IKHTIYAAR SIYAASI KEPEMIMPINAN PRO UMMAT (Dari Ijtima’ Ulama Jakarta Hingga Mudzakarah 1000 Ulama Tasikmalaya)

IKHTIYAAR SIYAASI KEPEMIMPINAN PRO UMMAT (Dari Ijtima’ Ulama Jakarta Hingga Mudzakarah 1000 Ulama Tasikmalaya)

On

IKHTIYAAR SIYAASI KEPEMIMPINAN PRO UMMAT (Dari Ijtima’ Ulama Jakarta Hingga Mudzakarah 1000 Ulama Tasikmalaya) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Kembali ke kaidah awal, peran ulama sebagai garamnya negara (milhul bilaad) dan mercusuar pemerintahan (manaaratul hukkaam) kini diuji. Sejauh mana perannya dapat berfungsi…

MENJADI KADER HAWAARIYYUN DAN ASHHAABUN (Goresan Pena Simpatik Aksi 242 Jam’iyyah Persatuan Islam)

MENJADI KADER HAWAARIYYUN DAN ASHHAABUN (Goresan Pena Simpatik Aksi 242 Jam’iyyah Persatuan Islam)

On

MENJADI KADER HAWAARIYYUN DAN ASHHAABUN (Goresan Pena Simpatik Aksi 242 Jam’iyyah Persatuan Islam) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Ketika agama mulai tercabik, ajarannya ternodai, penyerunya disakiti, bahkan dilenyapkan. Maka lahirnya “generasi pembela”, adalah sesuatu yang dinantikan. Hawaariyyuun dan Ashhaabun, demikianlah Al-Qur’an dan…

KH. Abdul Wahid Alwy, MA : “Membicarakan Ghazwul Fikri Minimalnya tidak Lepas dari Lima Hal!”

KH. Abdul Wahid Alwy, MA : “Membicarakan Ghazwul Fikri Minimalnya tidak Lepas dari Lima Hal!”

On

Keynote speak dipaparkan Al-Ustadz KH. Abdul Wahid Alwy, MA. (generasi abang, Musyrief Majelis Fatwa & Pusat Kajian Dewan Da’wah). Menurutnya, membicarakan ghazwul fikri minimalnya tidak lepas dari lima hal; mengetahui sejarahnya (taarikh), mengetahui karakternya (thabie’at), mengetahui ragam dan bentuknya (anwaa’), bagaimana cara…

This site is protected by wp-copyrightpro.com