Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

WAHAI SAHABAT … KANDA, DINDA … KITA HARUS TETAP OPTIMIS

WAHAI SAHABAT … KANDA, DINDA … KITA HARUS TETAP OPTIMIS

Hikmah, Uncategorized
WAHAI SAHABAT ... KANDA, DINDA ... KITA HARUS TETAP OPTIMIS لاتيأس من حياة أبكت قلبك ... قل ياالله عوضني خيرا ... فالحزن يرحل بسجدة ... والفرح يأتي بدعوة ... "Janganlah engkau menjadi orang yang mudah berputus asa dari kehidupan yang membuat hatimu menangis ... Bertuturlah engkau: "Wahai Allah, gantikan untukku (dari sesuatu yang hilang) dengan yang lebih baik" ... Duka lara hanya akan sirna dengan bersujud ... Sebagaimana suka cita hanya bisa ada dengan untaian do'a ..." Shahabat mulia Abu Dzar al-Ghifari radhiyallâhu 'anh pernah berkisah: أوصاني خليلي صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم بأربع كلمات هن إليّ أحب من الدنيا ومافيها ... قال لي: 《يا أباذر أحكم السفينة فإنّ البحر عميق ... واستكثر الزاد فإنّ السفر طويل ... وخفف ظهرك فإنّ العقبة كؤود ... وأخلص العمل فإنّ الناقد بصير ... 》 ...
ISLÂMIYYATUL MA’RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN

ISLÂMIYYATUL MA’RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN

Tarbiyah, Uncategorized
ISLÂMIYYATUL MA'RIFAH; IKHTIAR MENUJU ISLAMISASI ILMU PENGETAHUAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sejak pertama kali wahyu diturunkan di gua Hira Makkah, Al-Qur'ânul Karîm mengawali ayatnya dengan perintah membaca dan membaca secara berulang. Ini menunjukkan betapa kitab suci sangat perhatian terhadap kunci ilmu pengetahuan tersebut. Allah 'azza wa jalla berfirman: اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)5 "Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu yang menciptakan, Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah, Bacalah, dan Tuhanmulah yang Maha pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam, Dia mengajar kepada manusia apa ...
LIMA PERKARA YANG SELALU DIINGAT DAN SERING DILUPAKAN KAUM PRIA, BENARKAH ??? (Khushûshan Lir Rijâli Faqath)

LIMA PERKARA YANG SELALU DIINGAT DAN SERING DILUPAKAN KAUM PRIA, BENARKAH ??? (Khushûshan Lir Rijâli Faqath)

Hikmah, Parenting, Uncategorized
LIMA PERKARA YANG SELALU DIINGAT DAN SERING DILUPAKAN KAUM PRIA, BENARKAH ??? (Khushûshan Lir Rijâli Faqath) ●)) Lima Perkara yang Selalu Diingat Kaum Pria: 1. Inna kaiydahunna 'azhîmun ... "Sesungguhnya tipu daya mereka (kaum wanita) itu sangatlah kuat" 2. Fankihû mâ thâba lakum minan nisâi matsnâ wa tsulâtsa wa rubâ'a ... "Nikahilah mereka (para wanita); boleh dua, tiga dan empat" 3. An-Nisâu nâqishâtu 'aqlin wa dînin ... "Wanita itu memiliki akal yang pendek dan agama yang kurang" 4. Ar-rijâlu qawwâmûna 'alan nisâi ... "Kaum pria itu pemimpinnya (qawwâm) kaum wanita" 5. Lid dzakari mitslu hazhzhil untsayaîn ... "(Tentang warisan); untuk seorang pria bagiannya dapat dua bagian wanita" ●)) Lima Perkara yang Sering Dilupakan Kaum Pria: 1. Wa 'âsyirûhunna bil ma'...
AKANKAH MUTIARA KEKHILAFAHAN ITU MUNCUL KEMBALI? (Sebuah Renungan Historis dan Introspeksi Teologis)

AKANKAH MUTIARA KEKHILAFAHAN ITU MUNCUL KEMBALI? (Sebuah Renungan Historis dan Introspeksi Teologis)

Tsaqofah, Uncategorized
AKANKAH MUTIARA KEKHILAFAHAN ITU MUNCUL KEMBALI? (Sebuah Renungan Historis dan Introspeksi Teologis) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sejarah mencatat, tegaknya bangunan jamâ’ah dan imâmah di masa Rasûlullâh shallallâhu ‘alaihi wa sallam merupakan sebuah bukti keberhasilan akan perjuangan dan pengorbanan manusia-manusia mulia yang mendapatkan bimbingan langsung dari seorang manusia teladan yang terpelihara (ma’shûm) dari berbagai kesalahan. Dia adalah Nabi akhir zaman yang seluruh kehidupannya patut dijadikan panutan. Banyak ayat menyebutkan, dalam kapasitasnya sebagai Rasûlullâh, beliau memiliki kewajiban-kewajiban pokok yang paling mendasar (sebagaimana pernah dibahas sebelumnya); di samping membangun peradaban manusia dengan akhlaq yang agung (shâlihul akhlâq, makârimul akhlâq), j...
DESIGN THINKING; BIKIN IDE JADI ADA

DESIGN THINKING; BIKIN IDE JADI ADA

Parenting, Uncategorized
DESIGN THINKING; BIKIN IDE JADI ADA Oleh: Yazied T. Ahmad RQ. Mereka sudah Punya Ide ... Forum Indonesia Muda (FIM) berisikan pemuda-pemudi Indonesia yang memiliki gagasan dan aksi nyata. Mereka berkumpul dan bertemu satu sama lain di forum ini. Perkenalan dengan peserta FIM menjadi sesi paling menarik dan wajib di acara ini, bayangkan saja jika sehari berkenalan dengan teman baru di forum ini sebanyak tiga orang, kita bisa mengulik dan mendapatkan tiga cerita menarik, lengkap dengan wawasan baru yang praktis dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Sebut saja pertemuan yang saya alami bersama Bang Dian, Teh Liea dan Mas Fathin. Bang Dian sedang menjalankan gagasan besarnya yang memadukan Teknologi dengan Pertanian melalui perusahaan rintisannya yaitu Habibi Garden. Saat itu ia ceri...
BAHAGIA BENAR-BENAR MILIK INSAN BERTAKWA

BAHAGIA BENAR-BENAR MILIK INSAN BERTAKWA

Hikmah, Uncategorized
BAHAGIA BENAR-BENAR MILIK INSAN BERTAKWA ... Siapa pun di antara kita, tanpa memandang "siapa kita", lalu tercatat sebagai "muttaqîn" di sisi Allah 'azza wa jalla, kita berhak mendapatkan semua ini: Allah memberikan jalan keluar semua urusan kita (QS. At-Thalâq/ 65: 2), Allah menganugerahkan rizqi yang tiada terduga pada kita (QS. At-Thalâq/ 65: 3), Allah memudahkan semua urusan kita (QS. At-Thalâq/ 65: 4), Allah melipat gandakan pahala kita (QS. At-Thalâq/ 65: 5) dan Allah pun menghapus kesalahan-kesalahan  kita(QS. At-Thalâq/ 65: 5). Yâ Rabbanâ ... jadikan kami dan orang-orang yang kami cintai karena Allah, menjadi hamba-hambaMu di dalamnya ... Amsainâ wa amsal mulku lillâh ... wal 'izzatu wal qudratu lillâh ... amsainâ 'alâ fithratil Islâm ... wa kalimatil ikhlâsh ... wa 'alâ dîni na...
PRAKTEK JAMÂ’AH DAN IMÂMAH DALAM TIMBANGAN ‘AQÎDAH (Sebuah Pendekatan Literasi)

PRAKTEK JAMÂ’AH DAN IMÂMAH DALAM TIMBANGAN ‘AQÎDAH (Sebuah Pendekatan Literasi)

Tsaqofah, Uncategorized
PRAKTEK JAMÂ’AH DAN IMÂMAH DALAM TIMBANGAN 'AQÎDAH (Sebuah Pendekatan Literasi) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Jatuh bangunnya penegakkan agama (iqâmatud dîn) dari masa ke masa senantiasa berjalan terus, seiring dengan lajunya semangat kaum Muslimin untuk tetap menjaga dan memelihara nilai agung ini; kerinduannya untuk dapat melaksanakan hukum syari’at merupakan dambaannya, hidup damai di bawah payung satu imâmah merupakan sesuatu yang diimpi-impikan. Mutiara indah yang pernah menghiasi ratusan tahun ke belakang, kini tinggal kenangan jatuh di atas tumpukan peradaban zaman yang semakin banyak mengalami perubahan. Akankah kaum Muslimin menemukan kembali jejak sejarah yang hilang itu? Bukankah Rasûlullâh shallallaahu 'alaihi wa sallam telah memberikan isyaratnya, bahwasanya kaum M...
KHILÂFAH; ANTARA FITHRAH, IRÂDAH DAN IKHTIYÂR

KHILÂFAH; ANTARA FITHRAH, IRÂDAH DAN IKHTIYÂR

Uncategorized
KHILÂFAH; ANTARA FITHRAH, IRÂDAH DAN IKHTIYÂR Oleh: Teten Romly Qomaruddien Di antara kewajiban pokok Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam, di samping mewujudkan peradaban manusia dengan keluhuran moral (mashâlihul akhlâq), juga melanjutkan penyampaian wahyu (tablîgh), penerapan ajaran (tanfîzh), pembentukkan manusia seutuhnya (takwîn) dan penegakkan, serta pengawalan agama (iqâmah). Semua itu, tentu sangat membutuhkan bingkai yang memayunginya di mana langkah-langkah strategis (al-khuthuwât al-istirâtijiyyât) perlu dijalankan. Itulah kekuatan al-jamâ'ah (jamâ'atul muslimîn), yang Imam As-Syâthibi dalam Al-I'tishâm dan Al-Muwâfaqât menyebutnya sebagai "idzâ ijta'amatil ummah 'alâ amîrin wâhid", yaitu apabila ummat sepakat atas satu kepemimpinan. Ketika pemimpin itu kosong, maka...
KEJARLAH “DAKU” KALIAN KUSAMBUT

KEJARLAH “DAKU” KALIAN KUSAMBUT

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
  KEJARLAH "DAKU" KALIAN KUSAMBUT... Ada banyak jalan menuju ridha Allah 'azza wa jalla dan anugerahNya. Semakin seseorang mengejarnya dengan cepat, semakin cepat pula mendapatkan sambutanNya. Apabila diminta untuk menghindari kesalahan dan selamat dari adzabNya, maka segera "berlarilah" menuju kepadaNya (QS. 51:50). Apabila dimohon agar segera menuju ampunanNya, maka "berlombalah" kalian untuk meraihnya (QS. 57:21). Apabila dipanggil segera untuk mendirikan shalat, maka "bergegaslah"  untuk bersujud mengingatNya (QS. 62:9). Dan apabila kalian bertebaran di muka bumi untuk mendapatkan rizqiNya yang melimpah, maka berjalanlah untuk mengaisnya (QS. 67:15) ... Siapa yang lebih cepat, mereka itulah yang lebih dahulu mendapatkannya ... Allâhumma faqqihnâ fid dîn ... (#Salam ta'zhiem dar...
BERDAMAI DENGAN QADHA QADAR; TERAPI IDEAL MEMBANGUN NARASI OPTIMIS

BERDAMAI DENGAN QADHA QADAR; TERAPI IDEAL MEMBANGUN NARASI OPTIMIS

Aqidah, Uncategorized
BERDAMAI DENGAN QADHA QADAR; TERAPI IDEAL MEMBANGUN NARASI OPTIMIS Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sungguh mengharukan, sebuah goresan kata tak bertuan ini. Terlepas siapa yang menulisnya, namun substansinya adalah sebuah kebenaran yang dapat dirasakan. Yakni ungkapan bahasa penuh makna yang mengajak siapa pun yang membacanya lebih merasa berharga dan mulia di hadapan yang Maha kuasa. Sebuah narasi apik, jauh dari ketakabburan diri. Di dalamnya ada kepasrahan, di dalamnya pula ada ketundukkan. Bukan sekedar memotivasi diri, namun lebih jauh dari sekedar itu semua; harapan membentang dan tak mudah berputus asa, itulah pesan yang disampaikannya. Di antara goresan kata dimaksud adalah: "Kadang kita terlalu memaksakan kehendak; Menurut kita, kita ini lebih pantas bekerja ini, lebih pa...
MENYELAMI “FALSAFAH ATIKAN” PRAKTIS KI SUNDA

MENYELAMI “FALSAFAH ATIKAN” PRAKTIS KI SUNDA

Tarbiyah, Uncategorized
MENYELAMI "FALSAFAH ATIKAN" PRAKTIS KI SUNDA Oleh: Teten Romly Qomaruddien Suatu hari seperti biasanya, Guru kami Ustadzuna KH. Mohammad Iqbal Santoso Syihab mengirimkan pesan-pesan singkatnya; terkadang dengan kata-kata singkat, dialog guyonan, bahkan meme yang lucu dan mendidik. Sentilan sentilunnya yang kadang membuat diri ini tersenyum, tertawa lebar, bahkan yang memotivasi diri agar introspeksi pun ada, tanpa harus merasa digurui. Di antara kiriman yang pernah diterima murid adalah pepatah terkait pendidikan Ki Sunda berikut ini: "Budak teh modalna ti bapak, modelna ti indung. Hayang budak soleh moal bisa dadakan, tapi kudu didikan. Ngadidikna kudu dilakonan jeung dileukeunan. Nu paling penting, didik ku cinta jeung conto. Omat kudu sabar ulah kasar, make elmu lain make...
TIGA PILAR DA’WAH; KONSEPSI, SINERGI DAN AKSI

TIGA PILAR DA’WAH; KONSEPSI, SINERGI DAN AKSI

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
TIGA PILAR DA'WAH; KONSEPSI, SINERGI DAN AKSI ... Itulah judul buku kecil besutan Majlis Fatwa dan Pusat Kajian Dewan Da'wah ini ditulis. Di dalamnya diurai terkait tiga hal penting: Mengenal Tripilar; Masjid, Pesantren & Kampus [MPK] oleh Syamsul Bahri Ismail, Silabus Terpadu Da'wah Kampus; Memelihara Semangat Binâan & Difâan oleh Teten Romly Qomaruddien, Natsir dan Gerakan Da'wah Kampus oleh Hadi Nur Ramadhan dan Peluang dan Tantangan Tiga Pilar Harakah Da'wah Islamiyah oleh Jeje Zainuddin. Penulisan risalah kutaibah ini merupakan ikhtiar Pusat Kajian dalam rangka turut ambil bagian untuk "menggairahkan" kembali semangat da'wah tiga pilar yang akan digelar pada Simposium Nasional dan Rakornas Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia di kampus UII Yogyakarta dan Asrama Haji Yogya tertangg...
CURAHAN AYAT-AYAT HIKMAH DI BALIK GUYURAN HUJAN

CURAHAN AYAT-AYAT HIKMAH DI BALIK GUYURAN HUJAN

Hikmah, Uncategorized
CURAHAN AYAT-AYAT HIKMAH DI BALIK GUYURAN HUJAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Hari ini cuaca cukup cerah, langit pun tampak terang. Di sela-sela "berbenah" pasca banjir hebat, ada hak akal untuk terus tanpa henti memikirkan kejadian dan peristiwa alam. Merenungkan ayat-ayat hikmah di balik turunnya anugerah berupa guyuran hujan, adalah salah satunya. Dengan tetap waspada akan bahaya yang sewaktu waktu bisa melanda, serta lebih meningkatkan jiwa empatik sesama saudara kita yang tertimpa bencana, semoga husnuz zhann billâh senantiasa terpelihara agar iman dan taqwa tidak sirna dari jiwa. Di antara tadabbur yang dapat kita lakukan, adalah merenungkan kembali ayat-ayat Allah 'azza wa jalla dan bimbingan sunnah nabiNya berikut ini: 1. Hujan adalah Rezeki dari Langit الَّذِي جَعَلَ ...
SALING MENGHARGAI TIDAK BERARTI HARUS SALING MEMBENARKAN

SALING MENGHARGAI TIDAK BERARTI HARUS SALING MEMBENARKAN

Aqidah, Uncategorized
SALING MENGHARGAI TIDAK BERARTI HARUS SALING MEMBENARKAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sumringah, berbinar, berencana, bahagia dan optimis. Itulah salah satu nuansa batin yang muncul pada sebahagian kita, bahkan sebahagian saudara-saudara kita setiap datang bulan Desember dan pergantian tahun turut ambil bagian dalam pesta pora tahunan dengan segala tradisi yang sudah mulai mengakar; mulai dari begadang hingga larut malam, bermain mercon sampai puas dengan segala jenisnya hingga lengkingan bunyi tiupan terompet yang saling bersahutan di tengah malam. Dengan segala hiruk pikuk yang terjadi, didukung oleh pandangan akan keragaman tanpa batas sering kali melahirkan pandangan turunannya, yakni harus "saling menghargai" di mana sisi kemanusiaan (insâniyah) harus lebih didahulukan ketimb...
ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun)

ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun)

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
ZAMAN TERUS BERGULIR (Sebuah Renungan Akhir Tahun) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pergantian tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit dan detik merupakan anugerah Allah 'azza wa jalla. Perubahannya merupakan tanda di antara tanda-tanda kebesaranNya. Siapa yang mengambil kebaikan di setiap waktunya, maka ia berhak mendapatkan keberkahan. Siapa yang mengambil keburukan di dalamnya, maka kebinasaanlah yang ia dapatkan. Betapa Al-Qur'an sebagai panduan suci banyak berbicara akan hal ini; demi waktu (wal 'ashri), demi waktu fajar (wal fajri), demi waktu dhuha (wad dhuhâ), demi waktu malam (wal laili) dan demi waktu siang (wan nahâri). Demikian pula, Al-Qur'an pun berbicara tentang akhir kehidupan dunia yang disebut dengan as-sâ'ah dan al-qiyâmah. Seiring dengan perjalanan digulirkannya ...
error: Content is protected !!