Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

QAD AFLAHA MAN ZAKKAAHAA WA QAD KHAABA MAN DASSAAHAA (Ikhtiar Bersih Jiwa Jangan Lupa Hidup Bahagia)

QAD AFLAHA MAN ZAKKAAHAA WA QAD KHAABA MAN DASSAAHAA (Ikhtiar Bersih Jiwa Jangan Lupa Hidup Bahagia)

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
QAD AFLAHA MAN ZAKKAAHAA WA QAD KHAABA MAN DASSAAHAA (Ikhtiar Bersih Jiwa Jangan Lupa Hidup Bahagia) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Melanjutkan bahasan halaqah sebelumnya terkait "Fiqih Kegundahan; Sebuah Terapi Hawa Nafsu", berikutnya mari kita perhatikan secara seksama beberapa panuturan para ulama kita tentang pentingnya upaya bersih jiwa: 1. Syaikh Muhammad bin Sa’ied bin Salim al-Qahthani, ketika mentahqiq kitab Tazkiyatun Nafs Ibnu Taimiyyah yang menjelaskan: “Tidak akan bisa merasakan keagungan dan kedalaman kesucian iman (tazkiyah imaaniyyah) melainkan orang yang menyadari akan kejahilan diri. Karena itu, generasi awwal merupakan generasi paling baik yang ditaqdirkan mendapatkan nikmat yang satu ini dengan sebaik-baiknya. Mereka menemukan pemisah yang dapat menjauhkan anta...
FIQIH KEGUNDAHAN (Renungan Kutaib Terapi Hawa Nafsu)

FIQIH KEGUNDAHAN (Renungan Kutaib Terapi Hawa Nafsu)

Tsaqofah, Uncategorized
FIQIH KEGUNDAHAN (Renungan Kutaib Terapi Hawa Nafsu) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara fungsi para Nabi selain membacakan ayat-ayat Allah 'azza wa jalla (tilaawah) dan mengajarkan kitab serta hikmah (ta'liim), adalah membimbing manusia agar mampu membersihkan jiwa (tazkiyah) dari kotoran-kotoran kejahilan dan nafsu angkara murka. Banyak ayat Al-Qur'an yang menjelaskan makna tazkiyah dan tugas kerasulan tersebut, tak terkecuali Nabi akhir zaman Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam. Di antara firmanNya yang dapat kita petik: 1. Kisah Nabiyullaah Ibrahim 'alaihis salaam yang mendo'akan anak cucunya "Yaa Tuhan kami, utuslah untuk mereka seorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, mengajarkan Al-Kitab dan Al-Hikmah, serta m...
ALUNAN ISTIRJA’ (Agar Duka Berubah Jadi Bahagia)

ALUNAN ISTIRJA’ (Agar Duka Berubah Jadi Bahagia)

Hikmah, Uncategorized
ALUNAN ISTIRJA' (Agar Duka Berubah Jadi Bahagia) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uuna ... Itulah untaian kalimat yang mengisyaratkan di dalamnya akan ke-Mahabesaran Allah 'azza wa jalla. Tidaklah semua yang terjadi pada makhluqNya dan tidak pula yang dinikmati dan dimiliki, melainkan dari Allah dan milik Allah semata. Demikian pula akhir kejadian dan akhir kehidupan, semuanya akan kembali kepadaNya. Alunan inilah yang dapat mengingatkan kita, siapa pun yang mendengarkannya; orang baik atau sebaliknya, sama-sama akan terperangah jiwanya. Yang kasar menjadi lembut hatinya, yang sombong menjadi remuk batinnya. Semua ini menunjukkan, betapa masih tersimpan banyak harapan untuk mengakui keagunganNya seraya merendahkan diri di hadapan Dzat yang Maha mem...
SENYUMMU SENYUM KETULUSAN KHIDMAT JUANGMU …

SENYUMMU SENYUM KETULUSAN KHIDMAT JUANGMU …

AKHBAR NEWS!, Hikmah, Uncategorized
SENYUMMU SENYUM KETULUSAN KHIDMAT JUANGMU ... Gembira itu fithrah, senyum mempesona itu cerminan jiwa bahagia. Bukan tanpa beban di balik raut muka yang menawan, bukan pula tanpa masalah di balik tatapan tajam mata bersinar. Beningnya hati cerminan diri pejuang sejati, cerdiknya fikir pancaran nalar tanda pembelajar handal dan tegarnya mental menjadi hiasan kehidupanmu. Berlebihan sikap terhadap seseorang, adalah perkara terlarang. Namun banyak-banyak mengambil pelajaran dari sosok teladan, itu wajib menjadi "kurikulum kehidupan". Setidaknya, ada petikan kalam Qur'ani yang senantiasa terhidangkan: "Berbuatlah kalian, pasti Allah akan perlihatkan buah amalmu" dan "Dan mereka orang-orang yang berjuang di jalan Kami, niscaya akan Kami tunjukkan jalan-jalannya". Tak lupa syair Syauqi Beik yang...
BUKAN SEKEDAR HAM MELAINKAN KAM YANG WAJIB DIPERJUANGKAN

BUKAN SEKEDAR HAM MELAINKAN KAM YANG WAJIB DIPERJUANGKAN

Kebangsaan, Uncategorized
BUKAN SEKEDAR HAM MELAINKAN KAM YANG WAJIB DIPERJUANGKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Selalu hangat untuk dibincangkan, selalu seksi untuk didiskusikan. Setiap tiba tanggal 10 Desember, publik mengenalnya sebagai hari Hak Asasi Manusia sedunia. Kehadirannya laksana "pahlawan" di atas pahlawan, menjadi kata tuntas untuk segala persoalan. Itulah Hak Asasi Manusia (HAM) yang sejak digelindingkannya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tertanggal 10 Desember 1948 dan dikenal dengan Universal Declaration of Human Rights atau Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang disingkat DUHAM, telah menjadi "juru penolong" bagi sebahagian kalangan yang menginginkan untuk berlepas dari kemapanan. Dan prakteknya bisa menjadi kepentingan berstandar ganda (bukan sekedar digunakan untuk kepentingan p...
TIGA MENIT BERSAMA DOKTOR MU’IN

TIGA MENIT BERSAMA DOKTOR MU’IN

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
TIGA MENIT BERSAMA DOKTOR MU'IN ... Kriiing ponsel berdering berkali-kali, bergegas diri ini mengangkatnya. Karena tanpa nama, maka duluan menyapa dengan salam dan bertanya dari siapa? Ia menjawab datar: "Ana Mu'in ya akhi, pembaca rutin MadrasahAbi-Umi", jawabnya riang. Gimana madrasahnya, masih terima santri baru ngak? susulnya lagi. Senang campur kaget, sekaligus tersenyum koq ada yang mau daftar Madrasahku. Sambil tertawa kecil, maaf ini bukan sekolah, MadrasahAbi-Umi hanya website sederhana saja, jawabku. "Kirain ada sekolahnya", sergahnya lagi. Singkat cerita, ketika ditanya "Ini Pak Mu'in mana?". Sambil sedikit ngehkeh, beliau menjawab: "Ana Mu'inuddinillah Bashri dari Dewan Syari'ah Kota Solo". Seiring kaget, Al-Faqir pun mohon maaf karena benar-benar tidak menyangka kalau yang men...
“TAK KENAL MAKA TA’ARUF” (Mengenal Thuruq Al-Istinbaath Dewan Hisbah Persatuan Islam)

“TAK KENAL MAKA TA’ARUF” (Mengenal Thuruq Al-Istinbaath Dewan Hisbah Persatuan Islam)

Diraasatul Adyaan wal Firaq, Tsaqofah, Uncategorized
"TAK KENAL MAKA TA'ARUF" (Mengenal Thuruq Al-Istinbaath Dewan Hisbah Persatuan Islam) Bersama: Teten Romly Qomaruddien 1. Sebagai lembaga ilmiah yang berfungsi merumuskan pelbagai hukum Islam di lingkungan Persatuan Islam (PERSIS), Dewan Hisbah (yang semula sejarah awalnya Majelis Ulama Persatuan Islam; zaman Tuan Ahmad Hassan, Al-Ustadz Abdul Qadir Hassan, KH. Munawwar Chalil, Al-Ustadz Abdul Hamid Hakim, Tengku Hasbi As-Shiddiqi, KH. Mohammad Isa Anshary dan sejumlah tokoh lainnya) dalam menjalankan tugasnya, berpegang pada qaidah ilmiah sebagaimana dilakukan para fuqaha dari kalangan ulama Salaf. Maka tidak dapat dibenarkan, apabila ada anggapan pandangan-pandangannya bertolak belakang dengan qaidah ilmiah mereka. 2. Dalam merumuskan berbagai masalah hukum, Dewan Hisbah memand...
MAN ANAA LAULAAKUM; “SIAPAKAH DIRIKU, TANPAMU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA”

MAN ANAA LAULAAKUM; “SIAPAKAH DIRIKU, TANPAMU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA”

Uncategorized
MAN ANAA LAULAAKUM; "SIAPAKAH DIRIKU, TANPAMU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA" Oleh: Teten Romly Qomaruddien Terlepas dari perbincangan yang selalu hangat di kalangan para penuntut ilmu, apakah hukum memperingati dan mengucapkan selamat atas sesuatu momentum atau peristiwa yang dianggap sakral (selain yang dinyatakan keharamannya oleh sebagian ulama). Namun, mengambil faidah (istifaadah) terhadap segala yang terjadi, itulah yang harus lebih diutamakan ketimbang sibuk memperingatinya. Hari Guru Nasional telah lewat beberapa hari yang lalu di bulan ini, demikian pula Hari Ayah, Hari Santri dan hari-hari lainnya. Termasuk hari-hari yang akan datang kemudian, telah menyusul momentum lain. Ada yang menarik perhatian di antara tulisan berupa meme dan tayangan youtobe yang beredar terkait ha...
DI BALIK INDAHNYA KAWASAN TALEGONG (Catatan Ziyarah Muhibbah Tim KDK MUI Pusat)

DI BALIK INDAHNYA KAWASAN TALEGONG (Catatan Ziyarah Muhibbah Tim KDK MUI Pusat)

AKHBAR NEWS!, Kebangsaan, Uncategorized
DI BALIK INDAHNYA KAWASAN TALEGONG (Catatan Ziyarah Muhibbah Tim KDK MUI Pusat) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sepanjang jalan, tak henti-hentinya bibir ini berucap tasbih melihat indahnya panorama alam. Dua jam dari pintu Tol Soreang Bandung, melewati pegunungan, hamparan kebun teh yang hijau, hingga lembah-lembah yang indah menantang. Itulah kawasan Talegong perbatasan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut Selatan. Adapun perjalanan dari kota Garut melalui jalur selatan ini, membutuhkan waktu lima jam perjalanan roda empat. Sebagaimana disampaikan Ketua Majelis Ulama setempat (Ustadz Uu Rohmat, S.Pd. I), masyarakatnya cukup guyub dan pemerintah daerah pun sangat peduli dengan perkembangan penduduknya. Di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki, masyarakat Talegong b...
AGAMA; ANTARA AD-DÎN DAN AL-MILLAH

AGAMA; ANTARA AD-DÎN DAN AL-MILLAH

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
AGAMA; ANTARA AD-DÎN DAN AL-MILLAH Oleh: Teten Romly Qomaruddien Belakangan ini merebak kembali ungkapan "Semua ajaran agama benar". Pandangan ini pun beranak pinak, melahirkan pandangan-pandangan turunannya; di antaranya ungkapan "Tidak dibenarkan menyalahkan pandangan keagamaan orang lain" atau "Tidak benar menilai salah atau keliru terhadap pandangan agama atau keyakinan orang lain". Dan paling terbaru, adalah perkataan "Islam itu bukan agama, melainkan ketundukkan, kepasrahan, keadilan dan persamaan; tidak ada istilah kafir, fasiq, munafiq dan musyrik". Ungkapan-ungkapan tersebut, tentu sangat ganjil dan rancu, karena tidak ada seorang penganut agama mana pun yang akan membenarkan semua keyakinan, melainkan pasti berpegang pada satu-satunya keyakinan yang dianutnya sebagai ...
PEMBAHARUAN ISLAM; ANTARA TAJDÎD DAN TAJRÎD

PEMBAHARUAN ISLAM; ANTARA TAJDÎD DAN TAJRÎD

Tsaqofah, Uncategorized
PEMBAHARUAN ISLAM; ANTARA TAJDÎD DAN TAJRÎD Oleh: Teten Romly Qomaruddien Munculnya seseorang atau beberapa orang pembaharu, bahkan berupa "gerakan pembaharuan" pada setiap 100 tahun (satu abad, satu qurun), telah diisyaratkan Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam dalam sabdanya: إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا "Sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk ummat ini pada setiap akhir seratus tahun, orang yang akan memperbaharui ajaran agamanya." (HR. Abû Dâwud no. 4291 dari shahabat Abu Hurairah radhiyallâhu 'anh) Sekaliber Imam Ibnu Hajar Al-'Asqalani, As-Suyûthi, Al-‘Iraqi, Syamsul Haq Abadi, As-Sakhâwi, Al-Munâwi dan Syaikh Nâshiruddin Al-Albani menyebutkan bahwa hadits tersebut riwayatnya tsi...
SEXUAL CONSENT; BIAS TAFSIR YANG MERUNTUHKAN TATANAN LANGIT DAN BUMI

SEXUAL CONSENT; BIAS TAFSIR YANG MERUNTUHKAN TATANAN LANGIT DAN BUMI

Tsaqofah, Uncategorized
SEXUAL CONSENT; BIAS TAFSIR YANG MERUNTUHKAN TATANAN LANGIT DAN BUMI Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi fithrah manusia, kebutuhan akan seks (jinsiyyah) itu merupakan naluri yang telah Allah 'azza wa jalla anugerahkan. Sama halnya dengan kecintaan manusia terhadap wanita secara umum, anak yang dibanggakan, kekayaan yang dimiliki (termasuk kekuasaan). Al-Qur'an mengisyaratkan dalam firmanNya: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta y...
KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN

KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN

Hikmah, Uncategorized
KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Siapa yang tidak mengenal sosok sang pembebas dua negeri adidaya Romawi dan Persia? Seorang sosok berani dan ksatria yang mengembalikan Baitul Maqdis dan negeri-negeri lainnya ke pangkuan kaum Muslimin. Begitu juga dengan daya fikirnya yang tajam menembus relung zaman hingga terangkat martabat dirinya sebagai ahlul ijtihâd yang mumpuni dalam ilmu. Selain itu, mimpinya pun dibenarkan oleh Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam sebagai mimpi yang benar (ar-ru'yah as-shâdiqah). Namun di balik prestasinya yang sederet, semula tak ada yang menyangka kalau sosok brilian, cerdas, tangkas dan tegas itu memiliki jiwa yang sangat lembut. Berawal dari penggalan kisahnya di masa shahabat ridhwânullâh 'alaihim ajma'în, yakni Umar bi...
DU’ÂT RABBÂNI DI ERA DISRUPSI (Menanti Aksi Mengharap Gerak)

DU’ÂT RABBÂNI DI ERA DISRUPSI (Menanti Aksi Mengharap Gerak)

Da'wah, Tarbiyah, Uncategorized
DU'ÂT RABBÂNI DI ERA DISRUPSI (Menanti Aksi Mengharap Gerak) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Waktu terus melaju, zaman semakin berubah. Perkembangan demi perkembangan semakin dapat dirasakan, betapa kemajuan ini bukanlah tanpa resiko, melainkan menuntut adanya konsekuensi yang harus segera dilakukan seiring dengan perubahan yang ada. Sebuah zaman, kini sudah hadir di depan mata. Yakni sebuah era yang menjadikan ummat manusia bisa terlindas dan ditinggalkan, apabila kurang sigap menyikapinya. Kurang fokus, tidak perhatian, enggan melibatkan dalam kancah perubahan ini, bisa berakibat fatal karenanya. Itulah sebuah era yang para ahli abad ini menyebutnya dengan disrupsi (disruption era). Guru besar Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali, salah satu tokoh yang mempopuler...
MANUSIA MAKHLUK KOMUNIKATIF (Kado Pengantar Mastama Komunikasi Penyiaran Islam)

MANUSIA MAKHLUK KOMUNIKATIF (Kado Pengantar Mastama Komunikasi Penyiaran Islam)

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
MANUSIA MAKHLUK KOMUNIKATIF (Kado Pengantar Mastama Komunikasi Penyiaran Islam) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi fithrah, setiap manusia yang dilahirkan pasti memberi isyarat dengan tangisan. Yakni, tangisan yang ditunggu-tunggu oleh semua yang tengah menanti kelahiran sang buah hati dengan penuh cemas, haru dan berujung rasa bahagia. Tak jarang pihak keluarga merasa gundah, ketika sekian lama menunggu, namun tangisan bayi tak kunjung terdengar. Kalau pun sudah lahir tak bersuara pula, maka Mak Paraji atau pun Bidan yang membantu kelahirannya, akan sedikit menepuk-nepuknya agar jabang bayi bisa menangis. Sama halnya dengan akhir kehidupan manusia, maka tidak ada yang jauh lebih penting untuk ditinggalkan terakhir kalinya, selain dari kalimah thayyibah dan ungkapan wash...
error: Content is protected !!