Senin, Desember 9News That Matters

Bulan: Februari 2018

BABAK AKHIR SIDANG MK KE-15/ AHMADIYAH

BABAK AKHIR SIDANG MK KE-15/ AHMADIYAH

AKHBAR NEWS!
BABAK AKHIR SIDANG MK KE-15/ AHMADIYAH Sebagai pihak terkait yang membela pihak pemohon Ahmadiyah, YLBHI mengajukan lagi 3 ahlinya; Zainal Abidin Baghir, Al-Hanif Fikri dan satunya lagi akan mengajukan keterangan tertulis. Menurut Baghir, "Hakikat agama-agama yang ada, merupakan sejarah penafsiran agama-agama. Karenanya, ruang tafsir negara tidak masuk pada tafsir teologis dan harus dibatasi". Dirinya mengajukan, "Hendaknya MK memberikan penafsiran bersyarat terhadap konstitusional UU Penyalahgunaan, Pencegahan, dan atau Penodaan Agama (PPPA)". Sedangkan Al-Hanif Fikri menilai, "Dominasi kelompok mayoritas, seringkali menginterpretasi, diskriminatif dan memonopoli". Al-Hanif mencontohkan, penggunaan kata "Atas berkat rahmat Allah yang Maha kuasa", bukanlah milik ummat Islam sem...
TADABBUR ALAM KAFILAH DAKTA

TADABBUR ALAM KAFILAH DAKTA

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
TADABBUR ALAM KAFILAH DAKTA; Siapa yang tidak mengenal DAKTA? Sebuah stasiun radio di kota Patriot Bekasi yang melegenda di udara Jabodetabek khususnya dan radius lain seperti halnya kota-kota Pantura. Dengan semboyan "cerdas dan bijak", radio dengan frekuensi 107 FM ini terdepan dan pertama menyuarakan ajaran sunnah yang di waktu itu masih tabu di udara dan ranah publik. Bukan sekedar on air yang diisi para pemateri yang mencerdaskan, namun ulasan-ulasan dan kilas balik berita menarik (terkait ekolisosbudhankam) yang jelas keberpihakannya. Banyak tokoh yang mematangkan pengalamannya di sini, juga banyak pula program-program keummatan yang bermanpaat dilakukannya. Di samping kajian rutin Qur'an-sunnah secara off air terpogram, dakwah bil haal pun dilakoninya. Di antaranya sekolah ...
MENJADI KADER HAWAARIYYUN DAN ASHHAABUN (Goresan Pena Simpatik Aksi 242 Jam’iyyah Persatuan Islam)

MENJADI KADER HAWAARIYYUN DAN ASHHAABUN (Goresan Pena Simpatik Aksi 242 Jam’iyyah Persatuan Islam)

AKHBAR NEWS!, Da'wah
MENJADI KADER HAWAARIYYUN DAN ASHHAABUN (Goresan Pena Simpatik Aksi 242 Jam'iyyah Persatuan Islam) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Ketika agama mulai tercabik, ajarannya ternodai, penyerunya disakiti, bahkan dilenyapkan. Maka lahirnya "generasi pembela", adalah sesuatu yang dinantikan. Hawaariyyuun dan Ashhaabun, demikianlah Al-Qur'an dan Hadits Nabi shalallaahu 'alaihi wa sallam mengistilahkan. Dalam Al-Mu'jamul Wasith dijelaskan, hawaariy mengandung makna asal mubayyidhus tsiyaab (berpakaian putih bersih) atau akhlasha wa ikhtayara (bersih dan terpilih). Dalam arti lain, bersih dari cacat, di samping penolong (naashir) dan teman (shaahib). (Ibrahim Musthafa dkk,1392: hlm. 205). Para ahli tafsir klasik, ketika memberikan komentar terhadap QS. As-Shaf/ 61: 14 yang berbunyi: "...
MENYOAL PRO-KONTRA ANTARA AGAMA DAN FILSAFAT

MENYOAL PRO-KONTRA ANTARA AGAMA DAN FILSAFAT

Aqidah, Manhaj
MENYOAL PRO-KONTRA ANTARA AGAMA DAN FILSAFAT Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Mengenai keyakinan agama dan hubungannya dengan filsafat, minimalnya ada tiga golongan; 1) Agama adalah filsafat, sebagaimana pandangan sebagian pemikir Barat seperti Dean Inge [1860-1954], 2) Agama berbeda dengan filsafat, sebagaimana dipegang mayoritas ulama yang menegaskan "agama terlahir dari wahyu sedangkan filsafat produk akal manusia", 3) Agama dan filsafat memiliki hubungan erat, sama-sama menyoal hidup dan matinya seseorang. Menurut William Temple, yang membedakan keduanya adalah "agama menuntut pengetahuan untuk mengabdi/ ibadah, sedangkan filsafat menuntut pengetahuan untuk memaham". Masih menurutnya, "pokok dari agama bukan pengetahuan tentang Tuhan, akan tetapi perhubungan antara seorang m...
MEMBELOT DARI JALAN TUHAN (Membedah Akar Atheisme dalam Pespektif Wahyu)

MEMBELOT DARI JALAN TUHAN (Membedah Akar Atheisme dalam Pespektif Wahyu)

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
MEMBELOT DARI JALAN TUHAN (Membedah Akar Atheisme dalam Pespektif Wahyu) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Pertanyaan besar yang sering muncul di tengah-tengah kita, mengapa manusia bisa membelot dari jalan Tuhan? Bila dikatakan sebabnya karena kurang pengetahuan agama, bukankah belakangan gelombang demikian banyak diteriakkan oleh orang-orang yang mengaku beragama. Bila dikatakan karena kurangnya ilmu, justeru belakangan paham ini banyak didukung kalangan orang yang memiliki ilmu. Semua itu tentunya, tidak dapat dilepaskan dari cara pandang seseorang terhadap sesuatu yang wajib dipahaminya. Mengapa manusia ada, siapa yang mengadakan. Mengapa alam dicipta, siapa yang mencipta dan untuk apa diciptakan. Lalu apa kewajiban manusia bagi Penciptanya, kewajiban sesama manusia dan bagai...
SEKULARISME DAN LIBERALISME; PENGINGKARAN AGAMA GAYA BARU

SEKULARISME DAN LIBERALISME; PENGINGKARAN AGAMA GAYA BARU

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
SEKULARISME DAN LIBERALISME; PENGINGKARAN AGAMA GAYA BARU Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Para pengingkar tauhied zaman dahulu, meyakini bahwa makhluk-makhluk [hidup atau benda] yang dipuja dan disembah tidaklah mendatangkan kemanpaatan dan kemadharatan. Mereka melakukannya bukan karena meyakini makhluk-makhluk itu bisa memberi rezki atau mengatur alam semesta, melainkan sebagai "perantara" dalam mendekatkan diri kepada hakikat Pencipta. Demikian pula dengan pengingkaran zaman ini, mereka menjadikan sosok yang dikagumi, benda yang dikeramatkan, sistem hidup yang diagung-agungkan pun sebagai perantara dalam menggapai sasaran tujuan yang ditujunya. Misalnya, berawal dari memuliakan tokoh, berakhir dengan pengkultusan. Berawal dari melindungi dan melestarikan budhaya, berakhir den...
DARURAT LGBT & MIRAS

DARURAT LGBT & MIRAS

AKHBAR NEWS!
DARURAT LGBT & MIRAS;​ Focus Group Discussion F-PKS DPR RI kali ini (12/02/2018) dibuka Dr. H. Jazuli Juwaini (Ketua Fraksi) dengan menghadirkan 4 nara sumber; Prof. Dr. Musni Umar (Sosiolog), Prof. Dr. Ir. Bondan Triana (Kementrian Pertahanan RI), Prof. Dr. Yunahar Ilyas (MUI) dan H. Tb. Soenmandjaya (Komisi III DPR RI). Menurut Musni, secara teologis semua agama melarang perilaku LGBT dan secara sosiologis​ melanggar kodrati. Sementara Bondan (mewakili Jend Purn. Ryamizard Ryacudu) menegaskan, tuntutan kaum LGBT bukanlah murni HAM melainkan proxy war yang sangat mengancam bangsa. Sedangkan Yunahar menuturkan, LGBT dan Minol (beliau menganggap tepat istilah ini; minuman beralkohol), keduanya bertentangan dengan Pancasila di samping melanggar prinsip lima kemaslahatan; (dharuriyu
DAKWAH DAN POLITIK

DAKWAH DAN POLITIK

AKHBAR NEWS!, Da'wah
DAKWAH DAN POLITIK;​ Dengan tema: "Pertarungan Ideologi dalam Dunia Dakwah di Tahun Politik"​, MUI menyuguhkan diskusi dengan menghadirkan 2 nara sumber dan mengundang seluruh perwakilan ormas Islam. Tengku Zulkarnaen di awal sambutan menuturkan: "Islam (dakwah) dan politik tidak bisa dipisahkan"​, tegasnya. Dr. Muharam Marzuki (Litbang Kemenag) menyebutkan, "Arus reformasi, demokratisasi dan pertarungan ideologi sangat mempengaruhi kontestasi dan eskalasi dakwah di tahun politik"​. Karenanya, sumber lain Dr. Ilyas Ismail (Pakar Komunikasi Penyiaran Islam) menegaskan: "Perlu adanya pembaharuan metode dakwah, di antaranya; dari orasi ke transformasi, konversi ke civilisasi, pemusatan perhatian da'i ke perhatian mad'u, benturan ke dialog, globalisasi ke internasionalisasi, oral ke o
DETIK-DETIK AKHIR PERSIDANGAN MK/ AHMADIYAH

DETIK-DETIK AKHIR PERSIDANGAN MK/ AHMADIYAH

AKHBAR NEWS!
DETIK-DETIK AKHIR PERSIDANGAN MK/ AHMADIYAH; Melanjutkan sidang sebelumnya (ke-13), di mana Dewan Da'wah mengajukan ahlinya; Dr. Daud Rasyied, HM. Amin Djamaluddin dan Dr. Abdul Chair Ramadhan. Sidang ke-14, ahli terkait terdiri dari: Prof. Dr. Musni Umar dan H. Amidhan Sibareh. Menurut Musni, di samping adanya kesesatan teologis dan sosiologis, uji materi UU no.1/PNPS/1965 pun dinilainya "salah kaprah". Dirinya mengumpamakan, "lain gatal, lain yang digaruk", maknanya Ahmadiyah yang melakukan penyimpangan, mengapa UU yang diuji materi?. Menurutnya, UU tersebut sudah tepat, perlu dipertahankan dan tidak perlu diberi penafsiran lagi. Sementara H. Amidhan menegaskan: "Kewajiban MUI adalah mengeluarkan fatwa terkait Ahmadiyah, adapun fatwa itu memiliki efek, berikutnya merupakan tugas pe...
JAHILIYAH MODERN DALAM PERBINCANGAN

JAHILIYAH MODERN DALAM PERBINCANGAN

Aqidah, Manhaj
JAHILIYAH MODERN DALAM PERBINCANGAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Hakikatnya, istilah "jahiliyah" tidaklah terkurung dan dibatasi oleh waktu dan tempat tertentu [bangsa Arab misalnya], melainkan berlaku umum di segala zaman dan tempat. Perbedaannya adalah, umat masa lampau terlena dalam kejahilan sebelum sempurnanya pengutusan kenabian [qablal bi'tsah], sedangkan umat masa kini terlena dalam kejahilan setelah sempurnanya kenabian [ba'dal bi'tsah]. Wajarlah bila sebahagian orang mengatakan, bila kejahilan saat ini disebut "jahiliyah murakkab", alias kejahilan akut. Ketika menafsirkan Qs. Al-Maidah/ 5:50, "Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik selain hukum Alloh bagi orang-orang yang yakin". Menurut As-Syaukani dalam Fathul Qadier, aya...
KAJIAN BULANAN PERSATUAN ISLAM SE-DEPOK RAYA

KAJIAN BULANAN PERSATUAN ISLAM SE-DEPOK RAYA

AKHBAR NEWS!, Jadwal Kajian
🌙🕋🌿 KAJIAN BULANAN PERSATUAN ISLAM SE-DEPOK RAYA 🌸🕌📚 Tema Bahasan: "SYARAH HADITS ZAMAN PENUH KEBURUKAN" [Menepis Fitnah Menafsir Jahiliyah] Bersama: H.T. ROMLY QOMARUDDIEN, MA. [Dewan Hisbah Persatuan Islam, KDK MUI Pusat, MIUMI dan Pusat Kajian Dewan Da'wah] Tempat/ Waktu: - Masjid Baitur Rahman Jl. Raya Bogor/ Gg. Ibu Nyai Sidamukti Sukamaju Cilodong Depok (Sebrang Terminal Baru Jatijajar Depok) - Ahad, 24 Jumadil Ula 1439 H/ 11 February 2018 M. ✍ Makalah dapat dibaca pada: www.madrasahabi-umi.com 🌙🌿🕋🌸🕌🏹☘📚🇮🇩
SHADOW INTELEKTUAL DI TENGAH ZAMAN KEBURUKAN

SHADOW INTELEKTUAL DI TENGAH ZAMAN KEBURUKAN

Uncategorized
SHADOW INTELEKTUAL DI ZAMAN PENUH KEBURUKAN Oleh: H.T. ROMLY QOMARUDDIEN, MA. Laksana seseorang yang menggemgam bara api di malam hari; dipegang panas dan membakar, ngak dipegang bisa menyebabkan berjalan dalam kegelapan. Sungguh sebuah kondisi yang sangat membingungkan, ketika sebagian penyeru atas nama agama menebar kedustaan dan penyimpangan. Jangankan membela kehormatan agamanya, yang terjadi justeru sebaliknya; agama bisa menjadi rusak, ummat pun dibuat ragu karenanya. Inikah yang disebut beragama di akhir zaman?, di mana semakin banyak kaum intelektual yang berani menafsir agama sekehendak fikirannya. Dengan logikanya, mereka terbiasa bermain kata-kata dan dengan sederet gelar akademiknya bisa "menyihir" jiwa yang lemah pemahaman, untuk membenarkan pandangannya . Berkaca p...
Selamat Jalan Sang Pengawal Ulama

Selamat Jalan Sang Pengawal Ulama

AKHBAR NEWS!, Tokoh, Uncategorized
INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI'UUN; ​Terlepas dengan cara apa Allah jalla jalaaluh​ menjemputmu kawan, handai taulan tahu dedikasimu terhadap Islam, terhadap dakwah dan khidmatmu terhadap jam'yyah​ yang engkau cintai. Banyak santri yang telah merasakan faidah hidupmu, banyak pemuda yang tersalurkan dengan bakatmu. Jum'at lalu dirimu sempat berpesan sebelum riyadhah: "pang nyumangetankeun barudak pamuda ngarah reug-reug ari rame mah ...", itulah kata-katamu yang sempat kucatat. Kini pria Palembang yang sudah nyunda dan sempat nyantri di Pesantren Persatuan Islam Bangil (sebentar), lalu pindah ke Pesantren Persatuan Islam Garut ini telah tiada. Ustadz yang sering ngawal asatidz sepuh ini meninggalkan dunia untuk selamanya, dan menuju ke-haribaanNya yang in syaa Allah ditempa

This site is protected by wp-copyrightpro.com