Minggu, April 5MAU INSTITUTE

AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

 

AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

“Kembang melati sungguhlah indah … Di tengah taman jadi hiasan … Harum Ramadhan tercium sudah … Salah dan khilaf mohon dimaafkan …”

“Bunga terangkai terikat tali … Lama dipandang indah sekali … Biar pun Ramadhan sebentar lagi … Mohon maaf setulus hati …”

Tiada ungkapan yang lebih mulia yang dapat kita lafalkan saat Ramadhan tiba, selain kata syukur ke hadhirat Allah ‘azza wa jalla.

Ramadhan hadir bagai hadiah dari Allah untuk orang-orang beriman, Hadiyyah Rabbâniyyah agar kita bisa membenahi diri menjadi peribadi yang lebih baik.

Ia datang selalu tepat waktu … Kehadirannya sangatlah ditunggu … Bulan mulia Ramadhan, kini akan hadir kembali … Menyapa siapa pun dari insan beriman yang berburu takwa dan mengharapkan ridha serta berkah yang Maha kuasa.

Di antara ikhtiar agar Ramadhan tetap terjaga dan memberikan semangat kehidupan yang lebih bermakna, hadirnya buku saku berjudul Taujîh Peradaban Ramadhan yang ada di tangan pembaca, menjadi pilihan tepat untuk menemani hari-hari di bulan suci nan fithri.

Tidak banyak yang kita harap dari goresan singkat ini selain do’a, semoga sentuhan kata demi kata yang tereja di buku sederhana ini membuahkan pahala yang berlipat ganda. Selain Ramadhan ini lebih menggerakkan, juga dapat dirasakan sebagai bulan yang menjunjung tinggi peradaban. Selamat membaca … !!! (@TenRomlyQ., Cerah cuacanya segar udaranya, Rabu pagi, 12/ 02/ 2020)

 

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by wp-copyrightpro.com