Jumat, September 4MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

DAKWAH DAN POLITIK

DAKWAH DAN POLITIK

AKHBAR NEWS!, Da'wah
DAKWAH DAN POLITIK;​ Dengan tema: "Pertarungan Ideologi dalam Dunia Dakwah di Tahun Politik"​, MUI menyuguhkan diskusi dengan menghadirkan 2 nara sumber dan mengundang seluruh perwakilan ormas Islam. Tengku Zulkarnaen di awal sambutan menuturkan: "Islam (dakwah) dan politik tidak bisa dipisahkan"​, tegasnya. Dr. Muharam Marzuki (Litbang Kemenag) menyebutkan, "Arus reformasi, demokratisasi dan pertarungan ideologi sangat mempengaruhi kontestasi dan eskalasi dakwah di tahun politik"​. Karenanya, sumber lain Dr. Ilyas Ismail (Pakar Komunikasi Penyiaran Islam) menegaskan: "Perlu adanya pembaharuan metode dakwah, di antaranya; dari orasi ke transformasi, konversi ke civilisasi, pemusatan perhatian da'i ke perhatian mad'u, benturan ke dialog, globalisasi ke internasionalisasi, oral ke o...
DETIK-DETIK AKHIR PERSIDANGAN MK/ AHMADIYAH

DETIK-DETIK AKHIR PERSIDANGAN MK/ AHMADIYAH

AKHBAR NEWS!
DETIK-DETIK AKHIR PERSIDANGAN MK/ AHMADIYAH; Melanjutkan sidang sebelumnya (ke-13), di mana Dewan Da'wah mengajukan ahlinya; Dr. Daud Rasyied, HM. Amin Djamaluddin dan Dr. Abdul Chair Ramadhan. Sidang ke-14, ahli terkait terdiri dari: Prof. Dr. Musni Umar dan H. Amidhan Sibareh. Menurut Musni, di samping adanya kesesatan teologis dan sosiologis, uji materi UU no.1/PNPS/1965 pun dinilainya "salah kaprah". Dirinya mengumpamakan, "lain gatal, lain yang digaruk", maknanya Ahmadiyah yang melakukan penyimpangan, mengapa UU yang diuji materi?. Menurutnya, UU tersebut sudah tepat, perlu dipertahankan dan tidak perlu diberi penafsiran lagi. Sementara H. Amidhan menegaskan: "Kewajiban MUI adalah mengeluarkan fatwa terkait Ahmadiyah, adapun fatwa itu memiliki efek, berikutnya merupakan tugas pe...
JAHILIYAH MODERN DALAM PERBINCANGAN

JAHILIYAH MODERN DALAM PERBINCANGAN

Aqidah, Manhaj
JAHILIYAH MODERN DALAM PERBINCANGAN Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Hakikatnya, istilah "jahiliyah" tidaklah terkurung dan dibatasi oleh waktu dan tempat tertentu [bangsa Arab misalnya], melainkan berlaku umum di segala zaman dan tempat. Perbedaannya adalah, umat masa lampau terlena dalam kejahilan sebelum sempurnanya pengutusan kenabian [qablal bi'tsah], sedangkan umat masa kini terlena dalam kejahilan setelah sempurnanya kenabian [ba'dal bi'tsah]. Wajarlah bila sebahagian orang mengatakan, bila kejahilan saat ini disebut "jahiliyah murakkab", alias kejahilan akut. Ketika menafsirkan Qs. Al-Maidah/ 5:50, "Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki, dan hukum siapakah yang lebih baik selain hukum Alloh bagi orang-orang yang yakin". Menurut As-Syaukani dalam Fathul Qadier, aya...
KAJIAN BULANAN PERSATUAN ISLAM SE-DEPOK RAYA

KAJIAN BULANAN PERSATUAN ISLAM SE-DEPOK RAYA

AKHBAR NEWS!, Jadwal Kajian
🌙🕋🌿 KAJIAN BULANAN PERSATUAN ISLAM SE-DEPOK RAYA 🌸🕌📚 Tema Bahasan: "SYARAH HADITS ZAMAN PENUH KEBURUKAN" [Menepis Fitnah Menafsir Jahiliyah] Bersama: H.T. ROMLY QOMARUDDIEN, MA. [Dewan Hisbah Persatuan Islam, KDK MUI Pusat, MIUMI dan Pusat Kajian Dewan Da'wah] Tempat/ Waktu: - Masjid Baitur Rahman Jl. Raya Bogor/ Gg. Ibu Nyai Sidamukti Sukamaju Cilodong Depok (Sebrang Terminal Baru Jatijajar Depok) - Ahad, 24 Jumadil Ula 1439 H/ 11 February 2018 M. ✍ Makalah dapat dibaca pada: www.madrasahabi-umi.com 🌙🌿🕋🌸🕌🏹☘📚🇮🇩
SHADOW INTELEKTUAL DI TENGAH ZAMAN KEBURUKAN

SHADOW INTELEKTUAL DI TENGAH ZAMAN KEBURUKAN

Uncategorized
SHADOW INTELEKTUAL DI ZAMAN PENUH KEBURUKAN Oleh: H.T. ROMLY QOMARUDDIEN, MA. Laksana seseorang yang menggemgam bara api di malam hari; dipegang panas dan membakar, ngak dipegang bisa menyebabkan berjalan dalam kegelapan. Sungguh sebuah kondisi yang sangat membingungkan, ketika sebagian penyeru atas nama agama menebar kedustaan dan penyimpangan. Jangankan membela kehormatan agamanya, yang terjadi justeru sebaliknya; agama bisa menjadi rusak, ummat pun dibuat ragu karenanya. Inikah yang disebut beragama di akhir zaman?, di mana semakin banyak kaum intelektual yang berani menafsir agama sekehendak fikirannya. Dengan logikanya, mereka terbiasa bermain kata-kata dan dengan sederet gelar akademiknya bisa "menyihir" jiwa yang lemah pemahaman, untuk membenarkan pandangannya . Berkaca p...
Selamat Jalan Sang Pengawal Ulama

Selamat Jalan Sang Pengawal Ulama

AKHBAR NEWS!, Tokoh, Uncategorized
INNAA LILLAAHI WA INNAA ILAIHI RAAJI'UUN; ​Terlepas dengan cara apa Allah jalla jalaaluh​ menjemputmu kawan, handai taulan tahu dedikasimu terhadap Islam, terhadap dakwah dan khidmatmu terhadap jam'yyah​ yang engkau cintai. Banyak santri yang telah merasakan faidah hidupmu, banyak pemuda yang tersalurkan dengan bakatmu. Jum'at lalu dirimu sempat berpesan sebelum riyadhah: "pang nyumangetankeun barudak pamuda ngarah reug-reug ari rame mah ...", itulah kata-katamu yang sempat kucatat. Kini pria Palembang yang sudah nyunda dan sempat nyantri di Pesantren Persatuan Islam Bangil (sebentar), lalu pindah ke Pesantren Persatuan Islam Garut ini telah tiada. Ustadz yang sering ngawal asatidz sepuh ini meninggalkan dunia untuk selamanya, dan menuju ke-haribaanNya yang in syaa Allah ditempa...
MAKHTHUTHAH SYAIKH AHMAD HASSAN

MAKHTHUTHAH SYAIKH AHMAD HASSAN

Tokoh, Uncategorized
MAKHTHUTHAH SYAIKH AHMAD HASSAN; Sebuah naskhah ditemukan di perpustakaan Ustadz Ahmad Hassan di Bangil. Secarik kertas tulisan tangan yang khas dikirimkan kepada koleganya bernama Bahruddin Al-Falimbani sebagai surat balasan atas dihadiahkannya sebuah kitab fiqih dengan tulisan tangan pula.   Kitab dengan bahasa Arab-Melayu ini, tidak kurang dari 500 halaman tebalnya. Ini menunjukkan, betapa kegigihan, ketekunan, wawasan dan jalinan komunikasi yang melampaui zamannya benar-benar telah dilakukannya. Sungguh kita yang hidup hari ini dengan segala fasilitas dan alat bantu yang tersedia belum mampu melahirkan karya-karya briliant seperti mereka. Tuan A. Hassan, hanya dengan mengandalkan flat yang digunakannya, mampu menuliskan dan menggandakan karya-karyanya. Dari situlah...
​​NAPAK TILAS SANG MUJADDID

​​NAPAK TILAS SANG MUJADDID

AKHBAR NEWS!
​​NAPAK TILAS SANG MUJADDID;​ Bersama kakanda Waketum ​​Persatuan Islam (Persis) ​Dr. H. Jeje Zaenuddin bertolak dari Bandar Uda​​ra Djuanda Surabaya menuju Bangil. Perjalanan ini, mengingatkan sosok gigih seorang ​pembaharu​ yang pernah diabadikan kitab ​Al-A'laam​ sebagai ulama ahlus sunnah pembaharu abad ini. Beliaulah yang dikenal dengan ​Tuan Ahmad Hassan​​, dan dikenal pula dengan ​Hassan Bandung​​ atau ​A. Hassan Bangil​​. Adapun hajat ilmiah yang tengah digelar adalah ​"Mengokohkan Thuruqul Istinbath Dewan Hisbah Persatuan Islam"​ yang diselenggarakan di Pesantren Persatuan Islam Bangil. Semoga perhelatan ini, mampu melahirkan ​manhajul istinbath​ yang benar-benar mengakar dalam prinsip-prinsip ​ashaalatul Islaam​​ dan responsif terhadap berbagai ​majaalul mu'aashirah​​. ...
DEWAN DA’WAH BERGEGAS HADAPI AHMADIYAH DI MK DALAM UJI MATERI UU/ NO.1/ PNPS/ 1965

DEWAN DA’WAH BERGEGAS HADAPI AHMADIYAH DI MK DALAM UJI MATERI UU/ NO.1/ PNPS/ 1965

AKHBAR NEWS!
DEWAN DA'WAH BERGEGAS HADAPI AHMADIYAH DI MK DALAM UJI MATERI UU/ NO.1/ PNPS/ 1965 Sebagai pihak terkait dalam sidang MK atas yudicial review yang diajukan pihak pemohon Ahmadiyah, pada hari kamis tertanggal 25 January 2018 Dewan Da'wah telah menyiapkan segenap ahli untuk bisa dihadirkan dalam persidangan ke-13 yang akan digelar pada hari Rabu, tanggal 31 January 2018 pukul 11.00 WIB. (lebih…)
SIDANG MK/ AHMADIYAH KE-12

SIDANG MK/ AHMADIYAH KE-12

AKHBAR NEWS!, Uncategorized
SIDANG MK/ AHMADIYAH KE-12 ; Sebagai pihak terkait, Dewan Da'wah-MUI seyogyanya menghadirkan 4 ahli: Dr. Maneger Nasution, Drs. Aminuddin Ya'qub, MA, Prof. Dr. Amin Suma dan Prof. Dr. Syaeful Bahri. 2 ahli pertama menyampaikan presentasi, 2 ahli berikutnya memberikan keterangan tertulis. Menurut Maneger (Ahli HAM): "Lahirnya UU no. 1/ PNPS/1965 merupakan bukti hadirnya negara dalam mengatur relasi kehidupan beragama yang telah memenuhi prinsip Hak Asasi Manusia (HAM) dan Kewajiban Asasi Manusia (KAM)". Dirinya menegaskan, "Apabila kehidupan beragama tidak dapat diselesaikan di meja hijau, justeru dikhawatirkan masyarakat menyelesaikannya di lapangan hijau" imbuhnya. Menanggapi Fatwa yang dianggap pemicu munculnya kekerasan terhadap Ahmadiyah, Aminuddin (MUI) menjawab: "Sebagai lembag...
GERHANA ANTARA MITOS, MU’JIZAT ‘ILMU DAN AJARAN AGAMA

GERHANA ANTARA MITOS, MU’JIZAT ‘ILMU DAN AJARAN AGAMA

AKHBAR NEWS!, Fiqih Kontemporer, Uncategorized
GERHANA ANTARA MITOS, MU'JIZAT 'ILMU DAN AJARAN AGAMA Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Gerhana merupakan peristiwa alam yang sudah dikenal di seluruh dunia sejak lama. Allah 'azza wa jalla menciptakan matahari, bulan, bumi dengan segala isinya dan seluruh bintang gemintang, benda-benda langit di angkasa raya dengan segala pengaturannya menjadi tanda-tanda kebesaran Dzat yang Maha Pencipta. Adanya malam, bergantinya siang, menjadi siklus yang teratur dan menjadi bahan pelajaran bagi mereka yang menggunakan akal fikiran. Keselarasan wahyu dengan pembuktian keilmuan menjadi sesuatu yang berpadu, jauh dari khayalan dan mitos-mitos yang tidak berdasar, yang dapat menjerumuskan manusia ke alam perasaan dan kejumudan, bahkan kesesatan. MITOS GERHANA Hampir di seluruh negara, tentu mem...
Info Ta’lim Masjid Al Bahr Pusdiklat Dewan Da’wah Hari Ini

Info Ta’lim Masjid Al Bahr Pusdiklat Dewan Da’wah Hari Ini

AKHBAR NEWS!
✍Info Ta'lim Masjid Al Bahr Pusdiklat Dewan Da'wah Hari Ini Ahad, 21 January 2018 Ba'da Maghrib (18.30) s/d Selesai (19.30) Pokok Bahasan: "TIKUNGAN TAJAM" LOGIKA AHMADIYAH (Menjawab Resah Membantah Gundah) Pemateri: H.T. Romly Qomaruddien, MA. [Pusat Kajian Dewan Da'wah Bidang Ghazwul Fikri, Dewan Hisbah Persatuan Islam, MIUMI dan KDK MUI Pusat] Tempat: Masjid Al-Bahr Pusdiklat Dewan Da'wah Tambun Selatan - Bekasi. Terbuka untuk UMUM Cp. 081319058893, 087875069024 🌿🌸🌙🕋🍂🕌🌾📚☘ ✍Makalah dapat dibuka di www.madrasahabi-umi.com
“TIKUNGAN TAJAM” LOGIKA AHMADIYAH (Menjawab Resah  Membantah Gundah)

“TIKUNGAN TAJAM” LOGIKA AHMADIYAH (Menjawab Resah Membantah Gundah)

Diraasatul Adyaan wal Firaq, Uncategorized
"TIKUNGAN TAJAM" LOGIKA AHMADIYAH (Menjawab Resah Membantah Gundah) Oleh: H.T. Romly Qomaruddien, MA. Membersamai Ayahanda H.M. Amin Djamaluddin (Peneliti LPPI dan Kader senior Dr. Mohammad Natsir tentang Alira-aliran), di antaranya menyoal "pokok-pokok ajaran Ahmadiyah" yang tertulis dalam beberapa buku-bukunya. Di antara petikan-petikan yang ditemukannya, Madrasah Ghazwul Fikri memberikan ulasan tanggapan sebagai berikut: 1) Dalam Edaran No. 20, Fathun 1355/ Desember 1976 disebutkan: "Kita mengetahui bahwa jemaat Ahmadiyah adalah jemaat yang didirikan oleh Allah sendiri dengan perantara Hazrat Mirza Ghulam Ahmad a.s.". Tanggapannya: Allah subhaanahu wa ta'aala tidak menurunkan para Nabi dan Rasul, melainkan membawakan misi dan seruan "ani'buduullaaha wajtanibuut thaaguuta"...
error: Content is protected !!