Senin, Mei 11MAU INSTITUTE
Shadow

BERSANDARLAH SEJENAK, LALU BERTOLAKLAH!!!

BERSANDARLAH SEJENAK, LALU BERTOLAKLAH!!! // Sudah menjadi sunnatullaah, perjuangan itu ada pasang surutnya. Tak selalu semangat atau jenuh selamanya. Tak mudah merawat ghiirah; Ketika berusaha ikhlas, tiba-tiba muncul ujian yang membuat “terpaksa” menjadi tidak ikhlas. Ternyata benar, ikhlas itu tak cocok didiskusikan, apalagi diseminarkan. Ikhlas itu tepatnya diteladankan. Bagaimana caranya? Jawabnya, tak perlu dimatematiskan, cukup dirasakan. Karena hal ini merupakan ranahnya hati [af’aalul qalb], maka pertimbangan hitung-hitungan akal diarsipkan terlebih dahulu. Seperti kerja fisik yang pasti mengalami lelah, demikian pula perbuatan batin. Yang dibutuhkan ternyata rehatlah sebentar, lalu lanjutkan pekerjaan. Menepilah terlebih dahulu, lalu lanjutkan berselancar. Bersandarlah, lalu bertolaklah kembali!!! Inna linafsika haqqan; “Sesungguhnya dalam dirimu ada haknya”. Seperti itu, Salman mengingatkan Abu Darda’ radhiyallaahu ‘anhumaa. Sang Rasul teladan pun membenarkannya. 💫💟✒️ (@TenRomlyQ)

Print Friendly, PDF & Email

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!