Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

SOCIAL DISTANCING; “KARENA CINTA, SEMENTARA KITA SALING MENJAUH …”

SOCIAL DISTANCING; “KARENA CINTA, SEMENTARA KITA SALING MENJAUH …”

Uncategorized
SOCIAL DISTANCING; "KARENA CINTA, SEMENTARA KITA SALING MENJAUH ..." Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sekalipun istilahnya berubah dari social distancing menjadi physical distancing, sebagaimana Badan Kesehatan Dunia WHO menginformasikan, dalam hal ini masyarakat masih dapat berinteraksi sosial dengan orang lain tanpa bertemu tatap muka. Upaya ini ditempuh guna membatasi diri seseorang dari penyebaran virus corona Covid-19 yang semakin mengalami kenaikan yang memuncak. Meminjam kata-kata bijak sosiolog besar Ibnu Khaldun (pemilik kitab Muqaddimat) yang menuturkan: "Al-Insânu madaniyyun bit thab'i" bahwa manusia itu makhluk sosial yang satu sama lain tidak dapat berpisah dan saling membutuhkan. Maka keberadaan hubungan antar manusia, dalam kondisi apa pun merupakan sebuah keniscaya...
STAY AT HOME; KIAT AMAN PERTEGUH IMAN SAMBIL PERKUAT IMUN

STAY AT HOME; KIAT AMAN PERTEGUH IMAN SAMBIL PERKUAT IMUN

Tsaqofah, Uncategorized
STAY AT HOME; KIAT AMAN PERTEGUH IMAN SAMBIL PERKUAT IMUN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Gerakan tinggal di rumah, kini menemukan momentumnya. Bukan semata-mata karena menghindari kemadharatan, namun di dalamnya mengandung hikmah yang tidak kecil nilainya bagi kehidupan. Berarti benar apa yang diajarkan selama ini oleh agama yang mulia, di mana Al-Qur'ânul 'Azhîm menuturkan firman Allah 'azza wa jalla: وَٱللَّهُ جَعَلَ لَكُم مِّنۢ بُيُوتِكُمْ سَكَنًا وَجَعَلَ لَكُم مِّن جُلُودِ ٱلْأَنْعَٰمِ بُيُوتًا تَسْتَخِفُّونَهَا يَوْمَ ظَعْنِكُمْ وَيَوْمَ إِقَامَتِكُمْ ۙ وَمِنْ أَصْوَافِهَا وَأَوْبَارِهَا وَأَشْعَارِهَآ أَثَٰثًا وَمَتَٰعًا إِلَىٰ حِينٍ "Dan Allah menjadikan bagimu rumah-rumahmu sebagai tempat tinggal dan Dia menjadikan bagi kamu rumah-rumah (kemah-kemah) dari kulit binat...
ADZAN MEMANGGIL JUM’AT MEMAKLUMI (Mencari Titik Damai di Tengah Kegundahan)

ADZAN MEMANGGIL JUM’AT MEMAKLUMI (Mencari Titik Damai di Tengah Kegundahan)

Uncategorized
ADZAN MEMANGGIL JUM'AT MEMAKLUMI (Mencari Titik Damai di Tengah Kegundahan) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Setelah ramai membincang sumber petaka, yakni Covid-19 yang kini telah memasuki angka di atas 200an di negeri ini. Kini, bagi kaum Muslimin menghadapi masalah yang lain. Bagaimana dengan pelaksanaan shalat lima waktu, bagaimana dengan pelaksanaan ibadah jum'ah dan lain-lain. Wabah yang sudah menjadi pandemi global, telah memberikan pelajaran bagi ummat manusia; mulai dari pentingnya hidup sehat, bahayanya virus menular, kepekaan sosial, kesigapan menghadapi bahaya, hingga ummat menjadi semakin sadar bahwa belajar memahami ajaran agama (tafaqquh fid dîn) itu sangatlah penting. Dari sisi pola hidup sehat, kini semua orang berhati-hati dan waspada penuh untuk bisa selamat dar...
MEMAKSIMALKAN MADRASAH ORANG TUA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

MEMAKSIMALKAN MADRASAH ORANG TUA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona)

Pendidikan, Tarbiyah, Uncategorized
MEMAKSIMALKAN MADRASAH ORANG TUA (Ikhtiar Wajib Belajar di Zaman Corona) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membincangkan peran ayah dan peran ibu, tentu sangatlah mulia. Namun akan lebih mulia apabila peran keduanya dilihat dari sisi yang lebih menonjolkan sentuhan pemeliharaan keturunan (hifzhun nasab) dalam bahasa fiqih, atau pelestarian generasi (naqlul ajyâl) dalam bahasa sosial, yang keduanya dikaitkan dengan pemeliharaan agama (hifzhud dîn). Karena dengan agamalah semuanya menjadi bernilai dan memiliki kedudukkan yang amat terhormat. "Indung nu ngandung jeung bapa nu ngayuga, indung tunggul rahayu jeung bapa tangkalna darajat". Seorang ibu, dialah sosok wanita yang mengandung kita, dan bapak karena sosok dialah yang menyebabkan kita menjadi ada -atas idzin Allah 'azza wa jall...
CORONA, AKU CEMBURU PADAMU … (Mencari Solusi Langit di Tengah Kekhawatiran)

CORONA, AKU CEMBURU PADAMU … (Mencari Solusi Langit di Tengah Kekhawatiran)

Hikmah, Uncategorized
CORONA, AKU CEMBURU PADAMU ... (Mencari Solusi Langit di Tengah Kekhawatiran) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Namamu sangat mempesona ... Namamu kini jadi primadona ... Di mana-mana, manusia membicarakanmu ... Kini, engkau jadi buah bibir semua orang ... Bukan hanya orang kaya, orang berbanda dan memiliki kehormatan dunia, rakyat biasa yang jelata pun bersuara tentang dirimu ... Sebenarnya, aku cemburu padamu. Semula aku menganggapnya biasa, sekarang menjadi berita dahsyat luar biasa ... Tersebutlah kota Wuhan di negeri tirai bambu China, sebagai tempat penyebaran pertama ... Namun kini, engkau pun mulai merambah ke seluruh penjuru kota di dunia ... Bukan hanya kota-kota besar di benua Amerika dan Eropa, kini dirimu hampir menyisir kota-kota di Asia ... Tak terkecuali As...
INDIA OH INDIA … SIKAPMU TAK “SEINDAH” NYANYIANMU

INDIA OH INDIA … SIKAPMU TAK “SEINDAH” NYANYIANMU

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Uncategorized
INDIA OH INDIA ... SIKAPMU TAK "SEINDAH" NYANYIANMU Oleh: Teten Romly Qomaruddien Kebengisan demi kebengisan kini tengah dipertontonkan kepada dunia, di mana pelanggaran kemanusiaan yang dilakukan para ekstrimis Hindu seolah dibiarkan oleh pihak berwenang setempat. Tingkah brutal mereka, tidak hanya mencoreng mukanya sendiri yang sering mendudukkan sebagai negeri yang menjunjung tinggi demokrasi dan meneriakkan toleransi. Namun, lebih dari sekedar itu meruntuhkan peradaban yang pernah dibangun sejarahnya sendiri. Keberadaan kaum Muslimin sejak zaman sulthan-sulthan Muslim benua ini, seolah sirna tanpa jejak. Dan akhirnya, dunia pun menjadi tahu bahwa mereka sebenarnya anti kebhinekaan. Padahal, secara statistik kaum Muslimin di India terbilang cukup banyak. Bahkan perlu diingat...
MENGHIMPUN YANG TERSERAK MENGOKOHKAN PEMAHAMAN ‘AQIDAH (Istifâdah dari Bedah Buku “Risalah ‘Aqidah”)

MENGHIMPUN YANG TERSERAK MENGOKOHKAN PEMAHAMAN ‘AQIDAH (Istifâdah dari Bedah Buku “Risalah ‘Aqidah”)

AKHBAR NEWS!, Aqidah, Buku, Uncategorized
MENGHIMPUN YANG TERSERAK MENGOKOHKAN PEMAHAMAN 'AQIDAH (Istifâdah dari Bedah Buku "Risalah 'Aqidah") Oleh: Teten Romly Qomaruddien Berpijak pada ungkapan seorang filosof berkebangsaan Prancis Henry Louis Bergson (1859-1941) yang menuturkan: "Seni dan budaya akan sirna dari jiwa seseorang, seiring perjalanan waktu. Yang tidak akan lenyap dari jiwa seseorang itu, adalah keyakinan terhadap agama". Sedemikian pentingnya menghadirkan "Tuhan" dalam kehidupan manusia siapa pun ia, sampai-sampai seorang tokoh Atheis basteran Inggris-Polandia itu pun, pada akhirnya tidak dapat menyembunyikan pandangan terpendamnya. Bagi kita yang meyakini bahwa Iman, Islam dan Ihsan sebagai rukun agama ini, merupakan anugerah yang paling berharga dalam mengawal manusia untuk menjadi insan bertauhid. D...
BAHAYANYA CORONA DAHSYATNYA DO’A

BAHAYANYA CORONA DAHSYATNYA DO’A

Uncategorized
BAHAYANYA CORONA DAHSYATNYA DO'A Ketika masih remaja kecil, sehabis ngaji bakda shubuh di Masjid Pesantren; teman-temanpun berhamburan berkejaran menuju kebun, tak terkecuali diriku. Buah mangga yang setiap pagi berjatuhan sudah menunggu untuk diburu dan dipungut, biasanya sudah "dihalalkan" sama yang empunya, terlebih sisa kelelawar atau "codot". Biasanya tak pikir panjang, jangankan ingat virus seksi bernama "corona" atau covid-19 (yang disebutkan oleh sebagian para ahli bahwa penyebarannya bisa melalui kelelawar), mencuci terlebih dahulu pun tak sempat melakukannya. Biasanya, langsung "dipotek" dan dibuang sisa gigitan codotnya, lalu dikupas mangganya ... "Wadduuhhh uenak dan manis banget rasanya". Apakah jatuh sakit siangnya atau sorenya?? Tidak sama sekali. Itu tempo doeloe, nta...
WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO’A

WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO’A

Hikmah, Uncategorized
WAKTU-WAKTU ISTIMEWA BERHARAP MUSTAJABNYA DO'A 1. Menjawab saat berkumandang adzan dan berdo'a setelahnya Dari Umar bin Khatab radhiyallâhu ‘anhu, Nabi shallallâhu ‘alaihi wa sallam bersabda: إِذَا قَالَ الْمُؤَذِّنُ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، فَقَالَ أَحَدُكُمْ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، قَالَ: أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، ثُمَّ قَالَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ قَالَ: أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللهِ، ثُمَّ قَالَ: حَيَّ عَلَى الصَّلَاةِ، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: حَيَّ عَلَى الْفَلَاحِ، قَالَ: لَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ، ثُمَّ قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، قَالَ: اللهُ أَكْبَرُ اللهُ أَكْبَرُ، ثُمَّ قَالَ: لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ، قَ...
MENEBAR “MAFÂTIHUL KHAIR” DI WAKTU ‘ASHAR BERSAMA USTÂDZUNÂL FÂDHIL KH. ABDUL WAHID ALWI, MA.

MENEBAR “MAFÂTIHUL KHAIR” DI WAKTU ‘ASHAR BERSAMA USTÂDZUNÂL FÂDHIL KH. ABDUL WAHID ALWI, MA.

Hikmah, Uncategorized
MENEBAR "MAFÂTIHUL KHAIR" DI WAKTU 'ASHAR BERSAMA USTÂDZUNÂL FÂDHIL KH. ABDUL WAHID ALWI, MA. Amsainâ wa amsal mulku lillâh wal 'izzatu wal qudratu lillâh ... Amsainâ 'alâ fithratil Islâm wa kalimatil ikhlâsh ... Wa 'alâ dîni Muhammadin shallallâhu 'alaihi wa sallam ... Allâhumma infa'nâ bimâ 'allamtanâ wa 'allimnâ mâ yanfa'unâ wa zidnâ 'ilman ... Berbahagia rasanya dapat turut serta bersama kawan-kawan yang lain; duduk bersama bakda 'ashar di Majelis Kamis sambil menunggu maghrib tiba. Sesuai dengan jadwalnya, taujih kali ini dihaturkan oleh Guru kami Ustâdz Wahid Alwi. Adapun tema pokok yang dapat kami goreskan, yakni "Membuka Pintu Sorga dan Menebar Mafâtihul Khair". Mengawali bahasannya, beliau terlebih dahulu mengingatkan bahwa kematian adalah sesuatu yang pasti. Semua manu...
SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA

SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
SEMBILAN WASIAT SURAT AL-HUJURÂT TERKAIT ETIKA PERGAULAN SESAMA MANUSIA Pertama; Senantiasa mengedepankan klarifikasi dan cermat dalam menerima berita (tabâyun), terlebih datangnya dari orang-orang fasiq. يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِنْ جَاءَكُمْ فَاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنُوا أَنْ تُصِيبُوا قَوْمًا بِجَهَالَةٍ فَتُصْبِحُوا عَلَىٰ مَا فَعَلْتُمْ نَادِمِينَ "Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu." (QS. Al-Hujurât/ 49: 6) Kedua; Senantiasa mengedepankan rasa keadilan (al-qisth) dalam memutuskan segala perkara dan pertikaian. وَإِنْ طَائِفَتَانِ مِنَ الْمُؤْمِنِ...
TUAN PROFESOR … PANCASILA YANG MANA YANG TUAN MAKSUD? (Pertanyaan Santri untuk Guru Besar)

TUAN PROFESOR … PANCASILA YANG MANA YANG TUAN MAKSUD? (Pertanyaan Santri untuk Guru Besar)

Kebangsaan, Uncategorized
TUAN PROFESOR ... PANCASILA YANG MANA YANG TUAN MAKSUD? (Pertanyaan Santri untuk Guru Besar) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Mungkin Tuan sudah menyaksikan sendiri, jagad bumi tercinta yang berketuhanan ini berguncang dahsyat ketika Tuan menyampaikan pernyataan bahwa "Musuh utama Pancasila adalah Agama" sebagaimana dipetik banyak media. Sebagai santri tentunya, pernyataan Tuan ini sangat membingungkan kami. Di samping sangat membahayakan keutuhan bangsa, juga sangat ahistoris dan sangat menodai agama. Di mana apa yang Tuan sampaikan sangat tidak sesuai dengan apa yang kami pelajari dan kami baca selama ini. Sekedar turut serta dalam menunjukkan rasa tanggung jawab sebagai anak bangsa yang beragama, maka kami ingin berbagi bacaan dengan Tuan dalam rangka tabâyun 'ilmiyyah dan taw...
AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN

Buku, Tarbiyah, Uncategorized
AGAR RAMADHAN LEBIH MENGGERAKKAN DAN BERPERADABAN "Kembang melati sungguhlah indah ... Di tengah taman jadi hiasan ... Harum Ramadhan tercium sudah ... Salah dan khilaf mohon dimaafkan ..." "Bunga terangkai terikat tali ... Lama dipandang indah sekali ... Biar pun Ramadhan sebentar lagi ... Mohon maaf setulus hati ..." Tiada ungkapan yang lebih mulia yang dapat kita lafalkan saat Ramadhan tiba, selain kata syukur ke hadhirat Allah 'azza wa jalla. Ramadhan hadir bagai hadiah dari Allah untuk orang-orang beriman, Hadiyyah Rabbâniyyah agar kita bisa membenahi diri menjadi peribadi yang lebih baik. Ia datang selalu tepat waktu ... Kehadirannya sangatlah ditunggu ... Bulan mulia Ramadhan, kini akan hadir kembali ... Menyapa siapa pun dari insan beriman yang berburu takwa dan meng...
DHA’ ‘AINAIYKA BIL HADAF; “HADAPKAN KEDUA MATAMU TERTUJU TAJAM MEMANDANG KE DEPAN …”

DHA’ ‘AINAIYKA BIL HADAF; “HADAPKAN KEDUA MATAMU TERTUJU TAJAM MEMANDANG KE DEPAN …”

Hikmah, Uncategorized
DHA' 'AINAIYKA BIL HADAF; "HADAPKAN KEDUA MATAMU TERTUJU TAJAM MEMANDANG KE DEPAN ..." Kata-kata itulah yang masih terngiang di telinga ini begitu sangat dekatnya. Dituturkan penuh semangat dan kedalaman jiwa ... Retorika yang lincah dengan aroma literasi yang kuat, begitu menghunjam membedah cakrawala ilmu yang begitu luas. Perawakannya yang tidak besar, namun tidak sekecil apa yang tersimpan dalam benak fikirannya. Pakaiannya yang khas; terkadang stelan safari, terkadang pula kemeja plus peci hitamnya (sesekali terkadang dengan kepala terbuka). Dengan memainkan jari dan jempol ke ujung daun telinga kanannya sambil berjalan di depan para mahasiswanya, keluarlah bahasan deras mengalir dari lisannya. Kami mengenalnya, kalau sudah demikian adanya, itu tandanya pembahasan diskusi kelas ...
MARHABAN BIL KITÂBIL JADÎD WAL ‘ILMIN NÂFI’ IN SYÂ ALLÂH

MARHABAN BIL KITÂBIL JADÎD WAL ‘ILMIN NÂFI’ IN SYÂ ALLÂH

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Buku, Uncategorized
MARHABAN BIL KITÂBIL JADÎD WAL 'ILMIN NÂFI' IN SYÂ ALLÂH ... "Seni dan budaya, semuanya bisa sirna dengan sendirinya seiring perjalanan hidup manusia. Yang akan terpatri dalam jiwa seseorang itu, hanyalah keyakinan seseorang terhadap agama ..." Kurang lebih seperti itulah ungkapan seorang Henry Louis Bergson (1859-1941). Sebagai seorang filosof Prancis basteran Inggris dan Polandia ini, akhirnya mengakui, bahwa yang abadi itu adalah "keyakinan". Itulah yang menyebabkan dirinya disebut-sebut seorang filosof etika, walaupun sebenarnya sebahagian kalangan menyebutnya seorang berdarah Yahudi yang atheis. 'Ibrah yang bisa kita petik adalah: "Betapa beruntungnya kita, ketika iman, Islam dan ihsan masih tertanam kuat dalam jiwa. Fithrah Tauhîd yang Allah 'azza wa jalla anugerahkan untuk manusia, ...
error: Content is protected !!