Rabu, Agustus 26MAU INSTITUTE
Shadow

Uncategorized

MENTOR “PEMULASARAAN JENAZAH” ITU, KINI TUTUP USIA

MENTOR “PEMULASARAAN JENAZAH” ITU, KINI TUTUP USIA

Breaking News, Uncategorized
MENTOR "PEMULASARAAN JENAZAH" ITU, KINI TUTUP USIA // Pria gempal asal Bumiayu itu, dikenal oleh lingkungan sejawat dan kawan-kawan perjuangannya di jam'iyyah sebagai mentor "pemulasaraan jenazah" yang handal. Suatu saat, Ustadz Asro [aslinya H. Muhammad Sudarno] kami panggil untuk menjadi mentor pertama kali "Kaifiyyat Pengurusan Jenazah" di Masjid Wadhhah 'Abdurrahman Al-Bahr Tambun Selatan Bekasi [tahun 1999-2000an]. Bahkan ada cerita yang membuat diri ini meringgis dan sedikit senyum, qaddarallaah mobil yang kami pakai jemput ustadz untuk pelatihan mesinnya "mati nyala" di lintasan Kereta Api Pasar Tambun [sebelum ada terowongan]. "Wadduhh hati-hati pak sopir, jangan mentang-mentang mau pelatihan mengurus jenazah dong!!", guyonnya sambil ngehkeh tertawa cemas. Alhamdulillaah selamat. "...
DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUR

DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUR

Hikmah, Tsaqofah, Uncategorized
DAHSYATNYA DAYA RUSAK GHURUUROleh:Teten Romly Qomaruddien Tak ada seorang pun dari kita yang bisa melepaskan dari "keteperdayaan" diri [ghuruur]; Baik teperdaya oleh keunggulan dirinya, teperdaya oleh kekayaan yang dimilikinya, atau teperdaya oleh faktor lain yang mempengaruhinya. Para ulama banyak menggambarkan ghuruur ini dengan narasi seperti berikut: الغرور وهمٌ يراه صاحبه علماً، فهو جهل مركب، لأن المتصف به لا يدري ولا يدري أنه لا يدري. هذا الجهل آفة عظيمة جامعة لمفاسد الأخلاق وقع في مهواتها الكثيرون، لأحد سببين: إما لأن الغرور لم ينل في نشأته شيئاً من التربية الصحيحة؛ أو لأنه نال حظاً ناقصاً. "Keteperdayaan itu sebuah ilusi di mana sang pelaku melihatnya sebagai ilmu, [padahal sebenarnya] kebodohan majemuk. Hal itu terjadi, dikarenakan orang yang tersifatinya tidak tahu, ...
TABAYYUN ‘ILMIYYAH ITU PENTING

TABAYYUN ‘ILMIYYAH ITU PENTING

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
TABAYYUN 'ILMIYYAH ITU PENTING // Suatu hari, saya dipanggil khusus Bapak [Allaahu yarhamh Pak Moh. Natsir] saat genting-gentingnya "Revolusi Khomeini" di Iran. Hampir semua kampus dan pergerakan muda Islam tertuju ke sana … Saya ditanya: "Saudara Nabhan, apa benar ajaran Syi'ah sesat?", ujar Bapak. "Benar pak", jawab saya. "Saudara bisa buktikan?", kejar Bapak. "Bisa pak", jawab saya lagi. Setelah saya menjelaskan, bapak pun bertanya simpatik: "Apa yang saudara butuhkan dan saya bisa bantu?". Ujar pak Natsir meyakinkan. Demikianlah perhatian seorang "Amiirud Da'wah" terhadap masalah 'aqidah ummat. Beliau bertanya bukanlah tidak paham, melainkan ingin kejelasan ilmiah [tabayyun 'ilmiyyah] dan ketegasan penjelasan [ta'kiidul bayaan] dari seseorang yang dianggap memiliki otoritas ilmu. Tampa...
RUWET RUWETT AND RUWETTT!!

RUWET RUWETT AND RUWETTT!!

Hikmah, Uncategorized
RUWET RUWETT AND RUWETTT!!! // Itulah posting sticker yang viral saat ini; kata "ruwet" 3x, ditambah gambar "benang kusut" yang sulit diurai. Sebenarnya, dari mana datangnya keruwetan itu? Dari mana lagi, kalau bukan dari rekaman pandangan kita, masuk pada akal pikiran, lalu menyelinap dalam hati. Ketika mengkristal dan menular ke sekujur tubuh, khususnya wajah. Maka tak bisa disembunyikan lagi; ceria dan murungnya, sumringah dan dan pucatnya, serta menawan dan bermuram durja-nya sangat terlihat pada body language-nya. Petuah Arab menuturkan: Lil jamaali syuruuthun katsiiratun, ahammuhaa al-ibtisaamatu; "Seseorang untuk disebut mempesona itu memiliki banyak syarat, yang paling terlihat adalah senyumannya". Ketika penat dianggap sebagai pengingat untuk rehat sejenak, masalah dan musykilah d...
LEZATNYA KETUPAT LEBARAN SEDALAM MAKNA SIMBOLIKNYA

LEZATNYA KETUPAT LEBARAN SEDALAM MAKNA SIMBOLIKNYA

Hikmah, Uncategorized
LEZATNYA KETUPAT LEBARAN SEDALAM MAKNA SIMBOLIKNYA // Hidangan khas Hari Raya ala Nusantara ini, tetap menjadi idola. "Ketupat lebaran", demikian orang-orang menyebutnya. Lebih singkat disebut "kupat", merupakan singkatan dari "ngaku lepat" [artinya mengaku bersalah]. Atau "laku papat", mencerminkan empat tingkah laku; lebaran [suasana bahagia setelah puasa], luberan [saat tepat berbanyak shadaqah], leburan [momentum bermaafan melebur dosa], dan laburan [labur atau kapur, artinya putih bersih lahir-batin]. Adapun daun kelapa muda yang dianyam, menunjukkan harapan penguatan jiwa dan raga. Terlepas dari tafsir budaya yang debatable, Islam tidak menolaknya sebagai kandungan nasihat selama tidak berlebihan dan tidak menerabas batas 'aqidah dan syari'ah. Makanan ini, tentu tidak populer di nege...

KEMATIAN DATANG TANPA MENUNGGU ISTIQAMAH TERLEBIH DAHULU

Hikmah, Uncategorized
KEMATIAN DATANG TANPA MENUNGGU ISTIQAMAH TERLEBIH DAHULU // Menjadi pribadi Muslim yang tangguh, tak semudah membalikkan telapak tangan. Memaksimalkan usia yang tersisa bukanlah perkara ringan. Sementara kematian, ia datang tanpa menunggu seseorang menjadi pribadi yang istiqamah terlebih dahulu. Lalu bagaimanakah agar seseorang menjadi pribadi ideal yang diharapkan? Dalam hal ini, Prof. Dr. Syaikh Yusuf al-Qaradhawy memberikan tujuh rambu-rambu sebagai berikut; paling baik amal perbuatannya [ahsanuhum 'amalan], paling unggul kreativitas karyanya [afdhaluhum intaajan], paling semangat menebar kemanfaatan diri dan orang banyak [ahrashuhum 'alal intifaa'], paling mampu membebaskan kesulitan sesama saudaranya [aqdaruhum 'alat ta'aawun], paling menjaga amanat yang diembannya [ar'aahum lil amaan...
BELAJAR DARI KALENG KEJUJURAN

BELAJAR DARI KALENG KEJUJURAN

Hikmah, Uncategorized
BELAJAR DARI KALENG KEJUJURAN // Sudah menjadi pemandangan yang lumrah, di mana sebahagian keluarga Muslim menyediakan suguhan makanannya lebih memilih kaleng bekas biskuit, dari pada wadah lainnya. Selain mudah didapat, juga murah meriah. Khong Guan menjadi wadah kaleng paling legendaris di antara merk wadah kue lainnya? Selain usia produksinya sudah sangat lama, juga keteguhannya dalam mempertahankan kekhasanannya. Maka sangatlah wajar apabila setiap musim lebaran, kaleng-kaleng tersebut kehilangan isinya, dan berubah fungsi menjadi "tempat mabitnya" aneka ragam makanan kering seperti halnya peyek, rengginang, dan keripik. Agar para tamu tidak merasa "kecele" dengan "toples kepalsuan" yang ada, alangkah eloknya apabila disematkan nama jenis makanan keringnya. Kelihatannya seperti sederha...

LELAHMU ADALAH MAHKOTAMU

Uncategorized
LELAHMU ADALAH MAHKOTAMU // Lelahnya kemacetan Cicalengka, Nagreg, hingga Limbangan karena masifnya arus mudik, belum sebanding dengan lelahnya sang Bocil ahlul Qur'an ini. Jauh dari hiruk pikuk keramaian, asyik menyepi dalam tadarusan. "Nam shaalihan yaa bunay, nikmat nian tidurmu! Dalam mimpimu, semoga tak ada kemacetan dan padat merayap seperti yang al-faqir alami. Sepertinya, ananda tengah bermimpi indah, di mana mahkota kemuliaan tengah disematkan di kepalamu …" Tak ada hijab penghalang bagimu untuk mendapatkannya; ketika kedua tanganmu menggenggam "Mu'jizat Abadi" di pangkuan, hal itu menunjukkan mimpimu akan menjadi kenyataan. "Siapa yang bertanya pada Al-Qur'an, pasti dijawab. Siapa yang memohon dengannya, pasti dibalas. Dan siapa yang minta solusi dengannya, pasti ditunjukkannya k...
MEMINTALAH SELAGI BUTUH!!!

MEMINTALAH SELAGI BUTUH!!!

Hikmah, Uncategorized
MEMINTALAH SELAGI BUTUH!!! // Terlepas seberapa cepat do'a dikabulkan, manusia hanya disarankan meminta kepada yang Maha segalanya kalau memang merasa butuh. Di samping itu, janganlah lupa, bahwa permohonan seseorang wajib diiringi amal nyata. Itulah yang dialami Nabiyullah Musa 'alaihis salaam, ketika dikejar-kejar Fir'aun dan bala tentaranya. Di tengah-tengah kondisi tak menentu, masih sempat menolong orang-orang kesusahan [QS. Al-Qashash/28:24, dengan kasus menimbakan air bagi dua wanita gembala puteri-puteri Nabi Syu'aib 'alaihis salaam]. Sambil menikmati semilir angin di tempat teduh, diiringi rasa syukur atas nikmat keselamatan yang dianugerahkan. Butiran kata-kata indah pun terucap dari lisannya: Rabbi innii limaa anzalta ilayya min khairin faqiirun; "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku sa...
KADO SYAWWAL BUAT YANG MERASA SPESIAL

KADO SYAWWAL BUAT YANG MERASA SPESIAL

Da'wah, Materi Kajian, Uncategorized
KADO SYAWWAL BUAT YANG MERASA SPESIAL // Bulan Ramadhan 1443 H. mulai bergeser, kini babak baru bulan Syawwal siap menyambutnya. Ketika garis start perjuangan kembali digoreskan, maka bentangan sejarah panjang ke depan pun harus sudah siap untuk ditorehkan. Melalui Buletin Tsaqafah Ghazwul Fikri News Bidang Pemikiran dan Ghazwul Fikri Dewan Da'wah, kado spesial di bulan peningkatan ini siap untuk disajikan. Menepis Fitnah Menggapai Agungnya Fithrah, itulah bahasan pertama. Kembali ke Fithrah; Menafsir Pandemi Menalar Zaman, merupakan bahasan lanjutan. Sedangkan Hari Kemenangan Kita; Menuju Arah Baru Peradaban Ummat, adalah bahasan penutupnya. Demikian tiga materi "Khutbah Peradaban" yang telah disiapkan. Adapun dua bahasan berikutnya, berupa "Risalah Pengorbanan" yang meliputi; Falaa Tamuu...
MUDIKKAN HATIMU DAN PULANG KAMPUNGKAN JIWAMU!!!

MUDIKKAN HATIMU DAN PULANG KAMPUNGKAN JIWAMU!!!

Hikmah, Uncategorized
MUDIKKAN HATIMU DAN PULANG KAMPUNGKAN JIWAMU!!! // Terlepas dari perbedaan makna "mudik" dan "pulang kampung" yang sempat viral, yang lebih penting adalah bagaimana dua peristiwa itu mampu mereview memori yang "terhijab" tirai kejumawaan. Merasa sudah maju, banyak perubahan, memiliki keunggulan, taraf hidup yang melejit, serta status sosial yang menonjol. Semua itu terkadang, menjadi kunci penghalang bagi terbukanya "keran kepekaan" terhadap sesama. Ketika seseorang gagal memahami dirinya dari mana dia berasal, biasanya memaksa pribadi orang itu berubah secara ekstrim. Sekalipun, bisa jadi orang tersebut tidak menyadarinya. Dengan demikian, ketika mudik dan pulang kampung dilakukan dengan penuh tanggung jawab dan ditampilkan dengan penuh elegan, maka sudah bisa dipastikan bahwa mudik dan p...
AGAR MUDIK TETAP ASYIK DAN SIMPATIK

AGAR MUDIK TETAP ASYIK DAN SIMPATIK

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
AGAR MUDIK TETAP ASYIK DAN SIMPATIKOleh:Teten Romly Qomaruddien Suasana batin kaum Muslimin pada Ramadhan 1443 H tahun ini memang berbeda dengan suasana dua tahun sebelumnya, di mana tahun 2020 dan 2021 pemerintah memberlakukan larangan mudik demi memutus mata rantai penyebaran virus corona. Kini dengan dibolehkannya kembali, dalam sekejap jalanan kembali dipenuhi kendaran bermotor dan kendaraan roda empat. Dari sisi sosiologis dan psikologis sangatlah wajar, apabila kaum Muslimin menumpahkan rasa gembiranya dengan mudik. Di satu sisi, kegembiraan setelah menunaikan ibadah shaum Ramadhan, dan di sisi lainnya hidupnya kembali suasana kehidupan yang lebih optimis penuh antusias. Terlebih telah dibukanya kembali kebolehan mudik, sekalipun masih ada persyaratan yang mesti diperhatika...
MALAM KEMULIAAN ITU PENUH MISTERI DAN UNIK PENUH PESONA

MALAM KEMULIAAN ITU PENUH MISTERI DAN UNIK PENUH PESONA

Hikmah, Uncategorized
MALAM KEMULIAAN ITU PENUH MISTERI DAN UNIK PENUH PESONA // "Apabila kita merasa kurang sempurna di permulaan, maka jangan kita cederai di masa perpisahan". Sungguh tak tersisa dari malam-malam pekan terakhir di bulan mulia ini, melainkan dalam hitungan jari semata. Di awal Ramadhan, orang-orang shalih terdahulu mengumpamakan Ramadhan sebagai bulan "panen raya". Setelah melewati masa puncaknya dan mendekati masa akhir, mereka umpamakan sebagai "hari-hari perburuan". Perburuan 10 malam terakhir, perburuan malam-malam ganjil, hingga perburuan malam ganjil tertentu [yakni malam ke-27 Ramadhan]. Semua itu menunjukkan, betapa Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam memberikan semangat yang tiada henti agar ummatnya memenangkan "perburuan" itu. Itulah primadona "malam kemuliaan" yang dibidik o...
MEMBERSAMAI MU’TAKIFIEN DENGAN KUTAIBAAT DAN DISKUSI HANGAT

MEMBERSAMAI MU’TAKIFIEN DENGAN KUTAIBAAT DAN DISKUSI HANGAT

Tarbiyah, Uncategorized
MEMBERSAMAI MU'TAKIFIEN DENGAN KUTAIBAAT DAN DISKUSI HANGATOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian momentum berharga dalam memaksimalkan babak pekan terakhir Ramadhan adalah "mengkarantina jiwa" dengan amalan ahlul i'tikaaf. Hal ini menjadi sangat penting dilakukan sebagai "relaksasi kejiwaan" dan upaya mengendorkan saraf-saraf kedegilan diri dan kerasnya hati. Sebenarnya, amalan i'tikaf yang paling pokok tidak lepas dari mengoptimalkan ibadah [baik yang wajib maupun sunnat atau naafilah], menghidupkan dzikrullaah dengan cara-cara yang disunnahkan, mengoptimalkan tilaawatul Qur'aan, dan juga renungan diri di saat yang tepat, di mana mu'takifien biasanya lebih menerima dan rela untuk "menyerahkan jiwa" di hadapan Allah 'azza wa jalla. Namun demikian, di dalamnya pula dapat ...
LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAH

LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAH

Tarbiyah, Tsaqofah, Uncategorized
LIMA GOLONGAN PERAIH WISMA SURGA TERINDAHOleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak motivasi, berupa kabar gembira [targhieb] dan motivasi kabar ancaman [tarhieb], bagi mereka yang tengah menentukan nasib hidupnya kelak. Apakah di negeri akhir menjadi pemenang atau pecundang? Sekalipun surga itu belum dapat dilihat hari ini dengan mata kepala sendiri [maa laa 'ainun ra'at], belum bisa didengar oleh telinga hari ini [wa laa udzunun sami'at], bahkan tidak bisa dirasakan oleh lintasan perasaan manusia saat ini sekalipun [wa laa khatara 'alaa qalbin basyarin]. Semua itu menunjukkan betapa perkara ini merupakan sirrun min asraarillaah, yakni suatu rahasia di antara sekian rahasia-rahasia Allah 'azza wa jalla. Alangkah merugi, mereka yang beranggapan bahwa alam akhir itu sebagai khayalan ...
error: Content is protected !!