Minggu, Agustus 1MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN …

AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN …

Hikmah, Uncategorized
AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN … Hidup memang terasa sulit, tapi bukan berarti kematian. Kesempatan mencari sesuatu sangat terbatas, tapi bukan berarti tak ada peluang. Keinginan mendapatkan yang dicita-citakan begitu teramat jauh, tapi bukan berarti pupusnya harapan. Menggapai sesuatu yang diidam-idamkan seolah tak kunjung datang, tak berarti harus berputus asa dan patah arang … Di balik hijab kegundahan, masih terbentang luas kehidupan. Di balik sempitnya diri, masih ada kelapangan dada. Berpangku tangan bukanlah jalan keluar … Namun, bersegera mengambil peran, itulah keteladanan. "Likulli waqtin rihaaluhu; Setiap saat perjalanan ada pelaku dan kendaraannya." Terkadang kita harus mencontoh akar; walau tersembunyi, tapi menguatkan. Rajinlah menatap langit; walau menjulan
CELOTEH TEMPO DOELOE “SANG ABANG”

CELOTEH TEMPO DOELOE “SANG ABANG”

Hikmah, Uncategorized
CELOTEH TEMPO DOELOE "SANG ABANG" … Siapa yang tak kenal sosok KH. Syuhada Bahri? Ustadz berjenggot lebat yang senang guyon: "Saya mah orang bodo, pernah kuliah di Saudi, namun inget terus pedalaman. Yang lain banyak dapat gelar honoris causa, paling-paling saya mah humoris causa". Katanya sambil ngehkeh. Suatu saat, jelang acara "Setengah Abad Dewan Da'wah" terlibat obrolan, dan diminta tanggapannya seputar poligami da'i? Beliau menjawab: "Alhamdulillaah, saya dikaruniai 12 anak. Tentu semua laki-laki punya keinginan sama, namun saya merasa ngak punya kemampuan untuk itu, yang ada pun sudah cukup berat ditangani. Umur makin tambah, sudah ngak kepikiran buat nambah." Jawabnya datar. Lalu beliau balik bertanya: "Kapan ente bikin anaknya, kalau bikin tulisan melulu!". Semua yang duduk m
PESANTREN KILAT RAMADHAN AL-ISTIQOMAH MESTER JATINEGARA 1985

PESANTREN KILAT RAMADHAN AL-ISTIQOMAH MESTER JATINEGARA 1985

Hikmah, Uncategorized
PESANTREN KILAT RAMADHAN AL-ISTIQOMAH MESTER JATINEGARA 1985 … Di tengah riuhnya pasar Mester, sekelompok alumni Pesantren Persis (Garut, Tasik, Bandung, dll.), selain menghidupkan Madrasah di berbagai masjid binaan, mereka pun bersemangat melakukan bimbingan-bimbingan ke setiap pelosok ibu kota. Qaddarallaah, tahun itu adalah kali pertama alfaqir "saba kota" hanya untuk mengikuti Pesantren Kilat mereka, setelah program selesai balik lagi ke kampung, dan lanjut "nyantren". Di Pesantren Kilat itulah, awal mula mendapatkan ilmu dan wawasan baru selepas tamat SD dan Diniyyah. Sampai hari ini jasa mereka tak akan pernah alfaqir lupakan; ada Ust. Endang Manshur, Ust. Muhammad Sudarno, Ust. Asip Supyana, Ust. Arifin Hidayat, Ust. Amin Bunyamin, juga Ust. Tate Qomaruddin. Dibawah asuhan para
PENULIS LIRIK “BINGKAI KEHIDUPAN” ITU TELAH TIADA

PENULIS LIRIK “BINGKAI KEHIDUPAN” ITU TELAH TIADA

AKHBAR NEWS!, Hikmah, Uncategorized
PENULIS LIRIK "BINGKAI KEHIDUPAN" ITU TELAH TIADA … Kang Tate, panggilan dari Ustadz Tate Qomaruddin, Lc. Alfaqir telah mengenalnya jauh sebelum masa-masa tarbiyah, tepatnya 1985 setamat SD. Beliau salah satu mudarris Pesantren Ramadhan waktu itu di Masjid Istiqamah Mester Jatinegara Jakarta Timur. 1992-1995 dipertemukan kembali dalam Halaqah Tarbiyah bersama para senior lain; Ust. Makmur Hasanuddin, Ust. Mohammad Taofiq Ridha, Ust. Hilman Rosyad, Ust. Natsir Harits, Ust. Aceng Thoha, Ust. Mulyadi, Ust. Iwan Kartiwan, Ustadz Jajat Sudrajat, Ust. Yono Sudiono, Ust. Iman Sulaeman, Ust. Aang Suwandi, dan lain-lainnya. Selain alfaqir jadi marbot di masjid itu sembari nyantri di LPDI, juga bisa jadi anak bawang mereka yang mayoritas para mahasiswa LIPIA. Kitab-kitab yang mereka baca, jadi
TASYRIEQ PUN SEGERA PAMIT

TASYRIEQ PUN SEGERA PAMIT

Hikmah, Uncategorized
TASYRIEQ PUN SEGERA PAMIT … Sesuai itsbat Dzulhijjah 1442 H., jum'ah ini merupakan tasyrieq terakhir; Alunan takbir, tahlil, dan tahmid berhenti, penyembelihan berakhir sudah. Ribuan sapi, kambing, domba, kerbau dan unta bagi masyarakat jazirah, menjadi saksi kepasrahan seorang hamba pada Rabb-nya. Walau di tengah wabah, ghairah tak pernah punah. Islam benar-benar agama rahmatan lil 'aalamiin, di mana terangkatnya nilai kemashlahatan merupakan tujuannya. Sungguh prestasi pemberian gizi yang massif dan peningkatan kesejahteraan massal yang sangat tepat saat dibutuhkan. Jadi, ini bukan ritual pembantaian makhluq Tuhan seperti dituduhkan, melainkan "pemerataan semesta untuk kemanusian" di atas ridha dan berkah Tuhan. Ingat!!! Lan yanaalallaaha luhuumuhaa wa laa dimaauha wa lakin yanaaluh
BERHARAP BAHAGIA KETIKA “BERJUMPA” YANG MAHA PENCIPTA

BERHARAP BAHAGIA KETIKA “BERJUMPA” YANG MAHA PENCIPTA

Hikmah
BERHARAP BAHAGIA KETIKA "BERJUMPA" YANG MAHA PENCIPTAOleh:Teten Romly Qomaruddien Setiap orang beriman, pasti memiliki keinginan, dan cita mulia, serta harapan yang diidam-idamkan. Ketika Allah 'azza wa jalla memanggil ke haribaanNya, ia dalam keadaan suka cita nan bahagia. Allah ridha menerimanya, dan ia pun ikhlash berserah diri menghadapNya. Itulah buah kepasrahan dan keyakinan akan indahnya sebuah "perjumpaan" dengan segala bekal yang telah dipersiapkan tentunya. Pantaslah Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam mengajarkan do'anya untuk kita: "Sesungguhnya hak Allah untuk mengambil dan memberi sesuatu, dan setiap yang di sisiNya telah ditentukan batas waktunya. Maka hendaklah engkau bersabar dan ridha karenanya." (HR. Al-Bukhari, no. 1284) Sejenak, diri ini teringat, ...
BERGUGURANNYA PARA PONGGAWA UMMAT DAN KESUMA DAKWAH

BERGUGURANNYA PARA PONGGAWA UMMAT DAN KESUMA DAKWAH

Hikmah, tasqafah, Uncategorized
BERGUGURANNYA PARA PONGGAWA UMMAT DAN KESUMA DAKWAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Di tengah-tengah berseliwerannya berbagai warta kontroversial yang masih berkaitan dengan wabah, namun tetap belum mengalahkan berita duka menyayat jiwa yang terus menerus menghiasi jagat media maya setiap saat. Yakni, peringatan berita kematian yang begitu sangat dekat. Kalimat istirja' innaa lillaahi wa Innaa ilaihi raaji'uun begitu menggema, syaaffakallaah laa ba'sa wa thahuurun in syaa Allaah begitu sangat suburnya. Semuanya itu semakin meyakinkan kita bahwa kematian itu sesuatu yang pasti, baik Allah 'azza wa jalla mengawalinya terlebih dahulu dengan kembang ujian berupa sakit, atau pun Malakul maut yang datang menjemput secara tiba-tiba. Dua-duanya kita yakini sebagai bentuk keimanan pada Allah...
SENYUM SANG RASUL JELANG DZULHIJJAH YANG PENUH BERKAH

SENYUM SANG RASUL JELANG DZULHIJJAH YANG PENUH BERKAH

Hikmah, tasqafah, Uncategorized
SENYUM SANG RASUL JELANG DZULHIJJAH YANG PENUH BERKAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Tanpa terasa Dzulqa'dah segera berakhir, bulan keberkahan lain pun Dzulhijjah segera menyusul. Seperti biasanya, apabila ada momentum yang lebih tepat dan dekat untuk dibahas, maka bahasan itulah yang diurai. Selain tempat tugas jum'atnya di Jakarta, tepatnya kantor Komisi Yudisial Kramat Raya Jakarta Pusat sedang menjalani PPKM Darurat, di sisi lain masa pemulihan pun belum mengizinkan berangkat jauh. Alhamdulillaah bisa ikut shalat jum'at di masjid terdekat. Hikmahnya tentu ada, senang rasanya, jum'ah kali ini malahan mendapatkan siraman ruhani yang sangat berharga dari seorang khatib yang menguraikan makna "Al-Kautsar", sehingga kata tersebut menjadi sebuah nama surat terpendek di antara bentang...
BELAJAR TAWAAZUN DALAM MENILAI KEADAAN

BELAJAR TAWAAZUN DALAM MENILAI KEADAAN

Hikmah, Uncategorized
BELAJAR TAWAAZUN DALAM MENILAI KEADAANOleh:Teten Romly Qomaruddien Melanjutkan obrolan terkait kondisi yang sama-sama kita alami, terlepas dari berbagai perhelatan dan beragam pandangan di dalamnya; Mulai dari yang sangat mengedepankan dalil-dalil agama semata (bayaani), hingga yang mengedepankan pendekatan-pendekatan rasional semata (burhaani). Bahkan, ada pula yang lebih melarutkan diri dalam kesenyawaan alam rasa semata ('irfaani). Islam sebagai agama yang paripurna, sangat menjunjung tinggi semua itu tanpa mengunggulkan dan merendahkan salah satunya. Semuanya sinergi berjalin berkelindan tanpa saling menegasikan. Dengan bimbingan dalil-dalil wahyu, beragama menjadi lebih tsiqah dan istiqamah. Dengan dikawal akal, beragama menjadi lebih cerdas dan berwibawa. Dan dengan berhia...
SEHAT ITU TIDAK MURAH DAN TIDAK MUDAH, BERSYUKURLAH !!!

SEHAT ITU TIDAK MURAH DAN TIDAK MUDAH, BERSYUKURLAH !!!

Hikmah, Uncategorized
SEHAT ITU TIDAK MURAH DAN TIDAK MUDAH, BERSYUKURLAH !!!Oleh:Teten Romly Qomaruddien Seiring waktu yang terus berlalu, keadaan yang terus berjalan, dan kondisi yang terus bergulir … Semuanya melaju iringi taqdir hidup di bumi, dan menapak qadar yang Maha kuasa selama di dunia. Tak ada yang tahu persis, sesungguhnya apa yang bakal dialami oleh masing-masing diri. Kebaikankah atau keburukankah yang akan didapat, ujian kesenangan atau ujian kesengsaraan yang bakal dialami? Jawabannya sangat tergantung pada rahasia Allah 'azza wa jalla yang sangat tersembunyi. Dua pekan ini (lebih 15 hari), ada kondisi yang dapat dirasakan kurang wajar; hilangnya tenaga, kurangnya semangat, sirnanya selera makan, penciuman yang tak berfungsi, bahkan mual, sakit sampai ke ulu hati, hingga pening di ke
SAKIT ITU KEMBANG UJIAN

SAKIT ITU KEMBANG UJIAN

Hikmah, Uncategorized
SAKIT ITU KEMBANG UJIAN … Setiap manusia, dihadapkan dua hal yang antagonis, di antaranya; sehat dengan sakit, hidup dengan mati. Tidaklah seseorang diuji, melainkan ada hikmahnya. Ibnu 'Abbas ketika mengurai ayat ujian, menuturkan: "Allah menguji manusia dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan kesembuhan, kekayaan dan kefaqiran, perkara halal dan haram, kepatuhan dan kedurhakaan, bahkan jalan petunjuk dan kesesatan". Agar manusia tak berputus asa ketika sakit, maka pengalaman Salman al-Farisi menjadi mutiara berharga. Salman mendapatkan "bisikan manis" dari Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam ketika ditengok: "Tiga pahala yang akan didapat oleh yang sedang sakit; mendapatkan peringatan, do'anya dikabulkan, dan bergugurannya dosa". Menarik i'tibar cerdik pandai tentang d
JANGAN KATAKAN AGAMA ITU TIDAK PENTING !!!

JANGAN KATAKAN AGAMA ITU TIDAK PENTING !!!

Hikmah
JANGAN KATAKAN AGAMA ITU TIDAK PENTING !!! … Sudah menjadi ketentuan Allah 'azza wa jalla yang dianugerahkan untuk manusia, bahwa "Islam" itu Diinun. Kebahagiaan, ketenteraman, keberadaban, dan keselamatan sangat ditentukan olehnya. Kalaulah ada kelemahan dan ketidak patutan yang kita saksikan dari orang-orang yang mengaku "beragama" (baca: Muslim), tidak serta merta menyalahkan ajaran agamanya, karena Islam tidak mengajarkan hal demikian. Al-Jarjani dalam At-Ta'riifaat menuturkan: "Agama adalah ketetapan Ilahi yang mengajak orang-orang yang memiliki akal untuk menerima wahyu yang diterima Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam". Untuk lebih layaknya disebut sebagai insan beragama, maka dibutuhkan bekal yang tepat. Berbekal dengan bimbingan wahyu (Al-Qur'an dan As-Sunnah), beragam
BERILMU SEBELUM BERTINDAK

BERILMU SEBELUM BERTINDAK

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
BERILMU SEBELUM BERTINDAK … Membaca Twitter Rashiif al-Kutub kutemukan guyonan segar yang menuturkan kisah pendek berikut: "Seorang anak laki-laki masuk kamar mandi sembari mengalunkan thala'al badru 'alainaa min tsaniyyatil wadaa, lalu ayahnya masuk dan memukulnya hingga menangis. Datanglah ibunya seraya bertanya marah: kenapa engkau pukul anakmu? Suaminya (sang ayah si anak) menjawab: dia membaca Al-Qur'an di kamar mandi. Lho itu bukan bacaan Al-Qur'an, melainkan qashidah orang Arab, sergah isterinya. Tiba-tiba suaminya menangis serius. Dengan herannya isterinya bertanya: sekarang kenapa engkau yang menangis? Dengan sedikit malu suaminya menjawab: selama 30 tahun ini justeru aku membaca qashidah ini dalam shalat", ujarnya. Kisah humor ini mengingatkan kita pada kitab klasik berjudul
ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM …

ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM …

Hikmah, Uncategorized
ASTAGHFIRULLAAHAL 'AZHIIM … Itulah bentuk interospeksi sekaligus harapan. Berlomba menuju ampunan Dzat pemilik sorga yang luasnya meliputi langit dan bumi, adalah keniscayaan. Bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang menginfaqkan hartanya di kala lapang dan sempit, yang menahan amarah, serta mereka yang pemaaf atas kesalahan sesamanya. Juga, diperuntukkan bagi mereka yang apabila berbuat buruk (fakhsya'), atau berbuat aniaya (zhalim), lalu bersegera mengingat Allah 'azza wa jalla dan memohon ampunanNya dengan serta merta tidak mengulangi perbuatan buruknya. Ketika menafsirkan QS. Alu 'Imran/3: 135 para mufassir mutaqaddimuun, baik At-Thabari, Al-Qurthubi, Ibnu Katsir hingga Al-Baghawi, dan lain-lain senantiasa menghubungkannya dengan hadits Imam Ahmad, At-Tirmidzi, dan Abu Dawud ten
PENGORBANAN DAN PERJUANGAN HIDUP

PENGORBANAN DAN PERJUANGAN HIDUP

AKHBAR NEWS!, Hikmah, Uncategorized
PENGORBANAN DAN PERJUANGAN HIDUP … Hidup adalah anugerah, yang hanya bisa digapai dengan pengorbanan dan perjuangan. Tanpa keduanya, hidup akan terasa hampa. Berjuang untuk hidup, Allah 'azza wa jalla telah memberikan cara yang berbeda bagi setiap makhluq sesuai fithrah dan insting-nya. Betapa seekor ayam jantan berkokok di kala fajar kidzib tiba, itulah misalnya. Al-Ghazali dalam risalah Ayyuhal Walad menukilkan nasihat Luqmanul Hakim kepada putranya: "Wahai anakku, jangan sampai ayam jago lebih cerdas darimu. Ia berkokok di waktu sahur, sementara dirimu masih terlelap tidur". Dalam hal ini, menarik untuk disimak, wejangan KH. E. Abdullah (adik kandung KH. E. Abdurrahman) dalam bukunya Rasiah Sabar (1973): "Manusa kudu sanggup tarung jeung kabingung, pasea jeung kasusah, silih bedil
error: Content is protected !!