Selasa, Juni 2MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

BERSYUKURLAH, MAKA KAMU TERLIHAT CANTIK

BERSYUKURLAH, MAKA KAMU TERLIHAT CANTIK

Parenting, Uncategorized
BERSYUKURLAH, MAKA KAMU TERLIHAT CANTIK (Sebuah Ikhtishar Narasi Etik)Oleh:Teten Romly Qomaruddien Sebenarnya, buku yang ada di tangan ini, yakni "Cantik dalam Perspekptif Islam" (karya Abu Ihsan dan Ummu Ihsan, Pustaka Imam Asy-Syafi'i: 2017) sudah lama menemani, dan menempati ruang perpustakaan buku-buku lokal yang ada di rumah tugas (sekitar lima bulanan), bahkan dibawa-bawa sebagai bacaan santai di bis. Selain tampilannya menarik, juga ditulis oleh sejoli suami isteri yang sinergi berkhidmat di dunia da'wah bil kitaabah. Selain ada beberapa permintaan di kolom parenting MadrasahAbi-Umi.Com, tampaknya tak ada salahnya apabila ringkasan buku tersebut diambil faidahnya untuk kebaikan bersama. Adapun yang menjadi fokus bahasan, adalah bagaimana Islam memandang, atau mendudukkan m...
AGUSTUS-MUHARRAM; LOMBA BERTAHAN HIDUP UNTUK PAHALA NEGERI AKHIR

AGUSTUS-MUHARRAM; LOMBA BERTAHAN HIDUP UNTUK PAHALA NEGERI AKHIR

Hikmah, Uncategorized
AGUSTUS-MUHARRAM; LOMBA BERTAHAN HIDUP UNTUK PAHALA NEGERI AKHIROleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak bentuk perlombaan di muka bumi ini, di antaranya berlomba menggapai ampunan Allah 'azza wa jalla dan jannahNya yang sangat luas, seluas langit dan bumi. Di mana pun kita berada, di situ ada arena untuk berlomba, di mana meraih amalan baik sebanyak-banyaknya adalah kunci kebahagiaan di negeri akhir. Sungguh, "lomba bertahan hidup" benar-benar diperintahkan Dzat yang Maha kuasa. Bumi yang kita pijak, adalah arena terbuka untuk adu kuat siapa peraih terbanyak dan terbaik. Sedangkan negeri yang tengah menanti, yakni yaumul akhir adalah hari pengumuman siapa bakal meraih pahala kemenangan sejati. Betapa bahagianya, mereka yang berhasil mendapatkan piala keberuntungan duniawi yang me...
MANHAJ DIFAA’AN PERSATUAN ISLAM; IKHTIAR MENGAWAL UMMAT DARI PENYIMPANGAN ‘AQIDAH (Materi Webinar PDKPI Bidang Dakwah PP Persatuan Islam)

MANHAJ DIFAA’AN PERSATUAN ISLAM; IKHTIAR MENGAWAL UMMAT DARI PENYIMPANGAN ‘AQIDAH (Materi Webinar PDKPI Bidang Dakwah PP Persatuan Islam)

Manhaj, Tsaqofah, Uncategorized
MANHAJ DIFAA'AN PERSATUAN ISLAM; IKHTIAR MENGAWAL UMMAT DARI PENYIMPANGAN 'AQIDAH (Materi Webinar PDKPI Bidang Dakwah PP Persatuan Islam)Oleh:Teten Romly Qomaruddien A. Dustur Rabbani Sudah menjadi sunnatud da'wah, apabila ummat dihadapkan pada problematika dan tantangan, maka melakukan antisipasi terhadap keduanya adalah sebuah keniscayaan. Tak terkecuali dalam menghadapi semakin maraknya ajaran atau gerakan destruktif yang dapat mengancam kemurnian 'aqidah ummat. Jadi, tulisan ini tidak bermaksud berlebihan dalam merespon semuanya itu, melainkan bentuk keterpanggilan jiwa dalam turut serta menjunjung tinggi agama (ri'aayatud diin), dan melindungi ummat (himaayatul ummah) dari berbagai rongrongan yang dapat menyimpangkan 'aqidahnya. Ada banyak pijakan dalil yang dapat menguat...
KANG ASEP DI ANTARA SINGA PODIUM DAN AHLI RISET …

KANG ASEP DI ANTARA SINGA PODIUM DAN AHLI RISET …

Tokoh, Uncategorized
KANG ASEP DI ANTARA SINGA PODIUM DAN AHLI RISET … Seperti disampaikan Ust. H. Mazni Yunus (dosen Wawasan Dunia Islam LPDI), juga Ust. Muksin MK. (dosen Psikologi LPDI), Ust. Dr. H. Asep Jayanegara memang orangnya tampak tulus. Alfaqir mengenalnya sejak LPDI tempo doeloe. Bahkan masih "ngantongin" dokumen uminya anak-anak, ketika bagi-bagi karangan bunga dalam aksi "Solidaritas Bosnia" bersama KISDI yang Kang Asep ada di dalamnya, demikian pula ketika awal-awal beraksinya KOMPAK. Dalam gambar ini, alfaqir merasakan denyut hamasah pidatonya Bang H. Husein Umar (singa podium Kramat), Bang Ramly Hutabarat (peneliti LIPPM/ Guru Besar dan ex Rektor UIKA Bogor) yang pernah jadi dosen Riset LPDI juga. Dari generasi ke generasi sangat dirasakan, betapa kesederhanaan para pendahulu begitu dominan. A...
MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH

MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MENGUBAH WABAH MENJADI AMAL DAKWAH … 1️⃣QS. At-Takwiir/81:29 terkait kehendak Allah 'azza wa jalla merupakan jawaban bahwa: "Menggantungkan segala urusan sepenuhnya kepada Allah, atau pun melepaskan segala urusan sepenuhnya dari Allah adalah kesesatan." Demikian menurut As-Sa'di. 2️⃣Al-Mawardi menegaskan: "Bersabar atas taqdir yang menimpa adalah pahala, sedangkan berkeluh kesah adalah perbuatan dosa." 3️⃣Hubungannya dengan wabah, ikhtiar manusia tidak lepas dari tiga pendekatan utama; Mematuhi aturan wahyu sebagai "protokoler langit" dengan taqarrub kepadaNya, menghargai ilmu pengetahuan sebagai "protokoler bumi" dengan segala temuannya, dan mendengarkan arahan ulama rabbaniy yang menentramkan sebagai firasat mukmin merupakan keniscayaan. 4️⃣Integralitas ilmu langit dan ilmu bumi tentang ...
HIJRAH ITU MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG

HIJRAH ITU MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HIJRAH ITU MENGUBAH TANTANGAN MENJADI PELUANG … Tiba-tiba seorang remaja milenial (IH, 17 tahun) mengirimkan flyer ini ke layar handphone, rupanya mengingatkanku bahwa hari ini telah memasuki awal Muharram 1443 H. Aku pun bergegas membuka file tulisan lama, fokus bacaan mengarah pada kesimpulan 'ibrah dan hikmahnya. Agar peristiwa hijrah menjadi pemantik kesadaran pentingnya mengubah tantangan menjadi peluang, aku pun mengeja ulang narasi itu. Adapun percikan cahaya dimaksud, adalah sebagai berikut: 1️⃣Hijrah adalah kesabaran dan keteguhan hati dalam mempertahankan cita-cita sekalipun kesulitan dan rintangan datang silih berganti. 2️⃣Hijrah adalah adanya kesediaan untuk berkorban dalam segala hal; keinginan diri, perasaan, harta benda, keluarga, fisik, bahkan nyawa sekalipun. 3️⃣Yakin adan...
MEMERDEKAKAN TAK SEMUDAH TERIAK MERDEKA

MEMERDEKAKAN TAK SEMUDAH TERIAK MERDEKA

Hikmah, Uncategorized
MEMERDEKAKAN TAK SEMUDAH TERIAK MERDEKA … Kini bulan Agustus kembali menyapa, yakni bulan sejarah di mana negeri ini diproklamirkan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945. Sudahkah kita benar benar merdeka? Tentu jawabannya beragam … Namun, bagi orang beriman, seperti apa kondisi zamannya, situasi bagaimana negerinya? Jawabannya selalu berpijak pada kebeningan hati dan kelapangan dada yang dihiasi iman. Ketika seseorang mampu melepaskan belenggu yang menelikung hidupnya, memutuskan rantai beban yang memborgol kemanusiaanya, dan hanya menjadikan Allah 'azza wa jalla sebagai sumber kelapangan jiwa raganya … Itulah kemerdekaan yang sesungguhnya!!! Ingatkah kita gelegar kata Rib'i bin 'Amir, juru bicara panglima Sa'ad bin Abi Waqqash radhiyallaahu 'anhumaa ketika berhadapan dengan Jendral Rustum ...
BELAJAR MENDENGAR SARAN TAK SEMUDAH MEMBUNCAH KATA

BELAJAR MENDENGAR SARAN TAK SEMUDAH MEMBUNCAH KATA

Uncategorized
BELAJAR MENDENGAR SARAN TAK SEMUDAH MEMBUNCAH KATAOleh:Teten Romly Qomaruddien Sudah menjadi kewajiban kita sebagai makhluk berakal, memperhatikan kembali apa yang kita katakan dari apa yang kita dengar. Apa yang kita jalankan dari apa yang pihak lain sarankan. Sungguh, mendengar (simaa') dan berkata-kata (kalaam), merupakan dua aktivitas penting dalam kehidupan insan. Karenanya, bagaimana kita bisa disebut manusia bijak? Jawabannya sangat tergantung pada sejauh mana seseorang mampu menangkap pesan dan kesan yang didapat dari rekaman hidup yang dijalaninya melalui indera penglihatan dan indera pendengarannya. Setelah keduanya masuk dalam olahan akal dan relung hatinya, lalu bergerak menuju mulut, dan keluarlah menjadi kata-kata yang membuncah, atau sekedar titah perintah. Bany...
AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN …

AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN …

Hikmah, Uncategorized
AMBIL PERAN, JANGAN SAMPAI BERPANGKU TANGAN … Hidup memang terasa sulit, tapi bukan berarti kematian. Kesempatan mencari sesuatu sangat terbatas, tapi bukan berarti tak ada peluang. Keinginan mendapatkan yang dicita-citakan begitu teramat jauh, tapi bukan berarti pupusnya harapan. Menggapai sesuatu yang diidam-idamkan seolah tak kunjung datang, tak berarti harus berputus asa dan patah arang … Di balik hijab kegundahan, masih terbentang luas kehidupan. Di balik sempitnya diri, masih ada kelapangan dada. Berpangku tangan bukanlah jalan keluar … Namun, bersegera mengambil peran, itulah keteladanan. "Likulli waqtin rihaaluhu; Setiap saat perjalanan ada pelaku dan kendaraannya." Terkadang kita harus mencontoh akar; walau tersembunyi, tapi menguatkan. Rajinlah menatap langit; walau menjulang tin...
BAHAIYYAH; SINKRETISME GLOBAL YANG TAK BOLEH DIABAIKAN

BAHAIYYAH; SINKRETISME GLOBAL YANG TAK BOLEH DIABAIKAN

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
BAHAIYYAH; SINKRETISME GLOBAL YANG TAK BOLEH DIABAIKANOleh:Teten Romly Qomaruddien Tidak termasuk orang lebay, apabila seorang Muslim merasa aneh atau menilai ganjil (syadz) ketika mendengar atau menyaksikan pidato resmi saudaranya, terlebih atas nama institusi negara yang di dalamnya ada ucapan selamat menunaikan hari raya ajaran tertentu, yang bukan termasuk bagian dari agama-agama resmi yang ada. Jangankan untuk mengucapkan selamat terhadap suatu keyakinan yang belum jelas keabsahannya, terhadap agama yang nyata-nyata sudah diakui keberadaannya sekalipun, masih terjadi perdebatan teologis yang tidak bisa dianggap angin lalu. Demikian pula dengan isi pidato viral Menteri Agama Yaqut Chalil Qaumas terkait perayaan Nawruz kaum agama Bahaiyyah. Karena menyangkut persoalan penting ...
CELOTEH TEMPO DOELOE “SANG ABANG”

CELOTEH TEMPO DOELOE “SANG ABANG”

Hikmah, Uncategorized
CELOTEH TEMPO DOELOE "SANG ABANG" … Siapa yang tak kenal sosok KH. Syuhada Bahri? Ustadz berjenggot lebat yang senang guyon: "Saya mah orang bodo, pernah kuliah di Saudi, namun inget terus pedalaman. Yang lain banyak dapat gelar honoris causa, paling-paling saya mah humoris causa". Katanya sambil ngehkeh. Suatu saat, jelang acara "Setengah Abad Dewan Da'wah" terlibat obrolan, dan diminta tanggapannya seputar poligami da'i? Beliau menjawab: "Alhamdulillaah, saya dikaruniai 12 anak. Tentu semua laki-laki punya keinginan sama, namun saya merasa ngak punya kemampuan untuk itu, yang ada pun sudah cukup berat ditangani. Umur makin tambah, sudah ngak kepikiran buat nambah." Jawabnya datar. Lalu beliau balik bertanya: "Kapan ente bikin anaknya, kalau bikin tulisan melulu!". Semua yang duduk mengel...
PESANTREN KILAT RAMADHAN AL-ISTIQOMAH MESTER JATINEGARA 1985

PESANTREN KILAT RAMADHAN AL-ISTIQOMAH MESTER JATINEGARA 1985

Hikmah, Uncategorized
PESANTREN KILAT RAMADHAN AL-ISTIQOMAH MESTER JATINEGARA 1985 … Di tengah riuhnya pasar Mester, sekelompok alumni Pesantren Persis (Garut, Tasik, Bandung, dll.), selain menghidupkan Madrasah di berbagai masjid binaan, mereka pun bersemangat melakukan bimbingan-bimbingan ke setiap pelosok ibu kota. Qaddarallaah, tahun itu adalah kali pertama alfaqir "saba kota" hanya untuk mengikuti Pesantren Kilat mereka, setelah program selesai balik lagi ke kampung, dan lanjut "nyantren". Di Pesantren Kilat itulah, awal mula mendapatkan ilmu dan wawasan baru selepas tamat SD dan Diniyyah. Sampai hari ini jasa mereka tak akan pernah alfaqir lupakan; ada Ust. Endang Manshur, Ust. Muhammad Sudarno, Ust. Asip Supyana, Ust. Arifin Hidayat, Ust. Amin Bunyamin, juga Ust. Tate Qomaruddin. Dibawah asuhan para sese...
PENULIS LIRIK “BINGKAI KEHIDUPAN” ITU TELAH TIADA

PENULIS LIRIK “BINGKAI KEHIDUPAN” ITU TELAH TIADA

AKHBAR NEWS!, Hikmah, Uncategorized
PENULIS LIRIK "BINGKAI KEHIDUPAN" ITU TELAH TIADA … Kang Tate, panggilan dari Ustadz Tate Qomaruddin, Lc. Alfaqir telah mengenalnya jauh sebelum masa-masa tarbiyah, tepatnya 1985 setamat SD. Beliau salah satu mudarris Pesantren Ramadhan waktu itu di Masjid Istiqamah Mester Jatinegara Jakarta Timur. 1992-1995 dipertemukan kembali dalam Halaqah Tarbiyah bersama para senior lain; Ust. Makmur Hasanuddin, Ust. Mohammad Taofiq Ridha, Ust. Hilman Rosyad, Ust. Natsir Harits, Ust. Aceng Thoha, Ust. Mulyadi, Ust. Iwan Kartiwan, Ustadz Jajat Sudrajat, Ust. Yono Sudiono, Ust. Iman Sulaeman, Ust. Aang Suwandi, dan lain-lainnya. Selain alfaqir jadi marbot di masjid itu sembari nyantri di LPDI, juga bisa jadi anak bawang mereka yang mayoritas para mahasiswa LIPIA. Kitab-kitab yang mereka baca, jadi ikut ...
ULAMA PEREMPUAN AHLI FIQIH ITU TELAH WAFAT

ULAMA PEREMPUAN AHLI FIQIH ITU TELAH WAFAT

Breaking News, Uncategorized
ULAMA PEREMPUAN AHLI FIQIH ITU TELAH WAFAT … Bunda kelahiran Donggala Sulawesi Tengah tahun 1946 ini sangat harum namanya. Di samping keilmuannya yang mumpuni, juga ketegasannya dalam melakukan perlawanan terhadap pandangan-pandangan menyimpang sangat kental. Kenangan yang tak akan terlupakan, saat ananda menyajikan uraian terkait "Aliran Kebatinan". Ananda ditegur berkali-kali hanya gara-gara salah mengeja kata (MUI dibaca sekaligus, tanpa dieja hurufnya eM-U-I). Dengan penuh bimbingan, beliau mengarahkan, dan tetap menyimak dengan penuh seksama. Kini, doctor pertama ahli fiqih perbandingan Al-Azhar Mesir ini meninggalkan kita. Semoga bunda Prof. Dr. Huzaemah Tahido Yanggo, MA. mendapat kedudukan maqaaman mahmuudan di sisi Allah 'azza wa jalla. Innaa lillaahi wa Innaa ilaihi raaji'uun … S...
TASYRIEQ PUN SEGERA PAMIT

TASYRIEQ PUN SEGERA PAMIT

Hikmah, Uncategorized
TASYRIEQ PUN SEGERA PAMIT … Sesuai itsbat Dzulhijjah 1442 H., jum'ah ini merupakan tasyrieq terakhir; Alunan takbir, tahlil, dan tahmid berhenti, penyembelihan berakhir sudah. Ribuan sapi, kambing, domba, kerbau dan unta bagi masyarakat jazirah, menjadi saksi kepasrahan seorang hamba pada Rabb-nya. Walau di tengah wabah, ghairah tak pernah punah. Islam benar-benar agama rahmatan lil 'aalamiin, di mana terangkatnya nilai kemashlahatan merupakan tujuannya. Sungguh prestasi pemberian gizi yang massif dan peningkatan kesejahteraan massal yang sangat tepat saat dibutuhkan. Jadi, ini bukan ritual pembantaian makhluq Tuhan seperti dituduhkan, melainkan "pemerataan semesta untuk kemanusian" di atas ridha dan berkah Tuhan. Ingat!!! Lan yanaalallaaha luhuumuhaa wa laa dimaauha wa lakin yanaaluhut ta...
error: Content is protected !!