Selasa, April 21MAU INSTITUTE
Shadow

Tsaqofah

KEMBALI KE PESANTREN; MENJALIN UKHUWWAH DAN MENGUATKAN PERAN

KEMBALI KE PESANTREN; MENJALIN UKHUWWAH DAN MENGUATKAN PERAN

Pendidikan, Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Suasana lebaran, seperti halnya 'Iedul Fithri 1446 H tahun ini. Bagi "insan pesantren", merupakan kesempatan dan memiliki makna tersendiri. Bukan persoalan modern atau tradisional, juga bukan masalah perkotaan atau pedesaannya. Yang jelas pesantren, yakni tempat para santri menimba ilmu dan menempa pengalaman hidup. Bahkan bukan sekadar aktivitas apektif, kognetif dan psikomotorik terbatas dalam ruang lingkup kawasan pesantren semata, melainkan kawasan yang melibatkan masyarakat luas. Sebagai lumbung kader, tempat persemaian dan pembibitan calon pemimpin umat, maka tempat ini layak apabila dimasukkan sebagai "pilar kekuatan umat" di antara dua pilar lainnya [yaitu masjid dan kampus]. Allaahu yarhamh Dr. Mohammad Natsir [sang maestro dakwah tanah air], m...
GELOMBANG DALAM GELAS; MENYANGGA KEMULIAAN AGAMA DI TENGAH PRAHARA

GELOMBANG DALAM GELAS; MENYANGGA KEMULIAAN AGAMA DI TENGAH PRAHARA

Da'wah, Hikmah, Tokoh, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bagaikan pohon tinggi menjulang; Semakin tinggi, semakin kencang pula anginnya, semakin tembus menuju langit semakin berat pula ujiannya. Itulah gambaran umum kekhalifahan 'Ali bin Abi Thalib bin 'Abdil Muthalib radhiyallaahu 'anh. Lahir dari seorang ibu bernama Fathimah binti Asad bin Hasyim bin 'Abdi Manaf. Pengangkatannya sebagai Khalifah ke-empat tidak seperti pengangkatan kepemimpinan [istauwlaa] sebelumnya; Simalakama yang penuh intrik, syak wasangka dan kecurigaan berkecamuk menyelimuti mereka. Bagaimana tidak, wafatnya sang Khalifah 'Utsman secara tragis oleh gerombolan pemberontak yang terhasut bara fitnah membuat situasi Madinah chaos tidak menentu. Siapa kawan dan siapa lawan, berbaur menjadi satu dengan kaum pemberontak. Tidak terkecuali, me...
GHANIYYUN SYAAKIRUN; KONGLOMERAT YANG MEMILIKI RASA TAKUT DAN RASA MALU

GHANIYYUN SYAAKIRUN; KONGLOMERAT YANG MEMILIKI RASA TAKUT DAN RASA MALU

Hikmah, Tokoh, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Tidak sempurna rasanya, apabila membicarakan orang-orang mulia yang dermawan melewatkan sosok laki-laki "tajir abis" yang kekayaannya diabadikan sampai hari ini. Utsman bin 'Affan bin Abul 'Ash bin Umayyah bin Syamsin bin 'Abdi Manaf radhiyallaahu 'anh, inilah nama sang Khalifah ke-tiga yang dijuluki dengan dzun nurain, yakni pemilik "dua cahaya" yang dipersuntingkan dengan dua putri Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam [Ruqayyah dan Ummu Kultsum radhiyallaahu 'anhumaa]. Ketertarikan kepada kemuliaan seniornya Abu Bakar as-Shiddiq radhiyallaahu 'anh karena masuk Islam, membuat dirinya berada pada barisan as-saabiquunal awwaluun, yakni orang-orang yang pertama kali masuk Islam. Saat Khalifah 'Umar merasakan ajalnya semakin dekat [pasca peristiwa...
MENDIGDAYAKAN ISLAM DI BALIK KESEDERHANAAN

MENDIGDAYAKAN ISLAM DI BALIK KESEDERHANAAN

Da'wah, Hikmah, Tokoh, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Setelah mengetahui keistimewaan dari kepribadian [manaaqib] shahabat Abu Bakar As-Shiddiq radhiyallaahu 'anh, kini gilirannya mendulang hikmah sang Khalifah kedua kaum Muslimin yang dikenal dengan panggilan Abu Hafshin dan julukan Al-Faruuq. Gelar tersebut disematkan pada dirinya, karena sikapnya yang teguh dalam membedakan antara haq dan bathil. Adapun nama aslinya adalah 'Umar bin Khathab bin Nufail al-Quraisyi, yang mata rantai nasabnya bertemu dengan silsilah Rasulullaah pada datuk Ka'ab bin Lu'ay. Demikian Syaikh Muhammad al-Hudhari Beik memaparkan dalam Itmaamul Wafaa Fii Siiratil Khulafaa (Daarul Fikri: Tp. Tahun, hlm. 64) Sulit untuk tidak percaya, betapa orang-orang terbaik di samping Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam memberikan p...
KEDEKATAN TIADA LAWAN; PERSAHABATAN UNIK YANG PALING MENARIK

KEDEKATAN TIADA LAWAN; PERSAHABATAN UNIK YANG PALING MENARIK

Da'wah, Hikmah, Tokoh, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bagi para pembaca kitab Siirah Nabawiyyah atau Siirah Shahaabah, penggalan episode orang-orang mulia yang tidak mungkin terlewatkan adalah mereka Khulafaaur Raasyidiin. Para pengganti "kepemimpinan umat" dalam menjaga, memelihara dan mengembangkan risalah Allah 'azza wa jalla dan sunnah rasul-Nya. Selain itu, mereka pun memiliki kewajiban untuk menyebarkan misi kemanusiaan ke seantero jagad dengan landasan petunjuk Ilahi dan risalah kenabian tersebut. Panggilan terbaik pun layak disematkan untuk mereka sebagai "cikal bakal" generasi terbaik; Mulai dari orang-orang terdahulu mengenal Islam [as-saabiquunal awwaluun], sebaik-baiknya manusia [khairun naas], sebaik-baiknya abad [khairul quruun], hingga sebaik-baiknya umat [khairu ummah]. Sifat dan karakte...
PERKEMBANGAN RISALAH ‘AQIDAH DALAM BERAGAM PERSPEKTIF

PERKEMBANGAN RISALAH ‘AQIDAH DALAM BERAGAM PERSPEKTIF

Aqidah, Da'wah, Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sesuai makna asalnya, 'aqiidah berasal dari kata 'aqdun yang mengandung makna ribthun [artinya: ikatan kokoh]. Mayoritas ulama menarasikannya dengan kalimat terminologi "al-iimaanul jaazimu billaahi 'azza wa jalla wa maa yajibu lahu fii uluuhiyyatihi wa rubuubiyyatihi wa asmaaihi wa shifaatihi", yakni kepercayaan atau keimanan yang pasti terhadap Allah 'azza wa jalla dan apa-apa yang wajib bagi-Nya dari perkara uluuhiyyah, rubuubiyyah, asmaa dan semua sifat-Nya. Bahkan para ulama menambahkannya dengan keimanan terhadap rukun iman yang enam, mengimani perkara pokok-pokok agama yang datang dari ayat al-Qur'an dan hadits Nabi yang shahih, mengimani perkara ghaib dengan segala kabarnya, serta mengimani apa yang telah menjadi kesepakatan [ijmaa'] generasi um...
DARI BAITUL MAQDIS HINGGA DAMASKUS: TAHNIAH KEMENANGAN ATAS PEMBEBASAN BUMI ISRA MI’RAJ

DARI BAITUL MAQDIS HINGGA DAMASKUS: TAHNIAH KEMENANGAN ATAS PEMBEBASAN BUMI ISRA MI’RAJ

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Dalam catatan sejarah, selain Isra Mi'raj peristiwa penting lainnya yang pernah terjadi di bulan Rajab adalah pembebasan Baitul Maqdis yang terjadi pada 27 Rajab, 583 H./ 1187 M. di bawah perjanjian "Shulh al-Ramlah" pada masa Sulthan Shalahuddin al-Ayyubi. Mengingatkan kembali peristiwa terakhir tersebut, menjadi lebih bermakna apabila dikaitkan dengan gelora pembebasan negeri Syam awal tahun 2025 ini. Membicarakan Isra' Mi'raj, maka tidak bisa dilepaskan dari pembahasan bumi Syam yang mulia. Terutama Masjidul Aqsha, yang karena keberkahannya tidak diragukan. Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam menganjurkan, agar umatnya berziarah ke masjid tersebut: لا تشد الرِّحَالُ إِلاَّ إِلَى ثَلاَثَةِ مَسَاجِدَ مَسْجِدِى هَذَا وَمَسْجِدِ الْحَرَامِ وَ...
KALEIDOSKOP BIDANG KAJIAN DAN GHAZWUL FIKRI; REKAM JEJAK MADRASAH LANTAM MENARA DAKWAH

KALEIDOSKOP BIDANG KAJIAN DAN GHAZWUL FIKRI; REKAM JEJAK MADRASAH LANTAM MENARA DAKWAH

Da'wah, Kebangsaan, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien A. Selayang Pandang Sejalan dengan visi Bidang Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia [selanjutnya ditulis Dewan Dakwah], yaitu: "Terwujudnya bidang kajian yang menjunjung tinggi integritas moral, literasi ilmiah, edukatif, hikmah dan wasathiyyah", maka bidang ini pun merincikan beberapa tujuan pencapaian yang ingin dituju dengan misi-misi berikut: 1] Mengawal umat dengan panduan ilmu yang benar, 2] Mencerahkan umat dengan bimbingan berpikir yang selamat, 3] Mengajak umat menjalankan dakwah binaa'an dan difaa'an dengan penuh hikmah, 4] Menghidupkan pola wasathiyyah dalam manhaj 'aqidah, ibadah, dan akhlaq dalam bingkai ahlus sunnah wal jamaa'ah, dan 5] Mengokohkan sinergi perjuangan yang berteraskan ke-Islaman dan ke-Indonesiaan. ...
SIAGA BENCANA ‘AQIDAH; AGAR UMAT SELAMAT DARI SYUBHAT TAHUNAN

SIAGA BENCANA ‘AQIDAH; AGAR UMAT SELAMAT DARI SYUBHAT TAHUNAN

Aqidah, Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Perubahan waktu ke waktu; Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam, hari demi hari, pekan demi pekan, tahun demi tahun, bahkan abad demi abad. Semua itu merupakan sunnatul kaun atau sunnatullaah, yakni perjalanan peristiwa zaman yang telah menjadi kuasa Dzat yang Maha menciptakan. Itulah perguliran yang akan terus berulang [sunnatul mudaawalah]. Allah 'azza wa jalla berfirman: وتلك الأيام نداولها بين الناس "… Dan hari-hari itu Kami gulirkan di antara manusia …" (QS. Ali Imraan/3: 140) Sekalipun ayat tersebut berkaitan dengan menang-kalah dan jatuh-bangun jeda waktu antara perang Badar Kubra dan perang Uhud, namun para ahli ilmu menjadikannya pula sebagai dalil yang menunjukkan bahwa "perputaran zaman" itu merupakan ketentuan-Nya. Hal se...
MENJAUH DARI SIKAP TASYABBUH BERARTI MENJAGA KEHORMATAN AGAMA

MENJAUH DARI SIKAP TASYABBUH BERARTI MENJAGA KEHORMATAN AGAMA

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Adanya keinginan untuk meniru atau menyerupai suatu perkara yang menjadi objek peniruan atau penyerupaan dengan segala variannya merupakan suatu hal yang sudah menjadi watak manusia. Melalui proses peniruan inilah manusia bisa belajar beragam aspek dari luar dirinya; gaya hidup [life style], budaya [culture], cara pandang [world view], dan lainnya. Bagi seorang Muslim, semua itu terikat erat dengan 'aqidah dan syari'at yang terkait dengan segala batasannya. Adapun sabda Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam yang menuturkan "Siapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk dari mereka", masih mengandung makna umum yang membutuhkan pemetaan; Mana yang disepakati keharamannya, dan mana yang masih diperselisihkan? Jika ada tasyabbuh dalam Mu'am...
KHITTAH DAKWAH; MENALAR ZAMAN MENAKAR MASA

KHITTAH DAKWAH; MENALAR ZAMAN MENAKAR MASA

Da'wah, Kebangsaan, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sesuai makna asalnya, khittah diambil dari kata Arab khiththah yang mengandung arti garis, rencana, rancangan, sketsa, desain dan proyek. Dikatakan khittah dakwah, berarti garis pedoman dakwah. Maka secara istilah, khittah dakwah adalah garis besar dan pedoman perjuangan gerakan dakwah itu sendiri. Dalam sejarah kemunculan gerakan dakwah di tanah air, tidak dapat dilepaskan dari khittah ini. Muhammadiyah [1912] yang telah menjadikan khittah-nya sebagai landasan dalam menjalankan fungsi dakwah dan tajdid sebagai gerakan Islam, demikian pula Nahdhatul Ulama [1926] yang pada tahun 1983 akhirnya berhasil mengembalikan dan mengokohkan garis perjuangannya sebagai jam'iyyah diiniyyah ijtimaa'iyyah dengan tokohnya KH. Achmad Siddiq Situbondo. Juga Persatuan ...
ANCAMAN NIHILISME DAN BAHAYANYA TERHADAP ‘AQIDAH ISLAM

ANCAMAN NIHILISME DAN BAHAYANYA TERHADAP ‘AQIDAH ISLAM

Aqidah, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Belakangan ini viral di media sosial berbagai letupan berpikir yang sangat mengkhawatirkan; Mulai dari munculnya kelompok yang menamakan diri "gerakan menolak masuk sorga", gagasan membuat "komunitas Islam KTP", tuntutan hak konstitusi bagi warga negara agar mendapatkan perlindungan hukum "untuk tidak beragama", hingga seloroh berlebihan "reuni di neraka". Narasi-narasi liar seperti ini bukan tanpa argumen; Kelompok pertama beralasan bahwa amalan seseorang dengan mengharapkan masuk sorganya Allah 'azza wa jalla, berarti perbuatan tersebut tidak ikhlas. Kelompok kedua menganggap bahwa agama tidak lebih dari sekadar identitas belaka [simbol atau merk], artinya tidak ada kaitan dengan keyakinan dan kepercayaan. Kelompok ketiga berpandangan bahwa beragam...
ISLAM DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF

ISLAM DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF

Aqidah, Da'wah, Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sebagai agama petunjuk [diinul hidaayah] yang memiliki fungsi universal, maka dalam pengkajiannya membutuhkan banyak ragam pendekatan. Hal ini dilakukan, tidak lain agar pemahaman ke-Islaman [mafaahimul Islaamiyyah] yang dimaksud dapat diambil intisarinya secara komprehensif. Misi ini sejalan dengan alasan mengapa Ayah Adam dan Bunda Hawa' [sebagai cikal bakal manusia] yang diturunkan ke muka bumi dengan dilengkapi bekal petunjuk [hudan] berupa "jalan kehidupan" dan "jalan kematian" sekaligus sebagaimana diisyaratkan QS. Al-Baqarah/ 2: 38. Untuk sampai pada tingkat pengetahuan, maka dibutuhkan "pemahaman" [al-fahm] yang mampu mengantarkan kepada sesuatu yang ditemukannya itu. Di antara pendekatan yang seharusnya ditempuh, minimalnya adalah sebagai be...
SELAMATKAN AKAL DENGAN BERFIKIR BENAR DAN LURUSKAN SIKAP DENGAN KEBERSIHAN JIWA

SELAMATKAN AKAL DENGAN BERFIKIR BENAR DAN LURUSKAN SIKAP DENGAN KEBERSIHAN JIWA

Da'wah, Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Kesimpulan yang tepat terlahir dari berpikir yang benar, berpikir yang benar terlahir dari akal yang selamat. Sebaliknya, kesimpulan yang keliru terlahir dari berpikir yang salah, dan berpikir yang salah terlahir dari akal yang rusak. Selamat dan rusaknya akal, sangat ditentukan oleh sejauhmana ketundukan keduanya terhadap wahyu Allah 'azza wa jalla. Demikian pula terkait sikap yang lurus, sangat dipengaruhi oleh kendali jiwa yang seimbang dan tenang. Dan kendali jiwa yang seimbang dan tenang, sangat dipengaruhi oleh kebersihan jiwa dan keimanan. Kalaupun terjadi, kegoncangan dan kelabilan jiwa terkadang masih dialami oleh mereka yang mungkin secara lahir terlihat sangat memelihara moralitas dan nilai-nilai agama, justru hal itu menunjukkan bahwa sif...
MENEPIS RIUH KEGADUHAN DI BULAN KELAHIRAN DAN WAFATNYA NABI TELADAN

MENEPIS RIUH KEGADUHAN DI BULAN KELAHIRAN DAN WAFATNYA NABI TELADAN

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bulan Rabi'ul Awwal merupakan bulan dilahirkannya sosok panutan; manusia teladan sepanjang zaman, yang semua perilakunya menjadi contoh dan pedoman yang diikuti manusia, kecuali perkara-perkara tertentu yang menjadi kekhususannya [khushuushiyyaat]. Mengapa harus ada perkara yang dikhususkan [makhshuushah]? Jawabnya adalah karena apabila diikuti oleh segenap umatnya, secara kejiwaan belum tentu mereka bisa mengikutinya. Sekalipun dari sisi ketepatan penanggalan, terjadi perbedaan di kalangan para ahli sejarah terkait kepastian tanggal kelahirannya. Yang populer adalah hari Senin, 12 Rabi'ul Awwal saat penyerangan Raja Abrahah dengan pasukan bergajahnya, sementara temuan Syaikh Muhammad Sulaiman Al-Manshurfuri dan seorang ahli astronomi Mahmud Basya, h...
error: Content is protected !!