Rabu, Desember 11News That Matters

Hikmah

HAYAT JUANG POLITIK SANTUN SANG KHÂDIMUL UMMAH (Dari Pojok Diskusi Buku Biografi Mohammad Natsir di STAI Persatuan Islam Jakarta)

HAYAT JUANG POLITIK SANTUN SANG KHÂDIMUL UMMAH (Dari Pojok Diskusi Buku Biografi Mohammad Natsir di STAI Persatuan Islam Jakarta)

Hikmah
HAYAT JUANG POLITIK SANTUN SANG KHÂDIMUL UMMAH (Dari Pojok Diskusi Buku Biografi Mohammad Natsir di STAI Persatuan Islam Jakarta) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sedikit pengetahuan penulis tentang sosok Allâhu yarham Mohammad Natsir; selain bukan maqam dan zaman-nya bagi diri ini untuk membincangnya, namun perjalanan hidup juangnya begitu sangat menarik untuk dikenang oleh generasi mana pun jua. Istilah Ayahanda Prof. Dr. Ir. AM. Saefuddin, "Pak Natsir itu tokoh multi talenta dan tidak pernah mati" (maksudnya: alam pikirannya terasa masih hidup, pen.). Termasuk diri ini, yang sekedar kenal dari karya-karyanya, namun sempat melihatnya pada masa-masa akhir tahun 1993an dalam usia beliau 84 tahun. Ketika wafatnya, diri ini masih sempat menyaksikan ribuan jamaah mengantarkan jenazahny
MENEMBUS ASA MENGGAPAI CITA (Hadiah Terindah Bagi yang Merasa Muda)

MENEMBUS ASA MENGGAPAI CITA (Hadiah Terindah Bagi yang Merasa Muda)

Hikmah
MENEMBUS ASA MENGGAPAI CITA (Hadiah Terindah Bagi yang Merasa Muda) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Semua kita tentu merasakan, usia muda adalah usia yang penuh dengan "cita rasa" kehidupan; harapan membentang, semangat menggelora, cita-cita menjulang dan lainnya. Menimba pengalaman dari sejarah, berbagai keberhasilan sebuah perjuangan tidak lepas dari keterlibatan para pemudanya. Dengan hadirnya tanggal 28 Oktober sebagai hari "Sumpah Pemuda" maka seyogianya yang harus kita ambil hikmah adalah semangat pengorbanan sebagai pelajaran berharga dari sosok-sosok pemuda zaman, terutama tokoh-tokoh muda Muslim berdikasi tinggi dalam khidmat mereka untuk agama dan bangsanya. Agar semangat tidak mudah pudar, asa dan harap senantiasa senyawa dalam jiwa, hendaknya generasi kini menyelami ka...
HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA’WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku “Biografi Mohammad Natsir”)

HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA’WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku “Biografi Mohammad Natsir”)

Hikmah, Uncategorized
HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA'WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku "Biografi Mohammad Natsir") Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sedikit pengetahuanku tentang dirimu; selain bukan maqam dan zaman-nya bagi diri ini untuk membincangmu, namun perjalanan hidup juangmu begitu sangat menarik untuk dikenang oleh generasi mana pun jua. Termasuk aku yang sekedar tahu dari karya-karyamu, namun sempat melihatmu pada masa-masa akhir tahun 1993an dalam usia 84 tahun. Ketika wafatmu, masih sempat menyaksikan ribuan jamaah mengantarkan jenazahmu, dan aku pun turut serta mengiringkan ke tempat peristirahatan di TPU Karet Bivak Tanah Abang Jakarta Pusat. Ketika membicarakan negara, tak lengkap rasanya tanpa menyebut keterlibatan dirimu. Ketika membahas perjuangan ummat, hambar rasa...
KULIAH KEUMMATAN BERSAMA PROF. DR. IR. H. A.M. SAEFUDDIN

KULIAH KEUMMATAN BERSAMA PROF. DR. IR. H. A.M. SAEFUDDIN

Da'wah, Hikmah
KULIAH KEUMMATAN BERSAMA PROF. DR. IR. H. A.M. SAEFUDDIN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Jelang shaum 'arafah dan 'iedul adhha, bahkan sampai hari-hari tasyriq 1440 H kali ini, qaddarallâh penulis berkesempatan dapat menyimak kuliah zhuhur dan perbincangan-perbincangan kecil yang disampaikan Ayahanda fiellâh Pak AM. Saefuddin di Masjid Al-Furqan Jl. Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, tepatnya markaz Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia. Da'i yang aktivis kampus IPB sejak mudanya ini, kini mendapat amanah sebagai Ketua Pembina Dewan Da'wah Pusat bersama tokoh-tokoh lainnya yang sezaman. Kalau beliau sedang ada dan tidak keberatan memberikan taushiyah, beliau pun kerap kali memberikan taujihnya dengan ciri khas "sentilan-sentilun" yang cukup menarik dan mengena terkait perkembangan keummatan.
PERISTIWA GERHANA; ANTARA MITOS, MU’JIZAT ILMIAH DAN AJARAN SYARI’AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien

PERISTIWA GERHANA; ANTARA MITOS, MU’JIZAT ILMIAH DAN AJARAN SYARI’AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien

Hikmah, Uncategorized
PERISTIWA GERHANA; ANTARA MITOS, MU’JIZAT ILMIAH DAN AJARAN SYARI'AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Dialah Allah 'azza wa jalla, yang dengan kekuasaanNya diciptakan langit dan bumi dengan segala isinya. Tidak terkecuali penciptaan matahari (as-syams) dan bulan (al-qamar) dengan segala keistimewaan keduanya. Di antaranya terjadinya gerhana matahari (kusuf) dan gerhana bulan (khusuf) merupakan dua tanda di antara tanda-tanda kebesaran Dzat Maha pencipta. Demikian pula yang akan terjadi malam ini, bertepatan dengan hari Rabu, 14 Dzulqa'dah 1440 H./ 17 Juli 2019 M. yang secara astronomi awal gerhana dimulai jam 03:01:45 WIB., pertengahan gerhana terjadi jam 04.30.44 WIB. dan akhir gerhana terjadi pada jam 05:59:44 WIB. (Lihat: Surat Edaran Persatuan Islam, Tentang Gerhana Bulan Sebagian, N
KHUTBAH UDHHIYYAH | RISÂLAH ‘IEDUL ADHHA 1440 H | FALÂ TAMÛTUNNA ILLÂ WA ANTUM MUSLIMÛN; MENEGASKAN KEMBALI IDENTITAS KEISLAMAN KITA

KHUTBAH UDHHIYYAH | RISÂLAH ‘IEDUL ADHHA 1440 H | FALÂ TAMÛTUNNA ILLÂ WA ANTUM MUSLIMÛN; MENEGASKAN KEMBALI IDENTITAS KEISLAMAN KITA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
KHUTBAH UDHHIYYAH RISÂLAH 'IEDUL ADHHA 1440 H. FALÂ TAMÛTUNNA ILLÂ WA ANTUM MUSLIMÛN; MENEGASKAN KEMBALI IDENTITAS KEISLAMAN KITA Bersama: Teten Romly Qomaruddien Allâhu Akbar, Allâhu Akbar, Lâ Ilâha Illallâh, Wallâhu Akbar, Allâhu Akbar, Walillâhilhamd Ikhwânie fid dîn a'azzakumullâh ... Kita berkumpul di pagi yang cerah ini; diiringi sinar mentari dan disaksikan cahaya siang, seakan semua menjadi saksi betapa rendah dan hinanya kita di hadapan Pencipta yang Maha agung dan Maha perkasa. Patut disyukuri, atas kasih dan sayangnya Allah 'azza wa jalla pula sampai saat ini kita semua berada dalam nikmat Iman, Islam dan Ihsan, yaitu kenikmatan hidup di bawah lindungan anugerah Allah dengan bimbingan kehanifan ajaranNya. Namun demikian, kenikmatan tersebut; damai dan sejahterany
BUDAYA LITERASI DALAM MEMBANGUN PETA BUMI INTELEKTUAL ALUMNI PESANTREN PERSATUAN ISLAM YANG MANDIRI DAN BERKUALITAS

BUDAYA LITERASI DALAM MEMBANGUN PETA BUMI INTELEKTUAL ALUMNI PESANTREN PERSATUAN ISLAM YANG MANDIRI DAN BERKUALITAS

Hikmah, Uncategorized
BUDAYA LITERASI DALAM MEMBANGUN PETA BUMI INTELEKTUAL ALUMNI PESANTREN PERSATUAN ISLAM YANG MANDIRI DAN BERKUALITAS (Orasi Ilmiah Pelepasan dan Perpisahan Santri Mu'allimien Angkatan XXXIV Pesantren Persatuan Islam 76 Tarogong Garut) Oleh: Teten Romly Qomaruddien A. Muqaddimah Di antara keagungan Islam, adalah adanya warisan yang ditinggalkannya; baik berupa peninggalan fisik yang menunjukkan adanya peradaban (hadhârah) atau pun warisan yang bersifat kebudayaan (tsaqâfah) yang lebih menampilkan tingkah laku dan tradisi. Di sisi lain ada warisan agung berupa peninggalan intelektual yang lebih memperlihatkan adanya sejumlah karya para ilmuwan (turâts). Warisan agung dalam makna kitab suci atau firman Tuhan berupa Al-Qur'ânul Kariem atau pun sabda Nabi shalallâhu 'alaihi wa sallam 
MEMETIK BAHAGIA DI BULAN PENUH CINTA

MEMETIK BAHAGIA DI BULAN PENUH CINTA

Hikmah
MEMETIK BAHAGIA DI BULAN PENUH CINTA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bahagia dan cinta merupakan dua perbuatan hati (af'âlul qulûb) yang saling berkoneksi. Ekspresi kepuasan batin yang sulit disembunyikan dan ungkapan rasa senang yang tidak bisa dihalang. Bermula dari proses cinta dan berakhir dengan menggapai bahagia. Bila diibaratkan pasangan, shaum dan kebahagiaan merupakan pasangan yang ideal dengan segala pernak pernik ujian di dalamnya; mulai dari menahan rasa lapar dan haus yang sangat, berpantang dari segala keinginan dan dorongan kesenangan, hingga harus menekan gelora dan ledakan syahwat jiwa. Semuanya berjalan dan mengalir laksana air seiring dengan kesabaran dan kegigihan diri hingga berhasil memetik hasilnya. Suatu saat kelak, buah kesungguhan itu, akhirnya akan menjadi in
YANG “BERSAING” KETAT DALAM BERINFAQ (Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia)

YANG “BERSAING” KETAT DALAM BERINFAQ (Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia)

Hikmah
YANG "BERSAING" KETAT DALAM BERINFAQ (Jihad Harta di Penghujung Bulan Mulia) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sudah dimaklumi, di samping ramadhan sebagai bulan berkah; bulan yang sarat nilai tarbiyah, tazkiyah dan bulan penuh spirit dan semangat juang (rûhiyah, jihâdiyah), juga ramadhan menjadi bulan yang menjadi faktor penggerak (driving factor) dalam beragam amal kebaikan. Di antara amalan yang dilipat gandakan itu adalah memperbanyak shadaqah dan infaq (taktsîrus shadaqât wal infâq), karena itu pula ramadhan menutup aktivitas amaliahnya dengan seruan mengeluarkan sebahagian harta berupa makanan pokok (tha'âmul adamiyyin) secara kolosal berupa zakat fithri, yaitu zakat badan yang dikeluarkan setiap Muslim (baik laki-laki atau perempuan, dewasa atau anak-anak, bahkan anak yang masih
ADA APA DENGAN USIA 40 TAHUN?

ADA APA DENGAN USIA 40 TAHUN?

Hikmah
ADA APA DENGAN USIA 40 TAHUN? Oleh: Teten Romly Qomaruddien "Umur geus aya nu ngatur, napas geus aya nu ngalas ..." Demikianlah petuah orang toea doeloe warga priangan ketika mereka menasehati siapa pun yang dicintainya dalam mengingatkan usia. Nasihat ini mengingatkan kita pada bentangan sabda baginda Rasûlullâh shalallâhu 'alaihi wa sallam dalam hadits-hadits peringatannya, baik peringatan baik atau peringatan buruk (al-wa'd wal wa'îd). Di antara sekian peringatan, adalah terkait kisaran usia ummat manusia, yakni ummat Rasûlullâh itu sendiri. Beliau bertutur: أعمار امتي ما بين ستين و سبعين و أقلهم لا يجوز ذلك "Usia ummatku dalam kisaran 60 hingga 70 tahun tidak melebihi dari usia itu." (HR. Al-Bukhâry dan Ibnu Mâjah dari shahabat Abu Hurairah radhiyallâhu 'anh) Lal
KAMI SAMBUT HADIRMU WAHAI TAMU AGUNG RAMADHAN

KAMI SAMBUT HADIRMU WAHAI TAMU AGUNG RAMADHAN

Hikmah
KAMI SAMBUT HADIRMU WAHAI TAMU AGUNG RAMADHAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Kita awali perbincangan ini dengan sapaan syair seseorang yang tengah dihiasi rindu berat akan kehadirannya. Bukan karena ini sebuah ajaran atau sebuah anjuran Rasul teladan, melainkan kesan dan bisikan batin yang tertanam dalam sanubari tersembunyi yang membuncah menjadi telaga kegembiraan: "Kembang melati sungguhlah indah, di tengah taman jadi hiasan ... Harum ramadhan tercium sudah, salah dan khilaf mohon dimaafkan ..." "Bunga terangkai terikat tali, lama dipandang indah sekali ... Biar pun ramadhan sebentar lagi, mohon maaf setulus hati ..." Sebagai tamu agung engkau datang, tamu yang senantiasa membawa banyak kebaikan (mashâlih) dan kemanfaatan (manâfi') di dalamnya. Engkau laksana telaga atau ko
MENSYUKURI NIKMAT PERJUANGAN DAN MENYIAPKAN BEKAL UNTUK MASA DEPAN (Mutiara Mimbar Jum’at Wadhhah ‘Abdurrahman Al-Bahr Pusdiklat Dewan Da’wah)

MENSYUKURI NIKMAT PERJUANGAN DAN MENYIAPKAN BEKAL UNTUK MASA DEPAN (Mutiara Mimbar Jum’at Wadhhah ‘Abdurrahman Al-Bahr Pusdiklat Dewan Da’wah)

Hikmah
MENSYUKURI NIKMAT PERJUANGAN DAN MENYIAPKAN BEKAL UNTUK MASA DEPAN (Mutiara Mimbar Jum'at Wadhhah 'Abdurrahman Al-Bahr Pusdiklat Dewan Da'wah) Disarikan dari Khutbah Jum'ah KH. Abdul Wahid Alwy, MA. pada tanggal 13 Sya'ban 1440 H./ 19 April 2019 oleh: Teten Romly Qomaruddien Dengan idzin Allah jalla jalâluh, dengan kuasaNya Al-Faqîr dapat menyimak untaian mutiara khuthbah sang guru dan sekaligus orang tua kita Ustâdzunal Fâdhil Abdul Wahid 'Alwy hafizhahullâh (Wakil Ketua Umum Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia) yang berkesempatan menjadi khathib di majlis mulia dan ranah persemaian da'wah di kawasan Komplek Pusdiklat Dewan Da'wah Jl. Kampung Bulu Setiamekar Tambun Selatan Bekasi Jawa Barat ini. Tidak kurang dari 10 Mutiara Hikmah yang dapat disarikan dari tutur katanya yang berat,
MENJADI MANUSIA; DARI SEBANGSA TANAH HINGGA SEBANGSA AIR

MENJADI MANUSIA; DARI SEBANGSA TANAH HINGGA SEBANGSA AIR

Hikmah
MENJADI MANUSIA; DARI SEBANGSA TANAH HINGGA SEBANGSA AIR Oleh: Teten Romly Qomaruddien "Saudara-saudaraku sebangsa tanah dan sebangsa air ..." Demikian bunyi ungkapan pembuka teralunkan (sembari guyon), di mana ungkapan tersebut terasa ganjil di telinga namun apabila dipikir ada benarnya. Memang manusia dicipta oleh Dzat yang Kuasa dari tanah dan air. Informasi qur'ani pun begitu jelas dalam bentangan ayat-ayat Allah 'azza wa jalla. Inilah gugusan firman mulia yang termaktub dalam kitabNya: 1. Sebelum menciptakan nabiyullah Adam ‘alaihis salam, Allah 'azza wa jalla memberitakan terlebih dahulu kepada malaikatNya: “Sesungguhnya Aku akan menciptakan manusia dari tanah.” (QS. Shad/ 38: 71) 2. Ketika orang-orang musyrik menunjukkan keingkaran dan kesombongannya tentang dari a
CINTAILAH NEGERIMU DENGAN SEMANGAT MEMEGANG AMANAH ALLAH

CINTAILAH NEGERIMU DENGAN SEMANGAT MEMEGANG AMANAH ALLAH

Hikmah
CINTAILAH NEGERIMU DENGAN SEMANGAT MEMEGANG AMANAH ALLAH Negeri idaman, adalah negeri barakah. Negeri yang penuh kebaikan dan limpahan kasih sayang dan ampunan Allah jalla jalaaluh... Bukan sekedar karena kemakmurannya semata, melainkan penduduknya yang menghiasi diri dengan iman ... Bila tiang tiang pancang 'aqidah tetap tertanam dalam jiwa, nafas juang selalu bergelora dan menyala ... Selama itu pula, keberkahan tak akan sirna dan kemenangan kan pasti datang ... Wahai sahabat, berjuang dan berkhidmat itulah pegangan, berdoa dan berbuat itulah hiasan. Untuk melepas penat, yuk kita bersenandung untuk menang ... Semoga senandung ini dapatlah kiranya meringankan kelelahan dan menambah 'izzah dan ghirah kita ... Allaahumma a'izzal Islaama wal muslimien ... Aamiin بلادي بلادي
MERENUNGI SUNNATUL MUDAAWALAH (Renungan Jum’atan Pertama 2019)

MERENUNGI SUNNATUL MUDAAWALAH (Renungan Jum’atan Pertama 2019)

Hikmah
MERENUNGI SUNNATUL MUDAAWALAH (Renungan Jum'atan Pertama 2019) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Pergantian tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik merupakan anugerah Allah 'azza wa jalla. Perubahannya merupakan tanda di antara tanda-tanda kebesaranNya. Siapa yang mengambil kebaikan di setiap waktunya, maka ia berhak mendapatkan keberkahan. Siapa yang mengambil keburukan di dalamnya, maka kebinasaanlah yang ia dapatkan. Betapa Al-Qur'an sebagai panduan suci banyak berbicara akan hal ini; demi waktu, demi waktu fajar, demi waktu dhuha, demi waktu malam dan demi waktu siang. Demikian pula, Al-Qur'an pun berbicara tentang akhir kehidupan dunia yang disebut dengan as-saa'ah dan al-qiyaamah. Seiring dengan perjalanan digulirkannya matahari dan bulan, sejalan pula manusia...

This site is protected by wp-copyrightpro.com