Minggu, September 6MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

MEMAKNAI AMANAH ILMIAH DALAM BUDAYA LITERASI ISLAM

MEMAKNAI AMANAH ILMIAH DALAM BUDAYA LITERASI ISLAM

Uncategorized
MEMAKNAI AMANAH ILMIAH DALAM BUDAYA LITERASI ISLAM Oleh: Teten Romly Qomaruddien Ranah ilmiah, tidak dapat diintervensi oleh lembaga mana pun, termasuk lembaga keagamaan sekalipun. Reaksi semacam ini sebenarnya sudah lama disuarakan dalam berbagai sikap penolakkan dalam berbagai kasus "bencana keilmuan" sebelumnya di berbagai Perguruan Tinggi. Kasus disertasi UIN Jogjakarta yang mendapatkan teguran MUI Pusat menjadi salah satu contoh paling anyar. Dengan alasan, bahwa kampus memiliki otoritas keilmuan yang mandiri, maka lembaga tempat berhimpunnya ulama dan zu'ama pun tidak dibenarkan mengecamnya. Secara akademik, asal metodologinya benar, riset tidak bisa dikecam, mau riset topik apapun sah. Demikian, komentar-komentar yang berkembang di media yang balik menyalahkan MUI. Bahkan ti...
MULHIDÛN DAN DAHRIYYÛN; AKAR IDEOLOGI KAUM ANTI TUHAN

MULHIDÛN DAN DAHRIYYÛN; AKAR IDEOLOGI KAUM ANTI TUHAN

Aqidah
MULHIDÛN DAN DAHRIYYÛN; AKAR IDEOLOGI KAUM ANTI TUHAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pertanyaan besar yang sering muncul di tengah-tengah kita, mengapa manusia bisa membelot dari jalan Tuhan? Bila dikatakan sebabnya karena kurang pengetahuan agama, bukankah belakangan gelombang demikian banyak diteriakkan oleh orang-orang yang mengaku beragama. Bila dikatakan karena kurangnya ilmu, justeru belakangan paham ini banyak didukung kalangan orang yang memiliki ilmu. Semua itu tentunya, tidak dapat dilepaskan dari cara pandang seseorang terhadap sesuatu yang wajib dipahaminya. Mengapa manusia ada, siapa yang mengadakan. Mengapa alam dicipta, siapa yang mencipta dan untuk apa diciptakan. Lalu apa kewajiban manusia bagi Penciptanya, kewajiban sesama manusia dan bagaimana memperlakukan alam aga...
HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA’WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku “Biografi Mohammad Natsir”)

HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA’WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku “Biografi Mohammad Natsir”)

Hikmah, Uncategorized
HAYAT JUANGMU INSPIRASI DA'WAH KAMI (Apresiasi Generasi Anak Bawang Atas Terbitnya Buku "Biografi Mohammad Natsir") Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sedikit pengetahuanku tentang dirimu; selain bukan maqam dan zaman-nya bagi diri ini untuk membincangmu, namun perjalanan hidup juangmu begitu sangat menarik untuk dikenang oleh generasi mana pun jua. Termasuk aku yang sekedar tahu dari karya-karyamu, namun sempat melihatmu pada masa-masa akhir tahun 1993an dalam usia 84 tahun. Ketika wafatmu, masih sempat menyaksikan ribuan jamaah mengantarkan jenazahmu, dan aku pun turut serta mengiringkan ke tempat peristirahatan di TPU Karet Bivak Tanah Abang Jakarta Pusat. Ketika membicarakan negara, tak lengkap rasanya tanpa menyebut keterlibatan dirimu. Ketika membahas perjuangan ummat, hambar rasa...

AROMA “TALBÎS IBLÎS” DALAM PEMIKIRAN KAUM DIABOLIS (Tanggapan Santri Terhadap Prahara Intelektual Kita)

Uncategorized
AROMA "TALBÎS IBLÎS" DALAM PEMIKIRAN KAUM DIABOLIS (Tanggapan Santri Terhadap Prahara Intelektual Kita) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Pandangan seseorang sangat ditentukan oleh cara berfikirnya, dan cara berfikir seseorang sangat ditentukan oleh akalnya. Karenanya, suatu pandangan akan benar apabila cara berfikirnya benar, dan cara berfikir yang benar sangat ditentukan oleh sehat dan selamatnya akal orang tersebut. Demikian pula dengan pandangan yang keliru, sangat dipengaruhi cara berfikirnya yang salah, dan cara berfikir yang salah sangat dipengaruhi oleh akalnya yang rusak. Sehat, selamat dan rusaknya akal seseorang sangat ditentukan oleh sejauhmana kepatuhan dan ketundukkannya pada wahyu Allah 'azza wa jalla. Ungkapan tersebut, sudah diisyaratkan para ahli ilmu terdahulu (semis...
GHÎRAH MUHARRAM DAN KEBANGKITAN KESADARAN UMMAT

GHÎRAH MUHARRAM DAN KEBANGKITAN KESADARAN UMMAT

Uncategorized
GHÎRAH MUHARRAM DAN KEBANGKITAN KESADARAN UMMAT Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bulan Muharram, itulah nama bulan di antara 12 nama-nama bulan qamariyyah lainnya. Terlepas dari perdebatan bahwa Muharram adalah bulan tepatnya hijrah Rasûlullâh shallallâhu 'alaihi wa sallam dari Mekkah ke Madinah (Al-Manshurfûry berpendapat, hijrah terjadi pada awwal bulan Shafar), kerapkali bulan ini pun dijadikan landasan argumen di kemudian hari disebut-sebut sebagai bulan kebangkitan Islam. Sebenarnya, istilah "kebangkitan Islam" masih mengandung makna yang problematis; di mana Islam sebagai agama, memiliki makna yang senyawa dengan kebangkitan itu sendiri. Disebut "kebangkitan Islam" tidak berarti menunjukkan bahwa sebelumnya Islam dalam keadaan lemah dan tidak bangkit, melainkan menunjukkan kuali...
Kuliah Pengantar Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran)

Kuliah Pengantar Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran)

Aqidah
Kuliah Pengantar Ghazwul Fikri (Perang Pemikiran) Oleh : Teten Romly Qomaruddien Di antara tantangan kekinian yang sangat penting untuk dicermati adalah perang pemikiran. Peringatan dini, sebenarnya sudah diisyaratkan wahyu akan bahayanya perang ini. Segala usaha yang dikerahkan oleh mereka yang memusuhi Allah 'azza wa jalla dan rasulNya akan selalu ada di setiap zaman sebagai ujian dalam menakar laju dan mundurnya da'wah. Munculnya generasi yang sadar akan bahayanya, merupakan sebuah keniscayaan. Maka sebagai langkah awal, mengetahui apa dan bagaimana arus-arus perang pemikiran (tayyâr al-ghawil fikri) ini menjadi sebuah kemestian. Materi selengkapnya dapat di lihat di Kuliah Pengantar ghazwul fikri
DEWAN DA’WAH MENGUSULKAN AGAR UU PESANTREN DAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN MEMENUHI ASAS KEUMMATAN DAN BERKEADILAN (Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI)

DEWAN DA’WAH MENGUSULKAN AGAR UU PESANTREN DAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN MEMENUHI ASAS KEUMMATAN DAN BERKEADILAN (Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI)

AKHBAR NEWS!
DEWAN DA'WAH MENGUSULKAN AGAR UU PESANTREN DAN PENDIDIKAN KEAGAMAAN MEMENUHI ASAS KEUMMATAN DAN BERKEADILAN (Rapat Dengar Pendapat Komisi VIII DPR RI) Oleh: Teten Romly Qomaruddien (Anggota Pusat Kajian Dewan Da'wah) Untuk lebih sempurnanya UU Pesantren dan Pendidikan Keagamaan yang tengah digodok, Komisi VIII DPR RI menyelenggarakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama para perwakilan Ormas-ormas Islam tingkat Pusat. Hadir dalam acara ini beberapa perwakilan dari PP. Muhammadiyah, PP. Persatuan Islam, PB. Nahdhatul Ulama, DPP Al-Irsyad, Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia, DPP Al-Washliyah, DPP Mathla'ul Anwar dan ormas lainnya. Mewakili pimpinan Dewan Da'wah, Pusat Kajian menyoroti beberapa hal yang dianggap penting di mana selama ini belum banyak tersosialisasikan dengan baik, pa...
KENANGANKU BERTEMU ALLÂHU YARHAM AL-USTÂDZ JA’FAR UMAR THÂLIB

KENANGANKU BERTEMU ALLÂHU YARHAM AL-USTÂDZ JA’FAR UMAR THÂLIB

AKHBAR NEWS!
KENANGANKU BERTEMU ALLÂHU YARHAM AL-USTÂDZ JA'FAR UMAR THÂLIB; Tidak banyak perjumpaanku dengan sosok yang dikenal "Panglima Laskar Jihad" Ahlus Sunnah wal Jama'ah ini. Namun paling tidak, sejak aktiv belajar di LPDI Jakarta sudah sering baca tulisannya, bahkan pasca lulus pesantren sempat baca goresan pena-nya di Majalah Al-Muslimun Bangil Jawa Timur, Istiqomah Jogjakarta dan Majalah Salafy. Adapun yang terpatri dalam ingatan, beliau menulis "Kembali ke Salaf" (waktu itu belum begitu booming). Lalu baca lagi tulisan lainnya, "Makna Tajdid." Ada pula tulisan lebih panjang lagi: "Sejarah Penegakkan Syari'ah Islam di Indonesia" dari mulai zaman kesulthanan Islam di Nusantara, masa perang Paderi, hingga kemunculan organisasi-organisasi Islam Modernis. Al-Faqir pun sempat baca juga buku yang c...
FUNDAMENTALISME-RADIKALISME, EKSTRIMISME DAN MODERATISME DALAM TIMBANGAN

FUNDAMENTALISME-RADIKALISME, EKSTRIMISME DAN MODERATISME DALAM TIMBANGAN

Uncategorized
FUNDAMENTALISME-RADIKALISME, EKSTRIMISME DAN MODERATISME DALAM TIMBANGAN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Gerakan yang melakukan pemurnian ajaran agama (ashâlah, purifikasi) sering disebut puritanisme. Sebahagian lain menyebutnya dengan revivalisme, yaitu gerakan yang berusaha untuk menghidupkan kembali kepada pemahaman generasi awwal secara komprehensif dan totalitas (muhyi atsaris salaf, revivalisasi). Apabila ditambah dengan semangat pembaharuan (ishlâh, reformasi), maka itulah yang disebut sejatinya dengan tajdîd. Walau berbeda sejarah, namun ada kesamaan secara esensinya, pemikiran Barat pun mengalami pergolakan seperti itu, di mana kalangan Protestan yang mempertahankan injil secara literal (harfiyyah) menolak berbagai penakwilan. Menurut Dr. Muhammad 'Imârah (Pemikir Mesir yang...
KULIAH KEUMMATAN BERSAMA PROF. DR. IR. H. A.M. SAEFUDDIN

KULIAH KEUMMATAN BERSAMA PROF. DR. IR. H. A.M. SAEFUDDIN

Da'wah, Hikmah
KULIAH KEUMMATAN BERSAMA PROF. DR. IR. H. A.M. SAEFUDDIN Oleh: Teten Romly Qomaruddien Jelang shaum 'arafah dan 'iedul adhha, bahkan sampai hari-hari tasyriq 1440 H kali ini, qaddarallâh penulis berkesempatan dapat menyimak kuliah zhuhur dan perbincangan-perbincangan kecil yang disampaikan Ayahanda fiellâh Pak AM. Saefuddin di Masjid Al-Furqan Jl. Kramat Raya 45 Jakarta Pusat, tepatnya markaz Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia. Da'i yang aktivis kampus IPB sejak mudanya ini, kini mendapat amanah sebagai Ketua Pembina Dewan Da'wah Pusat bersama tokoh-tokoh lainnya yang sezaman. Kalau beliau sedang ada dan tidak keberatan memberikan taushiyah, beliau pun kerap kali memberikan taujihnya dengan ciri khas "sentilan-sentilun" yang cukup menarik dan mengena terkait perkembangan keummatan. ...
MEMELIHARA JIHAD ILMU DAN ILMU JIHAD (Kiat Tepat Merawat dan Mengawal Kemerdekaan)

MEMELIHARA JIHAD ILMU DAN ILMU JIHAD (Kiat Tepat Merawat dan Mengawal Kemerdekaan)

Kebangsaan, Uncategorized
MEMELIHARA JIHAD ILMU DAN ILMU JIHAD (Kiat Tepat Merawat dan Mengawal Kemerdekaan) Oleh: Teten Romly Qomaruddien 74 tahun sudah, negeri ini diproklamirkan sebagai bangsa yang merdeka; Sebuah usia yang telah cukup memenuhi syarat untuk menjadi bangsa yang jauh lebih dewasa dan maju dalam keadilan dan kemakmuran sebagaimana layaknya bangsa-bangsa yang telah merdeka sejak lama. Agar tidak menjadi anak bangsa yang melupakan sejarahnya, atau generasi lupa diri akan "purwadaksi" pengorbanan masa lalu pendahulunya, merupakan sikap yang tepat apabila kita merenungkan bagaimana caranya agar kemerdekaan yang ada tetap terpelihara dan jangan sampai terampas kembali oleh pihak-pihak yang ingin merebutnya. Seperti halnya banyak disampaikan orang-orang bijak; "Api peradaban tidak akan pernah ...
Hadirilah Tabligh Akbar dengan Tema ; “Memaknai Hakikat Kemerdekaan”

Hadirilah Tabligh Akbar dengan Tema ; “Memaknai Hakikat Kemerdekaan”

AKHBAR NEWS!
Pimpinan Cabang Persatuan Islam Kecamatan Cibatu - Garut Menyelenggarakan Tabligh Akbar ┗📕📖📗┛ 🎙Bersama; KH.T. Romly Qomaruddien, MA. 📚 Tema Kajian: "Memaknai Hakikat Kemerdekaan" 📆 WAKTU: Sabtu, 18 Agustus 2019 ⏰ PUKUL: 13.30  s.d Selesai 🕌 TEMPAT : Masjid Agung Kecamatan Cibatu Makalah dapat dibaca pada www.madrasahabi-umi.com
QURBAN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF (Mengokohkan Tauhîd Menuju Keshalihan Sosial)

QURBAN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF (Mengokohkan Tauhîd Menuju Keshalihan Sosial)

Fiqih Kontemporer, Uncategorized
QURBAN DALAM BERBAGAI PERSPEKTIF (Mengokohkan Tauhîd Menuju Keshalihan Sosial) Oleh: Teten Romly Qomaruddien Sebagai agama yang rahmatan lil 'âlamîn, Islam tidak sekedar mengajarkan pada penganutnya akan pentingnya keshalihan peribadi saja (individual), melainkan keshalihan sosial yang sangat menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian yang asasi. Di antara ajaran tersebut, adalah pelaksanaan qurban yang di dalamnya mengandung banyak nilai-nilai rabbani dan mausiawi sekaligus. Dustur Rabbâni sebagai landasan teologis dan realita ummat dalam kehidupan yang sebenarnya sebagai pijakan sosiologis menjadi bukti kuat bahwa keduanya tidak dapat dipisahkan. Allah 'azza wa jalla berfirman: إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ (1) فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ (2) إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الْأَبْ...
KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH

KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH

Manhaj, Uncategorized
KULIAH PEMIKIRAN ISLAM BERSAMA PROF. DR. ALI GARISYAH* Oleh: Teten Romly Qomaruddien Bagi aktivis dakwah tahun 1980an, siapa yang tidak mengenal Prof. Dr. Ali Garisyah (tertulis dalam ejaan Arabnya: علي جريشة). Penulis sendiri mengenali tulisannya tahun 1988 - 1990an selagi masih di Madrasah Aliyah. Ingat beliau, ingat salah satu karyanya Manhajut Tafkîr al-Islâmy walaupun karya beliau sudah tentu bukan ini saja. Buku asli yang diterbitkan tahun 1986 oleh penerbit Wahbah Mesir ini, diterjemahkan Salim Basyarahil dari Gema Insani Press Jakarta tahun 1989. Pemikir yang lahir tahun 1935 ini, sebenarnya seorang ahli hukum dengan beberapa jabatan keahlian yang dijalaninya (baik sebagai dosen, hakim dan asisten Jaksa Agung). Karena kekritisannya, beliau harus mengalami penjara militer Me...
FITNAH DAJJAL; PETAKA TERBESAR KEKISRUHAN ZAMAN AKHIR

FITNAH DAJJAL; PETAKA TERBESAR KEKISRUHAN ZAMAN AKHIR

Aqidah, Uncategorized
FITNAH DAJJAL; PETAKA TERBESAR KEKISRUHAN ZAMAN AKHIR Oleh: Teten Romly Qomaruddien Membaca kembali literatur para ahli ilmu, terkait petaka terbesar zaman akhir (fitnatul kubrâ). Maka kita akan menemukan beragam berita kenabian yang cukup mengerikan; sebuah huru-hara yang tidak pernah terjadi sebelumnya, petaka terdahsyat sepanjang sejarah yang akan melanda ummat manusia. Jika dibandingkan dengan berbagai kekisruhan yang pernah terjadi di muka bumi, semua itu belumlah sebanding dengan fitnah yang satu ini. Itulah fitnah kemunculan dajjal. Ada ragam sikap dan pandangan mengenai peristiwa tidak lazim ini, tidak kurang berbagai interpretasi (tafsîr, ta'wîl) pun bermunculan, termasuk pandangan-pandangan di luar Islam. Artikel yang cukup menarik dari Hendra Saputra yang diedit Yunan...
error: Content is protected !!