Senin, November 29MAU INSTITUTE
Shadow

SEMUA KITA “KUDU DAEK JADI GURU”

SEMUA KITA “KUDU DAEK JADI GURU”// 25 November dipilih sebagai hari Guru bersamaan berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia [PGRI] yang awalnya Persatuan Guru Hindia Belanda [PGHB] sejak didirikan pada tahun 1912. Berubah menjadi Persatuan Guru Indonesia [PGI] pada tahun 1932, jauh sebelum Indonesia merdeka. Pada 24-25 November 1945 hari Guru mulai digaungkan seiring kongres Guru di Surakarta yang mendukung kemerdekaan Indonesia, dan pada tanggal 25 November 1945 berubah menjadi Persatuan Guru Republik Indonesia [PGRI]. Baru ditetapkan sebagai hari Guru Nasional berdasarkan Keppres Nomor 78 Tahun 1994, juga UU Nomor 14 Tahun 2005. Dalam Islam, ada atau tidak ada hari Guru, kita ini “kudu daek” [terj. harus mau jadi Guru], karena hakikatnya secara mutlak Allah ‘azza wa jalla telah mengangkat kita sebagai “Guru dasar” bagi anak-anak kita. Namun secara pemetaan profesional, Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam dalam riwayat yang dinilai tsiqqah menuturkan: “Jadilah engkau pengajar [mu’allim], kalau tak mampu jadilah orang yang mau belajar [muta’allim], kalau tak mampu jadilah pendengar yang baik [mustami’], kalau tak mampu jadilah yang mencintai ilmu dan ahlinya [muhibb]. Janganlah engkau menjadi yang kelima! Maka engkau binasa.” [HR. At-Thabrani dan Al-Bazzar dari shahabat Abu Bakrah radhiyallaahu ‘anh]📒💟🌸✒️ (@TenRomlyQ, Menjadi Guru Ngaji Sejak Tsanawiyah 1985)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!