Senin, Juni 1MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI

AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI

Hikmah, Uncategorized
AGAR KEBAIKAN TETAP ABADI … Tak ada manusia yang luput dari keburukan, kecuali yang dijaga (ma'shuum) Allah 'azza wa jalla. Karena itulah misi al-amru bil ma'ruuf wan nahyu 'anil munkar, menjadi sunnatullah para Nabi dan RasulNya. Selain itu, Islam mengajarkan konsep khair, dan hasan. Yang pertama bersifat konkret, bisa terlihat langsung dengan mata inderawi. Sementara yang kedua bersifat abstrak, tak dapat langsung bisa diindera. "Berlomba-lombalah kamu dalam kebaikan" (fastabiquu al-khairaat), maka beragam kebaikan semisal shalat, shadaqah, zakat, dan ibadah lain yang serupa, bisa terlihat gerak dan bendanya. Adapun baik budi pekerti (husnul khuluq), berbaik sangka (husnuz zhann), atau akhir kehidupan yang baik (husnul khaatimah), merupakan ragam kebaikan yang bukan hanya terlihat sifat ...
YAKINLAH SKENARIO ALLAH JALLA WA ‘ALAA, HIDUP KITA AKAN BERKAH …

YAKINLAH SKENARIO ALLAH JALLA WA ‘ALAA, HIDUP KITA AKAN BERKAH …

Uncategorized
YAKINLAH SKENARIO ALLAH JALLA WA 'ALAA, HIDUP KITA AKAN BERKAH … Setiap kita punya cerita hidup yang berbeda; tempo doeloe, sekarang, dan masa yang akan datang. Terkadang menyenangkan, terkadang pula mengecewakan. Managemen senang dan menang, terkadang ngak seimbang dengan managemen kekecewaan dan kekalahan. Tak jarang di antara kita mengalami kegagalan, karena gagapnya pengelolaan dua hal ini. Tentu saja, tak terkecuali diri ini tak lepas dari itu semua. Namun ketika "kado iman" masih tersimpan rapih dalam hati, skenario Ilahi lebih diprioritaskan dan diyakini, maka hidup pun masih berpeluang untuk bertabur berkah. Dalam rangka menggapai keberkahannya itu, perlu dimunculkan warna-warni kesadaran diri. Di antara narasi yang patut kita bangun adalah: hari ini saya harus lebih bersyukur, har...
TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM’AH …

TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM’AH …

Hikmah, Uncategorized
TARBIYAH DZAATIYYAH DI PAGI JUM'AH … Tak selamanya hidup ini ada dalam kesuksesan, terkadang kita menerawang dari kejauhan akan keberhasilan orang lain. Dengan kedamaian dan kesejahteraan mereka, lalu muncul kesimpulan teramat dalam bahwa mereka benar-benar ada pada zona keshalehan paripurna. Namun ironinya, kita hanya bisa menjadi penonton dari kesuksesan orang lain, tanpa berikhtiar meneladaninya. Ibarat menemukan oase di tengah gurun gersang, ketika bisikan nasehat berhembus semilir angin menembus raga. "Saudaraku yang dicintai karena Allah … Ingat, mereka yang terlihat bahagia dan shaleh menurutmu, bisa jadi mereka itu orang-orang yang sedang berusaha menghapus dosa-dosa dan kesalahannya sepertimu di masa lalu yang kita tidak tahu … Melakukan introspeksi, mendekatkan diri pada Ilahi, m...
AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATA

AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATA

Hikmah, Uncategorized
AHLUL MUSHIBAH YANG SUKSES; MENGUBAH DUKA MENJADI AMAL NYATAOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara manusia, ada yang diuji Allah 'azza wa jalla dengan perkara yang baik-baik (bil khair); tak pernah kekurangan harta, kedudukan cukup terhormat, relasi sangat mendukung, dan kebaikan-kebaikan lainnya. Ada pula yang diuji dengan perkara yang buruk-buruk (bis syarr); kurangnya harta benda, tak memiliki status kehormatan, sulitnya mendapatkan peluang, dan kekurangan-kekurangan lainnya. Keduanya merupakan kehendak yang Maha pencipta, sekalipun jalannya berbeda; ada yang bersifat langsung dikarenakan Allah benar-benar ingin menguji (mushiibah), atau ujian itu datang karena akibat ulah manusia (balaa'). Selain itu, ada pula peristiwa dahsyat yang dialami tanpa memandang beriman atau tidak ...
MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO …

MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO …

Hikmah, Uncategorized
MENJADI ORANG BAIK YES, MERASA PALING SUCI NO … Sebesar atau sekecil apa pun amalan seseorang, ia akan melihat hasilnya. Kata kuncinya, berlindung kepada Allah ' azza wa jalla, sekalipun dalam keadaan sulit. Syaikh 'Abdul 'Aziz Thuraifi mengingatkan: "Manusia paling lalai, yaitu yang tak mau berlindung pada Allah di kala sulit. Manusia paling sadar, yaitu yang tetap berlindung kepadaNya sekalipun berlimpah kenikmatan. Musibah demi musibah yang menimpa, akan membangkitkan hati selama hatinya hidup dan tidak tersandera kemegahan". Betapa rahasianya kesucian, kita tak mampu menilai satu sama lain, bahkan Al-Qur'an yang agung melarang kita "merasa paling suci" (QS. An-Najm/ 53:32). Al-Munawi menasehatkan: "Hendaknya tidak dibiasakan merendahkan orang lain, karena bisa jadi orang tersebut lebih...
Kajian Online MT HURUUN ‘IEN

Kajian Online MT HURUUN ‘IEN

Hikmah, Uncategorized
‎ بسم الله الرّحمن الرّحيم ╔📜════════════╗Kajian Online MT HURUUN ‘IEN╚═════🍃💐✒️ 🗓 Senin, 28 Muharram 1443 H | 6 September 2021🕙 10.00 - selesai🎙 Ustadz Teten Romly Qomaruddien📚 "Ahlul Mushibah yang Sukses; Mengubah Duka Menjadi Amal Nyata" (Lihat: madrasahabi-umi.com) Join Zoom Meetinghttps://zoom.us/j/91007129110?pwd=RUZqOHBkSk1xVzF6MVZ0dGtscHBUUT09Meeting ID: 910 0712 9110Passcode: amal ‎بارك الله فيكنّ 🗳 Salurkan infaq terbaik anda ke :Bank MuamalatNo. Rek : 4580003928a/n : Ivantina Agusta
LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO

LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO

Hikmah, Uncategorized
LANGIT MERBABU TAK LAGI KELABU; BELAJAR HIJRAH DARI KELUARGA PAK SUTIKNO … Tepat bakda ashar hari ke-1 Muharram 1443 H., handphone bergetar, rupanya da'i-da'i muda lereng Merbabu minta pandangan seputar pengikraran dua kalimah syahadat bagi pasangan beda agama. Bapak Sutikno yang telah duluan masuk Islam, memperlihatkan rasa gembiranya, merasa lega karena isteri dan puterinya mengikuti jejaknya. Tepat awal bulan Hijriyyah ini, mereka mengucapkan syahaadatain tanpa ada paksaan pihak mana pun. Seketika langit pun tak lagi kelabu, disaksikan pengurus PW. Persatuan Islam Jawa Tengah, suasana pun berubah menjadi haru biru, kini hamba-hamba itu kembali hijrah ke pangkuan Tauhied. Intensif-nya gerak dakwah di lembah ini terus melaju, Dusun Samirono menjadi saksi, betapa dakwah itu membutuhkan keg...
BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH …

BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH …

Hikmah, Uncategorized
BERATNYA MENJADI AL-KHALAFUS SHAALIH … Generasi terdahulu, secara bahasa disebut salaf. Karenanya para Nabi dan Rasul sebelum, adalah salaf bagi Nabi akhir zaman. Demikian pula shahaabat, yang hidup di masa Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam, merupakan salaf bagi generasi berikutnya (taabi'in, taabi'ut taabi'iin). Ketiganya ditegaskan Rasulullah sebagai "sebaik-baiknya manusia" (khairun naas) dan "sebaik-baiknya generasi" (khairul quruun). Para ulama menyebutnya "tiga generasi utama" (al-quruunus tsalaatsah al-mufadhdhalah), singkatnya mereka disebut as-salafus shaalih. Adapun generasi setelah mereka, berdasarkan riwayat yang dipetik As-Syaukani, disebut a'jabukum iimaanan 'indallaah, yakni generasi yang menakjubkan keimanannya di sisi Allah 'azza wa jalla (itu pun kalau beriman se...
TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARA

TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARA

Hikmah, Uncategorized
TAWAAZUN ANTARA AMAL DAN HARAP … Seberapa pun kadar amal seseorang, maka Allah 'azza wa jalla akan membalasnya. Namun bagaimana jadinya, apabila amal yang telah dilakukan membuat dirinya lupa dan khilaf? Lupa kalau yang membuat seseorang masuk ke jannahNya, adalah rahmat Allah. Khilaf karena terlampau yakin, bahwa amalannya sudah terasa sangat cukup hingga ia melalaikannya. Padahal, amalan hendaknya tetap dijalankan dalam kesinambungan. Sementara berharap ridha dan kasih sayangNya (rajaa'), wajib terus dipelihara. Syaikh Ibnu Baz rahimahullaah dalam Nuurun 'alaa ad-Darbi, ketika mengurai hadits "Tidaklah seseorang masuk sorga dengan amalan, melainkan karena rahmat Allah" (HR. Bukhari-Muslim dari 'Aisyah radhiyallaahu 'anh). Menurutnya, kalaupun dengan amalan, maksudnya adalah amalan yang d...
MASIH ADA TITIK TERANG DI UJUNG GELAP

MASIH ADA TITIK TERANG DI UJUNG GELAP

Hikmah, Uncategorized
MASIH ADA TITIK TERANG DI UJUNG GELAP … Tak selalu semua keberuntungan tertumpu pada seseorang, sama halnya dengan tak selalu semua kegagalan tertimpa pada seseorang. Bagi seorang Muslim, meyakini qadha-qadar itu pokok keimanan. Bertahan hidup, bahkan mencari penghidupan yang lebih baik adalah sebuah pilihan. Itulah bukti keadilan Allah 'azza wa jalla, agar manusia tetap seimbang menjalani kehidupan. Betapa banyak orang menyuarakan pentingnya "managemen keberuntungan", tetapi terkadang lupa mengantisipasi akan pentingnya "managemen kegagalan". Semua itu menunjukkan, bahwa ikhtiar maksimal itu wajib, namun ketika menemukan sandungan kekecewaan segeralah bersandar pada Dzat yang Maha kuat. Benar kata Ibnu Zaid sebagaimana dipetik At-Thabary: Annal mu'mina yarjuu farajallaahi wal kaafiru yaqn...
AYYUHAL WALAD CAMKANLAH!!! …

AYYUHAL WALAD CAMKANLAH!!! …

Hikmah, Uncategorized
AYYUHAL WALAD CAMKANLAH!!! … Betapa pentingnya ilmu dan adab bagi seseorang, sehingga para ulama di setiap zaman tak bosan-bosannya mengingatkan. Misalnya Az-Zarnuji menulis Ta'liimul Muta'allim, Al-Ghazali menulis Ayyuhal Walad, KH. Hasyim Asy'ari menulis Adaabul 'Aalim wal Muta'allim, Tuan Ahmad Hassan menulis Hai Putraku, Hai Putriku, dan Hai Cucuku, serta masih banyak ulama lainnya (dulu atau pun belakangan). Semuanya memiliki harapan yang sama, bahwa manusia dididik tidak lepas dari rumus CBBPJ dengan lima tujuan, yaitu melahirkan generasi cageur (sehat jasmani dan rohani), bageur (beradab/ bermoral), bener (berpikiran lurus), pinter (memiliki kecerdasan), dan jalinger (memiliki skill/ kreativitas). Namun, semua sepakat, bahwa adab merupakan yang paling pertama dan utama untuk dimilik...
BERBURU KETENANGAN HIDUP

BERBURU KETENANGAN HIDUP

Hikmah, Uncategorized
BERBURU KETENANGAN HIDUP … Alangkah bahagianya, siapa pun yang di akhir hayatnya mendapatkan sambutan Rabbul 'Aalamiin dengan kalimat: "Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan puas dan penuh keridhaan, masuklah dalam barisan hamba-hambaKu, dan masuklah ke jannahKu." (QS. Al-Fajr/ 89: 27-30). Siapakah gerangan yang berbahagia itu? Mereka ternyata, "orang-orang yang bukan sekedar mencukupkan kenikmatannya dengan kenikmatan makanan, minuman, kesehatan raganya semata, melainkan kenikmatan Islam dan hidayah taufiqNya dengan senantiasa taqarrub dan mentaatiNya" (Ibnu Qayyim, Madaarijus Saalikiin, 1/277). Mereka pemilik akal sehat yang sesungguhnya, dikarenakan mampu menghadirkan rasa syukur yang sebenarnya. Benar, kata Syaikh 'Aid al-Qarni: "Dalam ruh seseorang itu ada rasa lapa...
MINTALAH UMUR BERKAH, BUKAN UMUR PANJANG …

MINTALAH UMUR BERKAH, BUKAN UMUR PANJANG …

Hikmah, Uncategorized
MINTALAH UMUR BERKAH, BUKAN UMUR PANJANG … Hampir semua warta nubuwwah yang menyebut "panjang umur" bersifat khabari (pernyataan berita), bukan insyaai (permohonan, perintah atau larangan). Lebih dari itu, selalu diiringi dengan keterangan penjelasnya (qariinah). Karena itu, panjang dan pendeknya umur seseorang yang menunjukkan pada kuantitas, bukanlah perkara substantif. Yang lebih substantif, justeru kualitas umur itu sendiri. Ketika umur seseorang ada dalam kebenaran, kebaikan, dan kemuliaan (hasan, khair, fadhl), itulah sejatinya keberkahan. Al-Ashbahani mendefinisikannya dengan: tsubuutul khairil ilaahiy; "Tetapnya anugerah kebaikan Allah 'azza wa jalla". Demikian pula dengan umur seseorang, Rasul panutan mengabarkan: "Sebaik-baiknya manusia, adalah yang umurnya panjang dan baik amaln...
NEGERI IDAMAN

NEGERI IDAMAN

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
NEGERI IDAMAN … Tak disangsikan, bahwa baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafuur adalah impian semua orang beriman dan bertaqwa. Bahkan dalam konteks kenegaraan, siapa pun pemimpinnya, untaian kalimat ini paling sering disebutkan sebagai harapan. Allaahu yarham Dr. Mohammad Natsir pernah berkhutbah (Majalah Persatuan Islam Risalah, No. 118 Tahun 1393 H./ 1973 M.) terkait indikator negeri idaman yang tidak lepas dari sifat dan karakter para penghuninya. Beliau menukilkan ungkapan pujangga besar Fakhruddin Ar-Razi (1149-1209 M.) yang menuturkan: "Dunia itu laksana taman yang indah, [apabila dihiasi] dengan lima perkara; ilmu para ulama, keadilan para pemimpin, kekhusyuan ibadah para hamba Allah, amanah para saudagar, dan nashihat kejujuran kaum profesional. Lalu datanglah iblis dengan membawa l...
SPIRIT HIJRAH KIAN MENGGEBU DI LEMBAH MERBABU

SPIRIT HIJRAH KIAN MENGGEBU DI LEMBAH MERBABU

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
SPIRIT HIJRAH KIAN MENGGEBU DI LEMBAH MERBABU … Jelang satu pekan dari pengikraran keluarga Pak Sutikno, Dusun Samirono kembali menjadi saksi 4 orang (3 remaja, dan 1 ibu) berucap syahaadatain di hadapan pengurus PD. PERSIS Semarang dan jajaran pengurus wilayah. Mereka merupakan para tetangga yang tak jauh tempat tinggalnya dari Raudhatul Athfal 447 PERSISTRI. Sungguh kenikmatan tauhid yang sangat mahal, di saat penduduk negeri tengah berada di tengah-tengah bulan sejarah dan bulan hijrah sekaligus, kita diperdengarkan berita lokal yang menggemberikan, yakni 6 anak cucu Adam kembali menggenggam ketauhidan. Semoga Rabbul 'Aalamiin meneguhkan iman dan Islam mereka, juga menjadi pemantik semangat bagi para insan dakwah untuk lebih istiqamah berjuang di jalanNya. Benar sabda Rasul panutan: "Se...
error: Content is protected !!