Minggu, Maret 3MAU INSTITUTE
Shadow

NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT

NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT // Setelah mengikuti Reboan di Kramat Raya 45, pamit duluan karena ada tugas di salahsatu mesjid legendaris Kebayoran Lama. Sekalipun berangkat lebih awal, kondisi perjalanan tetap tidak bisa diprediksi. Namun sudahlah, masih banyak yang bisa disyukuri, di antaranya bisa “ngabuburit” sambil keliling Trans Jakarta dari halte ke halte. Masjid As-Syukur yang menjadi tujuan, masih sangat jauh jarak tempuhnya. Di tengah kemacetan, suara adzan Maghrib berkumandang memecah langit Batavia yang mendung berselimutkan awan. Satu persatu penumpang Muslim merogoh tasnya; ada yang sekadar mengambil air mineral, atau mengambil permen sebagai ta’jil. Alhamdulillaah, rasa syukur pun bertambah, ketika melihat mereka yang berbuka shaum. Benar sabda Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam: Lis shaaimi farhataani, farhatun ‘inda ifthaarihi wa farhatun ‘inda liqaai Rabbihi. “Dua kebahagiaan bagi orang yang shaum; bahagia ketika berbuka dan bahagia ketika berjumpa TuhanNya.” ✍️💟☪️ (@TRQ)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!