Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

AGAR PENGALAMAN TIDAK SEKEDAR MENJADI PENGLAMAAN (Menerawang Generasi Pemimpin Zaman)

AGAR PENGALAMAN TIDAK SEKEDAR MENJADI PENGLAMAAN (Menerawang Generasi Pemimpin Zaman)

Uncategorized
AGAR PENGALAMAN TIDAK SEKEDAR MENJADI PENGLAMAAN (Menerawang Generasi Pemimpin Zaman) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Lahirnya generasi pemimpin, bukanlah sebuah kelahiran yang tiba-tiba. Kemunculannya merupakan rentetan sanad perjalanan dari zaman yang satu ke zaman lainnya. Dalam perjalanannya ada rûhul jihâd yang satu sama lain bertemu dan senyawa, mengkristal menjadi satu kekuatan yang saling berkesinambungan. Ada pengalaman sejarah yang mengajarkan, betapa "penglamaan" waktu tanpa terasa mengajak kita untuk berbuat sesuatu yang terukur dan benar-benar dipersiapkan, yaitu kaderisasi pemimpin masa depan yang tidak boleh terputus. Ada langkah yang mesti dikayuh, ada tujuan yang mesti ditempuh. Walau terhalang zaman terhijab saat, ruh baik bertemu kembali dengan ruh baik yang...
PENGERTIAN ‘ULAMA DAN KARAKTERISTIK AHLI ILMU

PENGERTIAN ‘ULAMA DAN KARAKTERISTIK AHLI ILMU

Fiqih Kontemporer, Uncategorized
PENGERTIAN ‘ULAMA DAN KARAKTERISTIK AHLI ILMU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pengertian ulama Secara bahasa, kata ulama ('ulamâ`) merupakan bentuk jamak dari kata Arab 'alîm, artinya seseorang yang memiliki kualitas ilmu, pengetahuan, kearifan, sains dalam pengertian yang lebih luas. Dalam pengertian 'maha' (mubâlaghat), artinya sangat mengetahui (maka Allah bersifat 'Alîm). Menurut H.A.R. Gibb dan J.H. Kramers dalam Shorter Encyclopedia of Islam sebagaimana dikutip Dr. Rifyal Ka'bah, pemakaian kata ulama yang popular adalah bentuk jamak dari 'âlim, artinya yang memiliki pengetahuan, orang alim dan seterusnya. (Lihat: Krisis Ulama Sebagai Pewaris Para Nabi, 1988: hlm. 3) Dalam Al-Mu'jam al-Wasîth, dijelaskan bahwa al-'ilmu itu sendiri yang memberikan kualitas kepada 'ulama, di ma...
MENANTI GENERASI ULAMA YANG ILMUWAN (Kado Spesial di Hari Santri Nasional)

MENANTI GENERASI ULAMA YANG ILMUWAN (Kado Spesial di Hari Santri Nasional)

Tarbiyah, Uncategorized
MENANTI GENERASI ULAMA YANG ILMUWAN (Kado Spesial di Hari Santri Nasional) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pada dasarnya, tidak ada alasan untuk membeda-bedakan antara ulama dan ilmuwan. Karena secara substantif, kedua istilah tersebut sama-sama menyebutkan tentang seseorang atau lebih yang menaruh perhatian terhadap dunia ilmu. Kesungguhan keduanya dalam menyingkap tabir ilmu pengetahuan, memiliki nilai yang sama. Adapun yang membedakan keduanya adalah dalam pengambilan sumber ilmu. Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah memberikan pandangannya, bahwa sumber ilmu itu dibagi menjadi dua bagian; ilmu yang dibatasi sumber pengambilannya (muhaddad) dan ilmu yang tidak dibatasi sumber pengambilannya (ghairu muhaddad). Yang pertama, hanya bersumber dari Al-Qur’an dan as-Sunnah. Sedangkan yang kedua...
MEMAKNAI AMANAH ILMIAH DALAM BUDAYA LITERASI ISLAM

MEMAKNAI AMANAH ILMIAH DALAM BUDAYA LITERASI ISLAM

Uncategorized
MEMAKNAI AMANAH ILMIAH DALAM BUDAYA LITERASI ISLAM Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ranah ilmiah, tidak dapat diintervensi oleh lembaga mana pun, termasuk lembaga keagamaan sekalipun. Reaksi semacam ini sebenarnya sudah lama disuarakan dalam berbagai sikap penolakkan dalam berbagai kasus "bencana keilmuan" sebelumnya di berbagai Perguruan Tinggi. Kasus disertasi UIN Jogjakarta yang mendapatkan teguran MUI Pusat menjadi salah satu contoh paling anyar. Dengan alasan, bahwa kampus memiliki otoritas keilmuan yang mandiri, maka lembaga tempat berhimpunnya ulama dan zu'ama pun tidak dibenarkan mengecamnya. Secara akademik, asal metodologinya benar, riset tidak bisa dikecam, mau riset topik apapun sah. Demikian, komentar-komentar yang berkembang di media yang balik menyalahkan MUI. Bahkan ti...
HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA’WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku “Biografi Mohammad Natsir”)

HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA’WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku “Biografi Mohammad Natsir”)

Hikmah, Uncategorized
HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA'WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku "Biografi Mohammad Natsir") Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sedikit pengetahuanku tentang dirimu; selain bukan maqam dan zaman-nya bagi diri ini untuk membincangmu, namun perjalanan hidup juangmu begitu sangat menarik untuk dikenang oleh generasi mana pun jua. Termasuk aku yang sekedar tahu dari karya-karyamu, namun sempat melihatmu pada masa-masa akhir tahun 1993an dalam usia 84 tahun. Ketika wafatmu, masih sempat menyaksikan ribuan jamaah mengantarkan jenazahmu, dan aku pun turut serta mengiringkan ke tempat peristirahatan di TPU Karet Bivak Tanah Abang Jakarta Pusat. Ketika membicarakan negara, tak lengkap rasanya tanpa menyebut keterlibatan dirimu. Ketika membahas perjuangan ummat, hambar rasa...

AROMA “TALBÎS IBLÎS” DALAM PEMIKIRAN KAUM DIABOLIS (Tanggapan Santri Terhadap Prahara Intelektual Kita)

Uncategorized
AROMA "TALBÎS IBLÎS" DALAM PEMIKIRAN KAUM DIABOLIS (Tanggapan Santri Terhadap Prahara Intelektual Kita) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pandangan seseorang sangat ditentukan oleh cara berfikirnya, dan cara berfikir seseorang sangat ditentukan oleh akalnya. Karenanya, suatu pandangan akan benar apabila cara berfikirnya benar, dan cara berfikir yang benar sangat ditentukan oleh sehat dan selamatnya akal orang tersebut. Demikian pula dengan pandangan yang keliru, sangat dipengaruhi cara berfikirnya yang salah, dan cara berfikir yang salah sangat dipengaruhi oleh akalnya yang rusak. Sehat, selamat dan rusaknya akal seseorang sangat ditentukan oleh sejauhmana kepatuhan dan ketundukkannya pada wahyu Allah 'azza wa jalla. Ungkapan tersebut, sudah diisyaratkan para ahli ilmu terdahulu (semis...
GHÎRAH MUHARRAM DAN KEBANGKITAN KESADARAN UMMAT

GHÎRAH MUHARRAM DAN KEBANGKITAN KESADARAN UMMAT

Uncategorized
GHÎRAH MUHARRAM DAN KEBANGKITAN KESADARAN UMMAT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bulan Muharram, itulah nama bulan di antara 12 nama-nama bulan qamariyyah lainnya. Terlepas dari perdebatan bahwa Muharram adalah bulan tepatnya hijrah Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam dari Mekkah ke Madinah (Al-Manshurfûry berpendapat, hijrah terjadi pada awwal bulan Shafar), kerapkali bulan ini pun dijadikan landasan argumen di kemudian hari disebut-sebut sebagai bulan kebangkitan Islam. Sebenarnya, istilah "kebangkitan Islam" masih mengandung makna yang problematis; di mana Islam sebagai agama, memiliki makna yang senyawa dengan kebangkitan itu sendiri. Disebut "kebangkitan Islam" tidak berarti menunjukkan bahwa sebelumnya Islam dalam keadaan lemah dan tidak bangkit, melainkan menunjukkan kuali...
FUNDAMENTALISME-RADIKALISME, EKSTRIMISME DAN MODERATISME DALAM TIMBANGAN

FUNDAMENTALISME-RADIKALISME, EKSTRIMISME DAN MODERATISME DALAM TIMBANGAN

Uncategorized
FUNDAMENTALISME-RADIKALISME, EKSTRIMISME DAN MODERATISME DALAM TIMBANGAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Gerakan yang melakukan pemurnian ajaran agama (ashâlah, purifikasi) sering disebut puritanisme. Sebahagian lain menyebutnya dengan revivalisme, yaitu gerakan yang berusaha untuk menghidupkan kembali kepada pemahaman generasi awwal secara komprehensif dan totalitas (muhyi atsaris salaf, revivalisasi). Apabila ditambah dengan semangat pembaharuan (ishlâh, reformasi), maka itulah yang disebut sejatinya dengan tajdîd. Walau berbeda sejarah, namun ada kesamaan secara esensinya, pemikiran Barat pun mengalami pergolakan seperti itu, di mana kalangan Protestan yang mempertahankan injil secara literal (harfiyyah) menolak berbagai penakwilan. Menurut Dr. Muhammad 'Imârah (Pemikir Mesir yang...
MEMELIHARA JIHAD ILMU DAN ILMU JIHAD (Kiat Tepat Merawat dan Mengawal Kemerdekaan)

MEMELIHARA JIHAD ILMU DAN ILMU JIHAD (Kiat Tepat Merawat dan Mengawal Kemerdekaan)

Kebangsaan, Uncategorized
MEMELIHARA JIHAD ILMU DAN ILMU JIHAD (Kiat Tepat Merawat dan Mengawal Kemerdekaan) Oleh: Teten Romly Qomaruddien 74 tahun sudah, negeri ini diproklamirkan sebagai bangsa yang merdeka; Sebuah usia yang telah cukup memenuhi syarat untuk menjadi bangsa yang jauh lebih dewasa dan maju dalam keadilan dan kemakmuran sebagaimana layaknya bangsa-bangsa yang telah merdeka sejak lama. Agar tidak menjadi anak bangsa yang melupakan sejarahnya, atau generasi lupa diri akan "purwadaksi" pengorbanan masa lalu pendahulunya, merupakan sikap yang tepat apabila kita merenungkan bagaimana caranya agar kemerdekaan yang ada tetap terpelihara dan jangan sampai terampas kembali oleh pihak-pihak yang ingin merebutnya. Seperti halnya banyak disampaikan orang-orang bijak; "Api peradaban tidak akan pernah ...
QURBAN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF (Mengokohkan Tauhîd Menuju Keshalihan Sosial)

QURBAN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF (Mengokohkan Tauhîd Menuju Keshalihan Sosial)

Fiqih Kontemporer, Uncategorized
QURBAN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF (Mengokohkan Tauhîd Menuju Keshalihan Sosial) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sebagai agama yang rahmatan lil 'âlamîn, Islam tidak sekedar mengajarkan pada penganutnya akan pentingnya keshalihan peribadi saja (individual), melainkan keshalihan sosial yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian yang asasi. Di antara ajaran tersebut, adalah pelaksanaan qurban yang di dalamnya mengandung banyak nilai-nilai rabbani dan mausiawi sekaligus. Dustur Rabbâni sebagai landasan teologis dan realita ummat dalam kehidupan yang sebenarnya sebagai pijakan sosiologis menjadi bukti kuat bahwa keduanya tidak dapat dipisahkan. Allah 'azza wa jalla berfirman: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (2) إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْ...
KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH

KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH

Manhaj, Uncategorized
KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH* Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bagi aktivis dakwah tahun 1980an, siapa yang tidak mengenal Prof. Dr. Ali Garisyah (tertulis dalam ejaan Arabnya: علي جريشة). Penulis sendiri mengenali tulisannya tahun 1988 - 1990an selagi masih di Madrasah Aliyah. Ingat beliau, ingat salah satu karyanya Manhajut Tafkîr al-Islâmy walaupun karya beliau sudah tentu bukan ini saja. Buku asli yang diterbitkan tahun 1986 oleh penerbit Wahbah Mesir ini, diterjemahkan Salim Basyarahil dari Gema Insani Press Jakarta tahun 1989. Pemikir yang lahir tahun 1935 ini, sebenarnya seorang ahli hukum dengan beberapa jabatan keahlian yang dijalaninya (baik sebagai dosen, hakim dan asisten Jaksa Agung). Karena kekritisannya, beliau harus mengalami penjara militer Me...
FITNAH DAJJAL; PETAKA TERBESAR KEKISRUHAN ZAMAN AKHIR

FITNAH DAJJAL; PETAKA TERBESAR KEKISRUHAN ZAMAN AKHIR

Aqidah, Uncategorized
FITNAH DAJJAL; PETAKA TERBESAR KEKISRUHAN ZAMAN AKHIR Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membaca kembali literatur para ahli ilmu, terkait petaka terbesar zaman akhir (fitnatul kubrâ). Maka kita akan menemukan beragam berita kenabian yang cukup mengerikan; sebuah huru-hara yang tidak pernah terjadi sebelumnya, petaka terdahsyat sepanjang sejarah yang akan melanda ummat manusia. Jika dibandingkan dengan berbagai kekisruhan yang pernah terjadi di muka bumi, semua itu belumlah sebanding dengan fitnah yang satu ini. Itulah fitnah kemunculan dajjal. Ada ragam sikap dan pandangan mengenai peristiwa tidak lazim ini, tidak kurang berbagai interpretasi (tafsîr, ta'wîl) pun bermunculan, termasuk pandangan-pandangan di luar Islam. Artikel yang cukup menarik dari Hendra Saputra yang diedit Yunan...
ISTIQOMAH DALAM DA’WAH DAN TARBIYAH; KIAT UMMAT HADAPI ZAMAN “PANCAROBA”

ISTIQOMAH DALAM DA’WAH DAN TARBIYAH; KIAT UMMAT HADAPI ZAMAN “PANCAROBA”

Da'wah, Uncategorized
ISTIQOMAH DALAM DA'WAH DAN TARBIYAH; KIAT UMMAT HADAPI ZAMAN "PANCAROBA" Oleh: Teten Romly Qomaruddien Kalaulah bukan karena kegigihan para Nabi dan Rasul, maka agama tauhîd tidak akan pernah berdiri tegak di muka bumi. Kalaulah bukan karena kerja keras generasi emas, maka mutiara sunnah tidak akan pernah kita dapatkan dalam kehidupan. Kalaulah bukan karena da'wah dan tarbiyah para penyeru keduanya, maka ummat pun akan kehilangan pijakan dan kompas hidupnya. Semua itu bermuara pada satu kata universal yang mengokohkan dan menyimpan banyak harapan di sepanjang kehidupan. Itulah Istiqomah. Karenanya, jawaban Rasûlullâh shalallâhu 'alahi wa sallam sangat tepat, ketika seorang shahabat bertanya kepada dirinya terkait amalan mulia yang yang sangat luar biasa dahsyatnya. Perkara ini pern...
PERISTIWA GERHANA; ANTARA MITOS, MU’JIZAT ILMIAH DAN AJARAN SYARI’AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien

PERISTIWA GERHANA; ANTARA MITOS, MU’JIZAT ILMIAH DAN AJARAN SYARI’AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien

Hikmah, Uncategorized
PERISTIWA GERHANA; ANTARA MITOS, MU’JIZAT ILMIAH DAN AJARAN SYARI'AT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Dialah Allah 'azza wa jalla, yang dengan kekuasaanNya diciptakan langit dan bumi dengan segala isinya. Tidak terkecuali penciptaan matahari (as-syams) dan bulan (al-qamar) dengan segala keistimewaan keduanya. Di antaranya terjadinya gerhana matahari (kusuf) dan gerhana bulan (khusuf) merupakan dua tanda di antara tanda-tanda kebesaran Dzat Maha pencipta. Demikian pula yang akan terjadi malam ini, bertepatan dengan hari Rabu, 14 Dzulqa'dah 1440 H./ 17 Juli 2019 M. yang secara astronomi awal gerhana dimulai jam 03:01:45 WIB., pertengahan gerhana terjadi jam 04.30.44 WIB. dan akhir gerhana terjadi pada jam 05:59:44 WIB. (Lihat: Surat Edaran Persatuan Islam, Tentang Gerhana Bulan Sebagian, N...
MENGAPA KITA TIDAK UNGGUL? (Muhâsabah Akan Lemahnya Kita dan Ummat Kita)

MENGAPA KITA TIDAK UNGGUL? (Muhâsabah Akan Lemahnya Kita dan Ummat Kita)

Uncategorized
MENGAPA KITA TIDAK UNGGUL? (Muhâsabah Akan Lemahnya Kita dan Ummat Kita) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Semua kita tentu pernah baca, bagaimana dialog inspiratif antara Syaikh Muhammad Abduh (ulama pembaharu di Mesir 1849 - 1905) dengan seorang filosof Prancis Joseph Ernest Renan (1823 - 1892) terkait dengan siapa yang lebih unggul dan lebih maju, dunia Islamkah atau dunia Barat? Akhirnya Syaikh Abduh pun membuktikannya dengan cara datang ke Prancis, ia pun tidak dapat menyembunyikan apa yang dilihat dan dirasakannya bahwa dunia Barat tampak lebih maju dan dunia Islam jauh terbelakang. Bukankah Islam itu ya'lû wa lâ yu'lâ 'alaihi; "Islam itu unggul dan tidak ada yang lebih unggul dari Islam." Jadi, Islamnya tetap unggul, namun manusia-manusia Muslimnya tidak unggul. Barat menjadi maju ...
error: Content is protected !!