Senin, September 7MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

DATANG DAN PERGINYA SEBUAH GENERASI

DATANG DAN PERGINYA SEBUAH GENERASI

persatuan umat, Uncategorized
DATANG DAN PERGINYA SEBUAH GENERASI // Setiap Allah 'azza wa jalla mengutus para Nabi, maka Allah jadikan pula para pengikut setia yang siap melanjutkan misi sucinya. Di masa para Nabi dikenal dengan hawaariyyuun, sedangkan di masa Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam dikenal dengan ashhaabun. Untuk lebih berjalin berkelindannya khittah juang, maka mewujudkan semangat "Risalah merintis Dakwah melanjutkan" adalah keniscayaan. Datang dan perginya sebuah generasi merupakan sunnatullaah dalam perjuangan yang wajib diestafetkan, bukan untuk diabadikan sebagai puing kebanggaan dan fosil peradaban belaka. Itulah sejatinya sikap bijak generasi pelanjut yang wajib tertanam dalam relung batin yang teramat dalam. Benar Al-Qur'an mewartakan: "Di antara orang-orang mukmin itu ada orang-orang yang...
TADZKIRAH SINGKAT KI SEPUH

TADZKIRAH SINGKAT KI SEPUH

AKHBAR NEWS!, Hikmah, Uncategorized
TADZKIRAH SINGKAT KI SEPUH "Di atas kereta yang istiqamah kita bisa istirahat". Itulah WA terakhir Pangersa Drs. K.H. Uu Suhendar, M.Ag. [Anggota DH PP. PERSIS] mengomentari tulisan TRQ di MadrasahAbi-Umi.Com yang berjudul "Istiqamah Memang Berat … Yang Ringan Itu Istirahat" (posting WAG Forum Mubahatsah atau FM). Tidak lama berselang, beliau pun dikabarkan masuk Rumah Sakit, dan pagi ini melalui kabar Prof. Dr. K.H. Atip Latiful Hayat di WAG Majelis Mubahatsah [MM] kita semua mendapatkan kabar duka. Sebuah untaian nasihat yang al-faqir catat, ketika beliau memberikan "harewos" di tengah-tengah makan siang dalam perhelatan Sidang Dewan Hisbah di Bangil Jawa Timur: "Ustadz Teten, ngajalanan hirup mah kudu mengalir, mun mobil urang mogok di jalan kusabab ban bitu maenya urang teh rek ...
DARIPADA SEDIH MENDINGAN SEDUH SESUATU

DARIPADA SEDIH MENDINGAN SEDUH SESUATU

Hikmah, Uncategorized
DARIPADA SEDIH MENDINGAN SEDUH SESUATU // Salahsatu perbuatan batin yang sering muncul pada manusia, adalah kesedihan [al-hazn]. Itu sesuatu yang manusiawi, bukan perkara 'aib dalam kehidupan. Biasanya, sedih itu muncul ketika potret negatif masa lalu terlampau mendominasi diri, akhirnya depresi. Sedangkan khawatir atau takut [al-khauf], terjadi karena potret negatif yang berlebihan terhadap situasi-kondisi yang akan datang, itulah kecemasan atau dikenal dengan anxiety. Keduanya bisa menjadi sumber penyakit jiwa, apabila dibiarkan tanpa kawalan iman. Bukankah Al-Qur'an yang agung berulang kali mengingatkan, orang beriman itu Laa khaufun 'alaihim wa laa hum yahzanuun; "Tidak ada rasa takut dan tidak ada rasa cemas". Begitu pula dengan do'a Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam yang mem...
ISTIQAMAH MEMANG BERAT … YANG RINGAN ITU ISTIRAHAT

ISTIQAMAH MEMANG BERAT … YANG RINGAN ITU ISTIRAHAT

Hikmah, Uncategorized
ISTIQAMAH MEMANG BERAT … YANG RINGAN ITU ISTIRAHAT // Untuk bisa istiqamah, memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Betapa mahalnya harga sebuah keistiqamahan, maka hanya lima perkara yang bisa membuat hal itu terjadi; 1) Melakukan segala sesuatu atas dasar niat yang ikhlas karena Allah 'azza wa jalla, 2) Mengawal segala sesuatu yang dilakukan dengan kawalan ilmu yang benar, 3) Semangat menjalankan segala sesuatu dengan penuh yakin ada di jalan yang benar, bukan karena dipengaruhi pihak lainnya, 4) Menjalankan segala sesuatu yang diyakini dengan penuh rasa tanggung jawab seiring pertimbangan kebaikan [mashlahat] dan keburukannya [madharat], dan 5) Puncak harapannya, tidak lain hanyalah keridhaanNya [mardhaatillaah]. Sungguh tidak mudah untuk bisa istiqamah, maka pantaslah apabila ...
HARI TASYRIQ YANG SEMAKIN ASYIK

HARI TASYRIQ YANG SEMAKIN ASYIK

Da'wah, Uncategorized
HARI TASYRIQ YANG SEMAKIN ASYIK // Bagi yang Dzulhijjahnya lebih awwal, hari ini [Selasa] tasyriq terakhir. Bagi yang belakangan, hari esok [Rabu] masih ada kesempatan. Sebagai hari makan dan minum, secara menyeluruh pekan ini merupakan pekan peningkatan gizi di seluruh dunia. Bagaimana tidak, dari mulai kota besar hingga desa terpencil penduduknya menikmati daging qurban dengan aneka hidangan. Tanpa memandang kayak dan miskin, udhhiyyah mengajarkan kesetaraan martabat manusia. Bagi yang "kepengen" dan berani meminta [al-qaani'], silahkan minta! Bagi yang "mau tapi malu" untuk meminta [al-mu'tar], perhatikanlah mereka! … Islam benar-benar Rahmatan lil 'aalamiin bukan? Jauh dari nilai-nilai "keangkeran" sebagaimana banyak dituduhkan. "Melihat ke atas untuk berharap, menatap ke bawah untuk b...
BAHAGIA ITU BUKAN FATAMORGANA

BAHAGIA ITU BUKAN FATAMORGANA

Hikmah, Uncategorized
BAHAGIA ITU BUKAN FATAMORGANA // Di antara kebaikan Allah 'azza wa jalla pada kita, yaitu dijauhkannya segala sesuatu yang tidak layak untuk kita dapatkan. Apa yang tidak kita dapatkan itu belum tentu sebuah kesengsaraan, sama halnya dengan apa yang kita dapatkan itu belum pasti atau bukanlah satu-satunya jaminan pertanda hidup bahagia. Semua itu, bisa jadi datang dan pergi sebagai ujian belaka. Tugas kita, teruslah berlomba dalam kebaikan hingga ke garis finish perjuangan. Harapannya adalah suatu saat kelak kita harus mampu menumpah ruahkan kebahagiaan itu dengan penuh rasa syukur. "Jangan berfikir untuk menyerah, jika kita masih mau berusaha untuk mencoba. Selama keinginan kita itu masih ada, pasti Dzat yang Maha berkehendak akan menunjukkan jalanNya". Itulah kata kunci utamanya. Kunci b...
MERAWAT FITHRAH TAUHIED DI TENGAH GELOMBANG ISLAMOPHOBIA

MERAWAT FITHRAH TAUHIED DI TENGAH GELOMBANG ISLAMOPHOBIA

Hikmah, Uncategorized
MERAWAT FITHRAH TAUHIED DI TENGAH GELOMBANG ISLAMOPHOBIA // Dalam perspektif dakwah binaa-an-difaa'an, bulan mulia Dzulhijjah banyak memberikan isyarat khittah juang untuk diteladani; 1) Tauhiedullaah merupakan fithrah yang wajib dijaga dan dipelihara sebagai misi global para Nabi dan Rasul, 2) Menguatkan keluarga sebagai pertahanan andalan ajaran Tauhied di segala zaman, 3) Mata rantai perjuangan yang tidak boleh terputus dari generasi ke generasi lainnya sebagai pemegang landasan teologis dan bangunan juang Nubuwwah, 4) Problematika dan tantangan yang menghadang merupakan sunnatullaah dalam perjuangan, 5) Pengorbanan merupakan syarat muthlak yang wajib dipenuhi bagi siapa pun yang menjadi insan juang, 6) Pewarisan nilai dari generasi senior kepada yunior adalah sebuah keniscayaan, dan 7)...
MENGHADIRKAN KELAPANGAN JIWA DI TENGAH GELOMBANG PERBEDAAN PENANGGALAN

MENGHADIRKAN KELAPANGAN JIWA DI TENGAH GELOMBANG PERBEDAAN PENANGGALAN

Da'wah, Uncategorized
MENGHADIRKAN KELAPANGAN JIWA DI TENGAH GELOMBANG PERBEDAAN PENANGGALANOleh:Teten Romly Qomaruddien Menyimak kembali dialog, chattingan, komentar, cuitan, bahkan celotehan di media sosial sungguh luar biasa dahsyat pengaruhnya. Di satu sisi bisa menambah ilmu bagi yang rajin "memungut" pengetahuan, namun di sisi lain bisa menjadi tambah bingung bagi sebahagian kalangan yang kurang bijak menyikapinya. Tidak terkecuali dalam menghadapi perbedaan setiap awwal penanggalan Ramadhan dan Dzulhijjah. Media sosial, sangat efektif dan masif pengaruhnya dalam membentuk persepsi publik. Baik dalam menggiring opini atau mempengaruhi masa. Termasuk di dalamnya ketika merespon masalah-masalah keagamaan. Di mata netizen seolah-olah kebenaran menjadi miliknya, karenanya wajar apabila ada yang nyel...
SESAAT YANG MENGINGATKAN JIWA

SESAAT YANG MENGINGATKAN JIWA

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
SESAAT YANG MENGINGATKAN JIWAOleh:Teten Romly Qomaruddien Tepat hari Selasa yang lalu [27/06] pekan terakhir bulan Mei 2022 ini, mencoba untuk menyapa para mahasiswaku di STAIPI Jakarta untuk belajar secara offline [sebahagian online]. Seperti biasa, belajar pun dimulai penuh kehangatan dan bersemangat. Terlebih materi kuliahnya "Studi Literasi dan falsafah Tokoh Dakwah", yang tibalah saatnya seorang mahasiswa menyajikan bagaimana sosok Imam Hassan al-Bashri yang begitu sangat ikhlas dan shabar dalam mengarungi kehidupan yang fana' ini. Beragam tingkah manusia ia saksikan, bermacam polah insan ia rasakan. Namun semua itu, tidaklah menjadikan sikap dirinya berubah untuk memahami orang lain yang dilihatnya. Betapa pandainya seorang Al-Hassan menjaga sikap pemaaf ['iffah] bagi sauda...
TUA TUA KELADI MAKIN TUA MAKIN MENJADI

TUA TUA KELADI MAKIN TUA MAKIN MENJADI

Hikmah, Uncategorized
TUA TUA KELADI MAKIN TUA MAKIN MENJADI // Itulah peribahasa populer yang sering muncul untuk menyebut perilaku orang berumur yang dikonotasikan negatif; over puber, tebar pesona, atau bertingkah muda. Padahal Kamus Besar Bahasa Indonesia [KBBI], memaknai "tua-tua keladi" itu bukan tua umurnya, melainkan juga pengetahuan dan pengalamannya. Secara asal kata, "keladi" mirip dengan caladium, yakni tanaman umbi-umbian serumpun talas-talasan [araceae] yang tidak berbuah besar [lebih pada hiasan]. Dengan demikian, sebutan "makin tua makin menjadi" yang telah melegenda itu, dimaknai positif dengan semakin menjadi bertambah kebaikannya; semakin berilmu, rajin ibadah, dan kebaikan lainnya. Adapun yang diingatkan Rasulullaah shallallaahu 'alaihi wa sallam adalah perilaku Qalbus syaikhi syaabbun 'alaa...
PENDEKAR DAKWAH TANGGUH NAN SEDERHANA ITU DIPANGGIL ILAHI

PENDEKAR DAKWAH TANGGUH NAN SEDERHANA ITU DIPANGGIL ILAHI

Breaking News
PENDEKAR DAKWAH TANGGUH NAN SEDERHANA ITU DIPANGGIL ILAHI Sejak pertemuan dengan adinda Dadan Ibnu Amin Djamaluddin di Madinah, Al-faqir menyarankan agar adinda menuliskan apa yang diketahui tentang Ayahanda. Alhamdulillaah, setelah bahan mentah goresan adinda terkirimkan, madrasahabi-umi.com menyajikannya dengan judul: MANHAJ DAN PRINSIP DAKWAH AYAH AMIN DJAMALUDDIN Keluarga, para jama'ah, para murid, para kader, bahkan ummat dan seluruh handai tolan sangat menyayangi dan berharap banyak padamu wahai ustadz!!! Namun ternyata, Allah 'azza wa jalla lebih sayang padamu wahai "Pengawal 'Aqidah Ummat". Allaahummaghfirlahu warhamhu wa 'aafiihi wa'fu 'anhu wa akrim nuzulahu wa wassi' madkhalahu … Aamiin yaa Rabbanaa … 💫💟😭☪️✒️ (@Ta'ziyah TenRomlyQ; Menteng Tenggulun Jakarta Selatan, Kamis, ...
MARHABAN DZULHIJJAH YANG AGUNG

MARHABAN DZULHIJJAH YANG AGUNG

Da'wah, Hikmah, Uncategorized
MARHABAN DZULHIJJAH YANG AGUNG // Terlepas dari kemungkinan terjadinya perbedaan penentuan bulan Dzulhijjah 1443 H, baik yang berpegang pada ru'yah 'aalamiyyah standar wuquf 'arafah atau ru'yah ahlil balad, dan hisab wujuudul hilaal atau hisab imkaanur ru'yah, ditambah ikhtiar baru hisab-ru'yah kriteria MABIMS (Kesepakatan mentri-mentri Agama negara Asean). Lima hal penting yang menjadi saripati bulan ini, janganlah sampai lepas dari genggaman. 1) Menggairahkan amal shalih pada 10 hari awwal Dzulhijjah, 2) Menunaikan shaum 'arafah pada 09 Dzulhijjah, 3) Semangat ibadah qurban pada 10-13 Dzulhijjah dan manasik haji, 4) Menata keluarga Tauhied sebagaimana keluarga Nabiyullah Ibrahim 'alaihis salaam, serta 5) Merawat persatuan ummat [tauhiidul ummah]. Itulah mutiara kemuliaan yang bermuara pa...
MENJADI YANG TERBAIK TANPA MERASA PALING BAIK

MENJADI YANG TERBAIK TANPA MERASA PALING BAIK

Hikmah, Tarbiyah
MENJADI YANG TERBAIK TANPA MERASA PALING BAIK // Di antara analogi paling berbahaya, suka membandingkan sesuatu dengan yang lain atas dasar kesombongan. Inilah yang melatar belakangi Imam As-Syafi'i rahimahullaah berani menegaskan dalam tutur katanya: Awwalu man qaasa ibliisu; "Yang pertama kali membuat analogi adalah iblis". Demikian pula dua ulama terkemuka, yakni Imam Ibnul Jauzy rahimahullaah dan Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullaah melakukan analisis tajam terhadap persoalan ini. Yang pertama memunculkan narasi agar kita selamat dari "belitan iblis" [talbiisu ibliis], sementara yang kedua mengajak untuk menyelamatkan hati dari tipu daya setan [ighaatsatul lahfaan min mashaaidis syaithaan]. Ketika "keangkuhan" bersemayam dalam jiwa, maka ia akan menganggap semua di luar dirinya tak b...
BERDAMAI DENGAN HARAPAN

BERDAMAI DENGAN HARAPAN

Hikmah, Uncategorized
BERDAMAI DENGAN HARAPAN // Diratapi atau tidak, hidup itu berjalan seperti itu. Ibarat orang membawa kendaraan, lalu tiba-tiba mogok; rodanya pecah atau kehabisan bensin. Apa harus diratapi? Tentu saja tidak. Mencari roda atau bensin sebagai solusi, itu tindakan tepat. Ketika sedang diupayakan ada masalah baru, itu perkara lain. Demikian gambaran hidup, yang masing-masingnya memiliki masalah yang tidak sama. Jangan menyerah karena satu masalah, belajarlah tegar menghadapi banyak masalah. Ada atau tidak ada masalah, hidup ini ikhtiar menjawab dan mewujudkan teka-teki jiwa. Yang penting, jangan pernah tidak melibatkan Dzat Maha pemberi solusi dan harapan. Allaahumma rahmataka arjuu, falaa takkilnii ilaa nafsii tharfata 'ainin. Wa ashlihlii sya'nii kullahu laa ilaaha illaa Anta; "Ya Allah rah...
MARHABAN BI-WASHIYYATI RASUULILLAAHI SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

MARHABAN BI-WASHIYYATI RASUULILLAAHI SHALLALLAAHU ‘ALAIHI WA SALLAM

Pendidikan, Tarbiyah, Uncategorized
MARHABAN BI-WASHIYYATI RASUULILLAAHI SHALLALLAAHU 'ALAIHI WA SALLAM Tak ada yang lebih membahagiakan diri di hari ini, selain melepas kader ummat yang sangat ditunggu kehadirannya. Kita tak bisa melihat hasilnya hari ini, namun setidaknya kita telah menitipkan harapan pada mereka bahwa di pundak merekalah rekam jejak kehidupan akan dilanjutkan, pengalaman dan penglamaan akan diwariskan, dan tongkat komando perjuangan dakwah, serta tarbiyah akan diserah terimakan. Karena itulah, mengapa Allah 'azza wa jalla mengunggulkan manusia sebagai ahsanul khaaliqiin di antara makhluqNya? Bahkan di banding malaikat sekalipun, manusia masih memiliki kelebihan. Untaian kalimat emas mengingatkan: Khalaqallaahul malaaikata 'uquulan bilaa syahwatin, wa khalaqal hayawaanaati syahwatan bilaa 'uquuli...
error: Content is protected !!