Rabu, Januari 19MAU INSTITUTE
Shadow

Tarbiyah

TAUTSIEQUL HIMMAH; IKHTIAR MENGOKOHKAN BUDAYA ILMU SANTRI AKHIR PESANTREN PERSATUAN ISLAM CIBATU-GARUT

TAUTSIEQUL HIMMAH; IKHTIAR MENGOKOHKAN BUDAYA ILMU SANTRI AKHIR PESANTREN PERSATUAN ISLAM CIBATU-GARUT

Pendidikan, Tarbiyah, Uncategorized
TAUTSIEQUL HIMMAH; IKHTIAR MENGOKOHKAN BUDAYA ILMU SANTRI AKHIR PESANTREN PERSATUAN ISLAM CIBATU-GARUTOleh:Bidang Publikasi dan Dokumentasi Untuk memberikan pembekalan bagi santri akhir, Pesantren Persatuan Islam 81 Cibatu Garut telah menyelenggarakan program "pematangan" berupa daurah santri selama sepekan lamanya. Selain santri Rijaalul Ghad dan Ummahaatul Ghad dimatangkan kembali ingatan kognetif, afektif, dan psikomotoriknya, juga diberikan berbagai wawasan kekinian lainnya. A. Dialog Pendidikan Islam Dengan menghadirkan Dr. H. Adian Husaini, M.Si [Kaprodi doktoral Pendidikan Islam UIKA Bogor, Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia] yang didampingi Mudier 'Aam Pesantren, suguhan pembahasan lebih diarahkan kepada bagaimana santri harus merasa bangga dan mulia menjadi ...

BERAMAL DI TENGAH KEFANAAN

imamah, Tarbiyah, Uncategorized
BERAMAL DI TENGAH KEFANAAN// Selain maknanya dekat, sementara, kata ad-dunyaa beririsan makna dengan diinun [agama] dan dainun [utang]. Keduanya bermuara kepada kata al-jazaau, maknanya "balasan". Karenanya, kenikmatan dunia bersifat sementara. Ath-Thabari rahimahullaah berkata: Aku pernah mendengar Abu Bakar Asy-Syibli mengatakan: "Jika engkau melihat dunia dengan segala kemewahannya, maka lihatlah tempat pembuangan sampah, seperti itulah dunia. Jika engkau ingin melihat hakikat dirimu, maka ambillah segenggam tanah, karena engkau diciptakan darinya, akan kembali menjadi tanah, dan dibangkitkan pun ketika engkau sedang terkubur tanah. Dan jika engkau ingin melihat keadaan dirimu, maka lihatlah apa yang keluar dari isi perutmu ketika engkau ada di kakus. Siapa saja yang keadaannya sep...
BERISLAM TINGKAT IMAN; RENUNGAN KESADARAN DIRI (Perkuliahan ‘Aqidah Pesantren Ahad di Politeknik Al-Islam Bandung Yayasan RSI-KSWI Jawa Barat)

BERISLAM TINGKAT IMAN; RENUNGAN KESADARAN DIRI (Perkuliahan ‘Aqidah Pesantren Ahad di Politeknik Al-Islam Bandung Yayasan RSI-KSWI Jawa Barat)

Hikmah, Tarbiyah, tasqafah, Uncategorized
BERISLAM TINGKAT IMAN; RENUNGAN KESADARAN DIRI (Perkuliahan 'Aqidah Pesantren Ahad di Politeknik Al-Islam Bandung Yayasan RSI-KSWI Jawa Barat)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Berangkat dari sebuah pertanyaan, berimankah kita? Tentu jawabannya tidak semudah pertanyaannya. Pertanyaan ini mengingatkan kita pada peristiwa masa lampau, di mana hal ini terjadi di kalangan orang-orang shalih terdahulu, baik kalangan shahabat, taabi'in, atau pun generasi sesudahnya. Dikatakan oleh Ibnu Abi Najih: "Seseorang bertanya kepada Al-Hasan, apakah anda orang beriman? Kalau yang dimaksud beriman di situ adalah mengimani Allah 'azza wa jalla, para malaikatNya, para rasulNya, kitab-kitabNya, adanya hari akhir, adanya sorga, adanya hari kebangkitan, dan adanya hari penghisaban, tentu aku seorang yang b...
TERUSLAH MELANGKAH NAMUN JANGAN LENGAH

TERUSLAH MELANGKAH NAMUN JANGAN LENGAH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
TERUSLAH MELANGKAH NAMUN JANGAN LENGAH// "Sesungguhnya hanya orang-orang yang bershabar yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” [QS. Az-Zumar/39:10]. Itulah kalam Allah 'azza wa jalla yang mengingatkan bahwa shabar itu wajib dipelihara. Tak terkecuali shabar menghadapi zaman yang semakin melaju dengan segala problematikanya. Selain ikhtiar yang tak boleh berhenti, juga shabar dalam berprinsip dan berpegang pada agama di tengah pusaran aneka kemusykilan. Maju kena, mundur pun kena. Kondisi dilematis seperti inilah yang terkadang sering menggiring kita pada sikap salah tingkah, dan berujung pada salah kaprah. Rasulullaah shallallaahu ‘alaihi wa sallam menuturkan dalam sabdanya: Ya'tii 'alan naasi zamaanun, ash-shaabiru fiihim 'alaa diinihi kalqaabidhi 'alal jamri; “Akan tiba waktuny
PAHLAWAN KELUARGA

PAHLAWAN KELUARGA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
PAHLAWAN KELUARGA// 22 Desember, ditetapkan sebagai "hari ibu". Agar tidak timpang, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi [PPIP] mengusulkan ada "hari ayah" pada 12 November. Bahkan di Eropa dan Amerika, 19 November dikenal dengan "hari lelaki" sedunia. Dalam Islam sudah jelas, diperingati atau tidak diperingati, memuliakan "ayah" dan "ibu" adalah kewajiban. Di samping itu, diciptakannya laki-laki dan perempuan merupakan tanda-tanda kebesaran Allah 'azza wa jalla sebagai makhluq berpasang-pasangan [azwaaj]. Untuk menyebut kemuliaan keduanya, Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam menggunakan kata "abawaahu" [artinya: kedua orang tua]. Para ahli ilmu memberikan penjelasan, kata "abun-ummun" berbeda dengan kata "waalid-waalidah". Yang pertama maknanya "orang tua ideologis", sedangkan yang k...
MENJADI MUWAHHID

MENJADI MUWAHHID

Hikmah, Tarbiyah
MENJADI MUWAHHID// Bagi pembaca Al-Qur'an, siapa yang tak kenal Luqmanul Hakim? Sosok bijak yang bukan Nabi, bukan pula Rasul. Para mufassir tak mendetailkan ketepatan asal muasalnya, sekalipun ada yang menyebut dari Sudan. Yang jelas, Ibnu Katsir memaparkan perawakannya; hitam, pendek, keriting, tak mancung, dan bibir tebal. Namanya populer seperti para Nabi dan keluarganya semisal Alu 'Imran. Allah 'azza wa jalla memberikan keutamaan berupa hikmah, yakni "ilmu di atas ilmu" di mana segala nasihatnya menjadi anutan. Sangatlah wajar, namanya diabadikan dalam kitab suci dengan nama "Surat Luqman". Karakteristik nasihatnya yang paling utama adalah "ketauhidan", Yaa bunayya laa tusyrik billaah innas syirka lazhulmun 'azhiim; "Wahai ananda, janganlah engkau menyekutukan Allah! Sesungguhny...
NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA

NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA

Hikmah, Tarbiyah
NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA// Jauh sebelum Al-Qur'an turun, nama manusia termulia sudah tercantum dalam kitab-kitab sebelumnya. QS. As-Shaff/61:6 mewartakan, Nabiyullaah 'Isa 'alahis salaam menyebutkan akan lahirnya Nabi akhir zaman bernama "Ahmad". Sejumlah Ahli Tafsir menuturkan, nama tersebut merupakan satu di antara nama Sang Rasul sebagaimana ditegaskan hadits Al-Bukhari dan Muslim dari shahabat Muhammad bin Jubair bin Muth'im radhiyallaahu 'anh. Al-Ashbahani menjelaskan, kata "Ahmad" merupakan isim tafdhil untuk menyebut lebih dari sekadar Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam. Artinya, beliau dilebihkan dalam beberapa hal dari para Nabi sebelunya. Bukanlah sesuatu yang rahasia, para ilmuwan Timur dan Barat di segala masa mengakuinya secara ilmiah. Demikia...
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG// Bukan karena berderetnya gelar, atau menggunungnya kedudukan dan jabatan. Sekalipun semua itu penting, namun bukanlah tujuan utama. Karena terkadang, hiasan-hiasan tersebut kerapkali menyandera diri, bahkan sering menutupi kebenaran yang sesungguhnya. Untuk itulah para ulama sering mengingatkan, agar kita tidak terpelanting dan terpeleset karenanya. Al-Hafizh Ibnu Qayyim rahimahullaah menuturkan: "Setiap kali ilmu seorang hamba itu melimpah ruah, maka semakin lapang dan luas pula dadanya. Dan ini tidak berlaku bagi semua ilmu, melainkan ilmu yang diwariskan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, yakni ilmu yang bermanfaat. Pemiliknya adalah manusia yang paling lapang dadanya, paling tidak sempit hatinya, paling baik budi pekertinya, dan paling ber...
MEMORI SANTRI

MEMORI SANTRI

Tarbiyah, Uncategorized
MEMORI SANTRI// Para psikolog percaya, reuni bisa mendatangkan kebaikan; mengembalikan jati diri, mengasah ingatan, mengubah pandangan, introspeksi diri, dan munculnya gagasan. Tak mustahil, ada ketidak baikan. Semua itu, sangat tergantung pada nawaitu-nya. Dengan semangat persaudaraan dan berbagi kebaikan, sudah tentu majelis tersebut menjadi ruang yang diberkahi. Al-ashlu fii ijtimaail khirriijien shilatur rahimi wa jalbul mashlahah illaa maa dallas syaiu 'alaa khilaafihi; "Asal dalam pertemuan alumni adalah shilaturrahim dan mendatangkan kemashlahatan kecuali ada sesuatu yang memalingkannya". Dengan berkumpul, diharapkan ada banyak solusi ditemukan. Minimalnya, selain mengulang memori baik dan memperbaiki nucleus accumbens, yaitu otak kesenangan. Juga, dapat memecahkan persoalan be...
DUNIA DALAM GENGGAMAN

DUNIA DALAM GENGGAMAN

Tarbiyah, Uncategorized
DUNIA DALAM GENGGAMAN // Di antara tanda globalisasi adalah: komunikasi semakin terbuka, tak ada batas teritorial, dan transparansi menjadi sesuatu yang niscaya. Di samping itu, kebutuhan terhadap alat menjadi hal yang tak bisa dihindari. Menghadapi perubahan dan era percepatan (disruption era) ini, sangat memungkinkan munculnya dua kelompok; Bagi para kreator, kondisi ini merupakan momentum tepat melejitkan diri. Sedangkan mereka yang kurang familiar, bisa menjadi beban yang menyebabkan dirinya ketinggalan atau ditinggalkan. Sebagaimana diisyaratkan QS.49:13, bahwa adanya "kampung global" ['aulamah] merupakan sunnatullaah, di mana Allah 'azza wa jalla telah menjadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Artinya, globalisasi itu sebuah kenyataan. Agar arus global tak membawa fi...
AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

Tarbiyah, tasqafah, Uncategorized
AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Setiap tiba bulan Rabi'ul Awwal, hampir negeri-negeri Muslim (terutama Asia Tenggara), yang namanya penyambutan terhadap hari kelahiran Nabi akhir zaman sangat meriah. Apabila ditanya mengapa hal itu dilakukan? Maka jawabannya adalah, "karena kami mencintai Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam". Sungguh jawaban yang luar biasa, di mana kecintaan terhadap seseorang yang dicintai melahirkan sikap yang sangat penuh perhatian. Terlebih-lebih Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan "al-mar'u ma'a man ahabba; seseorang itu akan berkumpul (di hari kiamat) bersama orang yang dicintainya" (HR. Bukhari, no. 6169 dan Muslim, no. 2640 dari Ibnu Mas'ud radhiy...
KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN

KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN// 23 tahun telah berlalu, waktu itu selain terus bershilaturrahim ke tokoh-tokoh "Kabul" [sebutan Kampung Bulu Tambun Bekasi] hingga satu tahun [1998-1999]. Pengajian anak-anak, pemuda/i, dan pengajian masyarakat mulai dijajaki. Itulah modal awal lahirnya pendidikan TK/RA, MDA, Dasar, dan Menengah Dewan Da'wah. Ketika mau mengawali aktivitas publik, qaddarallaah belum ada alat apa-apa, akhirnya Ustadz Syuhada Bahri menghadiahkan mesin Tik bekas. Agenda pun berjalan, walau kondisi jamaah masjid baru hitungan jari. Untuk lebih terarahnya pembinaan, selalu ada "pengawalan ilmiah" berupa literasi pokok. Atas saran Ustadz Muzayyin Abdul Wahab, dimulailah dengan tafsir Surat Yasin, Surat Luqman dalam Tafsir Ibnu Katsir, fiqih dan haditsnya dengan Syar...
ANAKING, JIMAT AWAKING!!!

ANAKING, JIMAT AWAKING!!!

Tarbiyah, Uncategorized
ANAKING, JIMAT AWAKING!!!// Betapa perhatiannya para ulama akan nasib para peserta didik; Al-Ghazaly menulis risalah Ayyuhal Walad, Ibnu Qayyim menulis Tuhfatul Waduud fii Ahkaamil Mauluud. Tuan Ahmad Hassan menulis Wahai Anakku, Wahai Cucuku, dan Wahai Puteriku. Demikian pula buku legend yang selalu dijadikan rujukan oleh Jurusan Pendidikan Islam, yaitu Tarbiyatul Aulaad fil Islaam karya Dr. Nashih 'Ulwan. Tentu, masih banyak judul buku lainnya. Sungguh, apabila mentadabburi kembali terminologi Al-Qur'an dan Hadits Nabi, maka akan ditemukan beragam akar pendidikan dalam Islam. Mulai dari ta'liim (penyampaian ilmu secara umum), tadriis (penyampaian ilmu secara terukur), tarbiyah (penyampaian ilmu secara momongan), ta'diib (penyampaian ilmu secara etika/ keteladanan), tahdziib (penyamp...
MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH

MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH … 1️⃣QS. At-Takwiir/81:29 terkait kehendak Allah 'azza wa jalla merupakan jawaban bahwa: "Menggantungkan segala urusan sepenuhnya kepada Allah, atau pun melepaskan segala urusan sepenuhnya dari Allah adalah kesesatan." Demikian menurut As-Sa'di. 2️⃣Al-Mawardi menegaskan: "Bersabar atas taqdir yang menimpa adalah pahala, sedangkan berkeluh kesah adalah perbuatan dosa." 3️⃣Hubungannya dengan wabah, ikhtiar manusia tidak lepas dari tiga pendekatan utama; Mematuhi aturan wahyu sebagai "protokoler langit" dengan taqarrub kepadaNya, menghargai ilmu pengetahuan sebagai "protokoler bumi" dengan segala temuannya, dan mendengarkan arahan ulama rabbaniy yang menentramkan sebagai firasat mukmin merupakan keniscayaan. 4️⃣Integralitas ilmu langit dan ilmu bumi ten
MENYALAKAN SEMANGAT PENGORBANAN DI TAHUN KESEDIHAN (Risalah ‘Iedul Adhha 1442 H.)

MENYALAKAN SEMANGAT PENGORBANAN DI TAHUN KESEDIHAN (Risalah ‘Iedul Adhha 1442 H.)

Da'wah, Materi Kajian, Tarbiyah, tasqafah, Uncategorized
MENYALAKAN SEMANGAT PENGORBANAN DI TAHUN KESEDIHAN (Risalah 'Iedul Adhha 1442 H.)Oleh:Teten Romly Qomaruddien A. Muqaddimah حمدا و شكرا لله نحمده ونستعينه و نستغفره، نصلي و نسلم على رسول الكريم، وعلى اله و أصحابه، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين … أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. أما بعد: Ma'aasyiral Muslimiin A'azzakumullaah Atas idzin dan qudrah Allah 'azza wa jalla. Sekalipun ada di tengah-tengah suasana duka dan keprihatinan yang mendalam, sampai hari ini kita masih bisa menikmati dan merasakan suasana bahagia, di mana alunan takbir, tahlil, dan tahmid masih dapat bergema. Mememecah kesunyian alam, menambah 'izzah diri, semangat bertahan untuk menjalani kehidupan, dan selalu siap untuk berkorban demi kegemilangan masa depan. Diiring
error: Content is protected !!