Sabtu, Mei 2MAU INSTITUTE
Shadow

Kebangsaan

MASYARAKAT MADANI; ANTARA FAKTA DAN UTOPIA

MASYARAKAT MADANI; ANTARA FAKTA DAN UTOPIA

Kebangsaan, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien A. Selayang Pandang Berawal dari kunjungan Dato' Aidit bin Ghazali Malaysia di Markaz Da'wah Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, yang berlanjut dengan menggelar diskusi terbatas bersama Pengurus dan Pembina Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia. Dengan diprakarsai H. Ade Salamun, M.Si (eks Direktur Laznas Dewan Da'wah), gelaran ilmiah yang bertopik "Mewujudkan Masyarakat Madani" ini menghadirkan Dr. H. Adian Husaini, M.Si (Ketua Umum Dewan Da'wah) dan Prof. Dr. K.H. Didin Hafiduddin, M.Sc. (Ketua Pembina Dewan Da'wah) dapat berjalan dengan baik. Ada banyak pandangan dari para tokoh yang hadir; Prof. Didin lebih menitik beratkan, bahwa masyarakat madani sangat ditentukan oleh gerakan civil. Dr. Adian menegaskan, dalam konteks melayu sebenarnya khazanah Melay...
SEMARAK KEMERDEKAAN YANG AMAN SYAR’I DAN AMAN NKRI

SEMARAK KEMERDEKAAN YANG AMAN SYAR’I DAN AMAN NKRI

Da'wah, Kebangsaan, Tsaqofah
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Beberapa hari ke depan, negeri ini genap 78 tahun. Setiap waktunya tiba, beragam pesta dan perlombaan pun digelar. Semua ini mengingatkan diri ini menerawang masa ke belakang ketika masih di bangku SD dan Sekolah Menengah, juga masa di Pesantren tentunya. Aneka lomba dan pentas ditawarkan, diri yang masih bocah ini pun mencoba mengambil peran sebagai anak bangsa; kalau lomba gambar lebih senang menggambar pahlawan pejuang yang ulama seperti Pangeran Diponegoro, Sultan Hasanuddin, Tuanku Imam Bonjol atau Mohammad Natsir [bapak Mosi Integral, arsitek NKRI]. Kalau disuruh lomba peran, maka lomba pidato kemerdekaan dan drama perjuangan yang diambil. Dengan penuh penghayatan, lagu kebangsaan, pembacaan teks proklamasi dan pembukaan UUD 1945, serta do'a p...
TAFAKKUR SEJENAK 78 TAHUN INDONESIA MERDEKA

TAFAKKUR SEJENAK 78 TAHUN INDONESIA MERDEKA

Kebangsaan, persatuan umat, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Jika membaca Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], maka kita akan menemukan bahwa makna kemerdekaan itu adalah keadaan berdiri sendiri [bebas, lepas, tidak terjajah lagi, dan sebagainya] atau kebebasan. Padanan kata bebas ini dalam bahasa Arab disebut juga al-hurr, dengan bentuk verba-nya kebebasan [al-hurriyah]. Namun ada juga yang menggunakan kata istiqlaal, disebut 'iedul istiqlaal artinya hari kemerdekaan. Dalam Al-Qur'an, minimalnya ada tiga bentuk kemerdekaan yang dapat kita renungkan, yaitu: Kemerdekaan dalam kisah Nabiyullaah Ibrahim 'alaihis salaam yang membebaskan diri dari pencarian yang keliru dalam menentukan kebenaran wujudnya Tuhan Dzat Pencipta [Lihat QS. Al-An'aam/6: 76-79], kemerdekaan dalam kisah Nabiyullaah Musa 'alaihis salaam t...
SEMBILAN RAMADHAN YANG MEMERDEKAKAN

SEMBILAN RAMADHAN YANG MEMERDEKAKAN

Kebangsaan, persatuan umat, Uncategorized
SEMBILAN RAMADHAN YANG MEMERDEKAKAN // Dengan idzin dan qadar Allah 'azza wa jalla, Jum'at tertanggal 09 Ramadhan 1444 H. kali ini, DKM Islamic Centre Kota Bekasi memberikan amanah berupa tema khutbah: Siklus Kebangkitan Ummat; Dari Mana Kita Mulai?. Sungguh tema yang cukup menggelorakan jiwa, di mana apabila kita menariknya 80 tahun mundur ke belakang, berarti kita telah menarik bentangan sejarah yang tidak terbantahkan dan bukti yang tidak mungkin dipungkiri. Itulah peristiwa dibacakannya "teks proklamasi" kemerdekaan bangsa ini oleh dua perwakilan anak bangsa, yakni Ir. Soekarno-Mohammad Hatta pada hari Jum'ah, tanggal 09 Ramadhan 1364 H [waktu Dhuha jam 10.00 WIB]. Sungguh, bulan Ramadhan dengan segala kemuliannya, telah memancarkan sinar kuat dan memantik bara yang mampu menghidupkan ...
MENGGAUNGKAN PERAN GERAKAN NASIONAL ANTI ISLAMOPHOBIA

MENGGAUNGKAN PERAN GERAKAN NASIONAL ANTI ISLAMOPHOBIA

Da'wah, Kebangsaan, persatuan umat, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Gerakan Nasional Anti Islamophobia [GNAI] yang dideklarasikan satu tahun lalu di aula Masjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta Selatan, kini menggelar perhelatannya kembali di Hotel Grand Sahid Jl. Sudirman Jakarta Pusat. Hadir beberapa perwakilan tokoh ummat; baik kalangan perwakilan Ormas Islam, Lembaga Mu'allaf, akademisi, aktivis profesi, para seniman, bahkan ada dari pihak non muslim. Selain disampaikan pandangan tokoh-tokoh GNAI yang hadir; Abdullah al-Katiri, Habib Muchsin al-Athas, Buya Risman Muchtar, juga Dr. K.H. Muhyidin Junaidi, M.A. dari MUI Pusat dan para anggota presidium Majelis Ormas Islam [MOI] yang terdiri dari PUI, PERSIS, Dewan Da'wah Islamiyyah Indonesia, Mathla'ul Anwar, Wahdah Islamiyyah, BKSPP, Al-Ittihadiyyah, dan lain...
RAWAT AGAMA DENGAN JIHAD ILMU DAN KAWAL NEGARA DENGAN ILMU JIHAD

RAWAT AGAMA DENGAN JIHAD ILMU DAN KAWAL NEGARA DENGAN ILMU JIHAD

Kebangsaan, Uncategorized
RAWAT AGAMA DENGAN JIHAD ILMU DAN KAWAL NEGARA DENGAN ILMU JIHAD // Jelang hari Santri Nasional 22 Oktober 2022, menyempatkan diri menemui para jamaah dan para santri di Masjid 'Aisyah At-Tarkiet Kuwait Pesantren Persatuan Islam 81 Cibatu Garut. Di samping ada pelantikan Pimpinan Jamaah, juga didaulat menyampaikan Khutbah Jum'at di Mesjid yang dibangun Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia tersebut. Untuk mengenang para pendahulu, al-faqir menyinggung betapa pentingnya menghargai para perintis dakwah; Di mana sejak para ulama dari zaman ke zaman menorehkan tinta emas sejarah, baik mereka yang berkuah darah di medan laga atau menulis berjilid-jilid kitab panduan, mereka tidak pernah menagih gaji jasa perintisan perjuangan atau royalti penulisan ajaran. Bagi para sesepuh, mari tumbuhkan sikap bij...
SEPTEMBER KELABU

SEPTEMBER KELABU

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SEPTEMBER KELABU // Sewaktu duduk di bangku SD kelas 6 [1984], ayahku senang berkisah masa lalu di tengah-tengah santai sore keluarga. Sambil "gogolehean" [tiduran] di pangkuan mamahku, diri ini menyimak satu persatu kisah yang disajikan dengan seksama. Mulai dari sejarah kejayaan Masyumi tahun 1950an dengan tokoh-tokohnya, hingga pengkhianatan Partai Komunis Indonesia [PKI] yang gagal melakukan pemberontakan dengan G 30 S/ PKI-nya tahun 1965. Ayah cerita tentang kakek dan para Kyai lain yang digelandang ke hutan ditutup mata, ayah pun cerita tentang Kyai ahli Tafsir Sunda yang hilang diculik para bedebah anti Tuhan itu, ayah pun cerita tentang simpang siur berita Darul Islam putih dan "Darul Islam" merah, ayah pun cerita bagaimana manunggalnya Angkatan Bersenjata Republik Indonesia [ABRI]...
MADRASAH DAKWAH BINAA-AN DAN DIFAA’AN; KIAT JITU LAWAN ISLAMOPHOBIA

MADRASAH DAKWAH BINAA-AN DAN DIFAA’AN; KIAT JITU LAWAN ISLAMOPHOBIA

AKHBAR NEWS!, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Kebangsaan, Uncategorized
MADRASAH DAKWAH BINAA-AN DAN DIFAA'AN; KIAT JITU LAWAN ISLAMOPHOBIAOleh:Teten Romly Qomaruddien Memupuk rasa takut yang berlebih, hingga melahirkan stigma kebencian dan pandangan ekstrim terhadap Islam, serta ajarannya merupakan kesalahan besar dalam menilai Islam. Ketika Islamophobia dikobarkan di beberapa negara Barat dan banyak memangsa korban yang tidak sedikit, justeru masyarakat dalam ketidak tahuan mereka terhadap agama ini. Dengan lantang dan memukau, Imran Khan delegasi Pakistan menyampaikan pidatonya atas nama OKI di sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa [PBB]. Tak segan-segan, dirinya mengajak seluruh peserta sidang lainnya untuk bisa memahamkan masyarakat dunia memahami ajaran Islam yang sebenarnya. Dan itu adalah tugas kita semua, ujarnya. Menyinggung soal pelecehan...
WABUP GARUT: PESANTREN ITU LUMBUNG SDM

WABUP GARUT: PESANTREN ITU LUMBUNG SDM

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
WABUP GARUT: PESANTREN ITU LUMBUNG SDM // "Anak-anak saya, dimasukkan ke PPI 76, karena saya percaya bahwa Sumber Daya Manusia [SDM] unggulan itu ada di Pesantren. Saya dan isteri merasakan, berkali-kali dikritik anak-anak sendiri hanya karena kami terlihat seperti ada yang ganjil", ujarnya santai penuh rasa bangga. Sebagai anak bangsa, santri harus terdepan dalam mengusung pembangunan, di mana negeri kaya raya dengan Sumber Daya Alam [SDA] yang melimpah, hanya bisa dikelola oleh penduduknya yang memiliki SDM yang memadai. Demikian pesan Wakil Bupati Garut ketika membuka "Expo Ramadhan 1443 H." di PPI 81 Cibatu. Dalam kesempatan ini, Pimpinan Pesantren memberikan paparan dan dorongannya, agar para santri tampil elegan dan berwawasan dalam menghadapi berbagai iklim perubahan dengan tetap me...
AL-HUKMU ‘ALAL MUSAMMAA LAA ‘ALAL ISMI

AL-HUKMU ‘ALAL MUSAMMAA LAA ‘ALAL ISMI

AKHBAR NEWS!, Kebangsaan, Uncategorized
AL-HUKMU 'ALAL MUSAMMAA LAA 'ALAL ISMI // Sebagaimana viral di media, di mana "logo Halal" berubah bentuk dan modelnya. Tanggapan berbagai sudut pandang pun tak bisa terelakkan; Mulai dari model tulisan yang dinilai tak sesuai kaidah khat, hingga bentuk logo yang terlampau dominan ras tertentu. Bahkan, kata حلال yang seyogianya tertera jelas [bayyin] malahan bisa berubah menjadi kata lain. Memang benar, unsur bagus sebagai cerminan penilaian fisik, atau unsur indah sebagai cerminan penilaian estetika. Keduanya belumlah memuaskan dahaga jiwa, apabila tanpa memenuhi unsur benar dan etika. Terlepas dari pro kontra, bagi seorang yang memegang prinsip iman, "substansi wajib didahulukan ketimbang label" karena agama membutuhkan kejelasan. Menetapnya hukum pada substansi barangnya, bukan pada mer...
Bidang Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Da’wah

Bidang Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Da’wah

Breaking News, Kebangsaan, Uncategorized
Bidang Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Da'wah menyampaikan pandangannya di Komisi X DPR RI terkait Permendikbudristek No. 30 Thn 2021 bersama Majelis Ormas Islam (MOI) dan seluruh anggota Komisi (baik fisik dan virtual). Disampaikan bahwa Permendikbudristek tersebut "terlalu sekuler" dengan alasan: hilangnya ruh agama dan nilai-nilai Pancasila yang menjunjung tinggi sila Ketuhanan Yang Maha Esa, juga tidak berpijak pada HAM Partikular yang mempertimbangkan Kewajiban Asasi Manusia yang mengedepankan nilai-nilai religius sebagaimana dideklarasikan Organisasi Konfrensi Islam (OKI). Hadir dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) ini perwakilan Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia, PERSIS, PUI, Al-Irsyad Al-Islamiyah, Al-Washliyah, Mathla'ul Anwar, PERTI, Hidayatullah, Wahdah Islamiyah, IKADI, dan be...
KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN

KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN

Jadwal Kajian, Kebangsaan, Uncategorized
KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN// Di antara petaka agama, adalah kekacauan berfikir. Al-Qur'an mengingatkan, hadits Nabi pun mewanti-wantikan. Munculnya kicauan-kicauan pemuja akal dan hawa nafsu [Perh. QS.25:43], juga kerusakan agama dikarenakan pemikiran ekstrim, skenario batil, atau pun interpretasi tanpa piranti ilmu [HR. Al-Baihaqi dari shahabat Ibrahim bin 'Abdurrahman al-'Udzri]. Kini menjelma menjadi euforia yang mengkhawatirkan. Kemunculan berbagai varian Islam telah mengubah paksa pengkotak-kotakkan muslim itu sendiri; fundamentalis, tradisionalis, modernis, dan sekularis minimalnya. Selain itu, liarnya beragam penafsiran terhadap terminologi qur'ani semisal rahmatan lil 'aalamiin dan wasathiyah yang dimaknai secara kebablasan. Dengan mengembalikan kepada wahyu, akal yang selamat, dan...
HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR

HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR

Kebangsaan, Uncategorized
HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR// Ada setumpuk problem hukum yang menunggu respon ummat, di antaranya RUU Tindak Kekerasan Sexual. Bersama FPKS MPR-RI, AILA, SPB, dan Ormas Islam, jihad konstitusional ini harus terus dikobarkan. Bukanlah rahasia, ketika membicarakan Hak Asasi Manusia, maka yang dimaksud HAM Universal [1948], di mana Agama belum mendapat tempat yang sepadan. Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan Ketuhanan Yang Maha Esa [tertuang dalam UUD 45 dan falsafah negara], seyogyanya berjuang untuk mencermati, mengamati, dan menyikapi setiap langkah perundang-undangan sudah menjadi fardhu kifaayah. Munculnya Universal Islamic Declaration of Right [London, 1981] yang diikrarkan UNESCO di Paris, dan dideklarasikan OKI melalui Deklarasi Cairo [1991], m...
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA "PEMUDA"// Terlepas perdebatan belakangan ini, yang jelas tanggal 28 Oktober sudah ditetapkan sebagai hari sumpah pemuda. Sebagai Muslim, tentu menyadari bahwa pemuda adalah sebuah fase harapan, sekaligus puncak ideal dalam menumbuhkan tanggung jawab beragama. Sebagai pituin orang Indonesia, sudah pasti rasa menjadi seorang pribumi sangat melekat dalam jiwa raga. Demikian pula sebagai Pemuda atau pernah muda, tak dapat dilepaskan dari semangat hidup merdeka dan tinggi cita-cita. Teringat selagi menjadi SC training kepemudaan, ada materi Dauwrus Syabaab Fii Hamli Risaalatid Da'wah; "Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah Dakwah", Sang mentor menjelaskan, peran pemuda itu tidak lepas dari empat hal: memperbaharui mentalitas ummat (tajdiidu ma'nawiyyatil u...
BUKAN SEKEDAR HAM MELAINKAN KAM YANG WAJIB DIPERJUANGKAN

BUKAN SEKEDAR HAM MELAINKAN KAM YANG WAJIB DIPERJUANGKAN

Kebangsaan, Uncategorized
BUKAN SEKEDAR HAM MELAINKAN KAM YANG WAJIB DIPERJUANGKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Selalu hangat untuk dibincangkan, selalu seksi untuk didiskusikan. Setiap tiba tanggal 10 Desember, publik mengenalnya sebagai hari Hak Asasi Manusia sedunia. Kehadirannya laksana "pahlawan" di atas pahlawan, menjadi kata tuntas untuk segala persoalan. Itulah Hak Asasi Manusia (HAM) yang sejak digelindingkannya oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) tertanggal 10 Desember 1948 dan dikenal dengan Universal Declaration of Human Rights atau Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia yang disingkat DUHAM, telah menjadi "juru penolong" bagi sebahagian kalangan yang menginginkan untuk berlepas dari kemapanan. Dan prakteknya bisa menjadi kepentingan berstandar ganda (bukan sekedar digunakan untuk kepentingan p...
error: Content is protected !!