Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

LEMBAH PARA PENGHAFAL AL-QUR’AN

LEMBAH PARA PENGHAFAL AL-QUR’AN

Da'wah, Tarbiyah, Uncategorized
LEMBAH PARA PENGHAFAL AL-QUR'AN // Sekalipun tak bisa hadir, setidaknya pernah turut memberikan Kuliah Iftitah mengantarkan para kesuma penjaga Kalam Allah 'azza wa jalla di lembah ini. Kini Waadil Qur'aan, telah melahirkan para penghafal; angkatan ke-1 150 hafizh/ zhah, angkatan ke-2 70 hafizh/ zhah, dan angkatan ke-3 200 hafizh/ zhah. Ketika al-faqir bertanya kepada Ustadz Arif Husni Majid, M.Pd [al-hamdulillaah pernah mengajarnya dan berjuang dalam dakwah di kota Patriot] tentang apa yang menjadi motivasi beliau bersama para pejuang dan muhsinin lainnya membuat pondok secara gratis [majaanan] ini? Sebagai Mudierul Ma'had, da'i muda ini menjawab: Salian urang teh tos kaboler jeung teu apal-apal wae ngapalkeun Qur'an teh, atuh masihan-masihan jalan ka generasi kiwari keur ngaramekeun tumu...
AL-HUKMU ‘ALAL MUSAMMAA LAA ‘ALAL ISMI

AL-HUKMU ‘ALAL MUSAMMAA LAA ‘ALAL ISMI

AKHBAR NEWS!, Kebangsaan, Uncategorized
AL-HUKMU 'ALAL MUSAMMAA LAA 'ALAL ISMI // Sebagaimana viral di media, di mana "logo Halal" berubah bentuk dan modelnya. Tanggapan berbagai sudut pandang pun tak bisa terelakkan; Mulai dari model tulisan yang dinilai tak sesuai kaidah khat, hingga bentuk logo yang terlampau dominan ras tertentu. Bahkan, kata حلال yang seyogianya tertera jelas [bayyin] malahan bisa berubah menjadi kata lain. Memang benar, unsur bagus sebagai cerminan penilaian fisik, atau unsur indah sebagai cerminan penilaian estetika. Keduanya belumlah memuaskan dahaga jiwa, apabila tanpa memenuhi unsur benar dan etika. Terlepas dari pro kontra, bagi seorang yang memegang prinsip iman, "substansi wajib didahulukan ketimbang label" karena agama membutuhkan kejelasan. Menetapnya hukum pada substansi barangnya, bukan pada mer...
PERBEDAAN BUKANLAH PERPECAHAN

PERBEDAAN BUKANLAH PERPECAHAN

Hikmah, Uncategorized
PERBEDAAN BUKANLAH PERPECAHAN // Ada banyak agenda gerakan dakwah Islam, di antaranya mengurai tali simpul perpecahan ummat. Sebagian kalangan menuduh, bahwa biangnya adalah pemahaman fiqih. Inilah yang penting untuk diluruskan, bahwa centang perenangnya ummat justeru karena tak memahami fiqih. Allaahu yarham Mohammad Natsir sebagai pelaku yang pernah dinilai berhasil dalam ikhtiar persatuan ummat melalui kendaraan Majlis Syura Muslimin Indonesia [MASYUMI] pernah bertutur: "Silang pendapat merupakan mutu berfikir selama ada dalam kejujuran". Karenanya, dirinya sangat menitik beratkan yang namanya masalah persatuan adalah "urusan hati" di samping "kejujuran". Dengan keduanya inilah, dirinya yakin bahwa persatuan ummat Islam di tanah air sebuah keniscayaan. Optimislah wahai Tuan dan Puan, se...
MANTAP JIWA ITU HARUS SEMANGAT

MANTAP JIWA ITU HARUS SEMANGAT

Hikmah, Uncategorized
MANTAP JIWA ITU HARUS SEMANGAT // Jiwa [nafs] itu sesuatu yang unik dari yang kita miliki; Al-Qur'an menyebutnya 279 kali dengan beragam makna, juga menjadi bahasan intelektual dari zaman ke zaman yang tak membosankan. Mulai dari Hippocrates-Galinus hingga Carl Gustav, dari Al-Ghazali, Al-Kindi, Al-Farabi, Ibnu Thufail, hingga Ibnu Sina. Jiwa yang kering [koleris] dengan pribadi logis-emosional, jiwa yang basah [melankolis] dengan pribadi serius-sensitif, jiwa yang dingin [plegmatis] dengan pribadi santai-sosial, dan jiwa yang panas [sanguinis] dengan pribadi aktif-optimis. Demikian pula kepribadian tertutup [introvert], kepribadian terbuka [ekstrovert], pribadi ganda [ambivert]. Semua itu merupakan keajaiban jiwa. Termasuk manakah kita? Yang jelas, ketika menghadap Dzat Pencipta, kita ing...
REUNI DI JALAN TOL

REUNI DI JALAN TOL

Hikmah, Uncategorized
REUNI DI JALAN TOL // Selagi belajar MDA [1984-an], diwajibkan menghafal kata-kata hikmah [mahfuuzhaat]. Hari ini, kalimat emas: Al-jaaru qablad daari war rafiiqu qablat thariiqi; "Bertetangga sebelum membangun rumah, berteman sebelum melakukan perjalanan", benar-benar terasa faidahnya. Pasalnya, si bungsu yang tengah melaju memacu kendaraan ciliknya berhenti mendadak karena mendengar bunyi "tarantang-tarantang". Setelah menepi dan diperiksa, rupanya laher persneling rontok dan pelurunya berhamburan. Lumayan panik; di samping pagi-pagi buta, posisi pun jauh kemana-mana. Kepanikan pun sirna, setelah mendapatkan nomer handphone teman "sekobong" waktu nyantren yang katanya buka bengkel di kota terdekat. Di tengah kesibukannya sang teman pun meluncur dari kota menembus jalan tikus melingkari b...
AQIDAH DAN PEMIKIRAN KALAM MOHAMMAD NATSIR (Pengantar Diskusi Webinar Pra-Rakornas Dewan Da’wah 2022)

AQIDAH DAN PEMIKIRAN KALAM MOHAMMAD NATSIR (Pengantar Diskusi Webinar Pra-Rakornas Dewan Da’wah 2022)

Tsaqofah, Uncategorized
Oleh: Teten Romly Qomaruddien A. Siirah Dzaatiyah Singkat Sang Maestro Dakwah dan Pemikiran Pria yang lahir pada tanggal 17 Juli 1908 di Lembah Gumanti Alahan Panjang Solok Sumatera Barat ini, telah mengenal paham pembaharuan sejak masih remaja; selain menempuh Pendidikan Barat Algemene Middelbare school di Bandung tahun 1927 [HIS dan MULO ditamatkannya di ranah Minang, di samping sekolah Agama yang dipimpin Tuanku Mudo Amin kawannya Haji Rasul, dan mendapatkan pelajaran secara teratur dari Haji Abdullah Ahmad], Natsir muda pun menjadi anggota Jong Islamieten Bond [JIB] Cabang Bandung tahun 1928. Selain itu, mengajar agama di HIK [Sekolah Guru] dan MULO, serta aktif mengikuti pengajian Persatoean Islam sehingga mempunyai hubungan erat dengan tokoh-tokohnya, terutama Tuan Ahmad Ha...
NGALAP BERKAH SANG “KYAI PABRIK”

NGALAP BERKAH SANG “KYAI PABRIK”

Hikmah, Tokoh, Uncategorized
NGALAP BERKAH SANG "KYAI PABRIK" // Bicara Ustadz H. Kahfi Amin, pria Betawi yang identik dengan pabrik atau perusahaan otomotif yang digelutinya itu menjadi menarik untuk dibincang. Pasalnya, sejak banyak belajar kepada para sesepuh; KH. Eman Sar'an, KH. Hasan Ishaq, KH. Amir Musthafa, KH. Ismail Fikri, KH. Moh. Si'in, KH. Ramundi, H.E.A. Hamid, H.A. Sukayat, dan lainnya, sosok "ngustadznya" lebih kentara dari pada seorang petinggi perusahaan. Bersama rekan-rekan; H.M. Lathif Nurdin, H. Soewardi Sulaiman, H. Nano, H. Nuh, H. Adjuk, H. Maknun, H. Sukardjo, dan lainnya lebih memilih menyibukkan diri di kancah dakwah ibukota memperkuat bangunan Jam'iyyah Persatuan Islam dibersamai asatidz senior lulusan PPI sebayanya. Di sela-sela minum kopi dan jeruk hangat [sebelum pengajian], al-faqir ber...
PELAJARAN BERHARGA DARI “ABU THULAAB”

PELAJARAN BERHARGA DARI “ABU THULAAB”

Hikmah, Tokoh, Uncategorized
PELAJARAN BERHARGA DARI "ABU THULAAB" // Setelah mengetahui Ummu Thulaab, tak sempurna rasanya apabila kita tak memungut gaharu rindu keteladanan sang Abu Thulaab K.H. Sjihabuddin [Pimpinan Ponpes PPI Tarogong]. Pria Yogya ini dikenal disiplin dalam segala hal, ribuan alumni pasti mengenal karakternya. "Merawat itu tak semudah membangun, walau merintis itu pun ngak mudah juga", ujar Kyai Sepuh pesantren yang diresmikan Mr. Mohammad Roem [Mewakili Dr. Mohammad Natsir] ini dengan dialek khasnya. Di hadapannya semua santri sama; ngak ada santri kaya, santri miskin, anak pangkat, atau masyarakat biasa. Yang penting, tutur beliau: "Maraneh dididik teh supaya jadi jalma bageur, bener, pinter, cageur, jeung jalinger" [artinya: "Kalian belajar itu agar menjadi orang baik, jujur, pintar, sehat lahi...
MENGUKIR PRESTASI UMMAT TERBAIK MERAWAT KENDARAAN DA’WAH ILALLAAH

MENGUKIR PRESTASI UMMAT TERBAIK MERAWAT KENDARAAN DA’WAH ILALLAAH

Tsaqofah, Uncategorized
MENGUKIR PRESTASI UMMAT TERBAIK MERAWAT KENDARAAN DA'WAH ILALLAAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Bakda mengucap tahmid, shalawat, tasyahhud, dan pesan ayat taqwa; Sebagai peserta Rakornas Dewan Da'wah 2022, al-faqir didaulat Panitia pelaksana untuk menyampaikan Khutbah Jum'ah dalam majelis mulia sayyidul ayyaam yang dihadiri oleh kurang lebih 200 peserta dan sebagian karyawan Pangeran Beach Hotel Kota Padang Sumatera Barat, yakni tempat di mana perhelatan tersebut diselenggarakan. Seiring banyaknya peserta yang meminta teks materi khutbah, maka bahasan Mengukir Prestasi Ummat Terbaik Merawat Kendaraan Da'wah Ilallaah ini pun, biidznillaah dapat dihaturkan. Adapun pointer-pointernya tak lepas dari bahasan berikut: Pertama; Bersyukur atas anugerah Allah 'azza wa jalla yang dengan k...
“UMMU THULAAB” DALAM KENANGAN

“UMMU THULAAB” DALAM KENANGAN

Hikmah, Tokoh, Uncategorized
"UMMU THULAAB" DALAM KENANGAN // Sebagai santri yang pernah nyorog kepada beliau, banyak menyimpan kenangan. Hal serupa, dialami pula santri lain tentunya. Selama menjadi murid, Ustadzah Hj. Aminah Dahlan jarang memberikan pelajaran banyak-banyak, lebih banyak menasihati dan mempraktekkan "ilmu terapan" yang diperagakannya langsung, baik di kelas, di asrama, dan tempat lainnya. Dari sekian nasihat paling terngiang adalah: "Mun hoyong pinter kedah daek ngajar nyaa!!!" [artinya: "Kalau ingin pintar harus mau mengajar yaahh!!!"]. Suatu sore, beliau memanggil ke rumah hanya sekadar menunjukkan foto yang tertera di kamus Al-Munjid [karya Louis Ma'luf & Bernard Tottel, 1908]. "Ten, perhatoskeun gambar ieu. Ieu teh karuhun Ibu" [Ten, perhatikan gambar ini, foto ini nenek moyang Ibu]. Ternyata...
MUTIARA BERKILAU DARI RANAH MINANGKABAU

MUTIARA BERKILAU DARI RANAH MINANGKABAU

Hikmah, Tokoh, Uncategorized
MUTIARA BERKILAU DARI RANAH MINANGKABAU // Kini usianya 87 tahun [Lahir di Koto Gadang Agam, 1935]. Apabila menyimak taujieh dan mencermati bodylanguage-nya, sungguh tak terlihat tanda-tanda ketuaan. Dengan fasih Buya H. Mas'oed Abidin, ulama kharismatik [penulis buku: "Mentawai dalam Pelukan Muhtadin"] ini menyuguhkan sajian nasihatnya pada Rakornas Dewan Da'wah yang digelar bersama Gubernur Sumatra Barat. Menurutnya: "Sekalipun zaman berubah, musim berganti, menggelindingkan da'wah ilallaah adalah kewajiban. Tantangan dakwah hari ini bukan sekedar penetrasi budaya, melainkan infiltrasi budaya yang harus dijawab dengan budaya syari'at". Dalam hal ini, petuah Minang "Adat basandi syara', Syara' basandi Kitaabullaah. Adat mangato, Syara' mamakai" merupakan jawabannya. Buya pun mengingatkan;...
ANAK RANTAU DARI ‘AQABAH BUKIT TINGGI

ANAK RANTAU DARI ‘AQABAH BUKIT TINGGI

Hikmah, Pendidikan, Tokoh, Uncategorized
ANAK RANTAU DARI 'AQABAH BUKIT TINGGI // Pria kelahiran Palembang 1954 ini, sebenarnya keluarga Minang dengan gelar Imam Sinaro. Beliau H. Amlir Syaifa Yasin, M.A. [Dosen Ilmu Dakwah LPDI Jakarta, kini Waketum Dewan Da'wah]. Yang menarik dari obrolan dhuha [sambil menunggu hasil Antigen di RSI Ibnu Sina], yaitu "bijak memaknai sebuah kegagalan". Ketika lulus dari Thawalib Parabek 1975, berlanjut ke 'Aqabah 1976 [Pimpinan Buya Muslim 'Aboud Ma'ani sebelum memimpin Al-Azhar Kebayoran]. Dalam usianya 26 tahun merantau ke Jakarta dikarenakan "gagal faktor usia" mendaftar di Universitas Islam Madinah [1983], alternatifnya beralih pada penawaran studi di Daarul 'Uluum miliknya Sayyid Abul Hassan Ali al-Hasani an-Nadawy [India]. Lagi-lagi "gagal" karena tidak keluar visa. Pak Natsir pun menasehat...
GELOMBANG JUANG ULAMA SUMATERA BARAT YANG KUKENAL

GELOMBANG JUANG ULAMA SUMATERA BARAT YANG KUKENAL

Tokoh, Tsaqofah, Uncategorized
GELOMBANG JUANG ULAMA SUMATERA BARAT YANG KUKENALOleh:Teten Romly Qomaruddien Melanjutkan catatan perjalanan Merak-Bakauhuni Lampung, kemudian terselang rehat panjang di atas kendaraan bis hingga Palembang, alhamdulillaah jauhnya jarak tempuh menuju Jambi bisa melanjutkan catatannya sambil sekali-kali melirik pemandangan indah hamparan perkebunan sawit sepanjang jalan. Bayangan pun menerawang jauh ke alam masa silam, bagaimana ulama-ulama terdahulu [khususnya yang terlahir dari ranah Minang] berpacu dalam gelombang dakwah. Kulak-keloknya jalan yang menguji adrenalin Pak Sopir MMJ Trans yang membawa rombongan Rakornas 2022 Dewan Da'wah di kota Padang, membuat diri ini pun tak mau ketinggalan untuk menemaninya dengan sekedar mencurahkan apa yang pernah diketahui dari literatur yang...
“KUDA-KUDA ILMU” SANG MAESTRO DAKWAH

“KUDA-KUDA ILMU” SANG MAESTRO DAKWAH

Hikmah, Uncategorized
"KUDA-KUDA ILMU" SANG MAESTRO DAKWAH// Lama merenung, seiring perjalanan panjang Jakarta-Merak. Terbersit ingin mencari tahu akan kokohnya argumentasi Allah yarhamh Mohammad Natsir. Alhamdulillaah kutemukan file kiriman si bungsu Ibnu Hisyam [alumni TK & SD Pusdiklat Dewan Da'wah, MTs & MA PPI 81] dengan Sinar Tajdid Official-nya. Ananda menukil Fiqhud Da'wah, hlm. 13 di mana dari sekian "kuda-kuda ilmu" murid ulama pembaharu Tuan Ahmad Hassan [Guru utama Persatuan Islam] ini adalah "Wahyu tidak memusuhi panca-indera dan akal". Baik wahyu, panca-indera, dan akal merupakan pemberian Al-Khaaliq yang Maha mengetahui perkara yang tidak nampak dan perkara yang nampak. Artinya, perkara mana yang tidak mampu dicapai panca-indera, akal siap menjemputnya. Perkara mana yang tidak mampu dijan...
BISMILLAAH SIAP BERANGKAT SAKSIKAN MOMENTUM BERSEJARAH

BISMILLAAH SIAP BERANGKAT SAKSIKAN MOMENTUM BERSEJARAH

AKHBAR NEWS!, Breaking News, Uncategorized
BISMILLAAH SIAP BERANGKAT SAKSIKAN MOMENTUM BERSEJARAH Dalam usianya yang lebih setengah abad [55 tahun sejak berdirinya 1967], Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia akan melangsungkan Rapat Koordinasi Nasional [Rakornas] 2022 di kota Padang. Selain itu, akan diresmikannya rumah kelahiran Allaahu yarhamh Mohammad Natsir sebagai cagar budaya. Keinginan untuk menjadikan rumah tempat kelahiran sang tokoh sebagai "rumah sejarah" di Alahan Panjang Kabupaten Solok ini, sebenarnya sudah ada sejak zaman Gubernur Sumatera Barat masih dipegang oleh Gamawan Fauzi. Karenanya, Dewan Da’wah berinisiatif mendorong cita-cita mulia tersebut segera dapat diwujudkan sebagaimana diharapkan Bupati Kabupaten Solok dan Gubernur Sumatera Barat saat ini. Di samping Mohammad Natsir merupakan bagian tak terpisa...
error: Content is protected !!