MENGGAGAS FORUM BINA MUALLAF INDONESIA;

MENGGAGAS FORUM BINA MUALLAF INDONESIA;

Jelang akhir tahun 2018, tepatnya 20/ 12/ 18 BAZNAS kembali menggelar FGD. KH. Cholil Nafis, Ph.D (Komisi Dakwah MUI Pusat) menuturkan: Prinsipnya pembinaan muallaf harus mengacu pada kaidah yassiruu walaa tu’assiruu, yakni memudahkan dan tidak menyulitkan. Sedangkan kurikulum, tidak lepas dari tiga hal pokok; materi iman/ ‘aqiedah, materi ibadah/ fiqih dan akhlaq/ pengejawantahan ihsan. Sementara Shalahuddin al-Ayyubi, Lc., MA. (Muallaf Centre Baznas) memaparkan: “Perlu adanya standarisasi administrasi muallaf.” Perhelatan ini dihadiri perwakilan Pusat Kajian Dewan Da’wah, perwakilan KDK MUI Pusat, perwakilan Istiqlal, Dompet Dhu’afa, PITI, KNAP dan lain-lain. Gagasan penting yang perlu diapresiasi di antaranya: menyusun Fiqih Muallaf Praktis, membentuk Forum Bina Muallaf lndonesia (sebagai wadah pembinaan dan advokasi) di samping pentingnya “menyegarkan kembali pencarian modus vivendi antar ummat beragama.” (TenRomlyQ, Ashley Hotel Jakarta, Akhir Thn 2018)

Print Friendly, PDF & Email
News Reporter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site is protected by wp-copyrightpro.com