TAFSIR AGAMA DI PERSIMPANGAN JALAN
Oleh : Teten Romly Qomaruddien
Sudah hampir satu bulan tidak menulis; Selain medianya mulai macet karena kepenuhan data, juga banyak objek telaah yang memerlukan perhatian untuk didahulukan. Namun demikian, ada banyak hikmah yang bisa diambil faidah. Minimalnya dapat menyimak banyak ulasan dari berbagai berita media sosial terkait semakin liarnya narasi tafsir agama yang kian mengkhawatirkan.
Maraknya pandangan keagamaan yang kurang populis dan tidak familiar dalam ajaran Islam yang muktabar di kalangan ahli ilmu; Seperti halnya shalat berjarak tanpa alasan ['ilat] syari'at, adanya perempuan di tengah barisan shalat laki-laki, rencana khatib Jum'at oleh kaum Hawa, senandung salam agama tertentu yang bukan Islam, hingga dagelan atau seloroh "madzhab Bung Karno" yang menghebohkan ...











