MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAI
MENGHIDUPKAN PEWARISAN NILAIOleh:Teten Romly Qomaruddien
Di antara tradisi baik yang sering dilupakan, adalah menunaikan pewarisan nilai [baik yang bersifat keluarga, masyarakat, lembaga pendidikan, dan komunitas tertentu seperti halnya sosial-keagamaan]. Tradisi baik ini menjadi sesuatu yang berharga, ketika yang diwariskan adalah nilai-nilai kebaikan yang menjanjikan kebahagiaan dua negeri tempat kita hidup [sa'aadatud daarain; dunia dan akhirat].
Ungkapan hikmatul kibaar wa hamaasatus shighaar; "bijaknya senior dan ghairahnya yunior", atau hamaasatus syabaab wa hikmatus syuyuukh; "semangat anak muda dan bijaknya orang tua", belum begitu mengakar menjadi falsafah kehidupan dalam masalah "alih generasi" ini. Oleh karenanya, menghidupkannya kembali merupakan sesuatu yang niscaya....













