Rabu, September 30MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN

KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN

Hikmah, Uncategorized
KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Siapa yang tidak mengenal sosok sang pembebas dua negeri adidaya Romawi dan Persia? Seorang sosok berani dan ksatria yang mengembalikan Baitul Maqdis dan negeri-negeri lainnya ke pangkuan kaum Muslimin. Begitu juga dengan daya fikirnya yang tajam menembus relung zaman hingga terangkat martabat dirinya sebagai ahlul ijtihâd yang mumpuni dalam ilmu. Selain itu, mimpinya pun dibenarkan oleh Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam sebagai mimpi yang benar (ar-ru'yah as-shâdiqah). Namun di balik prestasinya yang sederet, semula tak ada yang menyangka kalau sosok brilian, cerdas, tangkas dan tegas itu memiliki jiwa yang sangat lembut. Berawal dari penggalan kisahnya di masa shahabat ridhwânullâh 'alaihim ajma'în, yakni Umar bi
MERDEKA ITU INDAH NAMUN TIDAK MUDAH

MERDEKA ITU INDAH NAMUN TIDAK MUDAH

Da'wah, Hikmah, Kebangsaan, tasqafah, Uncategorized
MERDEKA ITU INDAH NAMUN TIDAK MUDAH Oleh: Teten Romly Qomaruddien Luapan rasa gembira bagi seluruh anak bangsa di mana pun adalah sesuatu yang wajar dan tidak salah, karena keinginan hidup merdeka adalah fithrah insâniyyah setiap jiwa manusia. Terlebih, bagi mereka yang telah turut merasakan pahit getirnya penjajahan. Manusia dicipta dan dilahirkan ke muka bumi, pada dasarnya benar-benar murni bersih dan memiliki hak merdeka. Namun semua itu bisa berubah, hak menikmati hidup merdeka bisa terganggu dan bisa saja tidak berpihak pada dirinya, ketika banyak unsur-unsur lain yang menghalanginya. Kondisi ibu yang mengandung, bapak yang seharusnya menjaga, apabila keduanya tidak stabil dapat berpengaruh pada putera mereka yang akan lahir nanti. Demikian pula dengan lahirnya sebuah bangs
PENGORBANAN TIADA AKHIR; UNTUK SIAPA?

PENGORBANAN TIADA AKHIR; UNTUK SIAPA?

Hikmah, Uncategorized
PENGORBANAN TIADA AKHIR; UNTUK SIAPA? Oleh: Teten Romly Qomaruddien Kalau bukan karena adanya pengorbanan, maka usaha apa pun menjadi tidak akan pernah terwujud. Terlebih perjuangan, yang membutuhkan totalitas pengabdian. Karenanya, ketika membincang pengorbanan, tidak dapat dilepaskan dari penghambaan atau pengabdian seseorang kepada yang diagungkannya. Dengan itu pula, pengorbanan seorang hamba terhadap Tuhannya sering disebut sebagai pendekatan penghambaan (taqarruban) atau penghambaan diri ('ibâdatan). Di antara definisi qurban, yang dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi korban dan pengorbanan adalah identik dengan upaya mendekatkannya seorang makhluq pada Dzat yang menciptakannya. Hal ini sesuai dengan penjelasan berikut ini: القربان مايتقرب به العبد إلى ربه س
SIAGA HADAPI ZAMAN YANG “SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA” (Secercah Hikmah Narasi Khutbah Jum’ah)

SIAGA HADAPI ZAMAN YANG “SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA” (Secercah Hikmah Narasi Khutbah Jum’ah)

Hikmah, Uncategorized
SIAGA HADAPI ZAMAN YANG "SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA" (Secercah Hikmah Narasi Khutbah Jum'ah) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Terlepas dari kondisi iklim yang terus berubah, cuaca pancaroba yang kian berpindah-pindah, kondisi wabah yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir sempurna. Bagi ummat beriman tetap bersyukur bahwa Allah jalla wa 'alâ senantiasa ada di hati semua hambaNya sehingga mereka diberi ketenangan dan menganggap semuanya itu sebagai ujian keimanan. Namun demikian, kita pun tak bisa menutup mata atau berpura-pura tidak faham akan beragam penyimpangan di depan mata. Ada banyak peragaan drama murahan yang tengah dimainkan; kejahatan dengan segala keculasannya kini dipertontonkan dan digelar sekalipun harus menipu Tuhan Dzat Pencipta alam. Sehebat apa pun mereka melak
KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia)

KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia)

Hikmah, Uncategorized
KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian nikmat yang dianugerahkan kepada manusia adalah nikmat diberikannya harapan fithrah untuk kembali pada diri. Walau selain manusia pun mendapatkannya, namun yang diterima manusia jauh lebih besar dan lebih berarti dibanding yang diberikan kepada makhluk lainnya. Terlebih dalam suasana fithri seperti ini, sekalipun perayaannya tidak semeriah hari raya biasanya. Memang benar, kaum Muslimin kalau menyebut hari lebaran setelah shaum ramadhan, dengan sebutan 'iedul fithri. Tapi kalau ditanya, perasaan apa yang dirasa jiwa di hari tersebut? Maka jawabannya adalah "serasa kembali lagi ke fithrah". Dengan demikian terjawab sudah, bahwa antara fithri dengan fithrah itu se...
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ'AH Oleh: Teten Romly Qomaruddien   Membicarakan ajaran agama, maka sudah pasti akan masuk pada bahasan 'aqîdah sebagai landasan pokok keyakinan (ashlun, ushûl) dan masuk bahasan syarî'ah sebagai praktek ritual (far'un, furû'). Sinergi keduanya merupakan keniscayaan, sedangkan keberpisahan keduanya merupakan kemustahilan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menegaskan: إعلم أن الإيمان والإسلام يجتمع فيهما الدين كله "Ketahuilah! Sesungguhnya Islam dan Iman itu keduanya bersatu padu." (Lihat: Kitâbul Imân, hlm. 3) Lalu, Imam Muhammad 'Ali As-Syaukâni merincikan terkait kesinambungan ini dengan menukil ayat QS. As-Syûra/ 42: 13 berikut ini: "Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNya ke
SETENGAH BULAN MULIA “DI RUMAH AJA” (Menilik Serba-serbi Ramadhan Era Pandemi)

SETENGAH BULAN MULIA “DI RUMAH AJA” (Menilik Serba-serbi Ramadhan Era Pandemi)

Hikmah, Uncategorized
SETENGAH BULAN MULIA "DI RUMAH AJA" (Menilik Serba-serbi Ramadhan Musim Pandemi) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sekalipun melalui masa-masa yang tidak biasa, kaum Muslimin tetap masih setia dan ceria menikmati anugerah bulan mulia; masjid-masjid tetap mengumandangkan adzan walaupun yang shalat berjamaah terbatas, suara tilawah pun masih terdengar dari masjid-masjid, mushalla perkotaan dan langgar-langgar pedesaan. Rumah-rumah kaum Muslimin jadi lebih rame, di mana para ayah bergiliran jadi imam shalat dengan si kakak dengan segala keterbatasan dan serba-serbinya yang cukup unik namun menggembirakan. Tadarrus dan taklim ramadhan yang biasa digelar di majlis-majlis dan mimbar-mimbar mulia berubah posisi dan tempat menjadi dari rumah masing-masing. Dengan serta merta semua dibikin si...
MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR’ÂNUL KARÎM

MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR’ÂNUL KARÎM

Hikmah, Uncategorized
MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR'ÂNUL KARÎM By MadrasahAbi-Umi.Com Ada banyak istilah "Tidur" yang dituliskan dalam Al-Qur'ânul Karîm. Sekalipun secara umum bermakna sama, namun penempatan kata dalam kalimat-kalimatnya berbeda. Adapun ayat-ayat dimaksud, adalah sebagai berikut: ●》 Sinah = Ngantuk ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia
SAYYIDAH ‘AISYAH RADHIYALLÂHU ‘ANHÂ … KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU

SAYYIDAH ‘AISYAH RADHIYALLÂHU ‘ANHÂ … KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU

Hikmah, Uncategorized
SAYYIDAH 'AISYAH RADHIYALLÂHU 'ANHÂ ... KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di tengah pandemi yang mewabah, tiba-tiba dunia infotainment dihebohkan dengan melejitnya lirik lagu besutan vokalis negeri jiran Malaysia, Mr. Bie. Lagu "Aisyah Istri Rasulullah" yang dinyanyikan oleh grup musik Projector Band ini berhasil menjadi populer di belantara Youtube tanah air. Sejumlah penyanyi negeri ini ramai-ramai meng-cover lagu itu dan hampir semuanya menjadi trending di kalangan kaum milenial. Syakir Daulay misalnya, berhasil meng-cover lagu ini mencapai 24,6 juta hingga hari Senin kemarin (6/4). Annisa Rahman juga ikut meng-covernya dan sukses ditonton sekitar 21,4 juta. Tak ketinggalan, grup Sabyan Gambus juga meng-cover lagu ini dan berhasil ditonton sekitar 21,6 j
BENIH-BENIH CINTA ITU BERSEMI DI MUSIM PANDEMI (Menakar Mashlahat di Tengah Mafsadat)

BENIH-BENIH CINTA ITU BERSEMI DI MUSIM PANDEMI (Menakar Mashlahat di Tengah Mafsadat)

Hikmah, Uncategorized
BENIH-BENIH CINTA ITU BERSEMI DI MUSIM PANDEMI (Menakar Mashlahat di Tengah Mafsadat) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak ada yang sia-sia bagi Allah 'azza wa jalla dalam menjalankan kehendakNya. Dia satu-satunya Dzat yang Maha berkuasa atas segala yang diinginkanNya. Tidak ada yang dapat menyamainya, sekalipun makhluq paling kuat di jagat raya menurut penglihatan manusia. Dialah fa'âlun limâ yurîd/ فعال لما يريد "Maha berkehendak atas segala sesuatu yang dimaukanNya". Demikian Allah sendiri yang menuturkan dalam QS. Al-Burûj/ 85: 16. Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'di (ahli Tafsir abad 14) memaparkan pandangannya: "Allah 'azza wa jalla Maha berkehendak atas apa yang diinginkan, dan tidak ada yang mampu melemahkan dan menggagalkan rencanaNya". Hal ini sangat sesuai dengan
WALAU DI TENGAH WABAH WAWASAN HARUS BERTAMBAH … RAMADHAN SEMAKIN DEKAT VIRUS HARUS MINGGAT

WALAU DI TENGAH WABAH WAWASAN HARUS BERTAMBAH … RAMADHAN SEMAKIN DEKAT VIRUS HARUS MINGGAT

Hikmah, Uncategorized
WALAU DI TENGAH WABAH WAWASAN HARUS BERTAMBAH ... RAMADHAN SEMAKIN DEKAT VIRUS HARUS MINGGAT ... Ada atsar yang sangat populer di kalangan penuntut ilmu, bahkan sejak di MDA pun sudah diajarkan: "Jadilah kamu seorang yang mampu mengajar ('âliman), atau yang siap belajar (muta'alliman), atau yang senang mendengarkan (mustami'an), atau menjadi orang yang cukup simpatik (muhibban). Janganlah anda menjadi orang yang kelimanya, maka anda akan binasa". Dalam riwayat yang lain, Imam Hassan al-Bashri ditanya: "Saha nu kalimana teh, sopo iki?" Maka Hassan al-Bashri pun menjawab: "Yang melakukan sesuatu tanpa aturan Allah dan rasulNya (mubtadi')". Menurut catatan Multaqâ Ahlil Hadîts, secara sanad atsar tersebut banyak yang mendhaifkan, namun sebahagian ahli menilai rijâluhu muwatstsaqûn (para p
BULAN SYA’BAN DATANG … BERHARAP WABAH SEGERA HENGKANG

BULAN SYA’BAN DATANG … BERHARAP WABAH SEGERA HENGKANG

Hikmah, Uncategorized
BULAN SYA'BAN DATANG ... BERHARAP WABAH SEGERA HENGKANG Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tanpa terasa, masa status tanggap darurat genap memasuki 14 hari terhitung semenjak tanggal 16 Maret 2020. Dengan semakin meningkatnya intensitas penularan Covid-19 di berbagai daerah, membuat pemerintah setempat menambah masa perpanjangan waktu hingga dua minggu ke depan, bahkan bersiap dengan waktu yang belum ditentukan. Seiring dengan wabah yang menjalar, tanpa terasa pula kita telah melewati bulan Rajab dan memasuki bulan Sya'ban. Itu artinya, sebulan berikutnya kita akan segera memasuki bulan mulia Ramadhan. Untuk mempersiapkan kehadirannya, harapan kita tentunya, bulan Sya'ban datang wabah pun segera hengkang. Laksana mata rantai yang saling bersambung; bulan Rajab, bulan Sya'ban dan ...
SEMOGA BADAI COVID-19 CEPAT BERLALU

SEMOGA BADAI COVID-19 CEPAT BERLALU

Hikmah, Uncategorized
SEMOGA BADAI COVID-19 CEPAT BERLALU... Engkau ingatkan kami untuk lebih banyak belajar ... Engkau pesankan kami untuk bisa menyapa keluarga dan perhatian bagi kerabat ... Engkau pun ajari kami makna sebuah kewaspadaan dan persiapan akan kematian ... BULAN SYA'BAN TELAH MUNCUL INGATKAN KITA PERTANDA BULAN MULIA RAMADHAN SEGERA DATANG ... Jangan biarkan kesempatan ditelan waktu ... Saatnya kita mengubah kegundahan ... Mengiringi keadaan dengan iman dan harapan ... DI RUMAH AJA; BERIBADAH, BERAMAL SHALIH, BELAJAR SAMBIL TAWAKKAL, KELUAR SEPERLUNYA DAN TETAP JAGA JARAK AMAN ... Semua datang atas kehendak Allah 'azza wa jalla dan segera sirna atas idzinNya pula ... Bismillâhi lâ yadhurru ma'a ismihi syai'un fil ardhi wa lâ fis samâ wa Huwas samî'ul 'alîm; "Dengan nama Allah yang dengan asma
CORONA, AKU CEMBURU PADAMU … (Mencari Solusi Langit di Tengah Kekhawatiran)

CORONA, AKU CEMBURU PADAMU … (Mencari Solusi Langit di Tengah Kekhawatiran)

Hikmah, Uncategorized
CORONA, AKU CEMBURU PADAMU ... (Mencari Solusi Langit di Tengah Kekhawatiran) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Namamu sangat mempesona ... Namamu kini jadi primadona ... Di mana-mana, manusia membicarakanmu ... Kini, engkau jadi buah bibir semua orang ... Bukan hanya orang kaya, orang berbanda dan memiliki kehormatan dunia, rakyat biasa yang jelata pun bersuara tentang dirimu ... Sebenarnya, aku cemburu padamu. Semula aku menganggapnya biasa, sekarang menjadi berita dahsyat luar biasa ... Tersebutlah kota Wuhan di negeri tirai bambu China, sebagai tempat penyebaran pertama ... Namun kini, engkau pun mulai merambah ke seluruh penjuru kota di dunia ... Bukan hanya kota-kota besar di benua Amerika dan Eropa, kini dirimu hampir menyisir kota-kota di Asia ... Tak terkecuali As...
WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO’A

WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO’A

Hikmah, Uncategorized
WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO'A 1. Menjawab saat berkumandang adzan dan berdo'a setelahnya Dari Umar bin Khatab radhiyallâhu ‘anhu, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِذَا قَالَ الْمُؤَذِّنُ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، فَقَالَ أَحَدُكُمْ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ قَالَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، ثُمَّ قَالَ: حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ

This site is protected by wp-copyrightpro.com