Kamis, September 23MAU INSTITUTE
Shadow

BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN

BELAJAR TANGGUH DARI SANTRI THALIBAN Tak bermaksud berlebihan terhadap mereka, namun setidaknya seorang Muslim patut bersyukur, di mana Afghanistan sebagai negeri Muslim yang sekian lama dijajah dua negara “super power” [menurut manusia], bisa berlepas dari keduanya. Negeri multietnik dan etnolinguistik, di mana Islam datang ke gurun ini [642 M] dibawa Muslim Arab. Dengan asam garam pengalaman menghadapi imperialis, kini mereka tengah “berbenah” menata rumahnya sendiri, walaupun bukan hal mustahil musuh-musuhnya tengah mengendap-endap untuk merusaknya. Tugas kita adalah; bukan mencurigai, acuh, bahkan nyinyir. Melainkan memohon pada Rabbul ‘Aalamiin dengan do’a-do’a terbaik, agar mereka bisa bersatu padu, menghilangkan konflik internal, selamat dari tipu daya musuhnya, dan berdaulat. Tahun 1978/79 diinvasi US, 1980 menjadi “santri pengungsian”, 1992 Mujahidin menang, 1994 masa pembinaan Kandahar, 1996 Thaliban berkuasa, dan 2001 diinvasi USA. Kini 2021, tampil berwibawa gentarkan musuh. (@TenRomlyQ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!