Sabtu, Juli 4MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

FIQIH KENORMALAN BARU (Menafsir Arti Memakna Kata)

FIQIH KENORMALAN BARU (Menafsir Arti Memakna Kata)

Uncategorized
FIQIH KENORMALAN BARU (Menafsir Arti Memakna Kata) Diadaptasi dari Diskusi Virtual bersama Bapak H. Edi Setiawan, SE, MM. (Pengurus Badan Waqaf Dewan Da'wah) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Menyelaraskan "Hidup bersama Covid-19", itulah kata kunci diskusi kita kali ini. Senang atau tidak senang, suka atau tidak suka semua kita masih berada di tengah-tengah kondisi pandemi tersebut. Sekalipun perkembangan di beberapa negara mengalami perubahan, namun hampir seluruh dunia merasakannya. Tidak terkecuali di Indonesia, yang sampai hari ini belum bisa dinyatakan sirna 100%. Artinya, kita dituntut selalu waspada karena di sekitar kita bahaya virus tersebut bisa mengancam kapan saja dan menyebabkan penularan yang masif. Untuk itulah, pemerintah mencanangkan gerakan hidup kenormalan baru...
SELAMAT MENGHADAPI TANTANGAN ERA BARU PARA SANTRIKU (Taujih Tarbawi di Era New Normal)

SELAMAT MENGHADAPI TANTANGAN ERA BARU PARA SANTRIKU (Taujih Tarbawi di Era New Normal)

Uncategorized
SELAMAT MENGHADAPI TANTANGAN ERA BARU PARA SANTRIKU (Taujih Tarbawi di Era New Normal) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Terlepas dari ragamnya pandangan terkait makna kenormalan baru (new normal), yang jelas semua kita sama-sama merasakan dan mengalami sendiri bahwa sekarang tengah berada pada situasi dan kondisi yang sedang tidak biasa-biasa saja. Sejumlah perubahan sikap; mulai dari pola fikir, pola kerja, pola tindak, pola aksi, pola ajar, pola kebijakan dan lain-lain terjadi hampir di semua lini; dari masalah keluarga, sekolah, pekerjaan, bermasyarakat, bernegara. Terutama dalam beragama, lahir di tengah-tengah ummat fiqih-fiqih baru seperti Fiqih Wabah Covid-19 dan Fiqih New Normal yang sudah banyak kita bincang akhir-akhir ini. Sebagai pelajar Muslim, maka para santri wajib...
DAHSYATNYA SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA (Sebuah Perspektif Aqidah)

DAHSYATNYA SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA (Sebuah Perspektif Aqidah)

tasqafah, Uncategorized
DAHSYATNYA SILA KETUHANAN YANG MAHA ESA (Sebuah Perspektif Aqidah) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membincang agama, berarti membincang Islam. Menyebut Islam berarti membicarakan inti ajaran Islam itu sendiri, yakni "kalimah thayyibah" Lâ ilâha illallâh yang dalam beberapa riwayat disebut sebagai kuncinya surga (miftâhul jannah). Betapa urgennya masalah prinsip ini, para ulama memasukkannya sebagai pokok agama (ashlud dîn) atau keyakinan pasti ('aqîdah). Adapun misi utamanya adalah tauhîdullâh, yaitu "meng-Esakan Allah". Lebih dari itu, para ulama pun meyakini bahwa "meng-Esakan Allah" merupakan fithrah dakwah para Nabi dan Rasul. Seruan yang berbunyi: يَقَوْمِ اعْبُدُوا اللهَ مَا لَكُمْ مِنْ إِلَهٍ غَيْرُه ُ "Wahai kaumku, sembahlah Allah! Sekali-kali tidak ada Tuhan bagimu sela
SIAGA HADAPI ZAMAN YANG “SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA” (Secercah Hikmah Narasi Khutbah Jum’ah)

SIAGA HADAPI ZAMAN YANG “SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA” (Secercah Hikmah Narasi Khutbah Jum’ah)

Hikmah, Uncategorized
SIAGA HADAPI ZAMAN YANG "SEDANG TIDAK BAIK-BAIK SAJA" (Secercah Hikmah Narasi Khutbah Jum'ah) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Terlepas dari kondisi iklim yang terus berubah, cuaca pancaroba yang kian berpindah-pindah, kondisi wabah yang belum menunjukkan tanda-tanda berakhir sempurna. Bagi ummat beriman tetap bersyukur bahwa Allah jalla wa 'alâ senantiasa ada di hati semua hambaNya sehingga mereka diberi ketenangan dan menganggap semuanya itu sebagai ujian keimanan. Namun demikian, kita pun tak bisa menutup mata atau berpura-pura tidak faham akan beragam penyimpangan di depan mata. Ada banyak peragaan drama murahan yang tengah dimainkan; kejahatan dengan segala keculasannya kini dipertontonkan dan digelar sekalipun harus menipu Tuhan Dzat Pencipta alam. Sehebat apa pun mereka melak
TIKUNGAN-TIKUNGAN TAJAM ITU MASIH MENYISAKAN KEKHAWATIRAN

TIKUNGAN-TIKUNGAN TAJAM ITU MASIH MENYISAKAN KEKHAWATIRAN

Uncategorized
TIKUNGAN-TIKUNGAN TAJAM ITU MASIH MENYISAKAN KEKHAWATIRAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pasca digulirkannya Rancangan Undang-undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) yang meramaikan jagat media. Bagi para pelaku sejarah, tokoh masyarakat, akademisi dan para ulama sangat merasakan adanya bau dan aroma tak sedap dalam pasal demi pasal yang ada di dalamnya. Minimalnya, ada beberapa butir ayat yang apabila ditelisik lebih dalam dapat mereduksi Pancasila itu sendiri, di samping "melumpuhkan" sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa apabila meminjam istilah Majelis Ulama Indonesia. Sekedar untuk dicermati, pasal demi pasal yang dimaksud, di antaranya sebagai berikut: 1. Pada Pasal 5 ayat (1) disebutkan: Sendi pokok Pancasila adalah keadilan sosial. Ayat tersebut tentu saja, sangat ...
PANCASILA YANG SAYA PELAJARI KOQ BERBEDA DENGAN YANG DI RUU-HIP? (Keheranan Seorang Santri)

PANCASILA YANG SAYA PELAJARI KOQ BERBEDA DENGAN YANG DI RUU-HIP? (Keheranan Seorang Santri)

tasqafah, Uncategorized
PANCASILA YANG SAYA PELAJARI KOQ BERBEDA DENGAN YANG DI RUU-HIP? (Keheranan Seorang Santri) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Mungkin kita sudah mendengar dan membaca di media masa atau elektronik, jagad bumi pertiwi berketuhanan Yang Maha Esa ini berguncang dahsyat ketika Rancangan Undang-undang Republik Indonesia Tentang Haluan Ideologi Pancasila (RUU-HIP) sebagai bahan rapat Baleg 22 April 2020 digulirkan. Sebagai santri yang pernah belajar Pancasila tentunya, RUU-HIP ini sangat membingungkan. Di samping sangat membahayakan keutuhan bangsa, juga sangat menodai agama dan tidak berpijak pada keadilan sejarah. Di mana apa yang dirumuskan di dalamnya banyak keganjilan dan mengundang kecurigaan. Karena itu, sangat tidak sesuai dengan apa yang dipelajari dan dibaca selama ini. Keganji...
KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia)

KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia)

Hikmah, Uncategorized
KEMBALI KE FITHRI BUKAN KE LAIN HATI (Kiat Menjaga Jiwa di Hari Bahagia) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian nikmat yang dianugerahkan kepada manusia adalah nikmat diberikannya harapan fithrah untuk kembali pada diri. Walau selain manusia pun mendapatkannya, namun yang diterima manusia jauh lebih besar dan lebih berarti dibanding yang diberikan kepada makhluk lainnya. Terlebih dalam suasana fithri seperti ini, sekalipun perayaannya tidak semeriah hari raya biasanya. Memang benar, kaum Muslimin kalau menyebut hari lebaran setelah shaum ramadhan, dengan sebutan 'iedul fithri. Tapi kalau ditanya, perasaan apa yang dirasa jiwa di hari tersebut? Maka jawabannya adalah "serasa kembali lagi ke fithrah". Dengan demikian terjawab sudah, bahwa antara fithri dengan fithrah itu se...
RISÂLAH ‘IEDUL FITHRI VIRTUAL 1441 H. Tema Khutbah: “KEMBALI KE FITHRAH; MENAFSIR PANDEMI MENALAR ZAMAN”

RISÂLAH ‘IEDUL FITHRI VIRTUAL 1441 H. Tema Khutbah: “KEMBALI KE FITHRAH; MENAFSIR PANDEMI MENALAR ZAMAN”

AKHBAR NEWS!, Da'wah, Uncategorized
RISÂLAH 'IEDUL FITHRI VIRTUAL 1441 H. Tema Khutbah: "KEMBALI KE FITHRAH; MENAFSIR PANDEMI MENALAR ZAMAN" Oleh: Teten Romly Qomaruddien إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا ... من يهد الله فهو المهتدى ومن يضلل فأولئك هم الخاسرون ... أشهد أن لا إله إلا الله وأشهد أن محمدا عبده ورسوله ... نصلى ونسلم على رسول الكريم وعلى أله وأصحابه ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين ... وبعد Ma'âsyiral Muslimîn A'azzakumullâh Kembali alunan takbir, tahlil dan tahmid menghiasi bumi dan menggema menambah hiasan jagat raya, seolah tidak peduli apa yang tengah terjadi dan tidak terpengaruh dengan riuhnya berbagai kemusykilan yang ada. Suaranya menggelagar menembus tingginya langit dan tajam menghunjam menembus kedalaman dasar bumi. الله أكبر الله أكبر لا إله إل
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ'AH Oleh: Teten Romly Qomaruddien   Membicarakan ajaran agama, maka sudah pasti akan masuk pada bahasan 'aqîdah sebagai landasan pokok keyakinan (ashlun, ushûl) dan masuk bahasan syarî'ah sebagai praktek ritual (far'un, furû'). Sinergi keduanya merupakan keniscayaan, sedangkan keberpisahan keduanya merupakan kemustahilan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menegaskan: إعلم أن الإيمان والإسلام يجتمع فيهما الدين كله "Ketahuilah! Sesungguhnya Islam dan Iman itu keduanya bersatu padu." (Lihat: Kitâbul Imân, hlm. 3) Lalu, Imam Muhammad 'Ali As-Syaukâni merincikan terkait kesinambungan ini dengan menukil ayat QS. As-Syûra/ 42: 13 berikut ini: "Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNya ke
SETENGAH BULAN MULIA “DI RUMAH AJA” (Menilik Serba-serbi Ramadhan Era Pandemi)

SETENGAH BULAN MULIA “DI RUMAH AJA” (Menilik Serba-serbi Ramadhan Era Pandemi)

Hikmah, Uncategorized
SETENGAH BULAN MULIA "DI RUMAH AJA" (Menilik Serba-serbi Ramadhan Musim Pandemi) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sekalipun melalui masa-masa yang tidak biasa, kaum Muslimin tetap masih setia dan ceria menikmati anugerah bulan mulia; masjid-masjid tetap mengumandangkan adzan walaupun yang shalat berjamaah terbatas, suara tilawah pun masih terdengar dari masjid-masjid, mushalla perkotaan dan langgar-langgar pedesaan. Rumah-rumah kaum Muslimin jadi lebih rame, di mana para ayah bergiliran jadi imam shalat dengan si kakak dengan segala keterbatasan dan serba-serbinya yang cukup unik namun menggembirakan. Tadarrus dan taklim ramadhan yang biasa digelar di majlis-majlis dan mimbar-mimbar mulia berubah posisi dan tempat menjadi dari rumah masing-masing. Dengan serta merta semua dibikin si...
AKTIVIS PIAWAI YANG PENGALAMAN DAKWAH BIL KITAABAH ITU TELAH DIPANGGIL ALLAH JALLA JALÂLUH

AKTIVIS PIAWAI YANG PENGALAMAN DAKWAH BIL KITAABAH ITU TELAH DIPANGGIL ALLAH JALLA JALÂLUH

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Uncategorized
AKTIVIS PIAWAI YANG PENGALAMAN DAKWAH BIL KITAABAH ITU TELAH DIPANGGIL ALLAH JALLA JALÂLUH Siapa yang tidak kenal sosok sederhana dan murah senyum itu? Beliau selalu menyapa orang yang ditemuinya ketika berpapasan, bahkan pada orang yang usianya di bawah jauh sekalipun, termasuk pada generasi kami. "Assalaamu 'alaikum ... Gimana antum sehat, di mana sekarang, anak-anak juga sehat yah ... Gimana menurut antum, perkembangan ummat sekarang?" Itulah kalimat yang kerapkali diri ini terima dari lisannya sembari memancarkan jiwa optimisme yang penuh dengan ketulusan. Sesekali beliau menarik tangan agar duduk lebih rapat, yang ternyata tarikan itu sekedar agar pesan beliau bisa didengar lebih dekat. Dengan nada sedikit gemetar namun jelas, beliau berungkali menuturkan nasihatnya: "Ham
DA’WAH HARUS TETAP MELANGKAH WALAU DI TENGAH MUSHIBAH

DA’WAH HARUS TETAP MELANGKAH WALAU DI TENGAH MUSHIBAH

Da'wah, Uncategorized
DA'WAH HARUS TETAP MELANGKAH WALAU DI TENGAH MUSHIBAH Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian nasihat Pak Natsir (sebutan akrab dan familiar Allâhu yarhamh Mohammad Natsir) terkait zaman, beliau seringkali mengingatkan dengan ayat berikut ini: إِن يَمْسَسْكُمْ قَرْحٌ فَقَدْ مَسَّ ٱلْقَوْمَ قَرْحٌ مِّثْلُهُۥ ۚ وَتِلْكَ ٱلْأَيَّامُ نُدَاوِلُهَا بَيْنَ ٱلنَّاسِ وَلِيَعْلَمَ ٱللَّهُ ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ وَيَتَّخِذَ مِنكُمْ شُهَدَآءَ ۗ وَٱللَّهُ لَا يُحِبُّ ٱلظَّٰلِمِينَ "Jika kamu (pada perang Uhud) mendapat luka, maka sesungguhnya kaum (kafir) itu pun (pada perang Badar) mendapat luka yang serupa. Dan masa (kejayaan dan kehancuran) itu Kami pergilirkan di antara manusia (agar mereka mendapat pelajaran); dan supaya Allah membedakan orang-orang yang beriman (dengan orang-orang
PENGAJIAN KASTURI MEMASUKI PEKAN KETIGA

PENGAJIAN KASTURI MEMASUKI PEKAN KETIGA

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
PENGAJIAN KASTURI MEMASUKI PEKAN KETIGA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak ada rotan, cari rotan yang lain ... Itulah pepatah gubahan dari "Tiada rotan akar pun jadi". Semangat itulah yang membuat beberapa aktivis ibu-ibu menggabungkan diri dalam momentum yang mereka sebut "Kajian Santai untuk Persistri" se-Jabodetabek dan Jawa Barat untuk menjalani hari-hari mereka selama Al-Baqâ fil Bait Khairun atau yang dikenal dengan Stay at Home, alias di rumah saja. "Wabah wajib dicegah, ilmu wajib bertambah ... Hidup harus berkah, walau di tengah mushibah ... Sekalipun kita lelah, namun tetap harus lillah ... Jangan mengeluh apalagi mengalah, agar semua kita dapat mardhatillah ..." Momentum berdurasi satu setengah jam ini mengambil waktu sore hari, tepatnya bakda ashar hingga jelang m
MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR’ÂNUL KARÎM

MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR’ÂNUL KARÎM

Hikmah, Uncategorized
MISTERI TIDUR DI BALIK ISTILAH AL-QUR'ÂNUL KARÎM By MadrasahAbi-Umi.Com Ada banyak istilah "Tidur" yang dituliskan dalam Al-Qur'ânul Karîm. Sekalipun secara umum bermakna sama, namun penempatan kata dalam kalimat-kalimatnya berbeda. Adapun ayat-ayat dimaksud, adalah sebagai berikut: ●》 Sinah = Ngantuk ٱللَّهُ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ ٱلْحَىُّ ٱلْقَيُّومُ ۚ لَا تَأْخُذُهُۥ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ ۚ لَّهُۥ مَا فِى ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَمَا فِى ٱلْأَرْضِ ۗ مَن ذَا ٱلَّذِى يَشْفَعُ عِندَهُۥٓ إِلَّا بِإِذْنِهِۦ ۚ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ ۖ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَىْءٍ مِّنْ عِلْمِهِۦٓ إِلَّا بِمَا شَآءَ ۚ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ ٱلسَّمَٰوَٰتِ وَٱلْأَرْضَ ۖ وَلَا يَـُٔودُهُۥ حِفْظُهُمَا ۚ وَهُوَ ٱلْعَلِىُّ ٱلْعَظِيمُ "Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia
SAYYIDAH ‘AISYAH RADHIYALLÂHU ‘ANHÂ … KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU

SAYYIDAH ‘AISYAH RADHIYALLÂHU ‘ANHÂ … KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU

Hikmah, Uncategorized
SAYYIDAH 'AISYAH RADHIYALLÂHU 'ANHÂ ... KAUM MILENIAL MEMBINCANGMU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di tengah pandemi yang mewabah, tiba-tiba dunia infotainment dihebohkan dengan melejitnya lirik lagu besutan vokalis negeri jiran Malaysia, Mr. Bie. Lagu "Aisyah Istri Rasulullah" yang dinyanyikan oleh grup musik Projector Band ini berhasil menjadi populer di belantara Youtube tanah air. Sejumlah penyanyi negeri ini ramai-ramai meng-cover lagu itu dan hampir semuanya menjadi trending di kalangan kaum milenial. Syakir Daulay misalnya, berhasil meng-cover lagu ini mencapai 24,6 juta hingga hari Senin kemarin (6/4). Annisa Rahman juga ikut meng-covernya dan sukses ditonton sekitar 21,4 juta. Tak ketinggalan, grup Sabyan Gambus juga meng-cover lagu ini dan berhasil ditonton sekitar 21,6 j

This site is protected by wp-copyrightpro.com