Jumat, September 4MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

Pendidikan Karakterdalam Renungan Seorang Ummi/ Sundarie Syam

Pendidikan Karakterdalam Renungan Seorang Ummi/ Sundarie Syam

Hikmah
PENDIDIKAN KARAKTER dalam Renungan Seorang Ummi/ Sundarie Syam (Temu Spirit Orang Tua Murid RA Raudhatul Kuwait): "Membentuk manusia secara utuh (holistic) yang berkarakter, yaitu mengembangkan aspek fisik, emosi, sosial, kreativitas dan intelektual anak didik secara optimal. Selain itu, untuk membentuk manusia yang pembelajar sejati (life long leaners), maka para perancang kurikulum, para pengajar dan orang tua di sekolah wajib mengupayakan lahirnya pengetahuan Islam yang integral dengan menanamkan perilaku dan adab dalam aktivitas sehari-hari di mana anak-anak usia dini ini berada. Tujuannya adalah anak mampu menghadapi masalah-masalah di usia dewasa dengan kematangan akhlaq yang luhur. Jemari mungil anak-anak kita, kelak 20 tahun yang akan datang akan mengepal dengan tangan-tangan ku...
NASIHAT BIJAK UNTUK PERINDU MASA LALU

NASIHAT BIJAK UNTUK PERINDU MASA LALU

Hikmah, Uncategorized
Berikut nasihat bijak untuk para perindu masa lalu NASHIHAT BIJAK UNTUK PARA PERINDU INDAHNYA MASA LALU: oleh : KH. Teten Romly Qomaruddien, M.A. 1. إذا فكرت كثيرا في المفقود فقدت كثيرا في الموجود "Jika engkau terlampau banyak memikirkan sesuatu yang luput darimu, maka (berhati-hatilah) engkau akan kehilangan apa yang ada pada dirimu" 2. غرس السابقون فأكلنا أفلا نغرس ليأكل اللاحقون "Para pendahulu kita telah mampu menanam, lalu kita pun memetik dan menikmatinya ... Akankah kita mampu menanam, agar generasi mendatang dapat memetik dan menikmatinya pula" 3. قال الشيخ مصطفى السباعي في "من ورائع حضارتنا": "Larut dalam nostalgia masa lalu (dengan segala plus minusnya) secara berlebihan, itu tandanya orang pemalas ... Namun meremehkan masa lalu (dengan segala plus minusnya), i...
NGAJI FIQIH PERSATUAN UMMAT BERSAMA PAK NATSIR

NGAJI FIQIH PERSATUAN UMMAT BERSAMA PAK NATSIR

Fiqh Ikhtilaf, Uncategorized
Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Butiran hikmah dan permata mauizhah Pak Natsir (Dr. Mohammad Natsir Allaahu yarhamh), kini terbukti di bumi pertiwi. Tak cukup sampai di sini, jalan membentang panjang masih menanti. Bapak ummat ini berpesan, memberi pelajaran tentang hal-hal penting bagi generasi kini, menurutnya: 1) Jadikan iman sbg dasar persatuan 2) Persatuan itu adalah soal hati 3) Timbulnya tafarruq bukanlah karena besarnya jumlah organisasi 4) Beda pendapat itu mutu berfikir dan mutu kecerdasan selama ada dalam bingkai kejujuran 5) Persatuan yang dipaksakan, karena tidak memahami sumber-sumber tafarruq tidak akan kekal 6) Kalau belum mampu mengusahakan persatuan ummat yang menyeluruh, jadilah organisasi ummat yang diridhai Alloh Jalla Jalaaluh 7) Menurutnya (konte...
“REVITALISASI DA’WAH ILALLOOH” (Ikhtiar Menemukan Khashaaish dan Dhawaabith Da’wah Kekinian di Era Proxy War)

“REVITALISASI DA’WAH ILALLOOH” (Ikhtiar Menemukan Khashaaish dan Dhawaabith Da’wah Kekinian di Era Proxy War)

Da'wah
"REVITALISASI DA'WAH ILALLOOH" (Ikhtiar Menemukan Khashaaish dan Dhawaabith Da'wah Kekinian di Era Proxy War) Moderator: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Dalam agenda rutinnya Risalah Peradaban bersama Pusat Kajian Dewan Da'wah Bidang Ghazwul Fikri melanjutkan halaqah ilmiahnya yang ke-5; Pertama, Diskusi Pra Penyusunan Modul Kaderisasi Ummat dan Bangsa di Lantai 2 Menara Da'wah, Kedua, Diskusi Launching Buku Panduan Kaderisasi Ummat dan Bangsa di ruang rapat Kantor DMI, Ketiga Training of Trainer ke-1 (Sosialisasi Buku Panduan) di Lantai 6 Menara Da'wah dan Keempat Respon Risalah Peradaban Terhadap Problematika Ummat di Lantai 6 Menara Da'wah, dan Kelima tentang "Revitalisasi Da'wah ilallooh; Ikhtiar Menemukan Khashaaish dan Dhawaabith Da'wah Kekinian di Era Proxy War" yang ...
ULAMA DAN UMMAT; MENJALIN SINERGI MEMETAKAN GERAKAN

ULAMA DAN UMMAT; MENJALIN SINERGI MEMETAKAN GERAKAN

Da'wah
ULAMA DAN UMMAT; MENJALIN SINERGI MEMETAKAN GERAKAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Dua tahun yang lalu, tepatnya pertengahan Januari 2015. Kota intan ramai dengan hilir mudik anak-anak muda nan energik, yang datang dari berbagai kota dan kepulauan di tanah air. Ternyata mereka itu para peserta Shilaturrahim Nasional Majelis Intelektual Ulama Muda Indonesia [Hai'ah al-'Ulama wal Mutsaqqafien al-Indunisiyah], kepanjangan dari MIUMI yang tengah menyelenggarakan perhelatannya di Sumber Alam Cipanas Garut Jawa Barat.   Hadir dalam kesempatan itu, tokoh-tokoh muda para pimpinan MIUMI dan para utusan dari berbagai daerah. Adapun hal penting yang dapat dipetik adalah beberapa mutiara nashihat ilmiah dan mendalam terkait dengan kemuliaan dan kaderisasi ulama serta p...
MENJEMPUT KEMENANGAN DAKWAH; HAKIKAT DAN KIAT-KIATNYA

MENJEMPUT KEMENANGAN DAKWAH; HAKIKAT DAN KIAT-KIATNYA

Da'wah, Uncategorized
MENJEMPUT KEMENANGAN DAKWAH; HAKIKAT DAN KIAT-KIATNYA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Kemenangan adalah dambaan, kemenangan adalah cita dan asa, kemenangan adalah buah pengorbanan dan perjuangan, kemenangan pun merupakan gerbang masa depan. Kita dikatakan sebagai pemenang, bilamana kita berhasil melepaskan berbagai ikatan yang membelenggu jiwa dengan penuh lapang untuk bisa menjalankan aturan-aturan Alloh yang Maha Rahman dan rasulNya sebagai suri tauladan. Meraih kemenangan tidak semudah membalikkan telapak tangan, melainkan perlu dukungan ummatnya dengan personal-personal militant yang memiliki: keyakinan yang benar [al-'aqiedah as-shahiehah], pemikiran yang selamat [al-fikrah as-saliemah], amal yang sungguh-sungguh [al-'amal al-jaahid] dan moralitas yang luhur [al-akhlaaq al-...
MENDUDUKAN ISTILAH AHLUSUNAH WALJAMAAH

MENDUDUKAN ISTILAH AHLUSUNAH WALJAMAAH

Aqidah, Manhaj
MENDUDUKKAN ISTHILAH AHLUS SUNNAH WAL JAMAA'AH Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Ahlus Sunnah wal Jamaa'ah, apabila dilihat dari sisi bahasa, terdiri dari tiga kata; ahlun [ 'asyierah: famili, penghuni], as-sunnah [ tharieqah, sierah: segala sesuatu yang berkenaan dengan perjalanan Rasulullaah shalalloohu 'alaihi wasallam] dan al-jamaa'ah [pengikut Nabi dan jejak langkah para shahabatnya]. Apabila dikatakan ahlus sunnah wal jamaa'ah, berarti "hum al-mutamassikuuna bis sunnah wal jamaa'ah; mereka yang komitmen dengan sunnah Nabi shalalloohu 'alaihi wasallam dan mengikuti jejak langkah para shahabatnya". Demikian Nashir 'Abdul Kariem al-'Aql menjelaskan dengan menukil Ibnu Manzhur dalam Lisaanul 'Arab. Mereka dikenal sebagai ahlul hadits, apabila disandarkan pada kesungguhannya dalam...
GENERASI TERBAIK UMMAT; DULU DAN KINI

GENERASI TERBAIK UMMAT; DULU DAN KINI

Aqidah, Manhaj
Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Generasi terbaik ummat, dalam bahasa al-Qur'an disebut "khairu ummah" apabila disandarkan pada sifat-sifat yang mulia; menegakkan al-amru bil ma'ruuf dan an-nahyu 'anil munkar, serta beriman kepada Alloh 'azza wa jalla (Qs. Alu 'Imran/3:110). Hadits Rasulullaah shalallaahu 'alaihi wasallam menyebutnya dengan "khairun naas; manusia terbaik" apabila disandarkan pada karakteristik manusianya yang selalu menebar kemanfaatan kepada manusia lainnya (HR.Al-Bukhari dari Abu Hurairah radhiyallaahu 'anh), atau sifat-sifat baik yang lebih rinci; lebih menguasai ilmu [aqra'], lebih takwa [atqaa], lebih senang menghidupkan shilaturrahim [aushiluhum lir rahimi], di samping al-amru bil ma'ruuf wan nahyu 'anil munkar (HR. Ahmad dari Durrah binti Abi Lahab radhiyallaahu)....
IKHTIYAR MENJADI GOLONGAN YANG SELAMAT

IKHTIYAR MENJADI GOLONGAN YANG SELAMAT

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
IKHTIAR MENJADI GOLONGAN YANG SELAMAT Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Kata "golongan" dalam al-Qur'an dan as-Sunnah, terkadang menggunakan qaum untuk menyebut kumpulan manusia secara umum. Terkadang juga hizbun untuk menyebut kumpulan ideologis, atau jamie'an untuk menyebut sebuah kumpulan yang diharapkan komitmennya. Demikian pula thaaifah, untuk menyebut sebahagian dari kumpulan yang lebih banyak, dan juga firqah atau firaq untuk menyebut bagian ummat yang mesti diwaspadai. Dalam istilah Rasulullah shalallaahu 'alaihi wasallam dan para shahabat ridhwaanullah 'alaihim, taabi'in dan generasi berikutnya menyebutnya dengan: Al-Jamaa'ah; "siapa saja yang mengikuti Nabi dan para shahabatnya yang mulia" (jawaban beliau atas pertanyaan shahabat). Dikatakan pula, "Siapa saja yang b...
KHAZANAH WARISAN NABI AKHIR ZAMAN

KHAZANAH WARISAN NABI AKHIR ZAMAN

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
KHAZANAH WARISAN NABI AKHIR ZAMAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Merupakan harta karun peradaban yang tak ternilai dari seorang Nabi akhir zaman, warisan yang tak pernah lekang oleh waktu dan tak akan mengenal kata punah sepanjang sejarah. Itulah Rasulullooh shalalloohu 'alaihi wasallam Muhammad bin 'Abdillah sang khaatamil anbiyaa wal mursalien. Tiga warisan utama, mencakup di dalamnya persoalan 'aqiedah, syari'ah, mu'amalah dan akhlaq/ tazkiyatun nafs yang tersemat pada wajah dan wijhah nya menjadi sinar yang tak pernah padam menyinari bumi. Apabila dicermati dengan seksama, warisan yang dimaksud mencakup beberapa hal: Warisan berupa pedoman manhajan, minhaajan;  yaitu tatanan, aturan, atau sistem yang dijalankan oleh Rasulullooh shalalloohu 'alaihi wasallam. Dengan m...
error: Content is protected !!