Jumat, November 15News That Matters

Manhaj

MEMAKNAI FANATISME BERAGAMA

MEMAKNAI FANATISME BERAGAMA

Aqidah, Manhaj
MEMAKNAI FANATISME BERAGAMA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membaca liputan Beritaislam.org (8 Oktober 2019) di mana Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengatakan, agama hadir untuk memanusiakan manusia dan menjaga harkat martabat manusia. Namun, kata Menag, agama dapat melahirkan fanatisme yang berlebihan jika tidak dibarengi dengan pemahaman agama yang baik. “Nah, dari fanatisme ini dapat melahirkan sikap ekstremisme,” kata Lukman dalam diskusi dan peluncuran buku "Moderasi Beragama" di kantor Kemenag, Jakarta Pusat, Selasa (8/10). Pernyataan tersebut, mengingatkan penulis pada kumpulan tulisan yang disebut-sebut M. Dawam Rahardjo sebagai Nurcholish Madjid Memorial (dalam Pengantar). Tulisan yang terdiri dari 24 artikel itu, berkenaan dengan bahasan Islam peradaban, fanatisisme d
KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH

KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH

Manhaj, Uncategorized
KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH* Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bagi aktivis dakwah tahun 1980an, siapa yang tidak mengenal Prof. Dr. Ali Garisyah (tertulis dalam ejaan Arabnya: علي جريشة). Penulis sendiri mengenali tulisannya tahun 1988 - 1990an selagi masih di Madrasah Aliyah. Ingat beliau, ingat salah satu karyanya Manhajut Tafkîr al-Islâmy walaupun karya beliau sudah tentu bukan ini saja. Buku asli yang diterbitkan tahun 1986 oleh penerbit Wahbah Mesir ini, diterjemahkan Salim Basyarahil dari Gema Insani Press Jakarta tahun 1989. Pemikir yang lahir tahun 1935 ini, sebenarnya seorang ahli hukum dengan beberapa jabatan keahlian yang dijalaninya (baik sebagai dosen, hakim dan asisten Jaksa Agung). Karena kekritisannya, beliau harus mengalami penjara militer Me
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

Manhaj, Uncategorized
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA'WAH KUTAIBAT: Ad-Dînus Samâwy Huwal Islâm Karya Dr. Abdul Azîz bin Abdillâh al-Humaidy (Bagian ke-4) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Fikratut Taqrîb Bainal Adyân wa Kamâlur Risâlah al-Khâtimah Setelah penulis buku kecil ini (Syaikh Abdul Azîz bin Abdillâh al-Humaidy rahimahullâh) memaparkan latar belakang mengapa beliau menuliskan goresan pena yang ringkas ini, dilanjutkan pembahasan terkait bahwa Islam adalah sejatinya ad-dîn, beliau pun menguraikan dengan jelas bahwa Islam merupakan agamanya seluruh para Nabi dan Rasul. Selain itu, penulis pun menegaskan, para Nabi dan Rasul memiliki agama yang sama (yakni al-Islâm) sekalipun tata cara bagaimana mereka beribadah (syarâ'i) berbeda-beda. Sebagai bahasan pamungk
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

Manhaj
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA'WAH KUTAIBAT: Ad-Dînus Samâwy Huwal Islâm Karya Dr. Abdul Azîz bin Abdillâh al-Humaidy (Bagian ke-3) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ittihâd ad-Dîn wa at-Ta'addud as-Syarâ'i Dengan memetik kalam Allah 'azza wa jalla dalam firmanNya: "Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya. Amat berat bagi orang-orang musyrik agama yang kamu seru mereka kepadanya. Allah menarik kepada agama itu orang yang dikehendakiNya dan memberi petunjuk kepada (agama)-Nya orang yang kembali (kepadaNya)." (QS. As-Syûra/
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

Manhaj
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA'WAH KUTAIBAT: Ad-Dînus Samâwy Huwal Islâm Karya Dr. Abdul Azîz bin Abdillâh al-Humaidy (Bagian ke-2) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Inna ad-Dîna 'inda Allâhi al-Islâm Sebagaimana kalam Allah 'azza wa jalla: "Sesungguhnya agama di sisi Allah itu adalah Islam" (QS. Âlu 'Imrân/ 3: 19) Setelah menampilkan ayat tersebut, Dr. Abdul Azîz bin Abdillâh al-Humaidy hafizhahullâh memberikan beberapa catatan penting sebagai berikut: Pertama; Agama yang disyari'atkan (ad-dînul masyrû') di sisi Allah 'azza wa jalla hanya Islam, adapun selainnya merupakan produk manusia(shun'ul basyar)  dengan segala bentuknya, seperti halnya berhala-berhala dengan keragaman jenisnya. Kedua; Tanda agama para Rasul Allah itu adalah me
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA’WAH

Aqidah, Manhaj
KAJIAN ZHUHUR MASJID WADHHAH ABDURRAHMAN AL-BAHR PUSDIKLAT DEWAN DA'WAH KUTAIBAT: Ad-Dînus Samâwy Huwal Islâm Karya Dr. Abdul Azîz bin Abdillâh al-Humaidy (Bagian 1) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bahaya Seruan Taqrîb Bakda tahmid, Dr. Abdul Azîz bin Abdillah al-Humaidy hafizhahullâh menjelaskan beberapa point penting dalam kutaibatnya yang berjudul: "Ad-Dînus Samawy Huwal Islâm; Agama Langit itu adalah Islam" sebagai berikut: Pertama; Islam sebagai agama langit merupakan perkara yang sudah jelas (amrun wâdhihun lidzâtihi) dalam kitâbullâh dan bentangan sunnahNya. Kedua; Adanya berbagai upaya dengan melakukan pendekatan-pendekatan (bias ilmiah) yang menggiring pada "perbandingan agama-agama" antara Islam dengan agama lainnya. Ketiga; Agama Allah adalah agama yang sat
MA’RAKAH MUSTHALAHÂT; MENYOAL KEGADUHAN TEOLOGIS HINGGA “KEKAFIRAN” BERFIKIR

MA’RAKAH MUSTHALAHÂT; MENYOAL KEGADUHAN TEOLOGIS HINGGA “KEKAFIRAN” BERFIKIR

Aqidah, Manhaj
MA'RAKAH MUSTHALAHÂT; MENYOAL KEGADUHAN TEOLOGIS HINGGA "KEKAFIRAN" BERFIKIR Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ada banyak pertempuran yang kita kenal akhir-akhir ini, di antaranya: perang opini, perang proxy, perang cyber dan perang terminologi (ma'rakah musthalahât). Perang opini; Lebih pada bagaimana menciptakan gambaran (tashawwur) sesuatu, baik berupa kesan (image) atau pencitraan dalam mengunggulkan satu kelompok dan memojokkan kelompok lain. Perang proxy;  Lebih pada peperangan dengan penggunaan pihak lain (biasa disebut pihak ketiga) untuk menghancurkan lawannya dengan berbagai cara yang mungkin dan tidak diketahui secara terbuka. Perang cyber; Lebih pada peperangan yang "tidak kentara" kerusakannya secara fisik, namun bisa dirasakan lebih pada pengrusakkan sistem dan data
TERPAPAR AKAL LIAR TERHEMPAS TANPA BIMBINGAN WAHYU

TERPAPAR AKAL LIAR TERHEMPAS TANPA BIMBINGAN WAHYU

Aqidah, Manhaj
TERPAPAR AKAL LIAR TERHEMPAS TANPA BIMBINGAN WAHYU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ada banyak hal yang menjadi sebab, mengapa akal bisa menyimpang dan hati bisa berpaling. Siapa pun orangnya dapat terpapar akal fikirannya (termasuk kita) apabila akal dibiarkan liar. Bukan sekedar dapat merusak orang lain, melainkan dirinya pun bisa hancur dan binasa karenanya. Sebagaimana disimpulkan para ulama Rabbani yang mu'tabar, bahwa "Pandangan yang benar dipengaruhi cara berfikir yang lurus dan berfikir yang lurus dipengaruhi akal yang sehat dan selamat, demikian pula pandangan yang salah dipengaruhi cara berfikir yang keliru dan cara berfikir yang keliru dipengaruhi oleh akal yang rusak". Karena itulah, liarnya berfikir dan binalnya intelektual bisa saja terjadi pada siapa pun apabila akalnya dib...
HUBUNGAN ILMU, AGAMA DAN FILSAFAT

HUBUNGAN ILMU, AGAMA DAN FILSAFAT

Aqidah, Manhaj
HUBUNGAN ILMU, AGAMA DAN FILSAFAT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ada yang mengatakan bahwa antara ilmu, filsafat, dan agama memiliki hubungan. Namun demikian, tidak menafikan terhadap pandangan bahwa satu sama lain merupakan "sesuatu" yang terpisah; di mana ilmu lebih bersifat empiris, filsafat lebih bersifat ide, dan agama lebih bersifat keyakinan. Menurut Muhammad Iqbal dalam Recontruction of Religious Thought in Islam sebagaimana dikutip Asif Iqbal Khan (2002), “Agama bukan hanya usaha untuk mencapai kesempurnaan, bukan pula moralitas yang tersentuh emosi. Bagi Iqbal, "Agama dalam bentuk yang lebih modern, letaknya lebih tinggi dibandingkan puisi. Agama bergerak dari individu ke masyarakat. Dalam geraknya menuju pada realitas penting yang berlawanan dengan keterbatasan manusia. A
KULIAH ‘AQIEDAH DAN MANHAJ; MENUJU TAUHIED YANG MENGGERAKKAN

KULIAH ‘AQIEDAH DAN MANHAJ; MENUJU TAUHIED YANG MENGGERAKKAN

Aqidah, Manhaj
KULIAH 'AQIEDAH DAN MANHAJ; MENUJU TAUHIED YANG MENGGERAKKAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Madrasah Ghazwul Fikri Pusat Kajian Dewan Da'wah, hari selasa, tertanggal 29 Sya'ban 1439 H./ 15 Mei 2018 kembali menyuguhkan sajiannya menyongsong Pra Ramadhan 1439 H berupa bedah buku karya aktivisnya. Paparan ringkas (mulakhash) yang diberi judul Kuliah 'Aqiedah dan Manhaj ini terdiri dari 27 materi bahasan yang menitik beratkan pada permasalahan teologis dan kaitannya dengan persoalan kontemporer (mu'aashirah) yang terjadi saat ini. Sebagaimana disampaikan dalam pengantar, penulisan ini dilakukan guna menghidupkan kembali tradisi intektual yang pernah dirintis generasi sebelumnya, di mana "babad alas" yang telah dilakukan mereka, tidak terputus di tengah jalan dan redup, bahkan mati tidak ...
TERAPI INTELEKTUAL SALAF-KHALAF DALAM MEMBENDUNG KEMUNGKARAN BERFIKIR

TERAPI INTELEKTUAL SALAF-KHALAF DALAM MEMBENDUNG KEMUNGKARAN BERFIKIR

Manhaj
TERAPI INTELEKTUAL SALAF-KHALAF DALAM MEMBENDUNG KEMUNGKARAN BERFIKIR Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Pertarungan haq dan bathil [as-shiraa' bainal haq wal baathil] senantiasa terjadi sepanjang zaman, karenanya agama mengajarkan al-amru bil ma'ruuf wan nahyu 'anil munkar. Hakikatnya, tantangan dan problem yang terjadi di zaman salaf, itu pula yang terjadi di zaman khalaf, tak terkecuali kita di zaman ini. Adapun kemungkaran dan penyimpangan yang terjadi, lebih disebabkan karena berfikir yang keliru dalam menjadikan sumber kebenaran di samping keluar dari fithrah. Lahirnya sikap berlebihan/ ekstrim [ghuluw], mengikuti kehendak nafsu [iitibaa'ul hawa] dan mengikuti praduga [ittibaa'uz zhan] dalam beragama merupakan penopangnya. Akhir-akhir ini ada pandangan yang cukup mengemuka, ba...
KONSENSUS ULAMA-UMMAT TENTANG PEDOMAN IDENTIFIKASI ALIRAN-ALIRAN DESTRUKTIF

KONSENSUS ULAMA-UMMAT TENTANG PEDOMAN IDENTIFIKASI ALIRAN-ALIRAN DESTRUKTIF

Aqidah, Manhaj
KONSENSUS ULAMA-UMMAT TENTANG PEDOMAN IDENTIFIKASI ALIRAN-ALIRAN DESTRUKTIF Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Ada banyak aspek permasalahan, yang satu sama lain saling berkaitan dalam merubah tatanan ummat, di antaranya: 1) Aspek sosial-budhaya; salah satunya adalah maraknya kembali sekularisme, materialisme dan nativisme. 2) Aspek pendidikan; masih adanya pandangan dikotomik terhadap ilmu; antara keberpihakan yang tidak seimbang pada ilmu dunia dan atau ilmu agama. 3) Aspek dakwah dan informasi; ditandai dengan terjadinya rekayasa sosial, penggiringan opini dan perang media. 4) Aspek kejama'ahan dan ukhuwwah; dirasakan belum optimalnya fungsi jam'iyah sebagai kekuatan jama'ah yang mampu merakit, merekat dan meroketkan ummat. 5) Aspek politik; adanya penurunan kwalitas peranan ...
AHLUL QIBLAT DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM

AHLUL QIBLAT DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
AHLUL QIBLAT DALAM PERSPEKTIF TEOLOGI ISLAM Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Seiring dengan semakin gegap gempitanya berbagai kajian ke-Islaman dan maraknya majlis ilmu; baik yang bersipat tabligh, taklim, tadrieb, daurah intensif, hingga tafaqquh, tentu patut disyukuri. Di samping anugerah dari Allah 'azza wa jalla, juga merupakan pertanda bahwa rambu-rambu kesadaran (ma'aalimul inshaaf) itu tengah menyala menyinarkan harapan kebangkitan kepahaman akan pentingnya ajaran agama (as-shahwah bil fiqhi fied Diin). Meminjam bahasa Fadhilatus Syaikh Prof. Dr. 'Abdul Kariem al-'Aql (Guru Besar Ushuuluddin Universitas Al-Imam Riyadh): "Untuk menyokong kebangkitan Islam (as-shahwah al-Islaamiyyah), mengandalkan semangat semata tidaklah cukup tanpa diiringi dengan kebangkitan kepahaman terha...
MENYOAL PRO-KONTRA ANTARA AGAMA DAN FILSAFAT

MENYOAL PRO-KONTRA ANTARA AGAMA DAN FILSAFAT

Aqidah, Manhaj
MENYOAL PRO-KONTRA ANTARA AGAMA DAN FILSAFAT Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Mengenai keyakinan agama dan hubungannya dengan filsafat, minimalnya ada tiga golongan; 1) Agama adalah filsafat, sebagaimana pandangan sebagian pemikir Barat seperti Dean Inge [1860-1954], 2) Agama berbeda dengan filsafat, sebagaimana dipegang mayoritas ulama yang menegaskan "agama terlahir dari wahyu sedangkan filsafat produk akal manusia", 3) Agama dan filsafat memiliki hubungan erat, sama-sama menyoal hidup dan matinya seseorang. Menurut William Temple, yang membedakan keduanya adalah "agama menuntut pengetahuan untuk mengabdi/ ibadah, sedangkan filsafat menuntut pengetahuan untuk memaham". Masih menurutnya, "pokok dari agama bukan pengetahuan tentang Tuhan, akan tetapi perhubungan antara seorang m...
MEMBELOT DARI JALAN TUHAN (Membedah Akar Atheisme dalam Pespektif Wahyu)

MEMBELOT DARI JALAN TUHAN (Membedah Akar Atheisme dalam Pespektif Wahyu)

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
MEMBELOT DARI JALAN TUHAN (Membedah Akar Atheisme dalam Pespektif Wahyu) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Pertanyaan besar yang sering muncul di tengah-tengah kita, mengapa manusia bisa membelot dari jalan Tuhan? Bila dikatakan sebabnya karena kurang pengetahuan agama, bukankah belakangan gelombang demikian banyak diteriakkan oleh orang-orang yang mengaku beragama. Bila dikatakan karena kurangnya ilmu, justeru belakangan paham ini banyak didukung kalangan orang yang memiliki ilmu. Semua itu tentunya, tidak dapat dilepaskan dari cara pandang seseorang terhadap sesuatu yang wajib dipahaminya. Mengapa manusia ada, siapa yang mengadakan. Mengapa alam dicipta, siapa yang mencipta dan untuk apa diciptakan. Lalu apa kewajiban manusia bagi Penciptanya, kewajiban sesama manusia dan bagai...

This site is protected by wp-copyrightpro.com