Rabu, Januari 19MAU INSTITUTE
Shadow

DARI TANAH DAN KEMBALI KE TANAH/

(Ilustrasi)

DARI TANAH DAN KEMBALI KE TANAH// Perhatikan kedua anak ini dengan seksama! “Guyang lumpur”, itulah sebutan tepatnya. Sungguh apabila kita tafakkur, pemandangan ini merupakan gambaran kita yang sebenarnya. Sebuah kenyataan apa adanya, bahwa kita bukan siapa-siapa. Ya benar, bukan siapa-siapa! Hanya sebongkah tanah seperti halnya tembikar, genteng, cobekan, gentong, dan kendi. Pokoknya, serba terbuat dari tanah. Al-Qur’an dan As-Sunnah berkata benar; manusia dicipta dari tanah [QS. Shad/38:71], manusia dicipta dari tanah liat [QS. As-Shaffaat/37:11], manusia dijadikan dari saripati tanah yang menjadi air dan dititipkan pada rahim wanita [QS. Al-Mu’minuun/23:12-14], dan manusia dijadikan dari tanah liat kering dari lumpur hitam [QS. Al-Hijr/15:26]. Juga ditegaskan Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, bahwa manusia berasal dari segenggam tanah yang berubah menjadi anak cucu Adam ‘alaihis salaam dengan beraneka warna kulit, dan beragam karakter [HR. Ahmad, Abu Dawud, dan Tirmidzi].💫☺️✒️ (@TenRomlyQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!