Minggu, September 26MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Abu Fahad

AGAR SANTRI PAHAM BAHAYA KOMUNISME

AGAR SANTRI PAHAM BAHAYA KOMUNISME

Aqidah, Da'wah, Uncategorized
AGAR SANTRI PAHAM BAHAYA KOMUNISME// Memonopoli kekayaan dari negeri tertindas, adalah prinsip kapitalisme. Melakukan penjajahan demi kekuasaan, adalah langkah imperialisme dan kolonialisme. Melakukan kontra terhadap kapitalisme, itulah akar sosialisme. Melawan imperialisme, itulah semangat nasionalisme. Namun, apa jadinya apabila perlawanan terhadap keduanya itu terpental dari asas agama? Maka sudah bisa dipastikan, yang akan muncul kemudian adalah: penuhanan kebendaan (materialisme, maaddiyyah), penuhanan akal pikiran (rasionalisme, 'aqlaaniyyah), pengagungan kebebasan (liberalisme), pembenaran segala keyakinan (pluralisme), pelestarian budaya lokal yang menyimpang (nativisme), dan pencampuran ajaran (sinkretisme). Semua itu, merupakan jalan pintas menuju paham terpisahnya agama dar...
ILMAANIYYAH BUKAN MADZHAB KEILMUAN

ILMAANIYYAH BUKAN MADZHAB KEILMUAN

imamah, Uncategorized
'ILMAANIYYAH BUKAN MADZHAB KEILMUAN// Banyak orang menyangka, intelektual yang berani mengkritisi wahyu, tandanya ilmuwan hebat. Apalagi berani membulinya, bisa dipuji dan dipuja sebagai begawan rasional, pangeran kebebasan yang sakti mandraguna. Apa yang terbetik dalam fikirannya seolah cerdik, yang terbuncah dari lisannya seolah tak bisa dibantah, penentangannya terhadap bimbingan Allah 'azza wa jalla dan rasulNya seolah kebenaran. Lempar batu sembunyi tangan, tebar kegaduhan, tuduh orang baik-baik sebagai "mabuk beragama". Itulah 'ilmaaniyyah [sekularisme], faham yang selalu berusaha memisahkan agama dari kehidupan dunia atas nama ilmu. Mereka menghormati semua agama kecuali Islam, menjunjung tinggi semua bahasa kecuali bahasa Arab, menghargai semua pendapat kecuali fatwa, mewajark...

BELAJAR FANATIK DARI DIALOG MEMAKNAI “TOLERANSI BERAGAMA”

Uncategorized
BELAJAR FANATIK DARI DIALOG MEMAKNAI "TOLERANSI BERAGAMA"// Dalam acara bedah buku Dr. Sudibyo Markus, "Dunia Barat dan Islam; Cahaya di Cakrawala". Prof. Romo Magnis Suseno, membedah dengan sangat baik bagaimana tolerannya Islam di masa-masa awal Eropa. Sebagai peserta, al-faqir memberanikan diri mengajukan pertanyaan sembari guyon. "Membaca banyak tulisan, dan mendengarkan paparan Romo, nampaknya Romo sangat simpatik terhadap Islam. Mungkinkah Romo pun siap memeluk Islam?". Sontak sang Profesor pun, mengubah tegak tempat duduknya, seiring suara riuh peserta (ada yang tepuk tangan, ada juga yang tertawa lebar). "Saudara Romly, pertanyaan ini kali kedua, setelah pertanyaan yang sama waktu seminar di UGM. Beginih!!! Seperti keimanan saudara terhadap Nabi Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sa...
HARAPAN ITU SEGERA TUMBUH DI BAMBU APUS

HARAPAN ITU SEGERA TUMBUH DI BAMBU APUS

Breaking News, Uncategorized
HARAPAN ITU SEGERA TUMBUH DI BAMBU APUS// Bertepatan Selasa, 21/09/2021 (bakda zhuhur) menjadi sejarah bagi warga Jakarta, khususnya warga Persatuan Islam wilayah ibukota. Dengan idzin Allah 'azza wa jalla, peletakan batu pertama Gedung Islamic Center Persatuan Islam DKI Jakarta dimulai. Kawasan yang selama ini telah menjadi "kawah candradimuka" (terdiri dari Masjid Al-Ittihad, Ma'had Utsman bin 'Affan, Kampus STAI PERSIS (STAIPI) Jakarta, dan Asrama Mahasiswa, ke depan akan lebih menampilkan wajah barunya. Terlebih PP Persatuan Islam, akan membuka kantor di komplek ini. Selain itu, pembentukan UMKM dan aktivitas dakwah-sosial PW. PERSIS Jakarta pun akan menyemarakkan Markaz dakwah idaman ini. Hadir dalam momentum emas tersebut, K.H. Aceng Zakaria (Ketua Umum PERSIS), Jenderal Polisi ...

MERENGEK” MINTA DIBELIKAN KITAB

Uncategorized
"MERENGEK" MINTA DIBELIKAN KITAB// Bisa dimaklumi, selain masih dirasa sulit mendapatkan akses digital, juga kurang afdhal rasanya ngaji rutin ngak pake kitab. Setelah bertanya: Syarah terbaik apa yah stadz untuk kajian Bulughul Maram dan Riyaadhus Shaalihiin?. Ustadz Muzayyin menjawab, "Cari dech sendiri di perpustakaan rumah". Ternyata, dua kitab yang dicari lumayan tebal, ngak mungkin dicopy (10 jilid, satu jilidnya tak kurang 650-700 halaman). "Gini ajah, temuin Ustadz Syuhada, gimana caranya mendapatkan dua syarah yang dicari itu", ujarnya. Setelah dibekali beberapa kitab kecil, pekan berikutnya kami bertandang ke rumah Ustadz Syuhada. Mulailah "merengek", diawali dengan menjelaskan keunggulan dua syarah tersebut. Di samping dua kitab ini terbilang baru, bahasa dan pembahasannya ...
BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN

BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN

Hikmah, Uncategorized
BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN … Tak bermaksud berlebihan terhadap mereka, namun setidaknya seorang Muslim patut bersyukur, di mana Afghanistan sebagai negeri Muslim yang sekian lama dijajah dua negara "super power" [menurut manusia], bisa berlepas dari keduanya. Negeri multietnik dan etnolinguistik, di mana Islam datang ke gurun ini [642 M] dibawa Muslim Arab. Dengan asam garam pengalaman menghadapi imperialis, kini mereka tengah "berbenah" menata rumahnya sendiri, walaupun bukan hal mustahil musuh-musuhnya tengah mengendap-endap untuk merusaknya. Tugas kita adalah; bukan mencurigai, acuh, bahkan nyinyir. Melainkan memohon pada Rabbul 'Aalamiin dengan do'a-do'a terbaik, agar mereka bisa bersatu padu, menghilangkan konflik internal, selamat dari tipu daya musuhnya, dan berdaulat
KULIAH ‘AQIDAH; DARI TALAQQI KE DISKUSI

KULIAH ‘AQIDAH; DARI TALAQQI KE DISKUSI

Uncategorized
KULIAH 'AQIDAH; DARI TALAQQI KE DISKUSI// Kenangan haru menoleh masa lalu, apa yang diajarkan masih terngiang, bahkan terus dikembangkan. Di antaranya belajar 'aqidah. Sewaktu MDA diajari Ilmu Tauhid KH. E. Abdullah, lalu kitab Tuan A. Hassan, tingkat menengah dikenalkan Kitaabut Tauhiid dan Fathul Majiid. Jumpa kembali di LPDI Jakarta dengan pendekatan berbeda, ternyata ilmu ini memiliki qaidah-qaidah seperti halnya fiqih-ushul fiqih. Mulailah mengikuti Mujmal Ushuul Ahlis Sunnah wal Jamaa'ah fil 'Aqiidah Syaikh 'Abdul Karim al-'Aql, Qaidah Manhaj Salaf Ustadz Dahlan Bashri Thahiri, Ma'aalimul Inthilaaqatil Kubraa Ahlus Sunnah Syaikh 'Abdul Hadi al-Mishri, 'Aqiidatul Mu'min Al-Jazaairi, Al-Walaa' wal Baraa' Al-Qahthani, ngaderes lagi kitab-kitab Syaikh Muhammad At-Tamimi (Al-Ushuul Ats T...
AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI

AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI

Hikmah, Uncategorized
AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI … Tak ada manusia yang luput dari keburukan, kecuali yang dijaga (ma'shuum) Allah 'azza wa jalla. Karena itulah misi al-amru bil ma'ruuf wan nahyu 'anil munkar, menjadi sunnatullah para Nabi dan RasulNya. Selain itu, Islam mengajarkan konsep khair, dan hasan. Yang pertama bersifat konkret, bisa terlihat langsung dengan mata inderawi. Sementara yang kedua bersifat abstrak, tak dapat langsung bisa diindera. "Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan" (fastabiquu al-khairaat), maka beragam kebaikan semisal shalat, shadaqah, zakat, dan ibadah lain yang serupa, bisa terlihat gerak dan bendanya. Adapun baik budi pekerti (husnul khuluq), berbaik sangka (husnuz zhann), atau akhir kehidupan yang baik (husnul khaatimah), merupakan ragam kebaikan yang bukan hanya terlihat s
YAKINLAH SKENARIO ALLAH JALLA WA ‘ALAA, HIDUP KITA AKAN BERKAH …

YAKINLAH SKENARIO ALLAH JALLA WA ‘ALAA, HIDUP KITA AKAN BERKAH …

Uncategorized
YAKINLAH SKENARIO ALLAH JALLA WA 'ALAA, HIDUP KITA AKAN BERKAH … Setiap kita punya cerita hidup yang berbeda; tempo doeloe, sekarang, dan masa yang akan datang. Terkadang menyenangkan, terkadang pula mengecewakan. Managemen senang dan menang, terkadang ngak seimbang dengan managemen kekecewaan dan kekalahan. Tak jarang di antara kita mengalami kegagalan, karena gagapnya pengelolaan dua hal ini. Tentu saja, tak terkecuali diri ini tak lepas dari itu semua. Namun ketika "kado iman" masih tersimpan rapih dalam hati, skenario Ilahi lebih diprioritaskan dan diyakini, maka hidup pun masih berpeluang untuk bertabur berkah. Dalam rangka menggapai keberkahannya itu, perlu dimunculkan warna-warni kesadaran diri. Di antara narasi yang patut kita bangun adalah: hari ini saya harus lebih bersyukur
TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM’AH …

TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM’AH …

Hikmah, Uncategorized
TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM'AH … Tak selamanya hidup ini ada dalam kesuksesan, terkadang kita menerawang dari kejauhan akan keberhasilan orang lain. Dengan kedamaian dan kesejahteraan mereka, lalu muncul kesimpulan teramat dalam bahwa mereka benar-benar ada pada zona keshalehan paripurna. Namun ironinya, kita hanya bisa menjadi penonton dari kesuksesan orang lain, tanpa berikhtiar meneladaninya. Ibarat menemukan oase di tengah gurun gersang, ketika bisikan nasehat berhembus semilir angin menembus raga. "Saudaraku yang dicintai karena Allah … Ingat, mereka yang terlihat bahagia dan shaleh menurutmu, bisa jadi mereka itu orang-orang yang sedang berusaha menghapus dosa-dosa dan kesalahannya sepertimu di masa lalu yang kita tidak tahu … Melakukan introspeksi, mendekatkan diri pada Ila
AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATA

AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATA

Hikmah, Uncategorized
AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATAOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara manusia, ada yang diuji Allah 'azza wa jalla dengan perkara yang baik-baik (bil khair); tak pernah kekurangan harta, kedudukan cukup terhormat, relasi sangat mendukung, dan kebaikan-kebaikan lainnya. Ada pula yang diuji dengan perkara yang buruk-buruk (bis syarr); kurangnya harta benda, tak memiliki status kehormatan, sulitnya mendapatkan peluang, dan kekurangan-kekurangan lainnya. Keduanya merupakan kehendak yang Maha pencipta, sekalipun jalannya berbeda; ada yang bersifat langsung dikarenakan Allah benar-benar ingin menguji (mushiibah), atau ujian itu datang karena akibat ulah manusia (balaa'). Selain itu, ada pula peristiwa dahsyat yang dialami tanpa memandang beriman atau tidak...
MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO …

MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO …

Hikmah, Uncategorized
MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO … Sebesar atau sekecil apa pun amalan seseorang, ia akan melihat hasilnya. Kata kuncinya, berlindung kepada Allah ' azza wa jalla, sekalipun dalam keadaan sulit. Syaikh 'Abdul 'Aziz Thuraifi mengingatkan: "Manusia paling lalai, yaitu yang tak mau berlindung pada Allah di kala sulit. Manusia paling sadar, yaitu yang tetap berlindung kepadaNya sekalipun berlimpah kenikmatan. Musibah demi musibah yang menimpa, akan membangkitkan hati selama hatinya hidup dan tidak tersandera kemegahan". Betapa rahasianya kesucian, kita tak mampu menilai satu sama lain, bahkan Al-Qur'an yang agung melarang kita "merasa paling suci" (QS. An-Najm/ 53:32). Al-Munawi menasehatkan: "Hendaknya tidak dibiasakan merendahkan orang lain, karena bisa jadi orang tersebut
Kajian Online MT HURUUN ‘IEN

Kajian Online MT HURUUN ‘IEN

Hikmah, Uncategorized
‎ بسم الله الرّحمن الرّحيم ╔📜════════════╗Kajian Online MT HURUUN ‘IEN╚═════🍃💐✒️ 🗓 Senin, 28 Muharram 1443 H | 6 September 2021🕙 10.00 - selesai🎙 Ustadz Teten Romly Qomaruddien📚 "Ahlul Mushibah yang Sukses; Mengubah Duka Menjadi Amal Nyata" (Lihat: madrasahabi-umi.com) Join Zoom Meetinghttps://zoom.us/j/91007129110?pwd=RUZqOHBkSk1xVzF6MVZ0dGtscHBUUT09Meeting ID: 910 0712 9110Passcode: amal ‎بارك الله فيكنّ 🗳 Salurkan infaq terbaik anda ke :Bank MuamalatNo. Rek : 4580003928a/n : Ivantina Agusta
LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO

LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO

Hikmah, Uncategorized
LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO … Tepat bakda ashar hari ke-1 Muharram 1443 H., handphone bergetar, rupanya da'i-da'i muda lereng Merbabu minta pandangan seputar pengikraran dua kalimah syahadat bagi pasangan beda agama. Bapak Sutikno yang telah duluan masuk Islam, memperlihatkan rasa gembiranya, merasa lega karena isteri dan puterinya mengikuti jejaknya. Tepat awal bulan Hijriyyah ini, mereka mengucapkan syahaadatain tanpa ada paksaan pihak mana pun. Seketika langit pun tak lagi kelabu, disaksikan pengurus PW. Persatuan Islam Jawa Tengah, suasana pun berubah menjadi haru biru, kini hamba-hamba itu kembali hijrah ke pangkuan Tauhied. Intensif-nya gerak dakwah di lembah ini terus melaju, Dusun Samirono menjadi saksi, betapa dakwah itu membutuhka
BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH …

BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH …

Hikmah, Uncategorized
BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH … Generasi terdahulu, secara bahasa disebut salaf. Karenanya para Nabi dan Rasul sebelum, adalah salaf bagi Nabi akhir zaman. Demikian pula shahaabat, yang hidup di masa Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, merupakan salaf bagi generasi berikutnya (taabi'in, taabi'ut taabi'iin). Ketiganya ditegaskan Rasulullah sebagai "sebaik-baiknya manusia" (khairun naas) dan "sebaik-baiknya generasi" (khairul quruun). Para ulama menyebutnya "tiga generasi utama" (al-quruunus tsalaatsah al-mufadhdhalah), singkatnya mereka disebut as-salafus shaalih. Adapun generasi setelah mereka, berdasarkan riwayat yang dipetik As-Syaukani, disebut a'jabukum iimaanan 'indallaah, yakni generasi yang menakjubkan keimanannya di sisi Allah 'azza wa jalla (itu pun kalau berim
error: Content is protected !!