT" Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Shaum enam hari di bulan syawwal, tidak diragukan lagi kesunnahannya. Hal ini bersandar pada hadits Rasulullah shalallaahu 'alahi wa sallam riwayat Al-Jamaa'ah dan Imam Muslim dari shahabat Abu Ayyub al-Anshari radhiyallaahu 'anh yang menyebutkan: "Barangsiapa yang menunaikan shaum ramadhan, lalu diikuti dengan shaum enam hari di bulan syawwal, kedudukkannya laksana shaum satu tahun lamanya". Dalam Al-Ilmaam Fie Adaabin wa Ahkaamis Shiyaam dijelaskan: "Pengertian tsumma atba'ahu (lalu diikuti), meliputi dua makna; berturut-turut pelaksanaannya (mutataaba'ah) dan berpisah atau berselang pelaksanaannya (mutafarraqah, munfashalah), tentu saja selama tidak keluar dari bulan syawwal. Keduanya boleh dilakukan, satu s...
“TAQABBALALLAAHU MINNAA WA MINKUM”. Bila Ada Mutiara, Mengapa Harus Memilih Tembaga ?!?

“TAQABBALALLAAHU MINNAA WA MINKUM”. Bila Ada Mutiara, Mengapa Harus Memilih Tembaga ?!?

Tarbiyah
TAQABBALALLAAHU MINNAA WA MINKUM " ... Bila Ada Mutiara, Mengapa Harus Memilih Tembaga ?!? ..." Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. "Euceu, akang, teteh, bibi, uwa ... Abdi nyanggakeun samudaya kalepatan". Lirih seseorang sambil memberikan tangannya untuk salaman (mushaafahah). Lalu gayung pun bersambut dengan jawaban: "Nampii ... ku euceu ditarima kalayan ikhlas caang bulan opat welas", tuturnya riang. Demikianlah salahsatu pemandangan yang sering terjadi di tengah-tengah kita. Walau pun tidak bermaksud saling "melimpahkan" kesalahan, namun bila dimaknai dengan cermat justeru itulah maknanya. "Abang, kakak, tanteu, bibi ... Saya serahkan kesalahan ini padamu semuanya". Maka dijawabnya: "Aku terima kesalahanmu semuanya". Aneh bukan? Mengapa kesalahannya dilimpahkan. Lebih aneh lag...
BAHAGIA DI PENGHUJUNG BULAN PENUH CINTA

BAHAGIA DI PENGHUJUNG BULAN PENUH CINTA

Tarbiyah
BAHAGIA DI PENGHUJUNG BULAN PENUH CINTA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Bahagia dan cinta merupakan dua pekerjaan hati yang saling berkoneksi. Ekspresi kepuasan batin yang sulit disembunyikan dan ungkapan rasa senang yang tidak bisa dihalang. Bermula dari proses cinta dan berakhir di ujung bahagia. Bila diibaratkan pasangan, shaum dan kebahagiaan merupakan pasangan yang ideal dengan segala pernak pernik ujian di dalamnya; mulai dari menahan rasa lapar dan haus yang sangat, berpantang dari segala keinginan dan dorongan kesenangan, hingga harus menekan gelora dan ledakan syahwat jiwa. Semuanya berjalan dan mengalir laksana air seiring dengan kesabaran dan kegigihan diri hingga berhasil memetik hasilnya. Suatu saat kelak, buah kesungguhan itu, akhirnya akan menjadi indah pada waktun...
“KARANTINA JIWA” DI PENGHUJUNG BULAN MULIA

“KARANTINA JIWA” DI PENGHUJUNG BULAN MULIA

Tarbiyah
"KARANTINA JIWA" DI PENGHUJUNG BULAN MULIA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Tanpa terasa gerbang penutup bulan mulia sudah dibuka, perlahan tapi pasti sesuai jadwal yang telah ditentukan Rabb-nya. Ada pertemuan, tentu akan ada perpisahan. Sudah tentu, memaksimalkan kesempatan yang tersisa merupakan sikap yang tepat dan benar untuk menjadikan suasana akhir lebih terasa indah dan mengesankan. Benar para ulama kita mengingatkan: Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullaah berkata: يا عباد الله إن شهر رمضان قد عزم على الرحيل ولم يبق منه إِلّا قليل فمن منكم أحسن فيه فعليه التمام ومن فرط فليختمه بالحسنى "Wahai hamba-hamba Allah, sungguh bulan Ramadhan ini akan segera pergi dan tidaklah tersisa waktunya kecuali sedikit, maka siapa saja yang sudah berbuat baik di dalamnya hendaklah ia
MEREKA YANG “BERSAING” KETAT DALAM BERINFAQ (Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia)

MEREKA YANG “BERSAING” KETAT DALAM BERINFAQ (Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia)

Tarbiyah
MEREKA YANG "BERSAING" KETAT DALAM BERINFAQ (Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Sudah dimaklumi, di samping ramadhan sebagai bulan berkah dan bulan penuh semangat, juga ramadhan menjadi bulan yang menjadi faktor penggerak (driving factor) dalam beragam amal kebaikan. Di antara amalan yang dilipat gandakan itu adalah memperbanyak shadaqah dan infaq (taktsierus shadaqaat wal infaaq), karena itu pula ramadhan menutup aktivitas amaliahnya dengan zakat fithri. Yaitu zakat badan yang dikeluarkan setiap Muslim (baik laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak-anak, bahkan anak yang masih dalam kandungan) di penghujung bulan. Betapa para shahabat yang mulia berlomba-lomba dan bersaing ketat untuk mendapatkan keutamaan yang satu ini. Satu sama lain seola...

This site is protected by wp-copyrightpro.com