Senin, Juli 15MAU INSTITUTE
Shadow

MEMANG ADA SEPTEMBER KELABU ?

Oleh : Teten Romly Qomaruddien

MEMANG ADA SEPTEMBER KELABU? // Apabila menilik Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], istilah “kelabu” masuk kata benda [nomina], artinya warna antara hitam dan putih, atau abu-abu. Namun terkadang menjadi kiasan untuk menyebut sifat “kesedihan” atau “kedukaan”. Sekalipun dalam sejarah Islam ada yang disebut ‘Aamul Huzni; “tahun kesedihan”, tidak berarti situasi itu baku, melainkan sementara karena adanya peristiwa [Sang Baginda Nabi akhir zaman ditinggal wafat paman tercinta dan pendamping hidup terkasih]. Jadi, tahun tersebut bukan berarti tahun kedukaan abadi sepanjang masa. Belajar dari Sirah Nabawi ini, dalam konteks kebangsaan pun memiliki bulan dalam hitungan Masehi, bulan penuh sensitif dan traumatik sejarah karena adanya peristiwa G 30 S/ PKI. Itulah September 1965. Sekedar mengingatkan seluruh lapisan anak bangsa, kita jangan sampai lengah terhadap segala bentuk ancaman yang mengarah terbukanya kembali pintu-pintu ideologi anti Tuhan [laa diiniyyah; mulhid, atheisme]. Semoga!!! (@TenRomlyQ)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!