Selasa, Juni 2MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

MENYALAKAN SEMANGAT PENGORBANAN DI TAHUN KESEDIHAN (Risalah ‘Iedul Adhha 1442 H.)

MENYALAKAN SEMANGAT PENGORBANAN DI TAHUN KESEDIHAN (Risalah ‘Iedul Adhha 1442 H.)

Da'wah, Materi Kajian, Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
MENYALAKAN SEMANGAT PENGORBANAN DI TAHUN KESEDIHAN (Risalah 'Iedul Adhha 1442 H.)Oleh:Teten Romly Qomaruddien A. Muqaddimah حمدا و شكرا لله نحمده ونستعينه و نستغفره، نصلي و نسلم على رسول الكريم، وعلى اله و أصحابه، ومن تبعهم بإحسان إلى يوم الدين … أشهد أن لا إله إلا الله وحده لا شريك له وأشهد أن محمدا عبده ورسوله. أما بعد: Ma'aasyiral Muslimiin A'azzakumullaah Atas idzin dan qudrah Allah 'azza wa jalla. Sekalipun ada di tengah-tengah suasana duka dan keprihatinan yang mendalam, sampai hari ini kita masih bisa menikmati dan merasakan suasana bahagia, di mana alunan takbir, tahlil, dan tahmid masih dapat bergema. Mememecah kesunyian alam, menambah 'izzah diri, semangat bertahan untuk menjalani kehidupan, dan selalu siap untuk berkorban demi kegemilangan masa depan. Diiringi...
BERHARAP BAHAGIA KETIKA “BERJUMPA” YANG MAHA PENCIPTA

BERHARAP BAHAGIA KETIKA “BERJUMPA” YANG MAHA PENCIPTA

Hikmah
BERHARAP BAHAGIA KETIKA "BERJUMPA" YANG MAHA PENCIPTAOleh:Teten Romly Qomaruddien Setiap orang beriman, pasti memiliki keinginan, dan cita mulia, serta harapan yang diidam-idamkan. Ketika Allah 'azza wa jalla memanggil ke haribaanNya, ia dalam keadaan suka cita nan bahagia. Allah ridha menerimanya, dan ia pun ikhlash berserah diri menghadapNya. Itulah buah kepasrahan dan keyakinan akan indahnya sebuah "perjumpaan" dengan segala bekal yang telah dipersiapkan tentunya. Pantaslah Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam mengajarkan do'anya untuk kita: "Sesungguhnya hak Allah untuk mengambil dan memberi sesuatu, dan setiap yang di sisiNya telah ditentukan batas waktunya. Maka hendaklah engkau bersabar dan ridha karenanya." (HR. Al-Bukhari, no. 1284) Sejenak, diri ini teringat, s...
BERGUGURANNYA PARA PONGGAWA UMMAT DAN KESUMA DAKWAH

BERGUGURANNYA PARA PONGGAWA UMMAT DAN KESUMA DAKWAH

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
BERGUGURANNYA PARA PONGGAWA UMMAT DAN KESUMA DAKWAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Di tengah-tengah berseliwerannya berbagai warta kontroversial yang masih berkaitan dengan wabah, namun tetap belum mengalahkan berita duka menyayat jiwa yang terus menerus menghiasi jagat media maya setiap saat. Yakni, peringatan berita kematian yang begitu sangat dekat. Kalimat istirja' innaa lillaahi wa Innaa ilaihi raaji'uun begitu menggema, syaaffakallaah laa ba'sa wa thahuurun in syaa Allaah begitu sangat suburnya. Semuanya itu semakin meyakinkan kita bahwa kematian itu sesuatu yang pasti, baik Allah 'azza wa jalla mengawalinya terlebih dahulu dengan kembang ujian berupa sakit, atau pun Malakul maut yang datang menjemput secara tiba-tiba. Dua-duanya kita yakini sebagai bentuk keimanan pada Allah ...
SENYUM SANG RASUL JELANG DZULHIJJAH YANG PENUH BERKAH

SENYUM SANG RASUL JELANG DZULHIJJAH YANG PENUH BERKAH

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
SENYUM SANG RASUL JELANG DZULHIJJAH YANG PENUH BERKAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Tanpa terasa Dzulqa'dah segera berakhir, bulan keberkahan lain pun Dzulhijjah segera menyusul. Seperti biasanya, apabila ada momentum yang lebih tepat dan dekat untuk dibahas, maka bahasan itulah yang diurai. Selain tempat tugas jum'atnya di Jakarta, tepatnya kantor Komisi Yudisial Kramat Raya Jakarta Pusat sedang menjalani PPKM Darurat, di sisi lain masa pemulihan pun belum mengizinkan berangkat jauh. Alhamdulillaah bisa ikut shalat jum'at di masjid terdekat. Hikmahnya tentu ada, senang rasanya, jum'ah kali ini malahan mendapatkan siraman ruhani yang sangat berharga dari seorang khatib yang menguraikan makna "Al-Kautsar", sehingga kata tersebut menjadi sebuah nama surat terpendek di antara bentanga...
BELAJAR TAWAAZUN DALAM MENILAI KEADAAN

BELAJAR TAWAAZUN DALAM MENILAI KEADAAN

Hikmah, Uncategorized
BELAJAR TAWAAZUN DALAM MENILAI KEADAANOleh:Teten Romly Qomaruddien Melanjutkan obrolan terkait kondisi yang sama-sama kita alami, terlepas dari berbagai perhelatan dan beragam pandangan di dalamnya; Mulai dari yang sangat mengedepankan dalil-dalil agama semata (bayaani), hingga yang mengedepankan pendekatan-pendekatan rasional semata (burhaani). Bahkan, ada pula yang lebih melarutkan diri dalam kesenyawaan alam rasa semata ('irfaani). Islam sebagai agama yang paripurna, sangat menjunjung tinggi semua itu tanpa mengunggulkan dan merendahkan salah satunya. Semuanya sinergi berjalin berkelindan tanpa saling menegasikan. Dengan bimbingan dalil-dalil wahyu, beragama menjadi lebih tsiqah dan istiqamah. Dengan dikawal akal, beragama menjadi lebih cerdas dan berwibawa. Dan dengan berhias...
SEHAT ITU TIDAK MURAH DAN TIDAK MUDAH, BERSYUKURLAH !!!

SEHAT ITU TIDAK MURAH DAN TIDAK MUDAH, BERSYUKURLAH !!!

Hikmah, Uncategorized
SEHAT ITU TIDAK MURAH DAN TIDAK MUDAH, BERSYUKURLAH !!!Oleh:Teten Romly Qomaruddien Seiring waktu yang terus berlalu, keadaan yang terus berjalan, dan kondisi yang terus bergulir … Semuanya melaju iringi taqdir hidup di bumi, dan menapak qadar yang Maha kuasa selama di dunia. Tak ada yang tahu persis, sesungguhnya apa yang bakal dialami oleh masing-masing diri. Kebaikankah atau keburukankah yang akan didapat, ujian kesenangan atau ujian kesengsaraan yang bakal dialami? Jawabannya sangat tergantung pada rahasia Allah 'azza wa jalla yang sangat tersembunyi. Dua pekan ini (lebih 15 hari), ada kondisi yang dapat dirasakan kurang wajar; hilangnya tenaga, kurangnya semangat, sirnanya selera makan, penciuman yang tak berfungsi, bahkan mual, sakit sampai ke ulu hati, hingga pening di kep...
SAKIT ITU KEMBANG UJIAN

SAKIT ITU KEMBANG UJIAN

Hikmah, Uncategorized
SAKIT ITU KEMBANG UJIAN … Setiap manusia, dihadapkan dua hal yang antagonis, di antaranya; sehat dengan sakit, hidup dengan mati. Tidaklah seseorang diuji, melainkan ada hikmahnya. Ibnu 'Abbas ketika mengurai ayat ujian, menuturkan: "Allah menguji manusia dengan kesulitan dan kesenangan, kesehatan dan kesembuhan, kekayaan dan kefaqiran, perkara halal dan haram, kepatuhan dan kedurhakaan, bahkan jalan petunjuk dan kesesatan". Agar manusia tak berputus asa ketika sakit, maka pengalaman Salman al-Farisi menjadi mutiara berharga. Salman mendapatkan "bisikan manis" dari Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam ketika ditengok: "Tiga pahala yang akan didapat oleh yang sedang sakit; mendapatkan peringatan, do'anya dikabulkan, dan bergugurannya dosa". Menarik i'tibar cerdik pandai tentang dialog...
JANGAN KATAKAN AGAMA ITU TIDAK PENTING !!!

JANGAN KATAKAN AGAMA ITU TIDAK PENTING !!!

Hikmah
JANGAN KATAKAN AGAMA ITU TIDAK PENTING !!! … Sudah menjadi ketentuan Allah 'azza wa jalla yang dianugerahkan untuk manusia, bahwa "Islam" itu Diinun. Kebahagiaan, ketenteraman, keberadaban, dan keselamatan sangat ditentukan olehnya. Kalaulah ada kelemahan dan ketidak patutan yang kita saksikan dari orang-orang yang mengaku "beragama" (baca: Muslim), tidak serta merta menyalahkan ajaran agamanya, karena Islam tidak mengajarkan hal demikian. Al-Jarjani dalam At-Ta'riifaat menuturkan: "Agama adalah ketetapan Ilahi yang mengajak orang-orang yang memiliki akal untuk menerima wahyu yang diterima Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam". Untuk lebih layaknya disebut sebagai insan beragama, maka dibutuhkan bekal yang tepat. Berbekal dengan bimbingan wahyu (Al-Qur'an dan As-Sunnah), beragama men...
TIGA PINTU PENDEKATAN MEMAHAMI AJARAN AGAMA

TIGA PINTU PENDEKATAN MEMAHAMI AJARAN AGAMA

Aqidah, Manhaj, Uncategorized
TIGA PINTU PENDEKATAN MEMAHAMI AJARAN AGAMAOleh:Teten Romly Qomaruddien A. Pengantar Sebagaimana yang telah masyhur di kalangan para ulama. Di antaranya, agama didefinisikan sebagai berikut: وضع إلهي يدعو أصحاب العقول إلى قبول ما هو عند الرسول صلى الله عليه وسلم "Ketetapan Ilahi yang mengajak orang-orang yang memiliki akal untuk menerima wahyu yang diterima oleh Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam" (As-Syarief 'Ali bin Muhammad al-Jarjani, Kitaabut Ta'riifaat, tp. tahun: hlm. 105) Dalam Al-Qur'anul Kariem, suatu ketetapan keyakinan disebut dengan kata diinun, atau millatun. Sekalipun tampak sama, namun memiliki makna yang berbeda. Apabila dihubungkan dengan sesuatu yang wajib dipatuhi, itulah diinun. Sedangkan terkait dengan pengelompokkannya disebut millatun. Ada...
BERILMU SEBELUM BERTINDAK

BERILMU SEBELUM BERTINDAK

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
BERILMU SEBELUM BERTINDAK … Membaca Twitter Rashiif al-Kutub kutemukan guyonan segar yang menuturkan kisah pendek berikut: "Seorang anak laki-laki masuk kamar mandi sembari mengalunkan thala'al badru 'alainaa min tsaniyyatil wadaa, lalu ayahnya masuk dan memukulnya hingga menangis. Datanglah ibunya seraya bertanya marah: kenapa engkau pukul anakmu? Suaminya (sang ayah si anak) menjawab: dia membaca Al-Qur'an di kamar mandi. Lho itu bukan bacaan Al-Qur'an, melainkan qashidah orang Arab, sergah isterinya. Tiba-tiba suaminya menangis serius. Dengan herannya isterinya bertanya: sekarang kenapa engkau yang menangis? Dengan sedikit malu suaminya menjawab: selama 30 tahun ini justeru aku membaca qashidah ini dalam shalat", ujarnya. Kisah humor ini mengingatkan kita pada kitab klasik berjudul Akhb...
ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM …

ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM …

Hikmah, Uncategorized
ASTAGHFIRULLAAHAL 'AZHIIM … Itulah bentuk interospeksi sekaligus harapan. Berlomba menuju ampunan Dzat pemilik sorga yang luasnya meliputi langit dan bumi, adalah keniscayaan. Bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang menginfaqkan hartanya di kala lapang dan sempit, yang menahan amarah, serta mereka yang pemaaf atas kesalahan sesamanya. Juga, diperuntukkan bagi mereka yang apabila berbuat buruk (fakhsya'), atau berbuat aniaya (zhalim), lalu bersegera mengingat Allah 'azza wa jalla dan memohon ampunanNya dengan serta merta tidak mengulangi perbuatan buruknya. Ketika menafsirkan QS. Alu 'Imran/3: 135 para mufassir mutaqaddimuun, baik At-Thabari, Al-Qurthubi, Ibnu Katsir hingga Al-Baghawi, dan lain-lain senantiasa menghubungkannya dengan hadits Imam Ahmad, At-Tirmidzi, dan Abu Dawud tentang ...
PENGORBANAN DAN PERJUANGAN HIDUP

PENGORBANAN DAN PERJUANGAN HIDUP

AKHBAR NEWS!, Hikmah, Uncategorized
PENGORBANAN DAN PERJUANGAN HIDUP … Hidup adalah anugerah, yang hanya bisa digapai dengan pengorbanan dan perjuangan. Tanpa keduanya, hidup akan terasa hampa. Berjuang untuk hidup, Allah 'azza wa jalla telah memberikan cara yang berbeda bagi setiap makhluq sesuai fithrah dan insting-nya. Betapa seekor ayam jantan berkokok di kala fajar kidzib tiba, itulah misalnya. Al-Ghazali dalam risalah Ayyuhal Walad menukilkan nasihat Luqmanul Hakim kepada putranya: "Wahai anakku, jangan sampai ayam jago lebih cerdas darimu. Ia berkokok di waktu sahur, sementara dirimu masih terlelap tidur". Dalam hal ini, menarik untuk disimak, wejangan KH. E. Abdullah (adik kandung KH. E. Abdurrahman) dalam bukunya Rasiah Sabar (1973): "Manusa kudu sanggup tarung jeung kabingung, pasea jeung kasusah, silih bedil jeung...
TAK BACA MAKA TAK KENAL DAN TAK KENAL MAKA TAK MINAT

TAK BACA MAKA TAK KENAL DAN TAK KENAL MAKA TAK MINAT

Breaking News, Jadwal Kajian, Uncategorized
TAK BACA MAKA TAK KENAL DAN TAK KENAL MAKA TAK MINAT … Manna' Khalil al-Qatthan, penulis Mabaahits fii 'Uluumil Qur'aan dan Mahmud Basuni Faudah dalam At-Tafsiir wa Manaahijuhu memaparkan: "Ada 4 mufassir induk yang layak dijadikan rujukan sebagai tafsiir bil ma'tsuur; As-Suyuthi, At-Thabari, Al-Qurthubi, dan Ibnu Katsir." Itulah para mufassir klasik yang telah memberikan keteladan ilmiah kepada dunia. Karenanya, kalangan mutaakhkhirin menilainya sebagai tafsir yang lebih baik dan lebih selamat. Namun, tidak berarti tafsir-tafsir yang muncul kemudian tidak lebih baik, karena lahirnya kitab-kitab Tafsir sangat dipengaruhi oleh situasi dan kondisi zamannya, di samping pemikiran sosok sang penafsir. Tak terkecuali lahirnya tafsir-tafsir kontemporer (mu'aashirin) yang semakin marak dengan bera...
SIAPAKAH “ORANG DALAMNYA” ALLAH ‘AZZA WA JALLA?

SIAPAKAH “ORANG DALAMNYA” ALLAH ‘AZZA WA JALLA?

Hikmah, Uncategorized
SIAPAKAH "ORANG DALAMNYA" ALLAH 'AZZA WA JALLA? … Penulis buku saku Al-Qur'aan yaa Ummatal Qur'aan, Dr. Muhammad ar-Rukban pernah menulis paparan singkatnya. Menurutnya: "Siapa yang bertanya pada Al-Qur'an, pasti dijawab. Siapa yang memohon dengannya, pasti dibalas. Dan siapa yang minta solusi, pasti ditunjukkannya." Menjadi Ahlul Qur'an, indikatornya adalah: membacanya, mentadabburinya, mempelajarinya dengan segenap ilmu, mengamalkannya, menegakkan hukum-hukumnya, merawatnya, dan melakukan pembelaan kepadanya. Benar, apa yang dituturkan Mufassir Cordova, Imam Al-Qurthubi yang menukil ungkapan Imam Laits bin Sa'ad: "Tiada rahmat Allah yang lebih cepat turun kepada seseorang, di antaranya bagi siapa yang mau menyimak/ mendengarkan lantunannya. Itu baru mustami'!! Bagaimana dengan penghafal ...
“MESIN PRODUKSI” LAHIRNYA LAKI-LAKI TANGGUH ITU SEORANG IBU

“MESIN PRODUKSI” LAHIRNYA LAKI-LAKI TANGGUH ITU SEORANG IBU

Hikmah, Uncategorized
"MESIN PRODUKSI" LAHIRNYA LAKI-LAKI TANGGUH ITU SEORANG IBU … Di balik militansi seseorang, sudah pasti ada mesin penggeraknya. Mesin itu mampu menghasilkan produk-produk unggulan yang luar biasa hebatnya, itulah kaum Hawa (nisaaun) yang bernama "ibu" (ummun). Tanpa ia, tak akan lahir pemimpin adil, tanpa ia tak akan muncul ulama mumpuni, tanpa ia tak akan ada saudagar kaya, tanpa ia tak akan hadir ponggawa negeri. Sungguh benar, apa yang dituturkan Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullaah. Beliau berkisah: "Ibuku telah membimbingku dengan Al-Qur'an (belajar dan menghafal) semenjak usia 10 tahun, ia selalu membangunkanku sebelum fajar tiba; menuntunku menuangkan air wudhu di tengah dinginnya cuaca Baghdad, mendandaniku dengan pakaianku, lalu menutupiku dengan mantel kehangatan, dan menyelimutik...
error: Content is protected !!