Selasa, Juli 28MAU INSTITUTE
Shadow

Tsaqofah

MENEGUHKAN HAKIKAT FITHRAH MENEPIS GELOMBANG FITNAH (Jawaban Bijak Terhadap Fenomena Islamophobia)

MENEGUHKAN HAKIKAT FITHRAH MENEPIS GELOMBANG FITNAH (Jawaban Bijak Terhadap Fenomena Islamophobia)

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Ikhwaani fid diin A’azzakumullaah … Saudara-saudara … kaum Muslimin yang berbahagia!! Patut disyukuri di pagi yang cerah ini; diiringi sinar mentari dan disaksikan cahaya siang, kita berkumpul di tempat ini dengan penuh kerelaan dan keikhlasan, merunduk dan tunduk di hadapan Allah yang Maha agung dengan iringan takbir, tahlil dan tahmid. Semoga semua ini, semakin menambah kekhusyuan dan khidmat kita dalam rangka menggapai nilai-nilai fithri di hari kemenangan ini. Nilai fithrah yang telah Allah 'azza wa jalla anugerahkan, hendaknya dipelihara dan dipertahankan sehingga menjadi “nilai abadi” yang dapat menyelamatkan dunia dan seisinya. Bukan saja kaum Muslimin, melainkan seluruh manusia penghuni bumi ini bisa selamat dari malapetaka [fitnah, fit...
NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT

NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
NGABUBURIT BENAR-BENAR NGABUBURIT // Setelah mengikuti Reboan di Kramat Raya 45, pamit duluan karena ada tugas di salahsatu mesjid legendaris Kebayoran Lama. Sekalipun berangkat lebih awal, kondisi perjalanan tetap tidak bisa diprediksi. Namun sudahlah, masih banyak yang bisa disyukuri, di antaranya bisa "ngabuburit" sambil keliling Trans Jakarta dari halte ke halte. Masjid As-Syukur yang menjadi tujuan, masih sangat jauh jarak tempuhnya. Di tengah kemacetan, suara adzan Maghrib berkumandang memecah langit Batavia yang mendung berselimutkan awan. Satu persatu penumpang Muslim merogoh tasnya; ada yang sekadar mengambil air mineral, atau mengambil permen sebagai ta'jil. Alhamdulillaah, rasa syukur pun bertambah, ketika melihat mereka yang berbuka shaum. Benar sabda Rasulullaah shallallaahu '...
DIKSI DAN NARASI RAMADHAN MEMANG ‘AJIB

DIKSI DAN NARASI RAMADHAN MEMANG ‘AJIB

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Tidak ada diksi dan narasi yang apabila dikaitkan dengan bulan mulia Ramadhan, melainkan akan terasa elok, indah nan mempesona. Mulai pemaknaan, kandungan hikmah, hingga filosofis kehidupan. Setiapkali Ramadhan datang menyapa, tidak bosan-bosannya para cerdik pandai membincangnya. Banyak 'ibaarat, tamtsiil, dan pujian para ahli ilmu akan kedudukannya yang teramat istimewa; ada yang mengibaratkan sebagai bulan "panen raya", ada yang mengumpamakannya seperti Nabiyullaah Yusuf 'alaihis salaam di tengah dua belas anak-anak Nabiyullaah Ya'qub 'alahis salaam, serta kiasan-kiasan lainnya. Semua itu menunjukkan, betapa kehadiran bulan yang satu ini bukanlah "rutinitas biasa" yang hampa makna, melainkan sarat dengan beragam keistimewaan yang tidak terduga...
KETIKA SANG PRIMADONA TIBA

KETIKA SANG PRIMADONA TIBA

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi kebiasaan orang-orang mulia kalangan generasi emas [yakni salafus shaalih], apabila tiba bulan Ramadhan mereka menyambutnya jauh sebelum bulan tersebut datang menyapa. Ada yang bersiap diri sejak tiga bulan sebelum, dua bulan sebelum, atau satu bulan sebelumnya. Sebagaimana dipetik Imam Ibnu Rajab al-Hanbaly rahimahullaah dalam Lathaaiful Ma'aarif yang menuturkan ungkapan Abu Bakar al-Warraq al-Balkhy [ulama kelahiran Turmudz Uzbekistan, wafat 893 M.] yang mengumpamakan "tiga bulan berturut-turut" [tsalaats mutawaaliyaat]; yakni Rajab, Sya'ban, dan Ramadhan laksana pohon. شهر رجب شهر للزرع، وشعبان شهر السقي للزرع، ورمضان شهر حصاد الزرع "Bulan Rajab adalah bulan untuk menanam pohon, bulan Sya'ban untuk menyiram pohon, dan bulan Ra...

AROMA RAMADHAN DAN GELIAT HARI INTERNASIONAL ANTI ISLAMOPHOBIA

Breaking News, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Sejak resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa [PBB] yang menyepakati tanggal 15 Maret sebagai hari internasional anti Islamophobia, kaum Muslimin di beberapa negara Eropa pun gegap gempita turut menyambutnya. Tidak terkecuali di Indonesia dengan dimotori Gerakan Nasional Anti Islamophobia [GNAI] yang menggelar acara akbarnya pertama kali di Mesjid Agung Al-Azhar Kebayoran Baru Jakarta Selatan menyusul sebelumnya pernyataan Bidang Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia [MUI] Pusat tertanggal 20 Maret 2022. Kini memasuki tahun kedua [2023], gaung anti Islamophobia kembali disemarakkan. Perserikatan Bangsa-Bangsa yang pada hari Jum'at [10 Maret 2023] memperingati hari Internasional untuk memerangi Islamophobia yang pertama dengan acara khusus di Aula Majel...

AGAR KACANG TIDAK MUDAH LUPA PADA KULITNYA

Hikmah, persatuan umat, Tsaqofah
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Dalam setiap kehidupan manusia tidak lepas dari "jalan cerita" masing-masing yang mungkin pernah dialaminya; Ada yang merasa kebahagian yang diraihnya seolah-olah tidak ada hubungan dengan orang lain, ada yang semula tidak turut serta berperas keringat tiba-tiba muncul jadi penguasa, ada yang sama sekali tidak ikut berjuang dalam waktu sekejap tampil menjadi pahlawan. Bahkan, ada pula yang dirinya merasa terusik ketika orang lain sukses atau bisa mengunggulinya sehingga harus berusaha keras untuk menyikut dan meminggirkannya. Adanya matahari kembar, merupakan sesuatu yang sangat tidak diinginkannya. Bukankah setiap taqdir itu ada masanya? Pepatah Arab mengingatkan: يسخر الله لك كل شيىء بوقته "Segala sesuatu akan ditetapkan Allah 'azza wa jalla p...

MU’JIZAT ABADI

Jadwal Kajian, Tsaqofah, Uncategorized
MU'JIZAT ABADI // Ketika Nabiyullaah Ibrahim 'alaihis salaam dibakar Raja bengis Namrudz, api tak mampu melumatkan dirinya. Ketika Nabiyullaah Yunus 'alaihis salaam dilemparkan ke lautan lepas, buasnya ikan paus tak menjadikan dirinya binasa. Dahsyatnya gelombang samudra, tak mampu menghempaskan Nabiyullaah Musa 'alaihis salaam dan pengikutnya dari kejaran raja bengal Fir'aun. Dan masih banyak qishah lainnya, yang semua itu menunjukkan betapa Allah 'azza wa jalla tak pernah tidur dan senantiasa terlibat dalam menolong para kekasihNya di jalan perjuangan Tauhid. Itulah kebesaran Dzat Maha Digdaya yang disebut Mu'jizat hissiyyah, yakni senjata pertolongan untuk "melumpuhkan" rekayasa musuh-musuhNya. Berbeda dengan Al-Qur'aanul 'Azhiim yang dianugerahkan kepada Nabi akhir zaman, mu'jizatnya b...

AL-QUR’AN AGUNG; MU’JIZAT ABADI SEPANJANG ZAMAN

Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Seputar Istilah Mu’jizat Dalam pengertian umum, mu’jizat merupakan isim faa’iI dari a’jaza yu’jizu i’jaazan artinya "sesuatu yang dapat membuktikan kelemahan." Menurut Mannaa' Al-Qaththaan dalam Mabaahits Fii ‘Uluumil Qur’aan disebutkan, yang disebut i’jaaz adalah tampaknya kebenaran Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam dalam pengakuannya sebagai seorang pengemban risalah dengan membuktikan kelemahan bangsa Arab untuk menghadapi mu’jizat yang abadi, yaitu Al-Qur’aan al-Kariim. Dengan makna itu, maka muncullah definisi istilah yang popular sebagai berikut: “Sesuatu hal yang luar biasa [amrun khaariqun] dengan disertai tantangan dan selamat dari perlawanan." (Al-Qaththaan, 1420, hlm. 258-259). Sisi perbedaan dengan mu’jizat yang diberikan kepada N...

KATA ORANG: “COLT SETAN” ITU MEMPERCEPAT SAFARKU

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
Jangan underestimate dengan judulnya, agar tidak gagal paham dalam menyimpulkannya!!! ... Ini hanya tentang sebuah penggalan pengalaman perjalanan untuk didulang hikmahnya dan diambil pelajarannya sekaligus. Betapa sang Nabi panutan melarang keras memberikan nama atau menisbatkan sesuatu dengan panggilan maupun sebutan yang buruk; bahkan bukan sekadar nama orang dengan panggilan yang hina seperti halnya 'Aashiyah, yang berarti "wanita pelaku maksiat" atau Haazin, yang maknanya "si malang" sebagaimana diceritakan Ibnu Umar dan Ibnul Musayyib radhiyallaahu 'anhumaa dalam riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim. Tentu saja, termasuk nama-nama makanan [semisal "bakso setan", "seblak jahanam", dan lain-lain], bahkan nama tempat atau fasilitas lainnya [seperti nama kampung atau nama bukit...
MEREKA MENABUH GENDERANG PERANG DAN MERUSAK SUMBER KESEJUKAN HATI KITA

MEREKA MENABUH GENDERANG PERANG DAN MERUSAK SUMBER KESEJUKAN HATI KITA

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
Oleh : Teten Romly Qomaruddien Merendahkan, melecehkan, dan menghinakan berbagai simbol agama [syi'aarud diin] merupakan bentuk penentangan yang nyata terhadap Dzat Yang Maha Pencipta. Terlebih syi'ar suci berupa kalamNya seperti halnya Mushhaful Qur'aan yang wajib dirawat dan dipelihara. Ada banyak bentuk penodaan yang dilakukan; mulai dari merusak fisik mushhaf, menyamakan ayatNya dengan qaul manusia, melantunkan ayatNya dengan alunan permainan hiburan, membaca ayatNya bukan pada tempatnya [termasuk di gereja, klenteng, atau tempat pemujaan lainnya], membacanya di tempat-tempat kotor dan terlarang, atau memposisikan tulisan ayatNya pada tempat yang tidak layak [di toilet, di bawah telapak sandal/sepatu, dan lain-lain], juga menafsirkan Al-Qur'an dengan sekehendak nafsu tanpa pi...
MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAH

MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAH

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Dua bulan yang lalu, tepatnya Jum'at, 26 Agustus 2022. Lembaga Kaderisasi Ulama Istiqlal di bawah pembinaan Prof. Dr. Nazaruddin Umar, Prof. Dr. Quraisy Syihab, dan Prof. Dr. Ahmad Thib Raya menyelenggarakan perhelatan ilmiah berupa multaqaa dengan mengundang tokoh Ulama Mesir kelahiran Jeddah [turunan Yaman], yakni Syaikh Al-Habib 'Ali Zainal 'Abidin al-Jufri yang didampingi tokoh sepuh Syaikh Prof. Idris al-Jufri al-Maghribi dari Universitas Qarawiyin Maroko. Seminar Internasional dalam rangka Kaderisasi Ulama untuk mewujudkan "para mujahid moderat" [meminjam bahasa Prof. Nazaruddin] sebagaimana disampaikan pembinanya ini, mengambil tajuk: دور العلماء لترسيخ التوسط في التدين و إعادة إح...
KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA DALAM ISLAM

KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA DALAM ISLAM

Fiqih Kontemporer, Tsaqofah, Uncategorized
KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA DALAM ISLAMOleh:Teten Romly Qomaruddien A. Pendahuluan Menyoal kawin beda agama seolah tidak mengenal kata berhenti, walau pun pada dasarnya ajaran Islam telah memberikan aturan yang jelas. Selain terdapat dalil-dalil ayat yang menegaskan haramnya perkawinan beda agama tersebut, juga adanya riwayat hadits dan atsar yang jelas pula. Ditambah lagi dengan adanya ijma' para ulama di setiap zamannya. B. LANDASAN HUKUM KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA Dalil keharaman kawin beda agama, dalam Al-Qur'an terdapat ayat-ayat sebagai berikut: وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكٰاتِ حَتّٰى يُؤْمِنَّ ۗ وَلَاَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكَةٍ وَّلَوْ اَعْجَبَتْكُمْ ۚ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَتّٰى يُؤْمِنُوْا ۗ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكٍ وّ...
DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUR

DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUR

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUROleh:Teten Romly Qomaruddien Tak ada seorang pun dari kita yang bisa melepaskan dari "keteperdayaan" diri [ghuruur]; Baik teperdaya oleh keunggulan dirinya, teperdaya oleh kekayaan yang dimilikinya, atau teperdaya oleh faktor lain yang mempengaruhinya. Para ulama banyak menggambarkan ghuruur ini dengan narasi seperti berikut: الغرور وهمٌ يراه صاحبه علماً، فهو جهل مركب، لأن المتصف به لا يدري ولا يدري أنه لا يدري. هذا الجهل آفة عظيمة جامعة لمفاسد الأخلاق وقع في مهواتها الكثيرون، لأحد سببين: إما لأن الغرور لم ينل في نشأته شيئاً من التربية الصحيحة؛ أو لأنه نال حظاً ناقصاً. "Keteperdayaan itu sebuah ilusi di mana sang pelaku melihatnya sebagai ilmu, [padahal sebenarnya] kebodohan majemuk. Hal itu terjadi, dikarenakan orang yang tersifatinya tidak tahu, ...
LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAH

LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAH

Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak motivasi, berupa kabar gembira [targhieb] dan motivasi kabar ancaman [tarhieb], bagi mereka yang tengah menentukan nasib hidupnya kelak. Apakah di negeri akhir menjadi pemenang atau pecundang? Sekalipun surga itu belum dapat dilihat hari ini dengan mata kepala sendiri [maa laa 'ainun ra'at], belum bisa didengar oleh telinga hari ini [wa laa udzunun sami'at], bahkan tidak bisa dirasakan oleh lintasan perasaan manusia saat ini sekalipun [wa laa khatara 'alaa qalbin basyarin]. Semua itu menunjukkan betapa perkara ini merupakan sirrun min asraarillaah, yakni suatu rahasia di antara sekian rahasia-rahasia Allah 'azza wa jalla. Alangkah merugi, mereka yang beranggapan bahwa alam akhir itu sebagai khayalan ...
BENALU PERUSAK AMAL DI TENGAH BULAN MULIA

BENALU PERUSAK AMAL DI TENGAH BULAN MULIA

Materi Kajian, Tsaqofah, Uncategorized
BENALU PERUSAK AMAL DI TENGAH BULAN MULIAOleh:Teten Romly Qomaruddien Dalam menggapai kesempurnaan beragama, ada yang dikenal dengan istilah syarat dan rukun. Syarat adalah, suatu yang mesti ditepati sebelum mengerjakan sesuatu. Apabila tidak sempurna syaratnya, maka pekerjaan yang dilakukan pun tidak shah. Sedangkan rukun, adalah sesuatu yang mesti dikerjakan dalam memulai sesuatu. Rukun merupakan bagian pokok yang tidak terpisahkan, apabila terlewatkan menyebabkan pekerjaan itu tidak shah. Berikutnya, jika sebuah pekerjaan itu terpenuhi syarat dan rukunnya, maka itulah yang disebut dengan shah. Kebalikannya, jika suatu pekerjaan tidak terpenuhi syarat dan rukunnya, maka itulah yang disebut bathal atau tidak shah. Namun, dalam memelihara shah dan tidak shahnya suatu pekerjaan...
error: Content is protected !!