Sabtu, Juli 4MAU INSTITUTE
Shadow

Tarbiyah

RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ’AH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
RAMADHAN KITA; ANTARA TAQDÎR DAN MAQÂSHIDUS SYARÎ'AH Oleh: Teten Romly Qomaruddien   Membicarakan ajaran agama, maka sudah pasti akan masuk pada bahasan 'aqîdah sebagai landasan pokok keyakinan (ashlun, ushûl) dan masuk bahasan syarî'ah sebagai praktek ritual (far'un, furû'). Sinergi keduanya merupakan keniscayaan, sedangkan keberpisahan keduanya merupakan kemustahilan. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah menegaskan: إعلم أن الإيمان والإسلام يجتمع فيهما الدين كله "Ketahuilah! Sesungguhnya Islam dan Iman itu keduanya bersatu padu." (Lihat: Kitâbul Imân, hlm. 3) Lalu, Imam Muhammad 'Ali As-Syaukâni merincikan terkait kesinambungan ini dengan menukil ayat QS. As-Syûra/ 42: 13 berikut ini: "Dia telah mensyari'atkan bagi kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkanNya ke
MEMAKSIMALKAN MADRASAH KELUARGA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

MEMAKSIMALKAN MADRASAH KELUARGA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

Parenting, Tarbiyah, Uncategorized
MEMAKSIMALKAN MADRASAH KELUARGA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membincangkan peran ayah dan peran ibu, tentu sangatlah mulia. Namun akan lebih mulia apabila peran keduanya dilihat dari sisi yang lebih menonjolkan sentuhan pemeliharaan keturunan (hifzhun nasab) dalam bahasa fiqih, atau pelestarian generasi (naqlul ajyâl) dalam bahasa sosial, yang keduanya dikaitkan dengan pemeliharaan agama (hifzhud dîn). Karena dengan agamalah semuanya menjadi bernilai dan memiliki kedudukkan yang amat terhormat. "Indung nu ngandung jeung bapa nu ngayuga, indung tunggul rahayu jeung bapa tangkalna darajat". Seorang ibu, dialah sosok wanita yang mengandung kita, dan bapak karena sosok dialah yang menyebabkan kita menjadi ada -atas idzin Allah 'azza wa jalla
MEMAKSIMALKAN MADRASAH ORANG TUA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

MEMAKSIMALKAN MADRASAH ORANG TUA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

Pendidikan, Tarbiyah, Uncategorized
MEMAKSIMALKAN MADRASAH ORANG TUA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membincangkan peran ayah dan peran ibu, tentu sangatlah mulia. Namun akan lebih mulia apabila peran keduanya dilihat dari sisi yang lebih menonjolkan sentuhan pemeliharaan keturunan (hifzhun nasab) dalam bahasa fiqih, atau pelestarian generasi (naqlul ajyâl) dalam bahasa sosial, yang keduanya dikaitkan dengan pemeliharaan agama (hifzhud dîn). Karena dengan agamalah semuanya menjadi bernilai dan memiliki kedudukkan yang amat terhormat. "Indung nu ngandung jeung bapa nu ngayuga, indung tunggul rahayu jeung bapa tangkalna darajat". Seorang ibu, dialah sosok wanita yang mengandung kita, dan bapak karena sosok dialah yang menyebabkan kita menjadi ada -atas idzin Allah 'azza wa jall
SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA

SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA Pertama; Senantiasa mengedepankan klarifikasi dan cermat dalam menerima berita (tabâyun), terlebih datangnya dari orang-orang fasiq. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurât/ 49: 6) Kedua; Senantiasa mengedepankan rasa keadilan (al-qisth) dalam memutuskan segala perkara dan pertikaian. وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِ
AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

Buku, Tarbiyah, Uncategorized
AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN "Kembang melati sungguhlah indah ... Di tengah taman jadi hiasan ... Harum Ramadhan tercium sudah ... Salah dan khilaf mohon dimaafkan ..." "Bunga terangkai terikat tali ... Lama dipandang indah sekali ... Biar pun Ramadhan sebentar lagi ... Mohon maaf setulus hati ..." Tiada ungkapan yang lebih mulia yang dapat kita lafalkan saat Ramadhan tiba, selain kata syukur ke hadhirat Allah 'azza wa jalla. Ramadhan hadir bagai hadiah dari Allah untuk orang-orang beriman, Hadiyyah Rabbâniyyah agar kita bisa membenahi diri menjadi peribadi yang lebih baik. Ia datang selalu tepat waktu ... Kehadirannya sangatlah ditunggu ... Bulan mulia Ramadhan, kini akan hadir kembali ... Menyapa siapa pun dari insan beriman yang berburu takwa dan
ISLÂMIYYATUL MA’RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN

ISLÂMIYYATUL MA’RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN

Tarbiyah, Uncategorized
ISLÂMIYYATUL MA'RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sejak pertama kali wahyu diturunkan di gua Hira Makkah, Al-Qur'ânul Karîm mengawali ayatnya dengan perintah membaca dan membaca secara berulang. Ini menunjukkan betapa kitab suci sangat perhatian terhadap kunci ilmu pengetahuan tersebut. Allah 'azza wa jalla berfirman: اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)5 "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam, Dia mengajar kepada manusia apa
MENYELAMI “FALSAFAH ATIKAN” PRAKTIS KI SUNDA

MENYELAMI “FALSAFAH ATIKAN” PRAKTIS KI SUNDA

Tarbiyah, Uncategorized
MENYELAMI "FALSAFAH ATIKAN" PRAKTIS KI SUNDA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Suatu hari seperti biasanya, Guru kami Ustadzuna KH. Mohammad Iqbal Santoso Syihab mengirimkan pesan-pesan singkatnya; terkadang dengan kata-kata singkat, dialog guyonan, bahkan meme yang lucu dan mendidik. Sentilan sentilunnya yang kadang membuat diri ini tersenyum, tertawa lebar, bahkan yang memotivasi diri agar introspeksi pun ada, tanpa harus merasa digurui. Di antara kiriman yang pernah diterima murid adalah pepatah terkait pendidikan Ki Sunda berikut ini: "Budak teh modalna ti bapak, modelna ti indung. Hayang budak soleh moal bisa dadakan, tapi kudu didikan. Ngadidikna kudu dilakonan jeung dileukeunan. Nu paling penting, didik ku cinta jeung conto. Omat kudu sabar ulah kasar, make elmu lain make...
ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun)

ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun)

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pergantian tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik merupakan anugerah Allah 'azza wa jalla. Perubahannya merupakan tanda di antara tanda-tanda kebesaranNya. Siapa yang mengambil kebaikan di setiap waktunya, maka ia berhak mendapatkan keberkahan. Siapa yang mengambil keburukan di dalamnya, maka kebinasaanlah yang ia dapatkan. Betapa Al-Qur'an sebagai panduan suci banyak berbicara akan hal ini; demi waktu (wal 'ashri), demi waktu fajar (wal fajri), demi waktu dhuha (wad dhuhâ), demi waktu malam (wal laili) dan demi waktu siang (wan nahâri). Demikian pula, Al-Qur'an pun berbicara tentang akhir kehidupan dunia yang disebut dengan as-sâ'ah dan al-qiyâmah. Seiring dengan perjalanan digulirkannya

SILABUS TERPADU DAKWAH KAMPUS; IKHTIAR MERAWAT SEMANGAT BINÂAN DAN DIFÂAN

Tarbiyah
SILABUS TERPADU DA'WAH KAMPUS; IKHTIAR MERAWAT SEMANGAT BINÂAN DAN DIFÂAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Definisi Universal Da'wah Sebagaimana tertuang dalam buku Fiqhud Da'wah, secara universal Allâhu yarham Mohammad Natsir mendefinisikan da'wah sebagai berikut: "Da'wah merupakan satu kewajiban yang harus dipikul oleh setiap Muslim dan Muslimah dalam arti al-amru bil ma'rûf wan nahyu 'anil munkar." (M. Natsir, Fiqhud Da'wah, Jakarta: Sinar Media Abadi, 2017, cet. XIV, hlm. 121) Dalam definisi yang lebih lengkap, "Da'wah pada hakikatnya adalah usaha sadar untuk mengubah seseorang, sekelompok atau suatu masyarakat menuju keadaan yang lebih baik, sesuai dengan perintah Allah SWT dan tuntunan RasulNya. Da'wah terhadap ummat Islam Indonesia, adalah segala upaya untuk mengubah pos
KETIKA RASUL YANG MULIA DINISTA MANUSIA HINA

KETIKA RASUL YANG MULIA DINISTA MANUSIA HINA

Tarbiyah
KETIKA RASUL YANG MULIA DINISTA MANUSIA HINA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak syak lagi, kemuliaan Nabi akhir zaman Muhammad shallallâhu 'alaihi wa sallam bukan sekedar memiliki dalil-dalil yang pasti (qath'iyud dalâlah), melainkan mengundang rasa ingin tahu yang mendalam para peneliti, pengkaji, bahkan para Islamolog yang terdiri dari para sejarawan Timur dan Barat. Sebagai Muslim, tidak ada alasan untuk tidak meyakini bahwa dalam dirinya memiliki sifat dan karakteristik prima. Sekalipun sama-sama manusia, tentu tidak dapat disamakan dengan manusia pada umumnya. Ada banyak ayat Allah 'azza wa jalla mengisyaratkan tentang keutamaan dan kemuliannya. Di antara ayat-ayat dimaksud adalah: 1. Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam disebut-sebut sebagai manusia yang paling
PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM

Tarbiyah
PENDIDIKAN NILAI DALAM PERSPEKTIF ISLAM Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ketika membicarakan nilai dalam perspektif agama (dalam hal ini Islam), berarti kita sedang mendiskusikan sebuah keyakinan yang menjadi pilihan dalam melakukan tindakan dengan patokan normatif yang telah ditentukan oleh wahyu Allah ‘azza wa jalla dan sabda NabiNya. Tidak kurang dari 15 definisi terkait nilai, Rohmat Mulyana menariknya menjadi satu kesimpulan definisi yang mewakili, yaitu: "Rujukan dan keyakinan dalam menentukan pilihan." (Lihat: Mengartikulasikan Pendidikan Nilai, 2004: hlm. 8 - 11) Kaitannya dengan pendidikan nilai adalah bagaimana Islam memiliki aturan, norma, keyakinan, pegangan, moral, etika dan lain-lain yang harus diberikan dalam dunia pendidikan berdasarkan paradigma wahyu dan sabda
MANUSIA DAN PENDIDIKAN (Menyoal Issue Meluruskan Fungsi)

MANUSIA DAN PENDIDIKAN (Menyoal Issue Meluruskan Fungsi)

Tarbiyah
MANUSIA DAN PENDIDIKAN (Menyoal Issue Meluruskan Fungsi) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membicarakan manusia, berarti berbicara tentang unsur-unsur yang ada pada diri manusia. Mengetahui hal ini menjadi penting, terkait dengan hajat hidup manusia yang mendapatkan kepercayaan Tuhan sebagai makhluq yang harus mengarungi kehidupan di muka bumi. Keberadaannya tidaklah muncul secara tiba-tiba dengan sendirinya, melainkan ada yang mencipta. Karenanya, mengetahui asal kejadian manusia dan bagaimana penciptaannya serta untuk apa manusia dicipta, akan memberikan jawaban mengapa manusia harus ada dan apa hakikat manusia itu? Hubungannya dengan pendidikan, dikarenakan pendidikan itu hakikatnya kehidupan. Dan setiap kehidupan tidak dapat dilepaskan dari berbagai macam pengaruh yang dapat memp...
INDIKATOR SEKOLAH BERMUTU BAIK (Mencari Solusi Berbagi Obrolan Kegundahan)

INDIKATOR SEKOLAH BERMUTU BAIK (Mencari Solusi Berbagi Obrolan Kegundahan)

Tarbiyah
INDIKATOR SEKOLAH BERMUTU BAIK (Mencari Solusi Berbagi Obrolan Kegundahan) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara agenda yang harus terus dijalankan dalam dunia pendidikan hari ini, adalah mewujudkan masyarakat terdidik. Banyak upaya telah dilakukan pemerintah, di samping merupakan amanah konstitusional sebagaimana tertuang dalam Pembukaan UUD 1945 tentang tujuan dibentuknya negara Republik Indonesia adalah untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, juga merupakan tuntutan zaman yang terus kian berubah. Menurut Prof. Dr. H.A.R. Tilaar, selama perjalanan berbangsa dan bertanah air, dirinya telah mencatat dan mencermati empat indikator perkembangan sistem pendidikan nasional; popularisasi pendidikan melalui gerakan education for all (di antaranya tahun 1984 menerapkan wajib belajar 6 ...
MENYOAL KEMBALI DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN

MENYOAL KEMBALI DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN

Tarbiyah
MENYOAL KEMBALI DASAR DAN TUJUAN PENDIDIKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membicarakan pendidikan tidak lepas dari membicarakan dasar dan tujuan pendidikan, karena keduanya merupakan pintu pokok untuk dapat memahami kemana arah suatu pendidikan akan diarahkan. Dalam konteks Indonesia, sudah tentu yang harus dijadikan dasar pendidikan itu adalah falsafah negara, Undang-Undang Dasar 1945 serta ketentuan-ketentuan lainnya sebagai aturan tata pelaksanaannya. Menentukan dasar pendidikan, menjadi sesuatu yang sangat penting, di mana tujuan pendidikan sangat ditentukan oleh pandangan hidup (way of life) orang yang mendesainnya. Pandangan hidup itu sangat ditentukan pula oleh kecenderungan-kecenderungan warisan nilai yang ada padanya, baik kecenderungan agama, filsafat maupun pandangan nen...
SEKULARISASI PENDIDIKAN (Sebuah Catatan Kritik)

SEKULARISASI PENDIDIKAN (Sebuah Catatan Kritik)

Tarbiyah
SEKULARISASI PENDIDIKAN (Sebuah Catatan Kritik) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara tujuan yang ingin dicapai dari pendidikan Islam itu adalah agar manusia menggapai "kebahagiaan dunia" dan "kebahagiaan akhirat." Kedua-duanya bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan satu sama lainnya (antagonis), melainkan harus diseimbangkan dan diselaraskan, serta disikapi dengan adil. Baik kebahagiaan dunia maupun kebahagiaan akhirat (sa'âdatud dârain), keduanya harus ditempuh dengan ilmu. Maka lahirlah apa yang disebut "ilmu dunia" dan "ilmu akhirat." Dengan ilmu dunia manusia dapat mengelola dan memelihara bumi dengan segala isinya, juga dengan ilmu akhirat manusia dapat mengetahui tujuan akhir hidupnya. Meminjam istilah Syaikh Abdurrahman Nâshir Sa'di, ilmu syar'i bersifat langsung tujuan

This site is protected by wp-copyrightpro.com