Selasa, Juli 7MAU INSTITUTE
Shadow

Hikmah

RINDUKAN SUJUD DI SAJADAH AL-AQSHA

RINDUKAN SUJUD DI SAJADAH AL-AQSHA

Hikmah
RINDUKAN SUJUD DI SAJADAH AL-AQSHA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA.   Dalam sebuah pertemuan ketika mabit di Mina [hari tarwiyah] tahun 2003, kafilah haji Dhuyuuf Khaadimul Haramain as-Syarifain mendapatkan pelayanan tambahan di mana setiap titik kumpul disiapkan guide [muthawwif] dari para ulama yang ditugaskan langsung oleh Kementrian Agama Kerajaan Saudi Arabia.   Di antara khidmatnya, adalah secara bergiliran ulama-ulama yang terdiri dari para dosen dan pengurus lembaga-lembaga ke-Islaman yang ada di dua tanah suci itu memberikan taujieh-taujiehnya; terutama menyangkut pelaksanaan ibadah haji, keutamaan-keutamaan amal dan pentingnya menjaga kemabruran haji.   Di sela-sela halaqah, sering kali sang muthawwif yang ulama itu memberikan kesempatan be...
keringat, Air Mata dan Darah (‘ibroh Hamasyah Perjuangan)

keringat, Air Mata dan Darah (‘ibroh Hamasyah Perjuangan)

Hikmah, Uncategorized
KERINGAT, AIR MATA DAN DARAH ('Ibrah Hamasyah Perjuangan) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Sekedar melawan lupa, teringat Ustadzunal Fadhil Muzayyin Abdul Wahhab (Allaahu yarhamh) ketika beliau mengajarkan "Fiqih Tawaazun" dalam perjuangan. Menurutnya, perjuangan membutuhkan keseimbangan seperti halnya para ulama terdahulu pun demikian. Ibnul Mubarak rahimahullaah misalnya, beliau ini bukan sekedar seorang yang faaqih dalam agama, namun beliau pun tangkas mengayun pedang di medan laga. Ketika suatu saat berjumpa dengan saudaranya Fudhail bin 'Iyadh rahimahullaah yang tengah menangis tersedu sedan dengan linangan air mata, Ibnul Mubarak pun bertutur: "yaa 'aabidal haramain, wahai hamba yang senantiasa mengabdi di dua kota suci (beribadah dan menuntut ilmu di masjid haram dan masjid...
Pendidikan Karakterdalam Renungan Seorang Ummi/ Sundarie Syam

Pendidikan Karakterdalam Renungan Seorang Ummi/ Sundarie Syam

Hikmah
PENDIDIKAN KARAKTER dalam Renungan Seorang Ummi/ Sundarie Syam (Temu Spirit Orang Tua Murid RA Raudhatul Kuwait): "Membentuk manusia secara utuh (holistic) yang berkarakter, yaitu mengembangkan aspek fisik, emosi, sosial, kreativitas dan intelektual anak didik secara optimal. Selain itu, untuk membentuk manusia yang pembelajar sejati (life long leaners), maka para perancang kurikulum, para pengajar dan orang tua di sekolah wajib mengupayakan lahirnya pengetahuan Islam yang integral dengan menanamkan perilaku dan adab dalam aktivitas sehari-hari di mana anak-anak usia dini ini berada. Tujuannya adalah anak mampu menghadapi masalah-masalah di usia dewasa dengan kematangan akhlaq yang luhur. Jemari mungil anak-anak kita, kelak 20 tahun yang akan datang akan mengepal dengan tangan-tangan ku...
NASIHAT BIJAK UNTUK PERINDU MASA LALU

NASIHAT BIJAK UNTUK PERINDU MASA LALU

Hikmah, Uncategorized
Berikut nasihat bijak untuk para perindu masa lalu NASHIHAT BIJAK UNTUK PARA PERINDU INDAHNYA MASA LALU: oleh : KH. Teten Romly Qomaruddien, M.A. 1. إذا فكرت كثيرا في المفقود فقدت كثيرا في الموجود "Jika engkau terlampau banyak memikirkan sesuatu yang luput darimu, maka (berhati-hatilah) engkau akan kehilangan apa yang ada pada dirimu" 2. غرس السابقون فأكلنا أفلا نغرس ليأكل اللاحقون "Para pendahulu kita telah mampu menanam, lalu kita pun memetik dan menikmatinya ... Akankah kita mampu menanam, agar generasi mendatang dapat memetik dan menikmatinya pula" 3. قال الشيخ مصطفى السباعي في "من ورائع حضارتنا": "Larut dalam nostalgia masa lalu (dengan segala plus minusnya) secara berlebihan, itu tandanya orang pemalas ... Namun meremehkan masa lalu (dengan segala plus minusnya), i...
error: Content is protected !!