Sabtu, September 12MAU INSTITUTE
Shadow

Tsaqofah

MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAH

MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAH

Aqidah, Tsaqofah, Uncategorized
MODERASI DAN PEMBAHARUAN BUKANLAH PERKARA YANG SALING TERPISAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Dua bulan yang lalu, tepatnya Jum'at, 26 Agustus 2022. Lembaga Kaderisasi Ulama Istiqlal di bawah pembinaan Prof. Dr. Nazaruddin Umar, Prof. Dr. Quraisy Syihab, dan Prof. Dr. Ahmad Thib Raya menyelenggarakan perhelatan ilmiah berupa multaqaa dengan mengundang tokoh Ulama Mesir kelahiran Jeddah [turunan Yaman], yakni Syaikh Al-Habib 'Ali Zainal 'Abidin al-Jufri yang didampingi tokoh sepuh Syaikh Prof. Idris al-Jufri al-Maghribi dari Universitas Qarawiyin Maroko. Seminar Internasional dalam rangka Kaderisasi Ulama untuk mewujudkan "para mujahid moderat" [meminjam bahasa Prof. Nazaruddin] sebagaimana disampaikan pembinanya ini, mengambil tajuk: دور العلماء لترسيخ التوسط في التدين و إعادة إح...
KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA DALAM ISLAM

KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA DALAM ISLAM

Fiqih Kontemporer, Tsaqofah, Uncategorized
KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA DALAM ISLAMOleh:Teten Romly Qomaruddien A. Pendahuluan Menyoal kawin beda agama seolah tidak mengenal kata berhenti, walau pun pada dasarnya ajaran Islam telah memberikan aturan yang jelas. Selain terdapat dalil-dalil ayat yang menegaskan haramnya perkawinan beda agama tersebut, juga adanya riwayat hadits dan atsar yang jelas pula. Ditambah lagi dengan adanya ijma' para ulama di setiap zamannya. B. LANDASAN HUKUM KEHARAMAN KAWIN BEDA AGAMA Dalil keharaman kawin beda agama, dalam Al-Qur'an terdapat ayat-ayat sebagai berikut: وَلَا تَنْكِحُوا الْمُشْرِكٰاتِ حَتّٰى يُؤْمِنَّ ۗ وَلَاَمَةٌ مُّؤْمِنَةٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكَةٍ وَّلَوْ اَعْجَبَتْكُمْ ۚ وَلَا تُنْكِحُوا الْمُشْرِكِيْنَ حَتّٰى يُؤْمِنُوْا ۗ وَلَعَبْدٌ مُّؤْمِنٌ خَيْرٌ مِّنْ مُّشْرِكٍ وّ...
DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUR

DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUR

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUROleh:Teten Romly Qomaruddien Tak ada seorang pun dari kita yang bisa melepaskan dari "keteperdayaan" diri [ghuruur]; Baik teperdaya oleh keunggulan dirinya, teperdaya oleh kekayaan yang dimilikinya, atau teperdaya oleh faktor lain yang mempengaruhinya. Para ulama banyak menggambarkan ghuruur ini dengan narasi seperti berikut: الغرور وهمٌ يراه صاحبه علماً، فهو جهل مركب، لأن المتصف به لا يدري ولا يدري أنه لا يدري. هذا الجهل آفة عظيمة جامعة لمفاسد الأخلاق وقع في مهواتها الكثيرون، لأحد سببين: إما لأن الغرور لم ينل في نشأته شيئاً من التربية الصحيحة؛ أو لأنه نال حظاً ناقصاً. "Keteperdayaan itu sebuah ilusi di mana sang pelaku melihatnya sebagai ilmu, [padahal sebenarnya] kebodohan majemuk. Hal itu terjadi, dikarenakan orang yang tersifatinya tidak tahu, ...
LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAH

LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAH

Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak motivasi, berupa kabar gembira [targhieb] dan motivasi kabar ancaman [tarhieb], bagi mereka yang tengah menentukan nasib hidupnya kelak. Apakah di negeri akhir menjadi pemenang atau pecundang? Sekalipun surga itu belum dapat dilihat hari ini dengan mata kepala sendiri [maa laa 'ainun ra'at], belum bisa didengar oleh telinga hari ini [wa laa udzunun sami'at], bahkan tidak bisa dirasakan oleh lintasan perasaan manusia saat ini sekalipun [wa laa khatara 'alaa qalbin basyarin]. Semua itu menunjukkan betapa perkara ini merupakan sirrun min asraarillaah, yakni suatu rahasia di antara sekian rahasia-rahasia Allah 'azza wa jalla. Alangkah merugi, mereka yang beranggapan bahwa alam akhir itu sebagai khayalan ...
BENALU PERUSAK AMAL DI TENGAH BULAN MULIA

BENALU PERUSAK AMAL DI TENGAH BULAN MULIA

Materi Kajian, Tsaqofah, Uncategorized
BENALU PERUSAK AMAL DI TENGAH BULAN MULIAOleh:Teten Romly Qomaruddien Dalam menggapai kesempurnaan beragama, ada yang dikenal dengan istilah syarat dan rukun. Syarat adalah, suatu yang mesti ditepati sebelum mengerjakan sesuatu. Apabila tidak sempurna syaratnya, maka pekerjaan yang dilakukan pun tidak shah. Sedangkan rukun, adalah sesuatu yang mesti dikerjakan dalam memulai sesuatu. Rukun merupakan bagian pokok yang tidak terpisahkan, apabila terlewatkan menyebabkan pekerjaan itu tidak shah. Berikutnya, jika sebuah pekerjaan itu terpenuhi syarat dan rukunnya, maka itulah yang disebut dengan shah. Kebalikannya, jika suatu pekerjaan tidak terpenuhi syarat dan rukunnya, maka itulah yang disebut bathal atau tidak shah. Namun, dalam memelihara shah dan tidak shahnya suatu pekerjaan...
KETIKA TAAT TERASA BERAT

KETIKA TAAT TERASA BERAT

Da'wah, Tsaqofah, Uncategorized
KETIKA TAAT TERASA BERATOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian perkara yang sering tak terasa dan tak terlihat, adalah ketaatan. Apa pun bentuk pelanggaran manusia, pada akhirnya tertuju pada satu titik fokus, yakni tidak lagi mau taat pada Dzat yang wajib ditaatinya Allah 'azza wa jalla. Ketaatan berhubungan erat dengan keimanan dan ketakwaan, di mana keduanya merupakan unsur terpenting dalam kepasrahan seorang hamba di hadapan Rabb-nya. Itulah yang disebut dengan taqwallaah, di mana para cerdik pandai mendefinisikan nya dengan imtitsaalul awaamiri wa ijtinaabun nawaahi; menjalankan apa yang telah menjadi perintah Allah dan menghindari larangannya. Selain itu, bertambah dan berkurangnya iman atau menyala dan redupnya iman itu sangat ditentukan oleh perbuatan ketaatanny...
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH // Sungguh nyata kebesaran ciptaan Rabbul 'Aalamiin, yakni Dzat yang Maha karya. Sungguh benar kalaam yang difirmankanNya … Sungguh terang bayaan sang Rasul panutan yang dituturkannya. Betapa meneguhkan burhaan para cerdik pandai, di mana hujjah dan 'illat menjadi alasan kepastian. Karenanya, beragumenlah selama yaqien benar, bertukar pikiranlah selama mampu melakukan. Wahai ahli ilmu dan penuntut ilmu! Teladanmu sangat ditiru, putusanmu sangat ditunggu … Kebenaran merupakan substansi, kelapangan merupakan hiasan keniscayaan. Bulan berkah yang dilengkapi rasa aman, gairah iman, penuh kedamaian, dan semangat Islam. Itulah cita-cita besar para pemburu petunjuk dan kebaikan sebagaimana teralunkan dalam do'a setiap kali menatap rembulan. Menyadari akan kelemahan ...
MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWA

MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWA

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWAOleh:Teten Romly Qomaruddien Hanya tinggal hitungan hari, menjelang tibanya tamu istimewa kita; tamu agung, tamu yang penuh keberkahan, yakni bulan suci ramadhan yang diidam-idamkan insan taqwa dan beriman. Rasanya, dalam jeda waktu yang tersisa ini patut kiranya lebih bersiap diri untuk melakukan penyambutan yang pantas dan layak. Dalam memantik diri untuk lebih ready menghadapinya, tentu motivasi yang bersifat targhiib dan tarhiib penting untuk dilakukan. Dalam paparan para ulama, pada dasarnya makna keduanya merupakan ma'nan waahidan, yakni memiliki satu makna. Ada motivasi yang pendekatannya kabar gembira, itulah yang dinamakan targhiib. Ada motivasi yang pendekatannya ancaman, itulah tarhiib. Seperti dalam hadits Rasulullaah shall...
AQIDAH DAN PEMIKIRAN KALAM MOHAMMAD NATSIR (Pengantar Diskusi Webinar Pra-Rakornas Dewan Da’wah 2022)

AQIDAH DAN PEMIKIRAN KALAM MOHAMMAD NATSIR (Pengantar Diskusi Webinar Pra-Rakornas Dewan Da’wah 2022)

Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien A. Siirah Dzaatiyah Singkat Sang Maestro Dakwah dan Pemikiran Pria yang lahir pada tanggal 17 Juli 1908 di Lembah Gumanti Alahan Panjang Solok Sumatera Barat ini, telah mengenal paham pembaharuan sejak masih remaja; selain menempuh Pendidikan Barat Algemene Middelbare school di Bandung tahun 1927 [HIS dan MULO ditamatkannya di ranah Minang, di samping sekolah Agama yang dipimpin Tuanku Mudo Amin kawannya Haji Rasul, dan mendapatkan pelajaran secara teratur dari Haji Abdullah Ahmad], Natsir muda pun menjadi anggota Jong Islamieten Bond [JIB] Cabang Bandung tahun 1928. Selain itu, mengajar agama di HIK [Sekolah Guru] dan MULO, serta aktif mengikuti pengajian Persatoean Islam sehingga mempunyai hubungan erat dengan tokoh-tokohnya, terutama Tuan Ahmad Ha...
MENGUKIR PRESTASI UMMAT TERBAIK MERAWAT KENDARAAN DA’WAH ILALLAAH

MENGUKIR PRESTASI UMMAT TERBAIK MERAWAT KENDARAAN DA’WAH ILALLAAH

Tsaqofah, Uncategorized
MENGUKIR PRESTASI UMMAT TERBAIK MERAWAT KENDARAAN DA'WAH ILALLAAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Bakda mengucap tahmid, shalawat, tasyahhud, dan pesan ayat taqwa; Sebagai peserta Rakornas Dewan Da'wah 2022, al-faqir didaulat Panitia pelaksana untuk menyampaikan Khutbah Jum'ah dalam majelis mulia sayyidul ayyaam yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta dan sebagian karyawan Pangeran Beach Hotel Kota Padang Sumatera Barat, yakni tempat di mana perhelatan tersebut diselenggarakan. Seiring banyaknya peserta yang meminta teks materi khutbah, maka bahasan Mengukir Prestasi Ummat Terbaik Merawat Kendaraan Da'wah Ilallaah ini pun, biidznillaah dapat dihaturkan. Adapun pointer-pointernya tak lepas dari bahasan berikut: Pertama; Bersyukur atas anugerah Allah 'azza wa jalla yang dengan k...
GELOMBANG JUANG ULAMA SUMATERA BARAT YANG KUKENAL

GELOMBANG JUANG ULAMA SUMATERA BARAT YANG KUKENAL

Tokoh, Tsaqofah, Uncategorized
GELOMBANG JUANG ULAMA SUMATERA BARAT YANG KUKENALOleh:Teten Romly Qomaruddien Melanjutkan catatan perjalanan Merak-Bakauhuni Lampung, kemudian terselang rehat panjang di atas kendaraan bis hingga Palembang, alhamdulillaah jauhnya jarak tempuh menuju Jambi bisa melanjutkan catatannya sambil sekali-kali melirik pemandangan indah hamparan perkebunan sawit sepanjang jalan. Bayangan pun menerawang jauh ke alam masa silam, bagaimana ulama-ulama terdahulu [khususnya yang terlahir dari ranah Minang] berpacu dalam gelombang dakwah. Kulak-keloknya jalan yang menguji adrenalin Pak Sopir MMJ Trans yang membawa rombongan Rakornas 2022 Dewan Da'wah di kota Padang, membuat diri ini pun tak mau ketinggalan untuk menemaninya dengan sekedar mencurahkan apa yang pernah diketahui dari literatur yang...
RAJIN SHILATURRAHIM LAYAK “PANJANG USIA”

RAJIN SHILATURRAHIM LAYAK “PANJANG USIA”

Tsaqofah, Uncategorized
RAJIN SHILATURRAHIM LAYAK "PANJANG USIA"Oleh:Teten Romly Qomaruddien Gajah mati tinggalkan gading, harimau mati tinggalkan belang, sedangkan manusia mati tinggalkan amalan dan kenangan. Demikian peribahasa menyebutkan, betapa manusia makhluq yang merugi ketika di akhir kehidupan tak meninggalkan perbuatan yang dapat dibanggakan di hadapan Penciptanya. Jangankan untuk mendatangkan keberuntungan dua alam [dunia dan akhirat], sekedar meninggalkan kesan yang bisa dikenang pun belum tentu didapatkan. Tak selamanya yang namanya senang, atau bahagia itu harus selalu takarannya harta melimpah, atau kedudukan dan jabatan tinggi, serta kekuasaan. Sekalipun semua itu tak bisa dipungkiri menjadi sebab seseorang bisa bahagia. Ternyata, selain itu semua kita mesti yakin bahwa semua manusia ber...
MENATA KEMULIAAN MENYAMBUT HARI ESOK YANG PENUH KEBERKAHAN

MENATA KEMULIAAN MENYAMBUT HARI ESOK YANG PENUH KEBERKAHAN

Tsaqofah, Uncategorized
MENATA KEMULIAAN MENYAMBUT HARI ESOK YANG PENUH KEBERKAHAN// Tak ada silang pandangan di kalangan pemburu ilmu dan amal [thaalibul 'ilmi wal 'amal], bahwa hari jum'at adalah hari yang penuh hiasan keberkahan. Karenanya, menata kemuliaan merupakan sesuatu yang niscaya dilakukan. Di antaranya ada empat capaian kemuliaan yang diinginkan: Afdhalul qalbi qalbun shaadiqun; Menjadi pemilik hati paling mulia, yaitu hamba yang selalu berusaha menjaga ketulusan. Afdhalun naas man lan yansaaka liannahu yuhibbuka fillaah; Menjadi sebaik-baiknya manusia, yaitu seseorang yang tak pernah melupakanmu karena dirinya mencintaimu karena Allah 'azza wa jalla. Afdhalul ayyaam yaumun yamurru bika bilaa dzanbin; Menjadi seseorang yang sukses menapak hari, yaitu hari-hari yang dilewati tanpa kubangan perbuatan do...
AGAMA TELAH SEMPURNA; “NGAGUAR” WARISAN EMAS PERADABAN NABI AKHIR ZAMAN

AGAMA TELAH SEMPURNA; “NGAGUAR” WARISAN EMAS PERADABAN NABI AKHIR ZAMAN

Tsaqofah, Uncategorized
AGAMA TELAH SEMPURNA; "NGAGUAR" WARISAN EMAS PERADABAN NABI AKHIR ZAMANOleh:Teten Romly Qomaruddien A. Pengakuan Kesempurnaan Ada seorang Yahudi menghampiri ‘Umar bin Khaththab radhiyallaahu anhu, lalu berkata: "Wahai Amirul Mukminin, sesungguhnya kalian membaca sebuah ayat dalam kitab kalian. Jika ayat tersebut diturunkan kepada kami, niscaya hari turunnya ayat itu sudah kami jadikan sebagai Hari Raya." Ayat yang mana?’ tanya ‘Umar. Yahudi itu pun menjawab, yaitu firman Allah 'azza wa jalla: الْيَوْمَ أَكْمَلْتُ لَكُمْ دِينَكُمْ وَأَتْمَمْتُ عَلَيْكُمْ نِعْمَتِي وَرَضِيتُ لَكُمُ الْإِسْلَامَ دِينًا "… Pada hari ini telah Aku sempurnakan untukmu agamamu, dan telah Aku cukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Aku ridhai Islam sebagai agama bagimu." (Al-Maaidah/5: 3) Maka ‘U...
BERISLAM TINGKAT IMAN; RENUNGAN KESADARAN DIRI (Perkuliahan ‘Aqidah Pesantren Ahad di Politeknik Al-Islam Bandung Yayasan RSI-KSWI Jawa Barat)

BERISLAM TINGKAT IMAN; RENUNGAN KESADARAN DIRI (Perkuliahan ‘Aqidah Pesantren Ahad di Politeknik Al-Islam Bandung Yayasan RSI-KSWI Jawa Barat)

Hikmah, Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
BERISLAM TINGKAT IMAN; RENUNGAN KESADARAN DIRI (Perkuliahan 'Aqidah Pesantren Ahad di Politeknik Al-Islam Bandung Yayasan RSI-KSWI Jawa Barat)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Berangkat dari sebuah pertanyaan, berimankah kita? Tentu jawabannya tidak semudah pertanyaannya. Pertanyaan ini mengingatkan kita pada peristiwa masa lampau, di mana hal ini terjadi di kalangan orang-orang shalih terdahulu, baik kalangan shahabat, taabi'in, atau pun generasi sesudahnya. Dikatakan oleh Ibnu Abi Najih: "Seseorang bertanya kepada Al-Hasan, apakah anda orang beriman? Kalau yang dimaksud beriman di situ adalah mengimani Allah 'azza wa jalla, para malaikatNya, para rasulNya, kitab-kitabNya, adanya hari akhir, adanya sorga, adanya hari kebangkitan, dan adanya hari penghisaban, tentu aku seorang yang be...
error: Content is protected !!