BER-ISLAM ALA SHAHABAT NABI; IKHTIAR MENJADI GENERASI PEWARIS KEBAIKAN
Oleh: Teten Romly Qomaruddien
Saat kata "Islam" disebut, maka tidak ada yang lebih tepat untuk disandarkan terhadap kata tersebut melainkan Allah 'azza wa jalla dan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam. Demikian pula, saat menyebut keduanya tidak bisa dilepaskan dari sumber yang diturunkan dan dibawakan, yakni Kitaabullaah dan Sunnah Nabi. Karena itulah, tidak keliru apabila para ulama selalu menyandingkan antara Islam dengan Sunnah bagaikan dua sisi dari satu keping mata uang yang tidak terpisah.
Pandangan tersebut selaras dengan ungkapan Imam Abu Muhammad bin Hasan bin 'Ali bin Khalaf al-Barbahari [w. 329 H.] yang menegaskan "Islam adalah Sunnah dan Sunnah adalah Islam" sebagaimana diuraikannya:
اعلموا أن الإسلام هو السنة، والسنة هي الإسلام، ولا يقوم أحدهما إلا بالآخر....













