Senin, Juli 15MAU INSTITUTE
Shadow

GEMBIRA YES, EMPATIK YES YES!!

GEMBIRA YES, EMPATIK YES YES!! // Masih dalam suasana Hari Raya, luapan gembira masih menghiasi setiap ruang rumah, tempat pertemuan, pojok komunitas, paguyuban, dan sejumlah area rekreasi keluarga. Selama dalam batas wajar, kesumringahan semacam ini termasuk pemoles keseruan riuhnya berhari raya. Al-Hafizh Ibnu Hajar rahimahullaah menuturkan: Izhhaarus suruur fil a’yaad min syi’aarid diin; “Menampakkan kegembiraan di Hari Raya merupakan syi’ar dalam agama.” [Lihat: Fathul Baari: 2/443]. Namun demikian, keceriaan dan suka cita tidaklah cukup, apabila tidak diiringi rasa empatik bagi saudara-saudaranya. “Tetap atur ekspresi bahagiamu, karena bisa jadi ada sahabat kita yang saat ini tengah Allah ‘azza wa jalla uji dengan sakit, bahkan kehilangan orang yang dicintainya”. Bukankah Nabi panutan menasihatkan: “Siapa yang senang Allah kabulkan do’anya di kala susah dan menderita, maka hendaknya ia memperbanyak do’a di kala lapang.” [HR. Tirmidzi, Shahiihul Jaami’, 6290]. Semoga!! ✍️😭💟😊👏 (@TenRomlyQ)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!