Sabtu, Mei 23MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAI

MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAI

Tarbiyah, Uncategorized
MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAIOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara tradisi baik yang sering dilupakan, adalah menunaikan pewarisan nilai [baik yang bersifat keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas tertentu seperti halnya sosial-keagamaan]. Tradisi baik ini menjadi sesuatu yang berharga, ketika yang diwariskan adalah nilai-nilai kebaikan yang menjanjikan kebahagiaan dua negeri tempat kita hidup [sa'aadatud daarain; dunia dan akhirat]. Ungkapan hikmatul kibaar wa hamaasatus shighaar; "bijaknya senior dan ghairahnya yunior", atau hamaasatus syabaab wa hikmatus syuyuukh; "semangat anak muda dan bijaknya orang tua", belum begitu mengakar menjadi falsafah kehidupan dalam masalah "alih generasi" ini. Oleh karenanya, menghidupkannya kembali merupakan sesuatu yang niscaya....
ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM

ASTAGHFIRULLAAHAL ‘AZHIIM

Hikmah, Uncategorized
ASTAGHFIRULLAAHAL 'AZHIIM … // Itulah bentuk interospeksi sekaligus harapan. Berlomba menuju ampunan Dzat pemilik surga yang luasnya meliputi langit dan bumi, adalah keniscayaan. Bukan hanya diperuntukkan bagi mereka yang menginfaqkan hartanya di kala lapang dan sempit, yang menahan amarah, serta mereka yang pemaaf atas kesalahan sesamanya. Juga diberikan bagi mereka yang apabila berbuat buruk (fahsyaa'), atau berbuat aniaya (zhaalim), lalu bersegera mengingat Allah 'azza wa jalla dan memohon ampunanNya dengan serta merta tidak mengulangi perbuatan buruknya. Ketika menafsirkan QS. Aalu 'Imraan/3:135, para mufassir mutaqaddimuun, baik At-Thabari, Al-Qurthubi, Ibnu Katsir hingga Al-Baghawi, dan lain-lain senantiasa menghubungkannya dengan hadits Imam Ahmad, At-Tirmidzi, dan Abu Dawud tentang...
PLEASE … JANGAN PUTUSKAN JALAN REZEKI MEREKA!!!

PLEASE … JANGAN PUTUSKAN JALAN REZEKI MEREKA!!!

Hikmah, Uncategorized
PLEASE … JANGAN PUTUSKAN JALAN REZEKI MEREKA!!!// Qaddarallaah, tugas shalat tarawih malam ini tanpa membawa motor sendiri, atau diantar sama si bungsu. Alternatifnya mencari ojek online, supaya tidak susah mencari-cari alamat. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya datang pula sembari sang driver minta maaf. Dengan tersipu malu dan berharap "pengertian" diri ini sebagai konsumen, sang driver mengulang-ulang permohonan maafnya. Singkat cerita, kami pun berjalan menuju tempat tujuan dengan keadaan kurang nyaman; Secara fisik orang yang membawanya tampak wajah yang tengah dirundung masalah, secara fisik kendaraan apa adanya banyak ikatannya, belum lagi rantai roda yang mengkhawatirkan keselamatan dengan bunyi yang tidak wajar. Diri ini pun hanya bisa terdiam, dan hati mulai bergemuruh: "Apa ...
“MENSHALEHKAN” HARTA DUNIA

“MENSHALEHKAN” HARTA DUNIA

Tarbiyah, Uncategorized
"MENSHALEHKAN" HARTA DUNIA // Penisbatan kata shaleh, biasanya ditujukan kepada suatu sikap laku. Namun, dalam dialog "Syi'ar Ramadhan" kali ini, lebih tertuju pada kekayaan yang wajib dibersihkan dari aneka kotoran yang menelikungnya. Betapa generasi emas sepanjang zaman, telah memperlihatkan antusiasme yang begitu semangat dalam menunaikan bangunan Islam ketiga ini. "Aku akan keluarkan separuh hartaku", ujar Umar bin Khaththab. Disusul yang lain, "Aku keluarkan seluruh hartaku", sahut Abu Bakar as-Shiddiq. Bagai tak mau ketinggalan, sejoli kakek dan nenek yang telah merasa hartanya berlebih, keduanya sepakat bahwa seluruh harta yang membuat hidup tak tenang itu diinfaqkan saja. Kata Thalhah bin Yahya, bahwa kakeknya yakni Thalhah bin 'Ubaidillah memiliki harta sebesar 400.000 dirham. Bai...
TUAN AHMAD HASSAN, MOHAMMAD NATSIR, DAN MOSI INTEGRAL

TUAN AHMAD HASSAN, MOHAMMAD NATSIR, DAN MOSI INTEGRAL

sajak islam, Tokoh, Uncategorized
TUAN AHMAD HASSAN, MOHAMMAD NATSIR, DAN MOSI INTEGRAL // Presiden Soekarno bertutur kepada M. Natsir: "Saudara Natsir, sekarang negara ini saya serahkan padamu!". Dalam kondisi negara yang terpecah 16 negara bagian ini, Natsir bergegas menemui Gurunya Tuan A. Hassan, lalu menceritakan perjumpaannya dengan Soekarno. Sang Guru pun menanggapinya: "Ketika ka'bah roboh, hajar aswad terlepas terbawa banjir, suku-suku 'Arab hampir pecah berebut siapa yang lebih berhak memindahkan batu hitam itu. Tampillah pemuda Muhammad bin 'Abdillah (25 tahun) menjadi hakim perseteruan itu; "Siapa saja di antara suku 'Arab yang besok shubuh lebih dahulu datang ke area ka'bah, dialah yang lebih berhak memindahkan", ujarnya. Ternyata, tak ada yang lebih dahulu tiba, melainkan sang calon Rasul. Sekalipun beliaulah...
PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITAS

PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITAS

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
PRODUKTIVITAS DIRI UNTUK HIDUP YANG BERKUALITASOleh:Teten Romly Qomaruddien Jauh sebelum Elizabeth B. Hurlock [1891-1972], seorang tokoh psikologi Columbia Indiana menyusun Developmental Psychology tentang perkembangan usia manusia [termasuk tingkat kematangan dan kedewasaan], Islam telah menunjukkan kemukjizatannya melalui al-Qur'an dan as-Sunnah. Al-Qur'an Surat Al-Ahqaaf/ 46 ayat 15, yang di dalamnya menyebutkan hattaa idzaa balagha asyuddahu wa balagha arba'iina sanatan; "… Sehingga apabila mencapai usia dewasa dan mencapai 40 tahun" mengisyaratkan makna "kedewasaan". Hal ini dikuatkan para ahli Tafsir semisal Al-Qurthubi, Ibnu Katsir, As-Syaukani, dan mufassir lainnya. Kini, sebagian para peneliti memetakan efektivitas perkembangan usia manusia; Mulai usia di bawah 30 tah...
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
HANYA INSAN BIASA, TIDAK LEBIH // Sungguh nyata kebesaran ciptaan Rabbul 'Aalamiin, yakni Dzat yang Maha karya. Sungguh benar kalaam yang difirmankanNya … Sungguh terang bayaan sang Rasul panutan yang dituturkannya. Betapa meneguhkan burhaan para cerdik pandai, di mana hujjah dan 'illat menjadi alasan kepastian. Karenanya, beragumenlah selama yaqien benar, bertukar pikiranlah selama mampu melakukan. Wahai ahli ilmu dan penuntut ilmu! Teladanmu sangat ditiru, putusanmu sangat ditunggu … Kebenaran merupakan substansi, kelapangan merupakan hiasan keniscayaan. Bulan berkah yang dilengkapi rasa aman, gairah iman, penuh kedamaian, dan semangat Islam. Itulah cita-cita besar para pemburu petunjuk dan kebaikan sebagaimana teralunkan dalam do'a setiap kali menatap rembulan. Menyadari akan kelemahan ...
YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA

YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA

Breaking News, Uncategorized
YANG TERSEMBUNYI DI BALIK MODERASI BERAGAMA // Gelombang moderasi beragama semakin menunjukkan eksistensinya, ibarat kata pepatah: "Kalau ingin memadamkan kobaran api, maka harus dicari dan dimatikan sumber baranya". Demikian pula dahsyatnya gelombang yang semakin liar dan bisa memporak porandakan segala tatanan hukum, moral, dan etika, juga dapat membenamkan agama. Hal ini tak dapat dilepaskan dari akar yang menjadi sumbernya. Untuk membuka tirai itu, minimalnya ada tujuh point penting yang perlu kita soroti dalam diskusi "Menyoal Perkawinan Beda Agama" ini. Beberapa point yang dimaksud, adalah sebagai berikut: 1) Adanya kerancuan teologis dalam beristidlal, 2) Adanya bias tafsir, 3) Berkecamuknya perang terminologi, 4) Menetasnya embriologi liberalisasi beragama, 5) Terjadinya sensasi da...
UNIKNYA SAFAR

UNIKNYA SAFAR

Hikmah, Uncategorized
UNIKNYA SAFAR // Sekalipun tak membersamai, namun masih sempat melepas para santri mensyukuri masa akhir tahunnya berupa rihlah. Selain melepas lelah setelah Ujian Akhir Madrasah dan Pesantren, juga bisa belajar adab bepergian yang baik. Para ahli pendidikan bertutur, "kehidupan ini merupakan kurikulum nyata", termasuk di dalamnya kehidupan di rumah, luar rumah, sekolah, dan luar sekolah. "Bertebaranlah kalian di muka bumi, lalu perhatikan bagaimana akibat yang diterima orang-orang yang mendustakan." [QS. Alu 'Imraan/3:137]. Asal ayat ini berhubungan dengan peperangan, termasuk "bepergian" yang mengisyaratkan pentingnya memperhatikan kehidupan nyata dengan nalar jernih tentang baik dan buruknya sebuah akibat mendustakan Allah 'azza wa jalla. Dalam safar, di dalamnya ada banyak keunikan dan...
TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA

TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
TIGA KODE ETIK MUSLIM YANG WAJIB DIJAGA DI TENGAH PRAHARA Di sela-sela waktu dhuha dalam penantian keberkahan, Guru kami Al-Faadhil KH. 'Abdul Wahid 'Alwy, MA. hafizhahullaah melayangkan nashihatnya, agar kita yang tengah dihadapkan berbagai musykilah keummatan dapat menghadapinya dengan penuh hiasan kemuliaan. Khawatir boleh, bahkan harus. Namun, panik jangan!!! ujarnya. Siapa pun kita, dalam masa-masa ketidak wajaran suasana, ketidak menentuan sikap, maka bukan hal yang mustahil bara fitnah sesama ummat bisa berubah menjadi kobaran yang mengoyak ukhuwwah. Di era keterbukaan, di zaman perubahan dan percepatan ini, memperhatikan kode etik universal bagi seorang Muslim adalah keniscayaan yang wajib 'ain adanya. Semua kita, wajib memelihara dan menjaganya. Minimalnya, menurut santr...
TA’LIEFUL QULUUB DI BALIK FIQHUL IKHTILAAF

TA’LIEFUL QULUUB DI BALIK FIQHUL IKHTILAAF

Fiqh Ikhtilaf, Uncategorized
Jnji TA'LIEFUL QULUUB DI BALIK FIQHUL IKHTILAAF // Merupakan kali kedua, al-faqir mendapatkan amanah ilmiah dari para masyaikh di Jabodetabek [dalam hal ini PW. Persatuan Islam DKI Jakarta] untuk turut mempresentasikan "Bagaimana Para Ulama Mengambil Sebuah Kesimpulan Hukum?". Niatan baik penyelenggara "Seminar Istinbath Hukum Ormas Islam" ini, tentu perlu mendapatkan apresiasi. Artinya, di saat ketegangan ummat dalam menghadapi banyak musykilah, ternyata kelembutan jiwa masih terjaga. Terlebih dalam hal furu'iyyah yang kerapkali menjadi obyek tudingan pemecah belah. Selama ada kelembutan hati [ta'lieful quluub] di balik ragam masalah perbedaan [khilafiyah], maka fiqhul ikhtilaaf dan adaabul ikhtilaaf masih jadi hiasan. Selagi pagi, "Jangan biarkan air kopi itu menjadi dingin, mainkan s...
MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWA

MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWA

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
MENGHITUNG HARI TIBANYA SANG TAMU ISTIMEWAOleh:Teten Romly Qomaruddien Hanya tinggal hitungan hari, menjelang tibanya tamu istimewa kita; tamu agung, tamu yang penuh keberkahan, yakni bulan suci ramadhan yang diidam-idamkan insan taqwa dan beriman. Rasanya, dalam jeda waktu yang tersisa ini patut kiranya lebih bersiap diri untuk melakukan penyambutan yang pantas dan layak. Dalam memantik diri untuk lebih ready menghadapinya, tentu motivasi yang bersifat targhiib dan tarhiib penting untuk dilakukan. Dalam paparan para ulama, pada dasarnya makna keduanya merupakan ma'nan waahidan, yakni memiliki satu makna. Ada motivasi yang pendekatannya kabar gembira, itulah yang dinamakan targhiib. Ada motivasi yang pendekatannya ancaman, itulah tarhiib. Seperti dalam hadits Rasulullaah shall...
AHLUS SUNNAH WAL JAMAA’AH; NAQLI ATAU INTERPRETASI?

AHLUS SUNNAH WAL JAMAA’AH; NAQLI ATAU INTERPRETASI?

Aqidah, Uncategorized
AHLUS SUNNAH WAL JAMAA'AH; NAQLI ATAU INTERPRETASI?Oleh:Teten Romly Qomaruddien Bermula dari perhelatan yang digelar Yayasan Dakwah Islamiyah Malaysia [YADIM] pimpinan Dato’ Haji Moh. Nakhoi bin Haji Ahmad [Malaysia] dengan Yayasan Dakwah Malaysia Indonesia [YADMI] pimpinan Dr. dr. H. Tarmidzi Thaher [Indonesia] dalam “Seminar Tajdid Pemikiran Islam” yang mengangkat tema "Pengekalan Alam Melayu sebagai Rantau Ahlus Sunnah wal Jamaa’ah" yang bertempat di hotel Savoy Homann Bidakara Bandung tanggal 17-19 Oktober 2008. Nampaknya, kedua belah pihak sepakat akan pentingnya memelihara keseragaman dalam kebenaran yang dibina secara harmonis dengan pegangan serta nilai-nilai ahlus sunnah wal jamaa’ah di alam Melayu. Hajatan ini menghadirkan para pemateri dari kedua belah pihak; Dari Mala...
KALAU BULAN BISA NGOMONG

KALAU BULAN BISA NGOMONG

Hikmah, Uncategorized
KALAU BULAN BISA NGOMONG // Rajab menanam, Sya'ban menyiram, dan Ramadhan memanen. Itulah tiga bulan berurutan di mana aroma keberkahan mulai tercium harum. "Aku datang bukan untuk mengubah keseharianmu semata, melainkan mengubah suasana batinmu pula". Demikian harapan itu terbersit, kalau sang rembulannya bisa bercerita. Karena rembulan hanya bisa menatap diam, kitalah yang harus lebih dahulu menyapa. Allaahumma ahillahu 'alainaa bil amni wal iimaani was salaamati wal Islaami … Rabbii wa Rabbukallaahu hilaalu rusydin wa khairin; "Yaa Tuhan kami, anugerahkan rembulan yang baru muncul ini untuk kami, rembulan yang membawa rasa aman dan semangat iman, rembulan yang mengajak keselamatan dan gairah Islam … Tuhanku dan Tuhanmu adalah Allah 'azza wa jalla." (HR. Tirmidzi dari Thalhah bin 'Ubaidi...
MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN (Catatan Seorang Anak)

MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN (Catatan Seorang Anak)

Aqidah, Tokoh, Uncategorized
MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN (Catatan Seorang Anak) A. Pendahuluan Ketika masih kuliah di Madinah, saya pernah diundang ke pernikahan puteranya Syaikh Ibrahim an-Nughaymsyi di daerah Qasim, Buraydah, Kerajaan Saudi Arabia. Qaddarallaah putera beliau ini adalah teman sekelas saya, sejak SD-SMA di Sekolah Al-Haramain Saudi Academi. Setelah selesai dari acara pernikahan tersebut, malam harinya saya mengikuti acara ramah tamah di sebuah Villa milik keluarga Syaikh Ibrahim. Ternyata acara ramah tamah ini dihadiri oleh para pejabat yang dahulu pernah menduduki jabatan di Kedutaan Saudi Arabia, seperti mantan Dubes Saudi Arabia untuk Indonesia, Dr. Abdurrahman Al-Khayyat dan tokoh-tokoh lainnya.Ketika mereka mengetahui saya merupakan putera dari seorang M. Amin Djamal...
error: Content is protected !!