Senin, Juni 1MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

PETAKA TAFSIR AGAMA DI TENGAH EUFORIA MODERASI BERAGAMA

PETAKA TAFSIR AGAMA DI TENGAH EUFORIA MODERASI BERAGAMA

Uncategorized
PETAKA TAFSIR AGAMA DI TENGAH EUFORIA MODERASI BERAGAMAOleh:Teten Romly Qomaruddien Maha benar Allah 'azza wa jalla atas segala firmanNya, dan Maha sempurna atas segala yang diturunkanNya. Sebagaimana dimaklumi, derasnya euforia pemikiran dalam menafsir agama telah sampai pada puncak yang mengkhawatirkan. Bahkan sampai pada gugatan kesempurnaan agama yang seharusnya dijunjung tinggi. Seiring rasa cemburu yang menggebu, untuk turut rembuk dalam memelihara pemahaman ummat, bi idznillaah goresan pena ini dapat hadir di tengah-tengah mubaahatsah 'ilmiyyah kita. A. Memahami Agama dengan Hawa Nafsu Sebagai pengikat keteguhan iman dan kokohnya nalar intelektual, penting memunculkan terlebih dahulu isyarat Rabbaaniyyah tentang larangan Allah 'azza wa jalla mengenai memahami ajaran aga...
MIN AYYI “BARIISIN” ANTA?

MIN AYYI “BARIISIN” ANTA?

Hikmah, Uncategorized
MIN AYYI "BARIISIN" ANTA?// Kelembagaan ulama merupakan ikhtiar tepat yang telah diakui eksistensinya. Adapun maksimal dan belum maksimal, hal lumrah yang masih terbentang waktu untuk memprimakannya. Maraknya tagar "Bubarkan MUI", sangat a-historis atas upaya para tokoh dan lembaga Islam yang ada. Di samping hadirnya sebagai pengawal dan pemelihara aqidah ummat [himaayatul ummah], juga menjadi penyambung lidah dalam mewujudkan mashlahat umum pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Imam Al-Ghazali bertutur: Al-Ulamaa milhul bilaad; "Ulama itu garamnya negara". Kata Syaikh 'Abdurrahman as-Sa'di: "Mereka itu ahlul karaamah dan ahlul khasyyah; karamah karena kemuliaan ilmunya, dan khasyyah saking takut karena imannya". Demikian beliau menjelaskan: Innamaa yakhsyallaaha min 'ibaadihi al-'ulamaa...
PAHLAWAN KELUARGA

PAHLAWAN KELUARGA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
PAHLAWAN KELUARGA// 22 Desember, ditetapkan sebagai "hari ibu". Agar tidak timpang, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi [PPIP] mengusulkan ada "hari ayah" pada 12 November. Bahkan di Eropa dan Amerika, 19 November dikenal dengan "hari lelaki" sedunia. Dalam Islam sudah jelas, diperingati atau tidak diperingati, memuliakan "ayah" dan "ibu" adalah kewajiban. Di samping itu, diciptakannya laki-laki dan perempuan merupakan tanda-tanda kebesaran Allah 'azza wa jalla sebagai makhluq berpasang-pasangan [azwaaj]. Untuk menyebut kemuliaan keduanya, Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam menggunakan kata "abawaahu" [artinya: kedua orang tua]. Para ahli ilmu memberikan penjelasan, kata "abun-ummun" berbeda dengan kata "waalid-waalidah". Yang pertama maknanya "orang tua ideologis", sedangkan yang kedua ...
PEWARISAN NILAI SANG MENTOR

PEWARISAN NILAI SANG MENTOR

Hikmah, Uncategorized
PEWARISAN NILAI SANG MENTOR// Sosoknya tak banyak mengobral kata, kalau pun bicara datar. Al-Faqir mengenalnya, sejak di LPDI Jakarta [1992-1994]. Dialah H. Amin Djamaluddin (Direktur LPPI). Kisah paling menarik, ketika beliau dipanggil Allaahu yarhamh Pak M. Natsir sehubungan tulisannya di Harian Pelita. "Saudara yang bernama Amin?", tanya Bapak. Iya pak, jawab Amin. "Apakah benar ini tulisan saudara?", tanya bapak lagi. Benar pak, jawabnya. "Saudara tahu orang yang saudara kritik?", tanyanya mengejar. Saya tidak tahu pak, jawabnya tenang. Baru Pak Natsir menjelaskan: "Tulisan yang saudara kritik, adalah tulisan seorang tokoh pengagum orientalis, dan saudara mampu mengkritisinya. Apa yang bisa saya bantu?". Itulah sosok mentor yang hebat, bapak sangat apresiatif ketika melihat anak muda b...
KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN

KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN

Jadwal Kajian, Kebangsaan, Uncategorized
KEKACAUAN DI BALIK KICAUAN// Di antara petaka agama, adalah kekacauan berfikir. Al-Qur'an mengingatkan, hadits Nabi pun mewanti-wantikan. Munculnya kicauan-kicauan pemuja akal dan hawa nafsu [Perh. QS.25:43], juga kerusakan agama dikarenakan pemikiran ekstrim, skenario batil, atau pun interpretasi tanpa piranti ilmu [HR. Al-Baihaqi dari shahabat Ibrahim bin 'Abdurrahman al-'Udzri]. Kini menjelma menjadi euforia yang mengkhawatirkan. Kemunculan berbagai varian Islam telah mengubah paksa pengkotak-kotakkan muslim itu sendiri; fundamentalis, tradisionalis, modernis, dan sekularis minimalnya. Selain itu, liarnya beragam penafsiran terhadap terminologi qur'ani semisal rahmatan lil 'aalamiin dan wasathiyah yang dimaknai secara kebablasan. Dengan mengembalikan kepada wahyu, akal yang selamat, dan...
AGAMA DAN IDEOLOGI

AGAMA DAN IDEOLOGI

Hikmah, Uncategorized
AGAMA DAN IDEOLOGI// Seorang guru besar pernah memaparkan uraian singkatnya. Menurutnya, ada dua perkara yang sangat mempengaruhi manusia; yaitu agama dan ideologi. Keduanya memberikan janji dan tujuan, serta gambaran yang utuh dan ideal. Kesamaan dalam mencapai idealisme inilah, yang mendorong adanya kepuasan batin dan keyakinan tinggi bagi penganut atau pemeluknya. Terkadang orang memperlakukan ideologi sebagai agama, dikarenakan ideogi yang dianutnya diyakini mampu memberikan "jalan ideal" bagi hidupnya. Demikian sebaliknya, agama tak semata-mata diyakini sebagai proses spiritual, melainkan dapat mengantarkan kepada gambaran utuh yang ideal itu. Sebagai seorang Muslim layak bertanya, "Adakah yang lebih paripurna selain Islam dalam mengatur hidup dan kehidupan?". Jawabannya sangat jelas,...
MENJADI MUWAHHID

MENJADI MUWAHHID

Hikmah, Tarbiyah
MENJADI MUWAHHID// Bagi pembaca Al-Qur'an, siapa yang tak kenal Luqmanul Hakim? Sosok bijak yang bukan Nabi, bukan pula Rasul. Para mufassir tak mendetailkan ketepatan asal muasalnya, sekalipun ada yang menyebut dari Sudan. Yang jelas, Ibnu Katsir memaparkan perawakannya; hitam, pendek, keriting, tak mancung, dan bibir tebal. Namanya populer seperti para Nabi dan keluarganya semisal Alu 'Imran. Allah 'azza wa jalla memberikan keutamaan berupa hikmah, yakni "ilmu di atas ilmu" di mana segala nasihatnya menjadi anutan. Sangatlah wajar, namanya diabadikan dalam kitab suci dengan nama "Surat Luqman". Karakteristik nasihatnya yang paling utama adalah "ketauhidan", Yaa bunayya laa tusyrik billaah innas syirka lazhulmun 'azhiim; "Wahai ananda, janganlah engkau menyekutukan Allah! Sesungguhnya per...
KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP

KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP

Hikmah, Uncategorized
KERJA KERAS SAJA TAK CUKUP// Anak-anak ideologis Allaahuyarhamh Dr. Mohammad Natsir bercerita; "Bapak itu, kalau bertanya pekerjaan kepada para stafnya, selalu ada kalimat susulan. Bagaimana pekerjaanmu sudah selesai? Kalau jawabnya, belum pak! Bapak pun mengejar dengan kalimat lain. Kalau begitu, sampai di mana belum selesainya?". Itulah gambaran, betapa beliau sosok yang sangat menghargai nilai kerja keras seseorang. Tak ada yang beliau anggap kecil dari upaya seseorang, semua pekerjaan, terutama da'wah ilallaah, mengandung aneka kebaikan. Namun, "kerja keras" saja tak cukup apabila tak ditopang dengan penyangga-penyangganya. Agar pekerjaan lebih efektif, efisien, juga tak sekedar peras tenaga, maka "kerja cerdas" wajib dilakukan. Agar pekerjaan yang sudah optimal dengan mengerahkan tena...
NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA

NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA

Hikmah, Tarbiyah
NAMANYA TERAMAT MULIA TUK DIBINCANG MANUSIA HINA// Jauh sebelum Al-Qur'an turun, nama manusia termulia sudah tercantum dalam kitab-kitab sebelumnya. QS. As-Shaff/61:6 mewartakan, Nabiyullaah 'Isa 'alahis salaam menyebutkan akan lahirnya Nabi akhir zaman bernama "Ahmad". Sejumlah Ahli Tafsir menuturkan, nama tersebut merupakan satu di antara nama Sang Rasul sebagaimana ditegaskan hadits Al-Bukhari dan Muslim dari shahabat Muhammad bin Jubair bin Muth'im radhiyallaahu 'anh. Al-Ashbahani menjelaskan, kata "Ahmad" merupakan isim tafdhil untuk menyebut lebih dari sekadar Muhammad shallallaahu 'alaihi wa sallam. Artinya, beliau dilebihkan dalam beberapa hal dari para Nabi sebelunya. Bukanlah sesuatu yang rahasia, para ilmuwan Timur dan Barat di segala masa mengakuinya secara ilmiah. Demikian pul...
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENAKAR LUASNYA ILMU SESEORANG// Bukan karena berderetnya gelar, atau menggunungnya kedudukan dan jabatan. Sekalipun semua itu penting, namun bukanlah tujuan utama. Karena terkadang, hiasan-hiasan tersebut kerapkali menyandera diri, bahkan sering menutupi kebenaran yang sesungguhnya. Untuk itulah para ulama sering mengingatkan, agar kita tidak terpelanting dan terpeleset karenanya. Al-Hafizh Ibnu Qayyim rahimahullaah menuturkan: "Setiap kali ilmu seorang hamba itu melimpah ruah, maka semakin lapang dan luas pula dadanya. Dan ini tidak berlaku bagi semua ilmu, melainkan ilmu yang diwariskan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, yakni ilmu yang bermanfaat. Pemiliknya adalah manusia yang paling lapang dadanya, paling tidak sempit hatinya, paling baik budi pekertinya, dan paling bersih h...
HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR

HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR

Kebangsaan, Uncategorized
HAM UNIVERSAL VS HAM PARTIKULAR// Ada setumpuk problem hukum yang menunggu respon ummat, di antaranya RUU Tindak Kekerasan Sexual. Bersama FPKS MPR-RI, AILA, SPB, dan Ormas Islam, jihad konstitusional ini harus terus dikobarkan. Bukanlah rahasia, ketika membicarakan Hak Asasi Manusia, maka yang dimaksud HAM Universal [1948], di mana Agama belum mendapat tempat yang sepadan. Sebagai warga negara yang menjunjung tinggi nilai-nilai luhur bangsa dan Ketuhanan Yang Maha Esa [tertuang dalam UUD 45 dan falsafah negara], seyogyanya berjuang untuk mencermati, mengamati, dan menyikapi setiap langkah perundang-undangan sudah menjadi fardhu kifaayah. Munculnya Universal Islamic Declaration of Right [London, 1981] yang diikrarkan UNESCO di Paris, dan dideklarasikan OKI melalui Deklarasi Cairo [1991], m...
KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

KATA KUNCINYA “BERKHIDMAT” UNTUK UMMAT

Hikmah, Uncategorized
KATA KUNCINYA "BERKHIDMAT" UNTUK UMMAT// Memori santri IKA PPI 76 babak pertama, bertemakan "Pendidikan, Dakwah, dan Pengabdian". Tak banyak yang bisa diungkap, selain memantik ingatan bentangan kenangan keteladanan yang teramat mendalam. Sebagai kawah candera dimuka, para ahli mengakui, bahwa pesantren merupakan lembaga ideal dalam melahirkan insan adabi yang dibangun di atas kemandirian. Relasi guru-murid yang menjunjung tinggi hikmah, diharapkan melahirkan para alumni yang berjiwa 'allimnii (selalu haus akan bimbingan ilmu) sebagaimana diasaskan para pendahulu. Responsif dalam membaca setiap perubahan, menjadi ciri utama generasi penakluk peradaban. Selalu mengambil faidah ilmu di setiap keadaan, menjadi dorongan kuat untuk senantiasa siap berenang di samudera kemanfaatan. Benar kata Us...
HIKMAH DI BALIK KISAH

HIKMAH DI BALIK KISAH

Jadwal Kajian, Uncategorized
HIKMAH DI BALIK KISAH// Selain tertulis dalam Surat Al-Qashash, juga dikisahkan pada surat lainnya. Inti kisah adalah 'ibrah, yakni pelajaran yang bisa disebrangkan dari masa lalu ke hari ini bagi orang berakal [QS.12:111]. Dijelaskan pula, fungsinya untuk mendapatkan penjelasan (bayaan), petunjuk (hudan), dan nasihat (mauw'izhah) [QS.3:138]. Agar kisah sejarah tidak berubah menjadi dongeng tak berdasar dan liar, maka Allah 'azza wa jalla mengingatkan dengan menurunkan sebaik-baik kisah dalam kitabNya [QS.12:3]. Lebih tegas lagi, Allah isyaratkan agar orang yang takut akan ancamanNya diingatkan langsung oleh Al-Qur'an [QS.50:45]. Demikian pula para shahabat Rasulullah shallallaahu 'alaihi wa sallam sangat mewanti-wantikan, agar tak terjebak dengan dongeng yang dibuat-buat (hadiitsan yuftar...
MEMORI SANTRI

MEMORI SANTRI

Tarbiyah, Uncategorized
MEMORI SANTRI// Para psikolog percaya, reuni bisa mendatangkan kebaikan; mengembalikan jati diri, mengasah ingatan, mengubah pandangan, introspeksi diri, dan munculnya gagasan. Tak mustahil, ada ketidak baikan. Semua itu, sangat tergantung pada nawaitu-nya. Dengan semangat persaudaraan dan berbagi kebaikan, sudah tentu majelis tersebut menjadi ruang yang diberkahi. Al-ashlu fii ijtimaail khirriijien shilatur rahimi wa jalbul mashlahah illaa maa dallas syaiu 'alaa khilaafihi; "Asal dalam pertemuan alumni adalah shilaturrahim dan mendatangkan kemashlahatan kecuali ada sesuatu yang memalingkannya". Dengan berkumpul, diharapkan ada banyak solusi ditemukan. Minimalnya, selain mengulang memori baik dan memperbaiki nucleus accumbens, yaitu otak kesenangan. Juga, dapat memecahkan persoalan bersama...
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA “PEMUDA”

Hikmah, Kebangsaan, Uncategorized
SAYA MUSLIM, SAYA INDONESIA, SAYA JUGA "PEMUDA"// Terlepas perdebatan belakangan ini, yang jelas tanggal 28 Oktober sudah ditetapkan sebagai hari sumpah pemuda. Sebagai Muslim, tentu menyadari bahwa pemuda adalah sebuah fase harapan, sekaligus puncak ideal dalam menumbuhkan tanggung jawab beragama. Sebagai pituin orang Indonesia, sudah pasti rasa menjadi seorang pribumi sangat melekat dalam jiwa raga. Demikian pula sebagai Pemuda atau pernah muda, tak dapat dilepaskan dari semangat hidup merdeka dan tinggi cita-cita. Teringat selagi menjadi SC training kepemudaan, ada materi Dauwrus Syabaab Fii Hamli Risaalatid Da'wah; "Peran Pemuda dalam Mengemban Risalah Dakwah", Sang mentor menjelaskan, peran pemuda itu tidak lepas dari empat hal: memperbaharui mentalitas ummat (tajdiidu ma'nawiyyatil u...
error: Content is protected !!