Kamis, Juli 23MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

BERBURU KETENANGAN HIDUP

BERBURU KETENANGAN HIDUP

Hikmah, Uncategorized
BERBURU KETENANGAN HIDUP … Alangkah bahagianya, siapa pun yang di akhir hayatnya mendapatkan sambutan Rabbul 'Aalamiin dengan kalimat: "Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan puas dan penuh keridhaan, masuklah dalam barisan hamba-hambaKu, dan masuklah ke jannahKu." (QS. Al-Fajr/ 89: 27-30). Siapakah gerangan yang berbahagia itu? Mereka ternyata, "orang-orang yang bukan sekedar mencukupkan kenikmatannya dengan kenikmatan makanan, minuman, kesehatan raganya semata, melainkan kenikmatan Islam dan hidayah taufiqNya dengan senantiasa taqarrub dan mentaatiNya" (Ibnu Qayyim, Madaarijus Saalikiin, 1/277). Mereka pemilik akal sehat yang sesungguhnya, dikarenakan mampu menghadirkan rasa syukur yang sebenarnya. Benar, kata Syaikh 'Aid al-Qarni: "Dalam ruh seseorang itu ada rasa lapa...
MINTALAH UMUR BERKAH, BUKAN UMUR PANJANG …

MINTALAH UMUR BERKAH, BUKAN UMUR PANJANG …

Hikmah, Uncategorized
MINTALAH UMUR BERKAH, BUKAN UMUR PANJANG … Hampir semua warta nubuwwah yang menyebut "panjang umur" bersifat khabari (pernyataan berita), bukan insyaai (permohonan, perintah atau larangan). Lebih dari itu, selalu diiringi dengan keterangan penjelasnya (qariinah). Karena itu, panjang dan pendeknya umur seseorang yang menunjukkan pada kuantitas, bukanlah perkara substantif. Yang lebih substantif, justeru kualitas umur itu sendiri. Ketika umur seseorang ada dalam kebenaran, kebaikan, dan kemuliaan (hasan, khair, fadhl), itulah sejatinya keberkahan. Al-Ashbahani mendefinisikannya dengan: tsubuutul khairil ilaahiy; "Tetapnya anugerah kebaikan Allah 'azza wa jalla". Demikian pula dengan umur seseorang, Rasul panutan mengabarkan: "Sebaik-baiknya manusia, adalah yang umurnya panjang dan baik amaln...
NEGERI IDAMAN

NEGERI IDAMAN

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
NEGERI IDAMAN … Tak disangsikan, bahwa baldatun thayyibatun wa Rabbun ghafuur adalah impian semua orang beriman dan bertaqwa. Bahkan dalam konteks kenegaraan, siapa pun pemimpinnya, untaian kalimat ini paling sering disebutkan sebagai harapan. Allaahu yarham Dr. Mohammad Natsir pernah berkhutbah (Majalah Persatuan Islam Risalah, No. 118 Tahun 1393 H./ 1973 M.) terkait indikator negeri idaman yang tidak lepas dari sifat dan karakter para penghuninya. Beliau menukilkan ungkapan pujangga besar Fakhruddin Ar-Razi (1149-1209 M.) yang menuturkan: "Dunia itu laksana taman yang indah, [apabila dihiasi] dengan lima perkara; ilmu para ulama, keadilan para pemimpin, kekhusyuan ibadah para hamba Allah, amanah para saudagar, dan nashihat kejujuran kaum profesional. Lalu datanglah iblis dengan membawa l...
SPIRIT HIJRAH KIAN MENGGEBU DI LEMBAH MERBABU

SPIRIT HIJRAH KIAN MENGGEBU DI LEMBAH MERBABU

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
SPIRIT HIJRAH KIAN MENGGEBU DI LEMBAH MERBABU … Jelang satu pekan dari pengikraran keluarga Pak Sutikno, Dusun Samirono kembali menjadi saksi 4 orang (3 remaja, dan 1 ibu) berucap syahaadatain di hadapan pengurus PD. PERSIS Semarang dan jajaran pengurus wilayah. Mereka merupakan para tetangga yang tak jauh tempat tinggalnya dari Raudhatul Athfal 447 PERSISTRI. Sungguh kenikmatan tauhid yang sangat mahal, di saat penduduk negeri tengah berada di tengah-tengah bulan sejarah dan bulan hijrah sekaligus, kita diperdengarkan berita lokal yang menggemberikan, yakni 6 anak cucu Adam kembali menggenggam ketauhidan. Semoga Rabbul 'Aalamiin meneguhkan iman dan Islam mereka, juga menjadi pemantik semangat bagi para insan dakwah untuk lebih istiqamah berjuang di jalanNya. Benar sabda Rasul panutan: "Se...
BERSYUKURLAH, MAKA KAMU TERLIHAT CANTIK

BERSYUKURLAH, MAKA KAMU TERLIHAT CANTIK

Parenting, Uncategorized
BERSYUKURLAH, MAKA KAMU TERLIHAT CANTIK (Sebuah Ikhtishar Narasi Etik)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Sebenarnya, buku yang ada di tangan ini, yakni "Cantik dalam Perspekptif Islam" (karya Abu Ihsan dan Ummu Ihsan, Pustaka Imam Asy-Syafi'i: 2017) sudah lama menemani, dan menempati ruang perpustakaan buku-buku lokal yang ada di rumah tugas (sekitar lima bulanan), bahkan dibawa-bawa sebagai bacaan santai di bis. Selain tampilannya menarik, juga ditulis oleh sejoli suami isteri yang sinergi berkhidmat di dunia da'wah bil kitaabah. Selain ada beberapa permintaan di kolom parenting MadrasahAbi-Umi.Com, tampaknya tak ada salahnya apabila ringkasan buku tersebut diambil faidahnya untuk kebaikan bersama. Adapun yang menjadi fokus bahasan, adalah bagaimana Islam memandang, atau mendudukkan m...
AGUSTUS-MUHARRAM; LOMBA BERTAHAN HIDUP UNTUK PAHALA NEGERI AKHIR

AGUSTUS-MUHARRAM; LOMBA BERTAHAN HIDUP UNTUK PAHALA NEGERI AKHIR

Hikmah, Uncategorized
AGUSTUS-MUHARRAM; LOMBA BERTAHAN HIDUP UNTUK PAHALA NEGERI AKHIROleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak bentuk perlombaan di muka bumi ini, di antaranya berlomba menggapai ampunan Allah 'azza wa jalla dan jannahNya yang sangat luas, seluas langit dan bumi. Di mana pun kita berada, di situ ada arena untuk berlomba, di mana meraih amalan baik sebanyak-banyaknya adalah kunci kebahagiaan di negeri akhir. Sungguh, "lomba bertahan hidup" benar-benar diperintahkan Dzat yang Maha kuasa. Bumi yang kita pijak, adalah arena terbuka untuk adu kuat siapa peraih terbanyak dan terbaik. Sedangkan negeri yang tengah menanti, yakni yaumul akhir adalah hari pengumuman siapa bakal meraih pahala kemenangan sejati. Betapa bahagianya, mereka yang berhasil mendapatkan piala keberuntungan duniawi yang me...
MANHAJ DIFAA’AN PERSATUAN ISLAM; IKHTIAR MENGAWAL UMMAT DARI PENYIMPANGAN ‘AQIDAH (Materi Webinar PDKPI Bidang Dakwah PP Persatuan Islam)

MANHAJ DIFAA’AN PERSATUAN ISLAM; IKHTIAR MENGAWAL UMMAT DARI PENYIMPANGAN ‘AQIDAH (Materi Webinar PDKPI Bidang Dakwah PP Persatuan Islam)

Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
MANHAJ DIFAA'AN PERSATUAN ISLAM; IKHTIAR MENGAWAL UMMAT DARI PENYIMPANGAN 'AQIDAH (Materi Webinar PDKPI Bidang Dakwah PP Persatuan Islam)Oleh:Teten Romly Qomaruddien A. Dustur Rabbani Sudah menjadi sunnatud da'wah, apabila ummat dihadapkan pada problematika dan tantangan, maka melakukan antisipasi terhadap keduanya adalah sebuah keniscayaan. Tak terkecuali dalam menghadapi semakin maraknya ajaran atau gerakan destruktif yang dapat mengancam kemurnian 'aqidah ummat. Jadi, tulisan ini tidak bermaksud berlebihan dalam merespon semuanya itu, melainkan bentuk keterpanggilan jiwa dalam turut serta menjunjung tinggi agama (ri'aayatud diin), dan melindungi ummat (himaayatul ummah) dari berbagai rongrongan yang dapat menyimpangkan 'aqidahnya. Ada banyak pijakan dalil yang dapat menguat...
KANG ASEP DI ANTARA SINGA PODIUM DAN AHLI RISET …

KANG ASEP DI ANTARA SINGA PODIUM DAN AHLI RISET …

Tokoh, Uncategorized
KANG ASEP DI ANTARA SINGA PODIUM DAN AHLI RISET … Seperti disampaikan Ust. H. Mazni Yunus (dosen Wawasan Dunia Islam LPDI), juga Ust. Muksin MK. (dosen Psikologi LPDI), Ust. Dr. H. Asep Jayanegara memang orangnya tampak tulus. Alfaqir mengenalnya sejak LPDI tempo doeloe. Bahkan masih "ngantongin" dokumen uminya anak-anak, ketika bagi-bagi karangan bunga dalam aksi "Solidaritas Bosnia" bersama KISDI yang Kang Asep ada di dalamnya, demikian pula ketika awal-awal beraksinya KOMPAK. Dalam gambar ini, alfaqir merasakan denyut hamasah pidatonya Bang H. Husein Umar (singa podium Kramat), Bang Ramly Hutabarat (peneliti LIPPM/ Guru Besar dan ex Rektor UIKA Bogor) yang pernah jadi dosen Riset LPDI juga. Dari generasi ke generasi sangat dirasakan, betapa kesederhanaan para pendahulu begitu dominan. A...
MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH

MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH … 1️⃣QS. At-Takwiir/81:29 terkait kehendak Allah 'azza wa jalla merupakan jawaban bahwa: "Menggantungkan segala urusan sepenuhnya kepada Allah, atau pun melepaskan segala urusan sepenuhnya dari Allah adalah kesesatan." Demikian menurut As-Sa'di. 2️⃣Al-Mawardi menegaskan: "Bersabar atas taqdir yang menimpa adalah pahala, sedangkan berkeluh kesah adalah perbuatan dosa." 3️⃣Hubungannya dengan wabah, ikhtiar manusia tidak lepas dari tiga pendekatan utama; Mematuhi aturan wahyu sebagai "protokoler langit" dengan taqarrub kepadaNya, menghargai ilmu pengetahuan sebagai "protokoler bumi" dengan segala temuannya, dan mendengarkan arahan ulama rabbaniy yang menentramkan sebagai firasat mukmin merupakan keniscayaan. 4️⃣Integralitas ilmu langit dan ilmu bumi tentang ...
HIJRAH ITU MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG

HIJRAH ITU MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HIJRAH ITU MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG … Tiba-tiba seorang remaja milenial (IH, 17 tahun) mengirimkan flyer ini ke layar handphone, rupanya mengingatkanku bahwa hari ini telah memasuki awal Muharram 1443 H. Aku pun bergegas membuka file tulisan lama, fokus bacaan mengarah pada kesimpulan 'ibrah dan hikmahnya. Agar peristiwa hijrah menjadi pemantik kesadaran pentingnya mengubah tantangan menjadi peluang, aku pun mengeja ulang narasi itu. Adapun percikan cahaya dimaksud, adalah sebagai berikut: 1️⃣Hijrah adalah kesabaran dan keteguhan hati dalam mempertahankan cita-cita sekalipun kesulitan dan rintangan datang silih berganti. 2️⃣Hijrah adalah adanya kesediaan untuk berkorban dalam segala hal; keinginan diri, perasaan, harta benda, keluarga, fisik, bahkan nyawa sekalipun. 3️⃣Yakin adan...
MEMERDEKAKAN TAK SEMUDAH TERIAK MERDEKA

MEMERDEKAKAN TAK SEMUDAH TERIAK MERDEKA

Hikmah, Uncategorized
MEMERDEKAKAN TAK SEMUDAH TERIAK MERDEKA … Kini bulan Agustus kembali menyapa, yakni bulan sejarah di mana negeri ini diproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Sudahkah kita benar benar merdeka? Tentu jawabannya beragam … Namun, bagi orang beriman, seperti apa kondisi zamannya, situasi bagaimana negerinya? Jawabannya selalu berpijak pada kebeningan hati dan kelapangan dada yang dihiasi iman. Ketika seseorang mampu melepaskan belenggu yang menelikung hidupnya, memutuskan rantai beban yang memborgol kemanusiaanya, dan hanya menjadikan Allah 'azza wa jalla sebagai sumber kelapangan jiwa raganya … Itulah kemerdekaan yang sesungguhnya!!! Ingatkah kita gelegar kata Rib'i bin 'Amir, juru bicara panglima Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallaahu 'anhumaa ketika berhadapan dengan Jendral Rustum ...
BELAJAR MENDENGAR SARAN TAK SEMUDAH MEMBUNCAH KATA

BELAJAR MENDENGAR SARAN TAK SEMUDAH MEMBUNCAH KATA

Uncategorized
BELAJAR MENDENGAR SARAN TAK SEMUDAH MEMBUNCAH KATAOleh:Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi kewajiban kita sebagai makhluk berakal, memperhatikan kembali apa yang kita katakan dari apa yang kita dengar. Apa yang kita jalankan dari apa yang pihak lain sarankan. Sungguh, mendengar (simaa') dan berkata-kata (kalaam), merupakan dua aktivitas penting dalam kehidupan insan. Karenanya, bagaimana kita bisa disebut manusia bijak? Jawabannya sangat tergantung pada sejauh mana seseorang mampu menangkap pesan dan kesan yang didapat dari rekaman hidup yang dijalaninya melalui indera penglihatan dan indera pendengarannya. Setelah keduanya masuk dalam olahan akal dan relung hatinya, lalu bergerak menuju mulut, dan keluarlah menjadi kata-kata yang membuncah, atau sekedar titah perintah. Bany...
AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN …

AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN …

Hikmah, Uncategorized
AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN … Hidup memang terasa sulit, tapi bukan berarti kematian. Kesempatan mencari sesuatu sangat terbatas, tapi bukan berarti tak ada peluang. Keinginan mendapatkan yang dicita-citakan begitu teramat jauh, tapi bukan berarti pupusnya harapan. Menggapai sesuatu yang diidam-idamkan seolah tak kunjung datang, tak berarti harus berputus asa dan patah arang … Di balik hijab kegundahan, masih terbentang luas kehidupan. Di balik sempitnya diri, masih ada kelapangan dada. Berpangku tangan bukanlah jalan keluar … Namun, bersegera mengambil peran, itulah keteladanan. "Likulli waqtin rihaaluhu; Setiap saat perjalanan ada pelaku dan kendaraannya." Terkadang kita harus mencontoh akar; walau tersembunyi, tapi menguatkan. Rajinlah menatap langit; walau menjulang tin...
BAHAIYYAH; SINKRETISME GLOBAL YANG TAK BOLEH DIABAIKAN

BAHAIYYAH; SINKRETISME GLOBAL YANG TAK BOLEH DIABAIKAN

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
BAHAIYYAH; SINKRETISME GLOBAL YANG TAK BOLEH DIABAIKANOleh:Teten Romly Qomaruddien Tidak termasuk orang lebay, apabila seorang Muslim merasa aneh atau menilai ganjil (syadz) ketika mendengar atau menyaksikan pidato resmi saudaranya, terlebih atas nama institusi negara yang di dalamnya ada ucapan selamat menunaikan hari raya ajaran tertentu, yang bukan termasuk bagian dari agama-agama resmi yang ada. Jangankan untuk mengucapkan selamat terhadap suatu keyakinan yang belum jelas keabsahannya, terhadap agama yang nyata-nyata sudah diakui keberadaannya sekalipun, masih terjadi perdebatan teologis yang tidak bisa dianggap angin lalu. Demikian pula dengan isi pidato viral Menteri Agama Yaqut Chalil Qaumas terkait perayaan Nawruz kaum agama Bahaiyyah. Karena menyangkut persoalan penting ...
CELOTEH TEMPO DOELOE “SANG ABANG”

CELOTEH TEMPO DOELOE “SANG ABANG”

Hikmah, Uncategorized
CELOTEH TEMPO DOELOE "SANG ABANG" … Siapa yang tak kenal sosok KH. Syuhada Bahri? Ustadz berjenggot lebat yang senang guyon: "Saya mah orang bodo, pernah kuliah di Saudi, namun inget terus pedalaman. Yang lain banyak dapat gelar honoris causa, paling-paling saya mah humoris causa". Katanya sambil ngehkeh. Suatu saat, jelang acara "Setengah Abad Dewan Da'wah" terlibat obrolan, dan diminta tanggapannya seputar poligami da'i? Beliau menjawab: "Alhamdulillaah, saya dikaruniai 12 anak. Tentu semua laki-laki punya keinginan sama, namun saya merasa ngak punya kemampuan untuk itu, yang ada pun sudah cukup berat ditangani. Umur makin tambah, sudah ngak kepikiran buat nambah." Jawabnya datar. Lalu beliau balik bertanya: "Kapan ente bikin anaknya, kalau bikin tulisan melulu!". Semua yang duduk mengel...
error: Content is protected !!