MEMBENAHI PERAHU SOSIAL; AGAR PENUMPANG KEHIDUPAN SELAMAT SAMPAI TUJUAN
MEMBENAHI PERAHU SOSIAL; AGAR PENUMPANG KEHIDUPAN SELAMAT SAMPAI TUJUANOleh:Teten Romly Qomaruddien
Untuk menggambarkan kehidupan, kata "perahu" atau "bahtera" seringkali dimunculkan sebagai tamtsiil. Bahkan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam pun menggunakannya. Tak terkecuali dalam memotret kehidupan kita yang semakin senja, ibarat kapal layar atau perahu yang telah melaju begitu jauhnya di lautan lepas. Sebagai penumpang di dalamnya, sudah tentu akan menemukan banyak pengalaman di samping kejenuhan dikarenakan lamanya waktu pengembaraan.
Di tengah-tengah panjangnya waktu pelancongan, ujian demi ujian kian mendera seiring ditemukannya jalan keluar dari setiap masalah yang dihadapi. Karena telah menjadi sunnah Rabbaniyah, setiap ada kesusahan Allah 'azza wa jalla pun tela...













