Kamis, Juli 23MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

Hikmah, Uncategorized
KATA KUNCINYA "BERKHIDMAT" UNTUK UMMAT// Memori santri IKA PPI 76 babak pertama, bertemakan "Pendidikan, Dakwah, dan Pengabdian". Tak banyak yang bisa diungkap, selain memantik ingatan bentangan kenangan keteladanan yang teramat mendalam. Sebagai kawah candera dimuka, para ahli mengakui, bahwa pesantren merupakan lembaga ideal dalam melahirkan insan adabi yang dibangun di atas kemandirian. Relasi guru-murid yang menjunjung tinggi hikmah, diharapkan melahirkan para alumni yang berjiwa 'allimnii (selalu haus akan bimbingan ilmu) sebagaimana diasaskan para pendahulu. Responsif dalam membaca setiap perubahan, menjadi ciri utama generasi penakluk peradaban. Selalu mengambil faidah ilmu di setiap keadaan, menjadi dorongan kuat untuk senantiasa siap berenang di samudera kemanfaatan. Benar kata Us...
HIKMAH DI BALIK KISAH

HIKMAH DI BALIK KISAH

Jadwal Kajian, Uncategorized
HIKMAH DI BALIK KISAH// Selain tertulis dalam Surat Al-Qashash, juga dikisahkan pada surat lainnya. Inti kisah adalah 'ibrah, yakni pelajaran yang bisa disebrangkan dari masa lalu ke hari ini bagi orang berakal [QS.12:111]. Dijelaskan pula, fungsinya untuk mendapatkan penjelasan (bayaan), petunjuk (hudan), dan nasihat (mauw'izhah) [QS.3:138]. Agar kisah sejarah tidak berubah menjadi dongeng tak berdasar dan liar, maka Allah 'azza wa jalla mengingatkan dengan menurunkan sebaik-baik kisah dalam kitabNya [QS.12:3]. Lebih tegas lagi, Allah isyaratkan agar orang yang takut akan ancamanNya diingatkan langsung oleh Al-Qur'an [QS.50:45]. Demikian pula para shahabat Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam sangat mewanti-wantikan, agar tak terjebak dengan dongeng yang dibuat-buat (hadiitsan yuftar...
MEMORI SANTRI

MEMORI SANTRI

Tarbiyah, Uncategorized
MEMORI SANTRI// Para psikolog percaya, reuni bisa mendatangkan kebaikan; mengembalikan jati diri, mengasah ingatan, mengubah pandangan, introspeksi diri, dan munculnya gagasan. Tak mustahil, ada ketidak baikan. Semua itu, sangat tergantung pada nawaitu-nya. Dengan semangat persaudaraan dan berbagi kebaikan, sudah tentu majelis tersebut menjadi ruang yang diberkahi. Al-ashlu fii ijtimaail khirriijien shilatur rahimi wa jalbul mashlahah illaa maa dallas syaiu 'alaa khilaafihi; "Asal dalam pertemuan alumni adalah shilaturrahim dan mendatangkan kemashlahatan kecuali ada sesuatu yang memalingkannya". Dengan berkumpul, diharapkan ada banyak solusi ditemukan. Minimalnya, selain mengulang memori baik dan memperbaiki nucleus accumbens, yaitu otak kesenangan. Juga, dapat memecahkan persoalan bersama...
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA "PEMUDA"// Terlepas perdebatan belakangan ini, yang jelas tanggal 28 Oktober sudah ditetapkan sebagai hari sumpah pemuda. Sebagai Muslim, tentu menyadari bahwa pemuda adalah sebuah fase harapan, sekaligus puncak ideal dalam menumbuhkan tanggung jawab beragama. Sebagai pituin orang Indonesia, sudah pasti rasa menjadi seorang pribumi sangat melekat dalam jiwa raga. Demikian pula sebagai Pemuda atau pernah muda, tak dapat dilepaskan dari semangat hidup merdeka dan tinggi cita-cita. Teringat selagi menjadi SC training kepemudaan, ada materi Dauwrus Syabaab Fii Hamli Risaalatid Da'wah; "Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah Dakwah", Sang mentor menjelaskan, peran pemuda itu tidak lepas dari empat hal: memperbaharui mentalitas ummat (tajdiidu ma'nawiyyatil u...
DUNIA DALAM GENGGAMAN

DUNIA DALAM GENGGAMAN

Tarbiyah, Uncategorized
DUNIA DALAM GENGGAMAN // Di antara tanda globalisasi adalah: komunikasi semakin terbuka, tak ada batas teritorial, dan transparansi menjadi sesuatu yang niscaya. Di samping itu, kebutuhan terhadap alat menjadi hal yang tak bisa dihindari. Menghadapi perubahan dan era percepatan (disruption era) ini, sangat memungkinkan munculnya dua kelompok; Bagi para kreator, kondisi ini merupakan momentum tepat melejitkan diri. Sedangkan mereka yang kurang familiar, bisa menjadi beban yang menyebabkan dirinya ketinggalan atau ditinggalkan. Sebagaimana diisyaratkan QS.49:13, bahwa adanya "kampung global" ['aulamah] merupakan sunnatullaah, di mana Allah 'azza wa jalla telah menjadikan manusia berbangsa-bangsa dan bersuku-suku. Artinya, globalisasi itu sebuah kenyataan. Agar arus global tak membawa fitnah,...
Sepercik Testimoni untuk Junior

Sepercik Testimoni untuk Junior

Uncategorized
Sepercik Testimoni untuk Junior:"Lahirnya generasi peduli yang sadar akan tanggung jawab sosial, moral, dan spiritual, adalah keniscayaan. Bangkitnya kaum belia yang siap memperbaharui mentalitas ummat, berjiwa kritis, menjadi agen perubahan, dan sigap dalam menyukseskan pergantian kepemimpinan adalah sebuah keharusan. Namun apa jadinya, apabila proses yang dilakukan hanya sekedar bayangan pikiran, atau coretan teori di atas kertas semata? Tentu, sama sekali tidak demikian. Yang kita harapkan adalah, munculnya anak-anak zaman yang benar-benar memahami realitas, memiliki konsep pemetaan, dan tawaran-tawaran berupa letupan ide dan gagasan segar yang mampu menjawab problematika dan tantangan peradaban. Hadirnya bacaan berharga seperti buku "Refleksi Dakwah Atas Realitas", karya adinda Ihsan A...
MENAKAR KEIKHLASAN

MENAKAR KEIKHLASAN

Hikmah, Uncategorized
MENAKAR KEIKHLASAN// Di antara sekian maqam kehidupan yang paling berat, adalah keikhlasan. Apa pun aktivitasnya, kuncinya ada pada keikhlasan. Ikhlas sering dimaknai dengan analogi al-'asalul khaalish, yaitu madu murni. Keikhlasan itu memang sulit dipegang, diraba, apalagi diterawang. Ia hanya bisa dirasa oleh hati yang bersih, ditangkap oleh rasa yang dalam, dan ditunjukkan dengan sikap perbuatan. Ikhlas bukanlah ranah diskusi yang membutuhkan logika dan retorika. Melainkan hanya bisa dibaca dengan indera batin yang bernama luthfun, yaitu kedalaman hati paling lembut. Karenanya, jangan katakan pada saudaramu: "Kamu harus ikhlas yaah!", namun katakanlah: "Semoga Allah 'azza wa jalla mengikhlaskan hatimu!". Betapa misterinya sebuah keikhlasan, shahabat 'Abdullah bin Mas'ud radhiyallaahu 'a...
LILLAAH, FILLAAH, ‘ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH

LILLAAH, FILLAAH, ‘ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH

Hikmah, Uncategorized
LILLAAH, FILLAAH, 'ALALLAAH, lLALLAAH, DAN MINALLAAH // Bukan hal yang mudah, ketika kita harus menerima kenyataan. Termasuk dalam mengukir prestasi dedikasi, atau menerpa amal nyata. Kerapkali keikhlasan benar-benar diuji, dan harga diri dipertaruhkan. Berjuang dengan ketidak ikhlasan itu sia-sia, namun membuat orang yang tadinya ikhlas menjadi tidak ikhlas adalah perbuatan dosa. Ibarat kata pepatah: "Kepakkan sayap citamu setinggi yang engkau mampu, terbanglah dengan tenang tanpa merendahkan, dan majulah melaju jauh tanpa harus menyikut!!!". Sungguh, berjiwa lapang, dan peribadi ikhlas itu mahal nilainya. Berbaik-baik di hadapan (mujaamalah), atau senyuman lebar di muka saja tidaklah cukup, apabila bukan hati yang bersih yang berbicara. Benar kata sang Guru: "Wajib karena Allah, yakin di...
AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)

Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
AGAR CINTA TAK BERTEPUK SEBELAH TANGAN (Narasi Cinta Bagi Baginda Nabi yang Mulia)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Setiap tiba bulan Rabi'ul Awwal, hampir negeri-negeri Muslim (terutama Asia Tenggara), yang namanya penyambutan terhadap hari kelahiran Nabi akhir zaman sangat meriah. Apabila ditanya mengapa hal itu dilakukan? Maka jawabannya adalah, "karena kami mencintai Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam". Sungguh jawaban yang luar biasa, di mana kecintaan terhadap seseorang yang dicintai melahirkan sikap yang sangat penuh perhatian. Terlebih-lebih Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam mengisyaratkan "al-mar'u ma'a man ahabba; seseorang itu akan berkumpul (di hari kiamat) bersama orang yang dicintainya" (HR. Bukhari, no. 6169 dan Muslim, no. 2640 dari Ibnu Mas'ud radhiya...
Sebutir Pasir untuk Penulis Buku “Menafsir Natsir”

Sebutir Pasir untuk Penulis Buku “Menafsir Natsir”

AKHBAR NEWS!, Buku, Uncategorized
Sebutir Pasir untuk Penulis Buku "Menafsir Natsir"Oleh:Teten Romly Qomaruddien Bukan perkara mudah bagi seorang penulis, atau yang sedang belajar menulis, ketika ia memiliki keinginan kuat untuk membedah seorang tokoh. Terlebih tokoh tersebut, bukan teman sejawat, atau pun kaitan guru-murid yang turut serta senyawa dalam kehidupannya. Meminjam bahasa para ulama, yang namanya mengenal itu, terbagi dua macam; mengenal sekilas tanpa kedalaman pengetahuan yang sebenarnya (ma'rifatul 'ain wal jins), ada juga mengenal keadaan yang sebenarnya secara mendalam (ma'rifatul haal wal ahwaal). Tak terkecuali, ketika seorang penulis ingin membedah tokoh sekaliber Allaahu yarhamh Mohammad Natsir. Kalaulah bukan karena ikut membersamainya, atau memiliki kekuatan minat baca yang tinggi akan karya...
NGAGUAR PANGALAMAN K.H. USMAN SHALEHUDDIN; “JANGAN REMEHKAN DO’A GURU!!!”

NGAGUAR PANGALAMAN K.H. USMAN SHALEHUDDIN; “JANGAN REMEHKAN DO’A GURU!!!”

Hikmah, Uncategorized
NGAGUAR PANGALAMAN K.H. USMAN SHALEHUDDIN; "JANGAN REMEHKAN DO'A GURU!!!"// Masih terngiang dalam ingatan, lintasan pengalaman dari "pengajian" Ustadz Usman. Di antaranya, beliau membuka cerita sambil menitikkan air mata. "Suatu saat, tak kurang 10 santri senior diajak menemani K.H. E. Abdurrahman untuk memenuhi "undangan pangaosan". Seperti biasa, tentu saja para santri senang, di samping dapat ilmu, "bakal milu dahar". Sepulang pengajian tersebar berita cukup heboh, karena hampir semua yang ikut mengalami sakit perut yang serius hingga harus dirawat di Rumah Sakit, dan dinyatakan keracunan (entah apa penyebab utamanya, yang jelas setelah menyantap makanan yang disuguhkan malamnya). Tak lama kemudian, K.H. E. Abdurrahman datang menengok satu persatu murid-murid yang disayanginya. Sambil d...
SAAT RINDU TAK BISA DIBENDUNG

SAAT RINDU TAK BISA DIBENDUNG

Hikmah, Uncategorized
SAAT RINDU TAK BISA DIBENDUNG … Kriiing, kriiing … Handphone pun berbunyi nyaring berkali-kali, "Ustadz, kapan kembali mengajar? Kawan-kawan dah rindu berkumpul, belajar bersama seperti dulu". Demikian pesan by phone seorang jamaah mengingatkan dengan penuh antusias. Memang benar, ada banyak ragam keuntungan ketika kita berada di tengah majelis ilmu; bisa berjumpa langsung dengan kawan-kawan sehingga shilaturrahim benar-benar dapat dirasakan, menuntut ilmu bersama, diskusi bareng, dan bertanya langsung ke Guru. Lebih dari itu langkah mereka tercatat sebagai sabiilillaah, dan perkumpulannya dinaungi malaikat rahmat. Betapa dahsyatnya keutamaan bermajelis dengan orang-orang shalih, menurut Ibnu Qayyim memiliki enam dampak perubahan; dari ragu menjadi yakin, riya' menjadi ikhlas, lalai menjad...
HUMOR INTELEK K.H. ACENG ZAKARIA

HUMOR INTELEK K.H. ACENG ZAKARIA

Hikmah, Uncategorized
HUMOR INTELEK K.H. ACENG ZAKARIA … Siapa pun yang membaca buku ini, akan ternasehati dan terhibur. Ada 73 anekdot menggelitik, dan membuat "nyerengeh" (tertawa kecil) penuh makna. Itulah buku terbaru dari seorang Kyai mumpuni, Ustadz sepuh yang luhung ilmu. Tak bermaksud berlebihan, sudah 103 buku, dan 209 masalah hukum Islam beliau putuskan. Bahkan da'i muda Dr. Firanda Andirja (sebelum studi ke Madinah) sangat mengagumi metode pengajaran Nahwiyah-nya karena mudah dicerna. Demikian pula para kyai dan asatidz lintas ormas dan halaqah berbondong-bondong mempelajarinya. Kini "Kyai sepuh" yang sekaligus Ketua Umum Persatuan Islam ini, sekalipun sudah berusia, masih bergairah menyodorkan tulisan-tulisan hangatnya. "Panggeuing Jeung Pepeling; Kempelan Anekdot Sunda" [terj.: Nasihat dan Peringat...
KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN

KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
KISAH MESIN TIK DAN EMPAT KITAB RUJUKAN// 23 tahun telah berlalu, waktu itu selain terus bershilaturrahim ke tokoh-tokoh "Kabul" [sebutan Kampung Bulu Tambun Bekasi] hingga satu tahun [1998-1999]. Pengajian anak-anak, pemuda/i, dan pengajian masyarakat mulai dijajaki. Itulah modal awal lahirnya pendidikan TK/RA, MDA, Dasar, dan Menengah Dewan Da'wah. Ketika mau mengawali aktivitas publik, qaddarallaah belum ada alat apa-apa, akhirnya Ustadz Syuhada Bahri menghadiahkan mesin Tik bekas. Agenda pun berjalan, walau kondisi jamaah masjid baru hitungan jari. Untuk lebih terarahnya pembinaan, selalu ada "pengawalan ilmiah" berupa literasi pokok. Atas saran Ustadz Muzayyin Abdul Wahab, dimulailah dengan tafsir Surat Yasin, Surat Luqman dalam Tafsir Ibnu Katsir, fiqih dan haditsnya dengan Syarah Bu...
TAHU DAN KENALMU CERMINAN WAJAH DAN WIJHAHMU

TAHU DAN KENALMU CERMINAN WAJAH DAN WIJHAHMU

Hikmah, Uncategorized
TAHU DAN KENALMU CERMINAN WAJAH DAN WIJHAHMU … Ketika kita mengetahui seseorang atau sesuatu sekedar fisiknya, berarti kita baru tahu sebatas wajah, atau rupa dan bendanya. Apabila kita mengenal sifat dan karakternya, berarti kita telah mengenal wijhah, atau sosok dengan segala variannya. Mengetahui belum tentu mengenal, tapi mengenal sudah tentu mengetahui. Inilah mengapa sebahagian cerdik pandai membedakan antara "ilmu" dan "ma'rifah" sekalipun keduanya saling beririsan. Ilmu hanya sebatas tahu apa adanya, sedangkan ma'rifah melebihi dari sekedar tahu biasa (alias tau bingit istilah milenial). Karenanya, dalam menghadapi persoalan apa pun, kita dituntut untuk lebih mengenal, bukan sekedar mengetahui. Bukankah kesuksesan atau kegagalan seorang panglima perang, terkadang disebabkan karena ...
error: Content is protected !!