Selasa, Juni 2MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

TIGA MENIT BERSAMA DOKTOR MU’IN

TIGA MENIT BERSAMA DOKTOR MU’IN

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
TIGA MENIT BERSAMA DOKTOR MU'IN ... Kriiing ponsel berdering berkali-kali, bergegas diri ini mengangkatnya. Karena tanpa nama, maka duluan menyapa dengan salam dan bertanya dari siapa? Ia menjawab datar: "Ana Mu'in ya akhi, pembaca rutin MadrasahAbi-Umi", jawabnya riang. Gimana madrasahnya, masih terima santri baru ngak? susulnya lagi. Senang campur kaget, sekaligus tersenyum koq ada yang mau daftar Madrasahku. Sambil tertawa kecil, maaf ini bukan sekolah, MadrasahAbi-Umi hanya website sederhana saja, jawabku. "Kirain ada sekolahnya", sergahnya lagi. Singkat cerita, ketika ditanya "Ini Pak Mu'in mana?". Sambil sedikit ngehkeh, beliau menjawab: "Ana Mu'inuddinillah Bashri dari Dewan Syari'ah Kota Solo". Seiring kaget, Al-Faqir pun mohon maaf karena benar-benar tidak menyangka kalau yang men...
“TAK KENAL MAKA TA’ARUF” (Mengenal Thuruq Al-Istinbaath Dewan Hisbah Persatuan Islam)

“TAK KENAL MAKA TA’ARUF” (Mengenal Thuruq Al-Istinbaath Dewan Hisbah Persatuan Islam)

Diraasatul Adyaan wal Firaq, Tsaqofah, Uncategorized
"TAK KENAL MAKA TA'ARUF" (Mengenal Thuruq Al-Istinbaath Dewan Hisbah Persatuan Islam) Bersama: Teten Romly Qomaruddien 1. Sebagai lembaga ilmiah yang berfungsi merumuskan pelbagai hukum Islam di lingkungan Persatuan Islam (PERSIS), Dewan Hisbah (yang semula sejarah awalnya Majelis Ulama Persatuan Islam; zaman Tuan Ahmad Hassan, Al-Ustadz Abdul Qadir Hassan, KH. Munawwar Chalil, Al-Ustadz Abdul Hamid Hakim, Tengku Hasbi As-Shiddiqi, KH. Mohammad Isa Anshary dan sejumlah tokoh lainnya) dalam menjalankan tugasnya, berpegang pada qaidah ilmiah sebagaimana dilakukan para fuqaha dari kalangan ulama Salaf. Maka tidak dapat dibenarkan, apabila ada anggapan pandangan-pandangannya bertolak belakang dengan qaidah ilmiah mereka. 2. Dalam merumuskan berbagai masalah hukum, Dewan Hisbah memand...
MAN ANAA LAULAAKUM; “SIAPAKAH DIRIKU, TANPAMU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA”

MAN ANAA LAULAAKUM; “SIAPAKAH DIRIKU, TANPAMU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA”

Uncategorized
MAN ANAA LAULAAKUM; "SIAPAKAH DIRIKU, TANPAMU AKU BUKAN SIAPA-SIAPA" Oleh: Teten Romly Qomaruddien Terlepas dari perbincangan yang selalu hangat di kalangan para penuntut ilmu, apakah hukum memperingati dan mengucapkan selamat atas sesuatu momentum atau peristiwa yang dianggap sakral (selain yang dinyatakan keharamannya oleh sebagian ulama). Namun, mengambil faidah (istifaadah) terhadap segala yang terjadi, itulah yang harus lebih diutamakan ketimbang sibuk memperingatinya. Hari Guru Nasional telah lewat beberapa hari yang lalu di bulan ini, demikian pula Hari Ayah, Hari Santri dan hari-hari lainnya. Termasuk hari-hari yang akan datang kemudian, telah menyusul momentum lain. Ada yang menarik perhatian di antara tulisan berupa meme dan tayangan youtobe yang beredar terkait ha...
DI BALIK INDAHNYA KAWASAN TALEGONG (Catatan Ziyarah Muhibbah Tim KDK MUI Pusat)

DI BALIK INDAHNYA KAWASAN TALEGONG (Catatan Ziyarah Muhibbah Tim KDK MUI Pusat)

AKHBAR NEWS!, Kebangsaan, Uncategorized
DI BALIK INDAHNYA KAWASAN TALEGONG (Catatan Ziyarah Muhibbah Tim KDK MUI Pusat) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sepanjang jalan, tak henti-hentinya bibir ini berucap tasbih melihat indahnya panorama alam. Dua jam dari pintu Tol Soreang Bandung, melewati pegunungan, hamparan kebun teh yang hijau, hingga lembah-lembah yang indah menantang. Itulah kawasan Talegong perbatasan Kabupaten Bandung dengan Kabupaten Garut Selatan. Adapun perjalanan dari kota Garut melalui jalur selatan ini, membutuhkan waktu lima jam perjalanan roda empat. Sebagaimana disampaikan Ketua Majelis Ulama setempat (Ustadz Uu Rohmat, S.Pd. I), masyarakatnya cukup guyub dan pemerintah daerah pun sangat peduli dengan perkembangan penduduknya. Di tengah keterbatasan fasilitas yang dimiliki, masyarakat Talegong b...
AGAMA; ANTARA AD-DÎN DAN AL-MILLAH

AGAMA; ANTARA AD-DÎN DAN AL-MILLAH

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
AGAMA; ANTARA AD-DÎN DAN AL-MILLAH Oleh: Teten Romly Qomaruddien Belakangan ini merebak kembali ungkapan "Semua ajaran agama benar". Pandangan ini pun beranak pinak, melahirkan pandangan-pandangan turunannya; di antaranya ungkapan "Tidak dibenarkan menyalahkan pandangan keagamaan orang lain" atau "Tidak benar menilai salah atau keliru terhadap pandangan agama atau keyakinan orang lain". Dan paling terbaru, adalah perkataan "Islam itu bukan agama, melainkan ketundukkan, kepasrahan, keadilan dan persamaan; tidak ada istilah kafir, fasiq, munafiq dan musyrik". Ungkapan-ungkapan tersebut, tentu sangat ganjil dan rancu, karena tidak ada seorang penganut agama mana pun yang akan membenarkan semua keyakinan, melainkan pasti berpegang pada satu-satunya keyakinan yang dianutnya sebagai ...
PEMBAHARUAN ISLAM; ANTARA TAJDÎD DAN TAJRÎD

PEMBAHARUAN ISLAM; ANTARA TAJDÎD DAN TAJRÎD

Tsaqofah, Uncategorized
PEMBAHARUAN ISLAM; ANTARA TAJDÎD DAN TAJRÎD Oleh: Teten Romly Qomaruddien Munculnya seseorang atau beberapa orang pembaharu, bahkan berupa "gerakan pembaharuan" pada setiap 100 tahun (satu abad, satu qurun), telah diisyaratkan Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam dalam sabdanya: إِنَّ اللَّهَ يَبْعَثُ لِهَذِهِ الْأُمَّةِ عَلَى رَأْسِ كُلِّ مِائَةِ سَنَةٍ مَنْ يُجَدِّدُ لَهَا دِينَهَا "Sesungguhnya Allah akan membangkitkan untuk ummat ini pada setiap akhir seratus tahun, orang yang akan memperbaharui ajaran agamanya." (HR. Abû Dâwud no. 4291 dari shahabat Abu Hurairah radhiyallâhu 'anh) Sekaliber Imam Ibnu Hajar Al-'Asqalani, As-Suyûthi, Al-‘Iraqi, Syamsul Haq Abadi, As-Sakhâwi, Al-Munâwi dan Syaikh Nâshiruddin Al-Albani menyebutkan bahwa hadits tersebut riwayatnya tsi...
SEXUAL CONSENT; BIAS TAFSIR YANG MERUNTUHKAN TATANAN LANGIT DAN BUMI

SEXUAL CONSENT; BIAS TAFSIR YANG MERUNTUHKAN TATANAN LANGIT DAN BUMI

Tsaqofah, Uncategorized
SEXUAL CONSENT; BIAS TAFSIR YANG MERUNTUHKAN TATANAN LANGIT DAN BUMI Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi fithrah manusia, kebutuhan akan seks (jinsiyyah) itu merupakan naluri yang telah Allah 'azza wa jalla anugerahkan. Sama halnya dengan kecintaan manusia terhadap wanita secara umum, anak yang dibanggakan, kekayaan yang dimiliki (termasuk kekuasaan). Al-Qur'an mengisyaratkan dalam firmanNya: زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ ٱلشَّهَوَٰتِ مِنَ ٱلنِّسَآءِ وَٱلْبَنِينَ وَٱلْقَنَٰطِيرِ ٱلْمُقَنطَرَةِ مِنَ ٱلذَّهَبِ وَٱلْفِضَّةِ وَٱلْخَيْلِ ٱلْمُسَوَّمَةِ وَٱلْأَنْعَٰمِ وَٱلْحَرْثِ ۗ ذَٰلِكَ مَتَٰعُ ٱلْحَيَوٰةِ ٱلدُّنْيَا ۖ وَٱللَّهُ عِندَهُۥ حُسْنُ ٱلْمَـَٔابِ "Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta y...
KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN

KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN

Hikmah, Uncategorized
KEPEMIMPINAN YANG DIRINDUKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Siapa yang tidak mengenal sosok sang pembebas dua negeri adidaya Romawi dan Persia? Seorang sosok berani dan ksatria yang mengembalikan Baitul Maqdis dan negeri-negeri lainnya ke pangkuan kaum Muslimin. Begitu juga dengan daya fikirnya yang tajam menembus relung zaman hingga terangkat martabat dirinya sebagai ahlul ijtihâd yang mumpuni dalam ilmu. Selain itu, mimpinya pun dibenarkan oleh Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam sebagai mimpi yang benar (ar-ru'yah as-shâdiqah). Namun di balik prestasinya yang sederet, semula tak ada yang menyangka kalau sosok brilian, cerdas, tangkas dan tegas itu memiliki jiwa yang sangat lembut. Berawal dari penggalan kisahnya di masa shahabat ridhwânullâh 'alaihim ajma'în, yakni Umar bi...
DU’ÂT RABBÂNI DI ERA DISRUPSI (Menanti Aksi Mengharap Gerak)

DU’ÂT RABBÂNI DI ERA DISRUPSI (Menanti Aksi Mengharap Gerak)

Da'wah, Tarbiyah, Uncategorized
DU'ÂT RABBÂNI DI ERA DISRUPSI (Menanti Aksi Mengharap Gerak) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Waktu terus melaju, zaman semakin berubah. Perkembangan demi perkembangan semakin dapat dirasakan, betapa kemajuan ini bukanlah tanpa resiko, melainkan menuntut adanya konsekuensi yang harus segera dilakukan seiring dengan perubahan yang ada. Sebuah zaman, kini sudah hadir di depan mata. Yakni sebuah era yang menjadikan ummat manusia bisa terlindas dan ditinggalkan, apabila kurang sigap menyikapinya. Kurang fokus, tidak perhatian, enggan melibatkan dalam kancah perubahan ini, bisa berakibat fatal karenanya. Itulah sebuah era yang para ahli abad ini menyebutnya dengan disrupsi (disruption era). Guru besar Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Rhenald Kasali, salah satu tokoh yang mempopuler...
MANUSIA MAKHLUK KOMUNIKATIF (Kado Pengantar Mastama Komunikasi Penyiaran Islam)

MANUSIA MAKHLUK KOMUNIKATIF (Kado Pengantar Mastama Komunikasi Penyiaran Islam)

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
MANUSIA MAKHLUK KOMUNIKATIF (Kado Pengantar Mastama Komunikasi Penyiaran Islam) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi fithrah, setiap manusia yang dilahirkan pasti memberi isyarat dengan tangisan. Yakni, tangisan yang ditunggu-tunggu oleh semua yang tengah menanti kelahiran sang buah hati dengan penuh cemas, haru dan berujung rasa bahagia. Tak jarang pihak keluarga merasa gundah, ketika sekian lama menunggu, namun tangisan bayi tak kunjung terdengar. Kalau pun sudah lahir tak bersuara pula, maka Mak Paraji atau pun Bidan yang membantu kelahirannya, akan sedikit menepuk-nepuknya agar jabang bayi bisa menangis. Sama halnya dengan akhir kehidupan manusia, maka tidak ada yang jauh lebih penting untuk ditinggalkan terakhir kalinya, selain dari kalimah thayyibah dan ungkapan wash...
FENOMENA MARAKNYA ALIRAN DAN GERAKAN SEMPALAN ISLAM KONTEMPORER (Telaah Pengantar Madrasah Ghazwul Fikri)

FENOMENA MARAKNYA ALIRAN DAN GERAKAN SEMPALAN ISLAM KONTEMPORER (Telaah Pengantar Madrasah Ghazwul Fikri)

Diraasatul Adyaan wal Firaq
FENOMENA MARAKNYA ALIRAN DAN GERAKAN SEMPALAN ISLAM KONTEMPORER (Telaah Pengantar Madrasah Ghazwul Fikri) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Selayang Pandang Keagamaan dan Ideologi Indonesia merupakan suatu negara yang sangat luas dengan ukuran sebesar 1.904.569 km2. Jumlah penduduknya terdiri dari +270 juta yang bertebaran di seluruh wilayah tanah air dengan +17.508 pulau dan +1.128 etnis/ suku yang menggunakan +750 bahasa daerah. Adapun dinamika keagamaan di dalamnya terdiri dari penduduk Muslim 87,21%, Kristen 6,96%, Katolik 2,91%, Hindu 1,69%, Budha 0,72% dan Konghuchu 0,05%. Selain itu ada ratusan keyakinan dan kepercayaan lokal yang berkembang hampir di seluruh pelosok. Seiring dengan terjadinya euforia kebebasan dan demokratisasi, pasca reformasi 1998 bermunculanlah aliran dan ge...
“KEMATIAN YANG DIRINDUKAN”. Ustadz Insan L.S Mokoginta

“KEMATIAN YANG DIRINDUKAN”. Ustadz Insan L.S Mokoginta

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Uncategorized
KEMATIAN YANG DIRINDUKAN... Ustadz Insan L.S Mokoginta, belakangan ini namamu sering kami sebut. Banyak hal yang ingin kami bincangkan ... Maraknya akhir-akhir ini gerakan pemurtadan di pelosok, pinggiran kota, bahkan dunia digital saat ini sangat mengkhawatirkan ummat dan juga bapak tentunya. Kami sedang menyiapkan "hidangan forum" buat bapak (baik di Madrasah Ghazwul Fikri, Komite Dakwah Khusus dan Kajian Aqidah & Pemikiran). Nama bapak sudah kami catat, karena kami tahu integritas perjuangan dan keilmuan bapak sebagai peraih "Mu'allaf Award" (21 Mei 2006) oleh Wakil Ketua MPR AM. Fatwa di Masjid Pondok Indah Jakarta. Bagaimana Berdakwah Dengan Kristologi (Seri Komik), itulah satu di antara karya puluhan karya bapak. Pembicaraan via telpon, bapak sudah menyanggupi. Namun kini taqdir ...
MERDEKA ITU INDAH NAMUN TIDAK MUDAH

MERDEKA ITU INDAH NAMUN TIDAK MUDAH

Da'wah, Hikmah, Kebangsaan, Tsaqofah, Uncategorized
MERDEKA ITU INDAH NAMUN TIDAK MUDAH Oleh: Teten Romly Qomaruddien Luapan rasa gembira bagi seluruh anak bangsa di mana pun adalah sesuatu yang wajar dan tidak salah, karena keinginan hidup merdeka adalah fithrah insâniyyah setiap jiwa manusia. Terlebih, bagi mereka yang telah turut merasakan pahit getirnya penjajahan. Manusia dicipta dan dilahirkan ke muka bumi, pada dasarnya benar-benar murni bersih dan memiliki hak merdeka. Namun semua itu bisa berubah, hak menikmati hidup merdeka bisa terganggu dan bisa saja tidak berpihak pada dirinya, ketika banyak unsur-unsur lain yang menghalanginya. Kondisi ibu yang mengandung, bapak yang seharusnya menjaga, apabila keduanya tidak stabil dapat berpengaruh pada putera mereka yang akan lahir nanti. Demikian pula dengan lahirnya sebuah bangs...
NESTAPA KARENA MURTAD (Sekedar Mengingatkan Sesama Saudara Seiman)

NESTAPA KARENA MURTAD (Sekedar Mengingatkan Sesama Saudara Seiman)

Aqidah, Uncategorized
NESTAPA KARENA MURTAD (Sekedar Mengingatkan Sesama Saudara Seiman) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Akhir-akhir ini, berita pemurtadan kembali menghiasi jagat media, terutama media sosial yang seolah-olah lepas kendali. Mulai dari warta yang menggambarkan kabar sebenarnya, atau sekedar berita burung. Yang jelas, sulit dinafikan bahwa aktivitas tersebut memang benar-benar adanya. Sebagai sesama saudara seiman, tentunya saling mengingatkan menjadi kewajiban agar kewaspadaan menjadi perhatian bersama. Masalahnya adalah, bagaimana kita bisa menjaga ketauhidan dan mengenal lebih jauh apa yang dimaksud dengan murtad, lalu dengan penuh kesadaran dapat mengetahui bagaimana meruginya menjadi orang yang murtad. Fithrah Tauhîd yang Wajib Dijaga Di antara anugerah terbesar yang Allah 'azza w...
EPISODE KELUARGA IBRAHIM; MENGUBAH “DRAMA” MENJADI REALITA

EPISODE KELUARGA IBRAHIM; MENGUBAH “DRAMA” MENJADI REALITA

Tarbiyah
EPISODE KELUARGA IBRAHIM; MENGUBAH "DRAMA" MENJADI REALITA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Keutamaan bulan Dzulhijjah kini sudah berlalu; Terhitung tanggal 1 hingga 13 (mulai dari memperbanyak amal kebaikan sejak pekan pertama, shaum 'arafah, tarwiyah di Mina yang dilanjutkan wuquf bagi yang menunaikan ibadah haji, juga pelaksanaan shalat 'iedul adhha dan penyembelihan hewan qurban hingga tiga hari tasyriq). Datangnya bulan mulia ini, laksana sebuah episode "drama" yang terus diputar ulang untuk mengingatkan para pemirsa, yakni ummat manusia akan pengorbanan sosok-sosok agung teladan sepanjang zaman. Mereka itulah nabiyullâh Ibrahim 'alaihis salâm, bunda Sarah yang melahirkan nabiyullâh Ishaq 'alaihis salâm yang akan melahirkan sosok nabiyullâh Ya'qub 'alaihis salâm bersama ke...
error: Content is protected !!