Senin, Oktober 25MAU INSTITUTE
Shadow

Tag: MA

INNÂ LILLÂHI WA INNÂ ILAIHI RÂJI’ÛN; KYAI AHLI TAFSIR ITU MENINGGALKAN KITA

INNÂ LILLÂHI WA INNÂ ILAIHI RÂJI’ÛN; KYAI AHLI TAFSIR ITU MENINGGALKAN KITA

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
INNÂ LILLÂHI WA INNÂ ILAIHI RÂJI'ÛN; KYAI AHLI TAFSIR ITU MENINGGALKAN KITA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di dunia dakwah dan tarbiyah tanah air, siapa yang tidak mengenal sosok memukau beliau; di samping tutur katanya lembut, namun tidak kehilangan sikap tegasnya. Beliaulah Ustâdzunal Fâdhil KH. Dr. Ahzami Sami'un Jazuli, MA. yang sejak pagi tadi diumumkan bahwa beliau dipanggil ke haribaanNya pada jam 06.30 WIB di kediamannya Komplek Pondok Pesantren YAPIDH Kampung Pedurenan, Jatiluhur, Jatiasih, Bekasi Kota Jawa Barat. Pria asal Pati Jawa Tengah ini (lahir 24 Juni 1962), memiliki ciri khas kalau sedang mengajar Tafsir. Setiap hempasan napas, lantunan Kalam Allah 'azza wa jalla yang keluar bertubi-tubi dari lisannya menggiring para pendengar (jamaah, santri dan mahasiswa) dib
KH. Abdul Wahid Alwy, MA : “Membicarakan Ghazwul Fikri Minimalnya tidak Lepas dari Lima Hal!”

KH. Abdul Wahid Alwy, MA : “Membicarakan Ghazwul Fikri Minimalnya tidak Lepas dari Lima Hal!”

Da'wah
Keynote speak dipaparkan Al-Ustadz KH. Abdul Wahid Alwy, MA. (generasi abang, Musyrief Majelis Fatwa & Pusat Kajian Dewan Da'wah). Menurutnya, membicarakan ghazwul fikri minimalnya tidak lepas dari lima hal; mengetahui sejarahnya (taarikh), mengetahui karakternya (thabie'at), mengetahui ragam dan bentuknya (anwaa'), bagaimana cara menghadapinya (kaifa nuwaajihuhu) dan siapa yang siap menghadapinya (junuudul muwaajahah). Forum yang dipimpin langsung oleh H.T. Romly Qomaruddien, MA. (Ketua Bidang Ghazwul Fikri) ini, mendapat tanggapan dan curah gagasan dari sejumlah tokoh senior (kibaar) seperti halnya Dr. H. Abdullah Hehamahua (generasi abang, mantan Ketua KPK), H. Zhahir Khan (generasi adik, Kristolog), H. Mohammad Zubaidi, MA. (generasi adik, Da'i di sejumlah negara Eropa), KH. Abb...
error: Content is protected !!