Rabu, September 9MAU INSTITUTE
Shadow

Penulis: Adinda Khalifah

CAHAYA HAFLAH IMTIHAN

CAHAYA HAFLAH IMTIHAN

AKHBAR NEWS!, Tarbiyah, Uncategorized
CAHAYA HAFLAH IMTIHAN // Di antara pesta tahunan yang ditunggu para santri adalah "Haflah Imtihan", dan itu sangat al-faqir rasakan saat tempo doeloe "nyantren". Menyaksikan para bocil manggung bernasyid dan parade hafalan, usia menengah menyuguhkan puisi, khutbah bahasa asing, dan theatrical, juga usia dewasa gelar seminar dan bedah buku. Tak ketinggalan semarak bazzar, perlombaan rakyat, hingga pentas seni rijaalul ghad dan ummahaatul ghad menjadi ajang kreasi yang menghibur lahir-batin. Nasyaath tarbawi semacam ini sangat membantu dalam menumbuhkan talenta dan kecerdasan intelektual [IQ], spiritual [SQ], emosional [EQ], dan kecerdasan menghadapi masalah serta mencari solusinya [adversity quotient]. Seiring gaung konstitusi PBB terkait Combat Islamophobia, sebagai Mudier 'Aam PPI 81 Ciba...
MADRASAH DAKWAH BINAA-AN DAN DIFAA’AN; KIAT JITU LAWAN ISLAMOPHOBIA

MADRASAH DAKWAH BINAA-AN DAN DIFAA’AN; KIAT JITU LAWAN ISLAMOPHOBIA

AKHBAR NEWS!, Diraasatul Adyaan wal Firaq, Kebangsaan, Uncategorized
MADRASAH DAKWAH BINAA-AN DAN DIFAA'AN; KIAT JITU LAWAN ISLAMOPHOBIAOleh:Teten Romly Qomaruddien Memupuk rasa takut yang berlebih, hingga melahirkan stigma kebencian dan pandangan ekstrim terhadap Islam, serta ajarannya merupakan kesalahan besar dalam menilai Islam. Ketika Islamophobia dikobarkan di beberapa negara Barat dan banyak memangsa korban yang tidak sedikit, justeru masyarakat dalam ketidak tahuan mereka terhadap agama ini. Dengan lantang dan memukau, Imran Khan delegasi Pakistan menyampaikan pidatonya atas nama OKI di sidang umum Perserikatan Bangsa-Bangsa [PBB]. Tak segan-segan, dirinya mengajak seluruh peserta sidang lainnya untuk bisa memahamkan masyarakat dunia memahami ajaran Islam yang sebenarnya. Dan itu adalah tugas kita semua, ujarnya. Menyinggung soal pelecehan...
BELAJAR CEMBURU PADA SANG NENEK

BELAJAR CEMBURU PADA SANG NENEK

Aqidah, Da'wah, Tarbiyah, Uncategorized
BELAJAR CEMBURU PADA SANG NENEKOleh:Teten Romly Qomaruddien Masjid Al-Aqsha di Baitul Maqdis Palestina, selalu menyimpan arsip yang unik. Wilayah yang ada di jantung negeri "akhir zaman" ini, selalu menghadirkan pesona cerita. Kali ini, kita akan haturkan sekelumit kisah seorang nenek Al-Aqsha yang memiliki cemburu yang teramat dahsyat pada agamanya. Itulah yang disebut dengan "ghirah". Postingan hidup yang sahabat kirimkan ke layar handphone ini, membuat ketagihan untuk memutar berulang-ulang saat seorang nenek renta bertongkat menghalau "barisan kunyuk" zionist yang merangsek masuk ke dalam kawasan masjid qiblat kaum Muslimin pertama itu. Sungguh menarik perhatian, dengan tergopoh-gopoh sang nenek "menggebah" dengan tongkatnya. Kuunuu qiradatan khaasi-iin; "Jadilah kalian ke...
NYALAKAN SEMANGAT QURBANMU, QURBANKU, DAN QURBAN KITA SEMUA!!!

NYALAKAN SEMANGAT QURBANMU, QURBANKU, DAN QURBAN KITA SEMUA!!!

Hikmah, Uncategorized
NYALAKAN SEMANGAT QURBANMU, QURBANKU, DAN QURBAN KITA SEMUA!!! // Indahnya langit karena hiasan hamparan awan membentang … Indahnya rembulan karena adanya hiasan bintang gemintang yang berkedipan … Indahnya lautan lepas karena warna kebiruan yang menyisakan kerinduan … Indahnya langkah perjuangan karena hadirnya iman dan keikhlasan … Dan indahnya pengorbanan di Hari Raya Adhha karena berbalut kesetiaan dan ketha'atan akan titah perintah Dzat yang Maha menguasai segala kehidupan … Buktikan sekarang dan nyalakan semangat!! … Qurbanku, Qurbanmu, dan Qurban kita semua … Rasul panutan pernah berpesan: Man wajada sa'atan falam yudhahhi falaa yaqrabanna mushallaanaa; "Siapa yang diberikan kelapangan rezeki untuk berqurban, namun tidak menunaikannya, maka janganlah mendekati tempat shalat kami." [...
MIMPI DI HARI INI BERHARAP NYATA DI HARI ESOK

MIMPI DI HARI INI BERHARAP NYATA DI HARI ESOK

Hikmah, Uncategorized
MIMPI DI HARI INI BERHARAP NYATA DI HARI ESOK // Memang berat, kalau tantangan yang menggunung hanya dilihat dan dipikirkan. Seharusnya, mulailah digarap pekerjaannya dan dijalankan dengan penuh perhitungan. Berteori tanpa praktek, hanya akan melahirkan "filosof di atas menara gading". Sebaliknya, praktek tanpa didasari teori yang benar, hanya akan membuahkan hasil yang kurang optimal dan serampangan. Lahirnya para pemimpin, public figure, atau sosok yang diidolakan, hanya akan menjadi lamunan panjang dan khayalan tak bertepi, apabila hanya sebatas dimimpikan. Demikian pula cita-cita luhur dan visi-misi yang tinggi hanya akan menjadi kebanggaan yang dielu-elukan, tanpa mampu mewujudkan imperium peradaban yang diharapkan. Mulailah berjuang dari yang kita bisa, karena yang ada pun sudah cuku...
DA’WAH BIL HIKMAH ALA BROTHER LIM JOOI SOON DARI NEGERI TETANGGA

DA’WAH BIL HIKMAH ALA BROTHER LIM JOOI SOON DARI NEGERI TETANGGA

Aqidah, Uncategorized
DA'WAH BIL HIKMAH ALA BROTHER LIM JOOI SOON DARI NEGERI TETANGGAOleh:Teten Romly Qomaruddien Merupakan kehormatan yang sangat berharga, dapat mengantarkan diskusi hangat saudara kita dari negeri jiran Malaysia ini. Brother Lim, demikian panggilan akrab Tuan Lim Jooi Soon biasa disapa oleh kerabat dan para penyimak paparan bahasannya di chanel-chanel TV di kotanya dan media sosial yang telah menyebar. Turut membersamai lawatan ini, Ustadz Fadhli Burhan yang memang sudah menjadi rutinitasnya keliling Benua dalam rangka pembinaan para Muallaf. Turut hadir Ustadz Ahmad Kainama yang menjadi wasielah pertemuan ini, dibersamai oleh para aktivis dakwah lainnya. Hadir Ustadzah Nevy Amaliah Nanlohy [mantan pegiat Lembaga Pengkajian Bible], An-Nisa Theresia [mantan pegiat Gereja], dan Aries...
KETIKA HATI HARUS BISA MENJADI MUFTI

KETIKA HATI HARUS BISA MENJADI MUFTI

Tarbiyah, Uncategorized
KETIKA HATI HARUS BISA MENJADI MUFTIOleh:Teten Romly Qomaruddien Bukan perkara mudah, ketika seseorang harus menentukan sikapnya di kala hati gundah gulana. Banyak faktor yang mempengaruhi, mengapa sang primadona jasad ini sulit memecahkan persoalannya. Meminjam istilah shahabat Abu Hurairah radhiyallaahu 'anh, bahwa hati merupakan panglimanya tubuh [amiirul badan]. Walaupun ia hanya "seketul daging" [mudhghah] secara fisik, namun mengandung rekaman gerak batin yang tiada tandingnya; Apabila ia baik, baiklah seluruh tubuhnya. Sebaliknya jika ia buruk, buruklah seluruh jiwa raganya. Karenanya, sangatlah wajar apabila ada ungkapan: "Jika pedang lukai tubuh, masih ada harapan untuk sembuh. Namun jika kata dan sikap lukai hati, kemana obat hendak dicari?". Jadi, seberapa kuatk...
KITA TAK BISA MENYENANGKAN SEMUA ORANG /

KITA TAK BISA MENYENANGKAN SEMUA ORANG /

Hikmah, Uncategorized
KITA TAK BISA MENYENANGKAN SEMUA ORANG //Di sana senang di sini senang, tentu menjadi harapan semua orang. Di mana pun kita hidup, inginnya senang dan tenang. Ternyata, keduanya tak semudah membalikan telapak tangan. Kita senang, belum tentu orang lain yang melihatnya tenang. Bahkan ketika sudah tenang, yang lain menjadi tak senang. Betapa agungnya ajaran Islam, di mana kita disuruh belajar senang, ketika saudaranya senang dan tenang. Memang benar, tak mudah menyenangkan semua orang. Al-Hafizh Ibnu Qayyim rahimahullaah dengan bijak mengingatkan: Laa budda likulli ni'matin min haasidin, wa likulli haqqin min jaahidin wa ma'aanida; "Mestilah pada setiap kenikmatan ada orang yang tak senang, sama halnya pada setiap kebenaran ada saja yang menyimpang dan membangkang." [Lihat: Miftaah, 1/ 216]....
TAUSHIYAH BERBUAH BERKAH

TAUSHIYAH BERBUAH BERKAH

Fiqih Remaja
TAUSHIYAH BERBUAH BERKAH // Merupakan kebahagiaan, bisa hadir pada Shilaturrahim Keluarga Besar PERSISTRI DKI Jakarta. Sekalipun berat menyampaikan materi: Keluarga Bermartabat Garda Peradaban Masa Depan, alhamdulillaah paparan bahasan dapat tersampaikan. Selain dihadiri Istri Bapak Wali Kota Jakarta Pusat, Ibu Ketua PW Persistri DKI Jakarta, Ketua PD Persis Jakarta Pusat, dan Ketua PC Johar Baru, hajatan yang dihadiri 500an aktivis jam'iyyah istri ini dibuka Bapak H. Soewardi Sulaiman [Ketua PW PERSIS DKI, sekaligus tuan rumah Sekolah Ksatrya Lima Satu]. "Sebagai penggerak PKK wilayah, saya bangga di mana pelosok-pelosok ibu kota ramai dengan pembinaan organisasi ini, PERSISTRI memang kerreen!!", ujar Istri Pak Wali. Sementara "Pak Haji Betawi" mengingatkan: "Ngak ada kata menolak, ketika...
MENAFSIR MAKNA DIAM

MENAFSIR MAKNA DIAM

imamah, Uncategorized
MENAFSIR MAKNA DIAM // Sumringah, girang, diam, bahkan pucat sekalipun, memiliki makna tersendiri. Semua itu, merupakan efek psikis yang sulit disembunyikan. Tampilan rona muka dan bahasa tubuh [body language] yang didorong dari kedalaman jiwa memang demikian adanya. Salah satunya "diam" di antara sikap yang sering muncul, ternyata memiliki banyak makna; Diam di kala bahagia menunjukkan keteguhan [artinya berekspresi wajar], diam di kala marah menunjukkan kekuatan menahan, diam di kala bekerja menunjukkan kreativitas yang khas, memilih diam ketika direndahkan menunjukkan keluhurannya, diam ketika diberi nasihat menunjukkan adab mulia, dan memilih diam saat kesedihan melanda menunjukkan kesabarannya untuk meraih anugerah pahala. Karena itu, berhati-hatilah dalam menyikapi diamnya seseorang,...
KELUARGA BERMARTABAT GARDA PERADABAN MASA DEPAN

KELUARGA BERMARTABAT GARDA PERADABAN MASA DEPAN

Parenting, Tarbiyah
KELUARGA BERMARTABAT GARDA PERADABAN MASA DEPANOleh:Teten Romly Qomaruddien Ada banyak contoh yang dibentangkan Allah 'azza wa jalla dalam Al-Qur'an tentang beragamnya sifat dan karakter "keluarga" yang diperlihatkan oleh generasi masa lampau. Dan semua itu bukanlah cerita bualan yang mengada-ada [hadiitsan yuftaraa], melainkan kisah yang benar adanya. Mulai dari model keluarga Fir'aun yang dirinya sangat ingkar, namun istrinya Asiyah binti Muzaahim merupakan wanita yang sangat memegang teguh rahasia ketauhidan [Lihat: QS. At-Tahriem/ 66: 11], dan berhasil merawat keberlangsungan hidupnya bayi Musa. Model keluarga Nabiyullaah Nuh dan Nabiyullaah Luth 'alaihimas salaam yang gigih dalam berdakwah, namun anggota keluarganya justeru memperlihatkan pembangkangannya yang sangat nyata s...
AGAR SEMUA MENJADI INDAH DI AKHIR KELAK

AGAR SEMUA MENJADI INDAH DI AKHIR KELAK

Hikmah, Uncategorized
AGAR SEMUA MENJADI INDAH DI AKHIR KELAK// Dalam mendefinisikan kata "indah", orang bisa beragam. Demikian pula memaknai "hakikat keindahan", bisa berdebat panjang. Selama masih di dunia, keindahan itu bersifat sementara [fanaa']. Ketika memasuki negeri akhir, keindahanpun bersifat kekal [baqaa']. Lalu bagaimana agar keduanya bisa berjalin berkelindan? Menjadikan dunia sebagai masa proses bercocok tanam [yaumaz zar'i] dan negeri akhir sebagai hari memanen [yaumal hishaad], itulah jawaban yang menentramkan. Agar hari esok tak lagi gegabah, maka semangat muhaasabah adalah jawabnya. Agar hidup tak sekedar lelah, maka mengubahnya menjadi lillaah merupakan pijakan niatnya. Hidup laksana arena pacu, Syaikh As-Sa'di menuturkan: "Mereka yang berlomba memburu aneka kebaikan di dunia, berarti mereka ...
MERAWAT FITHRAH MENGAWAL PERADABAN

MERAWAT FITHRAH MENGAWAL PERADABAN

Hikmah, Tarbiyah, Uncategorized
MERAWAT FITHRAH MENGAWAL PERADABANOleh:Teten Romly Qomaruddien Di antara sekian nikmat yang dianugerahkan kepada manusia adalah nikmat diberikannya fithrah dan kemajuan peradaban. Fithrah bersifat tetap, sedangkan peradaban terus berubah. Islam sebagai agama fithrah, sangat menekankan untuk memelihara dan merawatnya. Demikian pula dengan peradaban, Islam pun sangat mewantikan agar perkembangan peradaban senantiasa mendapatkan pengawalan. Fithrah menurut kitab-kitab kamus beragam maknanya; bersih, suci, asal kejadian, awal penciptaan, tabiat asli dan lain-lain. Semua itu benar, mengingat kata "fithrah" di dalam Al-Qur'an tidak kurang dari 20 kata dengan segala varian yang beragam maknanya. Dari sekian makna fithrah, di antaranya terkait dengan keyakinan manusia yang wajib dipel...
BERSANDARLAH SEJENAK, LALU BERTOLAKLAH!!!

BERSANDARLAH SEJENAK, LALU BERTOLAKLAH!!!

Hikmah, Uncategorized
BERSANDARLAH SEJENAK, LALU BERTOLAKLAH!!! // Sudah menjadi sunnatullaah, perjuangan itu ada pasang surutnya. Tak selalu semangat atau jenuh selamanya. Tak mudah merawat ghiirah; Ketika berusaha ikhlas, tiba-tiba muncul ujian yang membuat "terpaksa" menjadi tidak ikhlas. Ternyata benar, ikhlas itu tak cocok didiskusikan, apalagi diseminarkan. Ikhlas itu tepatnya diteladankan. Bagaimana caranya? Jawabnya, tak perlu dimatematiskan, cukup dirasakan. Karena hal ini merupakan ranahnya hati [af'aalul qalb], maka pertimbangan hitung-hitungan akal diarsipkan terlebih dahulu. Seperti kerja fisik yang pasti mengalami lelah, demikian pula perbuatan batin. Yang dibutuhkan ternyata rehatlah sebentar, lalu lanjutkan pekerjaan. Menepilah terlebih dahulu, lalu lanjutkan berselancar. Bersandarlah, lalu bert...
PERADABAN BERTERASKAN TAUHIEDULLAH

PERADABAN BERTERASKAN TAUHIEDULLAH

Jadwal Kajian
PERADABAN BERTERASKAN TAUHIEDULLAH // Tak kurang dari 20 kata fithrah beserta variannya dalam Al-Qur'an, yang kesemuanya itu bermuara pada makna tauhied. Sebagai agama yang menjunjung tinggi peradaban [hadhaarah], Islam tak bisa dilepaskan dari ruh peradaban itu sendiri, di mana denyut nadinya ada pada tauhied itu. Karenanya, keduanya merupakan sejoli yang tak bisa terpisahkan [syaiaani laa yanfashilaani]. Sebagai makhluq yang dianugerahi nafsu seperti halnya hewan [homo animale], dianugerahi akal [homo rationale], dan dianugerahi perasaan [homo somatica]. Itulah yang disebut fithrah ghariizah atau mukhallaqah. Maka manusia tentu akan liar apabila tak dikawal oleh ketauhidan. Yang terakhir itu disebut fithrah munazzalah; yakni naluri tauwqifi yang bersifat tuntunan 'aqiedah dan syari'ah. D...
error: Content is protected !!