Minggu, September 26MAU INSTITUTE
Shadow

TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARA

TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARAP … Seberapa pun kadar amal seseorang, maka Allah ‘azza wa jalla akan membalasnya. Namun bagaimana jadinya, apabila amal yang telah dilakukan membuat dirinya lupa dan khilaf? Lupa kalau yang membuat seseorang masuk ke jannahNya, adalah rahmat Allah. Khilaf karena terlampau yakin, bahwa amalannya sudah terasa sangat cukup hingga ia melalaikannya. Padahal, amalan hendaknya tetap dijalankan dalam kesinambungan. Sementara berharap ridha dan kasih sayangNya (rajaa’), wajib terus dipelihara. Syaikh Ibnu Baz rahimahullaah dalam Nuurun ‘alaa ad-Darbi, ketika mengurai hadits “Tidaklah seseorang masuk sorga dengan amalan, melainkan karena rahmat Allah” (HR. Bukhari-Muslim dari ‘Aisyah radhiyallaahu ‘anh). Menurutnya, kalaupun dengan amalan, maksudnya adalah amalan yang di dalamnya mengandung rahmat dan maghfirahNya. “Berharap tak berarti diam, namun bergerak yang terukur sembari meyakini bahwa Dzat yang Maha mengetahui akan mengabulkannya.” Semoga!!! … (@TRQ, 20/08/21)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!