Jumat, Juni 25MAU INSTITUTE
Shadow

Tag: muhammad natsir

MENDUDUKKAN DEMOKRASI; ANTARA FIQIH HUKUM DAN FIQIH REALITA

MENDUDUKKAN DEMOKRASI; ANTARA FIQIH HUKUM DAN FIQIH REALITA

Kebangsaan
MENDUDUKKAN DEMOKRASI; ANTARA FIQIH HUKUM DAN FIQIH REALITA Oleh; H.T. Romly Qomaruddien, MA. Dalam pandangan sebahagian pemikir Barat, Samuel P. Huntington dan Francis Fukuyama misalnya, beranggapan bahwa demokrasi lebih tepat dipraktekkan di negara-negara sekuler ketimbang di negeri-negeri Muslim, bahkan menurut mereka Islam bertentangan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Berbeda dengan Robert N. Bellah atau Ernest Gallner yang menemukan, justeru prinsip-prinsip persamaan (egaliter) dan keterlibatan masyarakat (partisipatif) ada dalam pemerintahan Islam sejak awal berdiri negara Madinah (622 M) yang ditandai dengan "Piagam Madinah" (mietsaq madienah, medina charter). Bahkan mereka menyebut, daulah Madinah sebagai sebuah sistem pemerintahan yang teramat modern untuk ukuran zamannya. S...
PERSATUAN UMMAT SEBUAH KENISCAYAAN

PERSATUAN UMMAT SEBUAH KENISCAYAAN

Kebangsaan
PERSATUAN UMMAT SEBUAH KENISCAYAAN; Allaahu yarhamh Mohammad Natsir pernah menggoreskan kata-katanya. Banyaknya organisasi dan kelompok Muslimin bukanlah penyebab perpecahan ummat, namun menurutnya perpecahan ummat lebih disebabkan karena "hati".   Hati yang bersih, sekalipun banyak kelompoknya tetap tidak akan mampu mengoyak persatuan. Sebaliknya, hati yang kotor sekalipun ada dalam satu kelompok, sangat mudah melahirkan perpecahan. Ketika upaya menyatukan seluruh komponen bangsa dengan "mossi integral" yang mampu meluruhkan semua hati yang berkepentingan, beliau mengajarkan agar anak bangsa mampu memanage jiwa untuk "jujur dalam perbedaan". Ketika beliau berikhtiar meyakinkan teman juangnya Imam SM. Kartosuwiryo agar kembali ke pangkuan negerinya. Sekalipun akhirnya ...
NGAJI FIQIH PERSATUAN UMMAT BERSAMA PAK NATSIR

NGAJI FIQIH PERSATUAN UMMAT BERSAMA PAK NATSIR

Fiqh Ikhtilaf, Uncategorized
Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Butiran hikmah dan permata mauizhah Pak Natsir (Dr. Mohammad Natsir Allaahu yarhamh), kini terbukti di bumi pertiwi. Tak cukup sampai di sini, jalan membentang panjang masih menanti. Bapak ummat ini berpesan, memberi pelajaran tentang hal-hal penting bagi generasi kini, menurutnya: 1) Jadikan iman sbg dasar persatuan 2) Persatuan itu adalah soal hati 3) Timbulnya tafarruq bukanlah karena besarnya jumlah organisasi 4) Beda pendapat itu mutu berfikir dan mutu kecerdasan selama ada dalam bingkai kejujuran 5) Persatuan yang dipaksakan, karena tidak memahami sumber-sumber tafarruq tidak akan kekal 6) Kalau belum mampu mengusahakan persatuan ummat yang menyeluruh, jadilah organisasi ummat yang diridhai Alloh Jalla Jalaaluh 7) Menurutnya (konte...
error: Content is protected !!