BERHIZB, BERMANHAJ DAN BERMADZHAB (Memilah Kelompok Mengurai Keberpihakan)

BERHIZB, BERMANHAJ DAN BERMADZHAB (Memilah Kelompok Mengurai Keberpihakan)

On

BERHIZB, BERMANHAJ DAN BERMADZHAB (Memilah Kelompok Mengurai Keberpihakan)
Oleh:
H.T. Romly Qomaruddien, MA.

Ada pertanyaan yang sering muncul di tengah-tengah ummat; “apakah kamu punya golongan?”, “manhaj kamu apa?” atau “kamu madzhabnya siapa?”. Semua ini menjadi penting untuk didudukkan agar tidak salah faham karena disebabkan tidak tepat menggunakan istilah.

Apabila dikatakan hizb [artinya: golongan, jamaknya ahzaab], maka ada dua kategori yang dipopulerkan Al-Qur’an; golongan pengikut Alloh [hizbullaah] dan golongan pengikut syaitan [hizbus syaithaan]. Dikatakan manhaj, ada dua cara pandang yang saling berseberangan; cara pandang yang selamat atau lurus [saliem, shahieh] dan cara pandang yang rusak atau menyimpang [faasid, inhiraaf]. Adapun dikatakan madzhab, secara garis besar menjadi; pijakan argumen yang benar dan tepat [shawaab] dan pijakan argumen yang salah atau keliru [khatha’].

This site is protected by wp-copyrightpro.com