Kamis, Februari 19MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

WA QAD KHAABA MAN IFTARAA; DAN SUNGGUH MERUGI ORANG YANG SUKA MENGADA-ADA

WA QAD KHAABA MAN IFTARAA; DAN SUNGGUH MERUGI ORANG YANG SUKA MENGADA-ADA

Da'wah, Fiqh Ikhtilaf, Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Belakangan ada narasi popular di kalangan anak-anak muda, "Jangan suka mengadi-ngadi". Apabila ditelusuri, kalimat tersebut tidak akan ditemukan dalam KBBI dan tidak dibenarkan pula oleh kaidah bahasa yang baik dan benar. Namun sekarang, kenyataannya banyak sekali bahasa gaul yang muncul ke permukaan. Tidak bermaksud memperpanjang bahasan tentang kalimat itu yang memang sudah menjadi trend sebahagian "anak-anak zaman sekarang". Secara substansi menarik untuk diketahui, bahkan bisa dipedomani bahwa inti dari kalimat tersebut adalah untuk tidak bertingkah mengada-ada sesuatu di luar "nurul" [maksudnya: di luar nalar]. Apabila ditelusuri bentangan panjang ayat Al-Qur'an, akan ditemukan gugusan ayat yang semisal dan menunjukkan betapa meruginya kelak ora...
LANGKAH PERSIAPAN DAN KESIAGAAN JELANG BULAN PANEN RAYA

LANGKAH PERSIAPAN DAN KESIAGAAN JELANG BULAN PANEN RAYA

Da'wah, Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien A. Targhiib-Tarhiib dan Pujian Ramadhan Laksana mata rantai yang tidak terputus, saat para ulama menggambarkan keutamaan bulan-bulan yang menjadi pengiring bulan mulia Ramadhan. Tidak kurang para shahabat, taabi'iin dan taabi'ut taabi'iin, serta para salafunas shaalihiin dalam menumpahkan kegirangannya menyambut tamu agung yang ditunggu-tunggu. Imam Ibnu Rajab al-Hanbali rahimahullaah [w. 795 H.] menukilkan ungkapan emas Abu Bakar Waraq al-Balkhi dalam kumpulan mutiara nasihatnya Lathaaiful Ma'aarif yang mengumpamakan kemuliaan tiga bulan berturut-turut bagaikan memelihara pohon. شهر رجب شهر للزرع وشعبان شهر السقى ورمضان شهر حصاد الزرع "Rajab merupakan bulan menanam pohon, Sya'ban bulan menyiram, sedangkan Ramadhan bulan memanen." Bahkan dita...
PESAN PEMILIK LANGIT KEPADA PENDUDUK BUMI TERKAIT FENOMENA ALAM SEMESTA

PESAN PEMILIK LANGIT KEPADA PENDUDUK BUMI TERKAIT FENOMENA ALAM SEMESTA

Aqidah, Da'wah, Hikmah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sejak akhir tahun 2025, pihak Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika [BMKG] telah memperingatkan, bahwa memasuki tahun 2026 kemungkinan terjadinya curah hujan yang sangat tinggi. Karenanya, BMKG menghimbau agar masyarakat dan para pemangku kebijakan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu serta potensi bencana hidrometeorologi akibat cuaca ekstrem. Masyarakat diharapkan lebih berhati-hati dalam merencanakan aktivitas, terutama perjalanan darat, laut, dan udara, serta kegiatan aktivitas lainnya. Sebagaimana dialami sebahagian besar masyarakat akhir-akhir ini; Hujan yang tidak mengenal kata henti [pagi, siang, sore, malam, hingga bertemu pagi kembali], diiringi angin kencang, naiknya gelombang laut da...
MUKJIZAT ISRA’-MI’RAJ; PUNCAK KEMULIAAN YANG WAJIB DITADABBURKAN

MUKJIZAT ISRA’-MI’RAJ; PUNCAK KEMULIAAN YANG WAJIB DITADABBURKAN

Aqidah, Da'wah, Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Menarik apa yang dipaparkan para ahli ilmu, bahwa inti mempelajari sejarah Nabi atau pun shahabatnya dengan segala kejadian yang ada di dalamnya merupakan kekayaan nilai yang teramat tinggi untuk diejawantahkan dalam kehidupan. Karena itulah mengapa mereka lebih menonjolkan perjalanan dakwah dari sudut rekam jejak peristiwanya dari pada menyoal masalah penanggalan dan geografis yang menjadi objek kajian sejarahnya. Pendekatan pertama, itulah yang disebut dengan Ilmu Siirah yang lebih berbasiskan ilmu riwayat. Sedangkan pendekatan yang kedua, disebut Ilmu Taarikh yang lebih berbasiskan kepada waktu dan tempat; Kapan lahir dan kapan wafat atau kapan bangkit dan kapan runtuh suatu peradaban. Sekalipun sama-sama membicarakan sejarah, namun memiliki sudut pa...
MENCEGAH PETAKA MEMOHON AMPUN DI UJUNG TAHUN

MENCEGAH PETAKA MEMOHON AMPUN DI UJUNG TAHUN

Breaking News, Da'wah, Hikmah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Waktu terus melaju, roda zaman kian berputar. Musim terus berganti, cuaca pun berubah-ubah dan terkadang mengalami pancaroba sesuai kehendak Dzat Maha kuasa. Perguliran siang menjadi malam dan malam menjadi siang, semua itu selaras dengan skenario yang telah ditetapkan-Nya [miqdaarullaah]. Demikian kabar langit mewartakan kepada umat manusia, agar mereka yang diberi akal pikiran mengambil pelajaran dari tanda-tanda kebesaran-Nya [QS. 3: 190]. Gumpalan awan yang menggunung, lalu digiring angin dan ditiupnya hingga menyebar menjadi butiran-butiran air hujan yang diturunkan ke permukaan bumi. Menyirami bukit-bukit, mengisi sungai-sungai, memenuhi danau dan membasahi lembah, serta memenuhi sumur-sumur, juga membuat sawah ladang bisa melahirkan kebahagiaan b...
SAAT MANUSIA TIDAK BISA MENGELAK DARI KESALAHAN YANG PERNAH DIPERBUAT

SAAT MANUSIA TIDAK BISA MENGELAK DARI KESALAHAN YANG PERNAH DIPERBUAT

Da'wah, Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bukan perkara mudah bagi seseorang untuk mengakui dan menyadari kesalahannya, namun akhirnya semua orang akan menerima kenyataan bahwa ada satu masa yang manusia tidak bisa lagi beralasan untuk menutupi kesalahan yang pernah diperbuat dirinya. Semua itu terjadi tidak lain karena masing-masing diri telah menjadi saksi utama dari apa yang pernah dilakukannya. Maka dengan sendirinya, setiap diri memberikan kesaksiannya. Allah 'azza wa jalla berfirman: يُنَبَّؤُا۟ ٱلْإِنسَٰنُ يَوْمَئِذٍۭ بِمَا قَدَّمَ وَأَخَّرَ "Pada hari itu diberitakan kepada manusia apa yang telah dikerjakannya dan apa yang dilalaikannya." (QS. Al-Qiyaamah: 13) بَلِ ٱلْإِنسَٰنُ عَلَىٰ نَفْسِهِۦ بَصِيرَةٌ "Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri." (QS. Al-Qiyaama...
MEMAKNAI SUNNATULLAH SALAH DAN LUPA PADA DIRI MANUSIA

MEMAKNAI SUNNATULLAH SALAH DAN LUPA PADA DIRI MANUSIA

Da'wah, Hikmah, Pendidikan, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi kebiasaan umum manusia, apabila melakukan suatu kesalahan atau lupa dan lalai terhadap suatu yang diamanahkan, maka orang tersebut akan memberikan pembelaan diri dengan mengatakan al-insaanu mahallul khatha' wan nisyaan. Narasi ini merupakan gugusan kalimat popular bagi siapa pun yang melakukan kesalahan dan mengharapkan pemaafan. "Manusia itu tempatnya salah dan lupa", sungguh untaian indah yang mengandung simpatik tinggi dan sangat menggugah bagi siapa pun yang mendengarnya. Minimalnya, ada dua sandaran dalil yang dapat membenarkan kalimat yang mengandung pelajaran ['ibaarat] ini; Yang pertama bersandar pada petikan ayat Al-Qur'an. Sekalipun ayat tersebut secara umum menguraikan tentang sikap saling memaafkan di antara pasangan suami ...
ILMU AMALIAH DAN AMAL ILMIAH; MENATA HIKMAH MERENDA AMALAN

ILMU AMALIAH DAN AMAL ILMIAH; MENATA HIKMAH MERENDA AMALAN

Da'wah, Hikmah, Pendidikan, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Selalu ada mutiara di setiap zaman; Yakni pelita peradaban yang senantiasa menunjukkan jalan, mengawal kehidupan dengan pengetahuan dan memberikan keteladanan dengan amalan. Pengetahuan di atas pengetahuan, atau dalam bahasa akademisnya "ilmu yang telah terverifikasi". Itulah mutiara hikmah. Begitu pula asam garam kehidupan yang dipertunjukkan oleh orang-orang mulia, yang bukan sekadar tebar pesona dan isapan jempol pencitraan yang minim ketulusan. Bagaimana seseorang mampu "menibakan makna kepada jiwa", keselarasan antara ucapan dan perbuatan, kesesuaian ilmu dan amalan; Semuanya sangat tergantung kepada kemampuan orang tersebut dalam mensenyawakan semua itu dengan landasan iman dalam satu tarikan nafas yang tidak terputus. Ucapan [al-qaul], pengeta...
JELAJAH KEHIDUPAN MANUSIA; ANTARA AMANAH KAUWNIYYAH DAN AMANAH SYAR’IYYAH

JELAJAH KEHIDUPAN MANUSIA; ANTARA AMANAH KAUWNIYYAH DAN AMANAH SYAR’IYYAH

Da'wah, Hikmah, Materi Kajian, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien A. Pendahuluan Sebagai makhluk yang Allah 'azza wa jalla ciptakan dengan sebaik-baiknya bentuk [ahsanu taqwiim, ahsanul khaaliqiin], manusia termasuk yang mendapatkan fasilitas terlengkap di muka bumi. Dengan ditunjuknya menjadi khalifatullaah fil ardh [QS. 2/ 30], maka peran yang diemban minimalnya memiliki tiga tugas pokok; Sebagai pemimpin bumi, pelaksana ajaran Dzat pencipta dan pemakmur bumi dengan segala disiplin ilmu yang dimiliki. Dengan bekal yang dianugerahkannya berupa cahaya langit [yakni nuurus samaawaat, wahyu] dan cahaya bumi [yakni nuurul ardh, yakni akal], maka manusia bisa menjalankan perannya menjadi penghuni bumi yang digdaya dan mendigdayakan sesama manusia, serta sekaligus menjadi penghuni bumi yang patuh terhadap aturan Dzat ya...
SOSOK ‘IBAADURRAHMAAN; PRIBADI UNGGUL BERAKHLAK LUHUR

SOSOK ‘IBAADURRAHMAAN; PRIBADI UNGGUL BERAKHLAK LUHUR

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ombak besar menghantam karang, karang terbawa ke tengah telaga … Bila hendak dipandang orang, budi bahasa hendak dijaga. Minyak zaitun di atas kapas, kapas rusak karena diremas … Sopan santun jangan dilepas, itulah kekayaan seindah emas. Bunga melati sedang merekah, tumbuh indah di batok kelapa … Kemana kaki hendak melangkah, budi mulia jangan dilupa. Peti kemas dibawa berlayar, gudang padi di hutan jati … Hutang emas bisa dibayar, hutang budi dibawa mati. Demikianlah bait-bait pantun Melayu yang mengajarkan betapa budi pekerti atau akhlak mulia menjadi benteng utama kehidupan; Tanpa budi pekerti, kehidupan menjadi mati. Tanpa akhlak mulia, kehidupan menjadi rusak binasa. Untuk memotret semua itu, seorang penyair besar pujangga sastra modern...
MENJADI UMMATUL QUR’AN DI TENGAH PANCAROBA ZAMAN

MENJADI UMMATUL QUR’AN DI TENGAH PANCAROBA ZAMAN

Da'wah, Hikmah, Pendidikan, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Al-Qur'an adalah tali Allah 'azza wa jalla yang kokoh [hablullaahil matiin], pemberi nasihat paling bijak [adz-dzaakirul hakiim]. Al-Qur'an mengajak manusia pada jalan yang lurus [as-shiraathul mustaqiim], Al-Qur'an pula yang membuat hawa nafsu terkendali dan menjadikan lisan seseorang tidak menjadi kabur. Para ulama dan ilmuwan di setiap zaman tidak akan pernah bosan menggali kandungannya, karena Al-Qur'an tidak akan pernah hampa oleh banyaknya pihak yang menolak. Keajaibannya tidak akan pernah pudar; Siapa yang berhujjah dengannya pasti dia benar, siapa yang mengamalkan isinya pasti dibalas, siapa yang berhukum dengannya pasti akan adil, dan siapa saja yang mengajak kepadanya pasti akan mendapatkan petunjuk jalan yang lurus. Beberapa kabar kenabian...
TADABBUR KEMERDEKAAN; WASIAT PARA SALAF PENDIRI BANGSA YANG TERABAIKAN

TADABBUR KEMERDEKAAN; WASIAT PARA SALAF PENDIRI BANGSA YANG TERABAIKAN

Hikmah, Kebangsaan, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Genap sudah bangsa ini di usia kemerdekaannya yang ke-80. Usia yang telah melewati lebih setengah abad, sudah tentu banyak mengabadikan pengalaman hidup berbangsa dan bernegara yang sangat beragam; Zaman perebutan kemerdekaan dengan segala tantangan dan pengorbanannya, zaman revolusi dengan semua kecamuk pertarungan ideologi di dalamnya, zaman setelah pengakuan kedaulatan dengan semua dinamikanya, zaman awal pembangunan nasional [baik masa orde lama atau pun orde baru], hingga zaman reformasi dan setelah reformasi. Mulai dari persatuan dan kesatuan bangsa, kedaulatan negara, kesejahteraan rakyat, hingga kemajuan yang menjadi cita-cita luhur semua para pendiri negeri hingga kemakmuran anak bangsa menjadi bunga pembahasan yang kerap kali dibincangkan dari...
PILAR PERUBAHAN; ISYARAT NUBUWWAH YANG MENGINGATKAN

PILAR PERUBAHAN; ISYARAT NUBUWWAH YANG MENGINGATKAN

Da'wah, Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bulan Muharram Tahun 1447 H tinggal hitungan hari, seiring dengan berjalannya waktu gema Muharram yang sering disebut-sebut sebagai "bulan kebangkitan" setiap tahunnya ini pun berangsur pudar berganti dengan agenda lainnya. Selain bulan Muharram sering dinisbatkan kepada peristiwa hijrahnya Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam dan para shahabatnya dari Makkah ke Madinah [sekalipun banyak data sejarah yang lebih valid menyebutkan akhir bulan Shafar sebagaimana disinggung Al-Manshurfuri dan Al-Mubarakfuri], juga dijadikannya bulan tersebut sebagai bulan pertama dalam penanggalan Islam oleh Khalifah 'Umar bin Khathab radhiyallaahu 'anh. Karena itulah, bulan ini banyak menginspirasi kaum Muslimin sebagai bulan penuh makna yang menggairahkan dan memban...
DZULHIJJAH KITA; BERBURU KEAGAUNGAN DAN MENGUATKAN KEPEKAAN

DZULHIJJAH KITA; BERBURU KEAGAUNGAN DAN MENGUATKAN KEPEKAAN

Da'wah, Hikmah, persatuan umat, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sepuluh hari awal bulan Dzulhijjah yang dikenal dengan ayyaamul 'asyr, dengan segala kemuliaan di dalamnya kini telah berakhir. Menyusul tiga hari mulia berikutnya 11-13 Dzulhijjah yang disebut hari tasyriiq atau yauwmu aklin wa syurbin wa dzikrillaah, yakni hari pesta makan dan minumnya umat Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, serta mengingat keagungan Allah 'azza wa jalla sembari menyantap hidangan lezat udhhiyyah yang disuguhkan bersama keluarga dan handai tolan. Dalam suasana yang seharusnya kebahagiaan ini disyukuri bersama, namun kondisi ini tidak terjadi pada saudara-saudara kita di Palestina terutama Gaza. Saat lautan kaum Muslimin yang menunaikan ibadah haji tumpah ruah dengan linangan air mata dan fokusnya ibadah dengan khusu' di Pa...
MEDIA ILMU UTAMA MANUSIA YANG MESTI DIPELIHARA

MEDIA ILMU UTAMA MANUSIA YANG MESTI DIPELIHARA

Da'wah, Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Manusia sebagai makhluk yang diciptakan dengan sebaik-baiknya bentuk [ahsanu takwiin], diberikan anugerah Allah 'azza wa jalla berupa organ tubuh yang sempurna, di antaranya pendengaran [as-sam'u], penglihatan [al-basharu] dan hati [al-fu'aadu]. Dengan ketiganya itulah cakrawala pengetahuan bisa diketahui, padahal sebelumnya manusia tidak mengetahui apa-apa. Al-Qur'an mewartakan dalam firman-Nya: وَٱللَّهُ أَخْرَجَكُم مِّنۢ بُطُونِ أُمَّهَٰتِكُمْ لَا تَعْلَمُونَ شَيْـًٔا وَجَعَلَ لَكُمُ ٱلسَّمْعَ وَٱلْأَبْصَٰرَ وَٱلْأَفْـِٔدَةَ ۙ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ “Dan Allah mengeluarkan kamu dari perut ibumu dalam keadaan tidak mengetahui sesuatu pun, dan Dia memberikanmu pendengaran, penglihatan, dan hati agar kamu bersyukur.” (QS. An-Nahl/ 16: 78). Tig...
error: Content is protected !!