Jumat, Mei 1MAU INSTITUTE
Shadow

Tarbiyah

DAHSYATNYA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH ‘AZZA WA JALLA

DAHSYATNYA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH ‘AZZA WA JALLA

Tarbiyah
DAHSYATNYA TANDA-TANDA KEBESARAN ALLAH 'AZZA WA JALLA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Secara berurutan, Allah 'azza wa jalla membentangkan gugusan ayat-ayatNya. Diawali dengan kalimat wa min aayaatihi; "dan di antara tanda-tanda kebesaranNya", juga diakhiri dengan kalimat inna fie dzaalika la-ayaatin; "sesungguhna dalam hal itu, ada tanda-tanda besar ...". Namun ayat pertama dan akhir, tidak menggunakan dengan kalimat serupa, melainkan bersifat penegasan informasi saja. (Lihat QS. Ar-Ruum/30 : 20 - 25). Sungguh keenam ayat mulia ini, menunjukkan betapa bukti-bukti kebesaran Allah yang terdapat di alam semesta begitu sangat menakjubkan dan "menggedor" ruang kesadaran ummat manusia untuk dapat mengambil pelajaran sebaik-baiknya dengan penuh bijak dengan mengerahkan segala kemampuan...
INDAHNYA REMBULAN CANTIKNYA BINTANG

INDAHNYA REMBULAN CANTIKNYA BINTANG

Hikmah, Tarbiyah
INDAHNYA REMBULAN CANTIKNYA BINTANG Oleh: Teten Romly Qomatuddien Gelapnya langit dan bertaburannya benda jagat raya kian menambah eloknya pemandangan malam. Dengan penuh ketundukkan dan kepatuhan akan perintah Penciptanya, mereka berputar sesuai garis edar menurut qadarNya. Timbul tenggelam kadang kita melihatnya, menunjukkan bahwa semua berjalan seiring iradahNya. Berjuta-juta makhluq angkasa menunjukkan keagunganNya, terdiri dari galaksi bima sakti dan andromeda yang tak terhitung jumlahnya. Di antara semua; ada matahari yang selalu setia menemani dengan cahaya terang di waktu siang, ada rembulan dengan pantulan sinarnya terangi malam dan ada gugusan bintang gemintang dengan kelap kelipnya, semakin hiasi indahnya langit di waktu malam. Setiap waktu mereka muncul datang...
AMANAH AGUNG ITU BERUPA KEWAJIBAN AGAMA

AMANAH AGUNG ITU BERUPA KEWAJIBAN AGAMA

Tarbiyah
AMANAH AGUNG ITU BERUPA KEWAJIBAN AGAMA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Merupakan sunnatullaah, semua makhluk telah diciptakan sesuai dengan fithrah dan kehendak Allah 'azza wa jalla. Ada yang hidup di daratan, ada pula yang hidup di lautan. Ada yang hidup di angkasa raya, ada pula yang hidup di perut bumi. Sebahagian menjadi makhluk pemangsa, dan yang lainnya menjadi makhluk yang dimangsa. Semua itu tidaklah tercipta dengan sia-sia, melainkan banyak hikmah dibalik semua penciptaanNya. Di antara makhluk yang memiliki keunggulan, adalah manusia. Di samping diberikan organ yang sempurna, juga dianugerahkannya akal ('aql). Namun, seringkali manusia tidak menyadarinya. Semakin Allah turunkan anugerah kenikmatan dan kelebihan, semakin berat pula amanah yang diembannya. Itulah yang dis...
RAGAM MODEL GURU

RAGAM MODEL GURU

Pendidikan, Tarbiyah, Uncategorized
RAGAM MODEL GURU Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Masih terngiang dalam ingatan dan terbersit dalam pikiran, sungguh yang namanya Guru itu memiliki ragam yang berbeda. Itulah uraian yang dipaparkan para pemateri dalam perhelatan Tadriebul Mudarrisien di lingkungan pendidikan dan latihan Dewan Da'wah tentang hubungan orang tua, murid dan guru. Acara yang dipimpin penulis sendiri (waktu itu sebagai Ketua Biro Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Pendidikan Dewan Da'wah), mencatat hal-hal penting berikut ini: KH. Syuhada Bahri (sebagai aktivis senior dan Ketua Umum Dewan Da'wah saat itu) menjelaskan, bahwa Alloh 'azza wa jalla adalah "Guru" orang-orang bertakwa. Menurutnya, firman Ilahy yang tertuang dalam kalamNya: "Wattaqullaaha wa yu'allimukumullaahu; Bertakwalah kamu semua, ...
AGAR CINTA TIDAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

AGAR CINTA TIDAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

Tarbiyah
AGAR CINTA TIDAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Setiap tiba bulan Rabi'ul Awwal, di sebahagian negeri berpenduduk Muslim (terutama di Asia Tenggara) penyambutan akan hari kelahiran Nabi akhir zaman sangat meriah. Apabila ditanya mengapa hal itu dilakukan? Maka jawabannya adalah: "karena kami mencintai Rasulullaah shalallaahu 'alahi wasallam".   Sungguh jawaban yang luar biasa, di mana kecintaan terhadap seseorang yang dicintai melahirkan sikap yang sangat penuh perhatian. Terlebih-lebih Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wasallam mengisyaratkan: "Al-mar'u ma'a man ahabba; seseorang itu akan berkumpul (di hari kiamat) bersama yang dicintainya" (HR. Bukhari 6169 dan Muslim 2640 dari Ibnu Mas'ud ...
error: Content is protected !!